1. Home >
  2. Pendidikan & Referensi >
  3. Lain-lain - Pendidikan & Referensi >
  4. Pertanyaan Terselesaikan
skywalker skywalke...
Anggota sejak:
22 Juli 2007
Total poin:
14025 (Tingkat 6)

Pertanyaan Terselesaikan

Lihat lainnya »

Mengapa umumnya orang Indonesia tidak gemar membaca buku bertopik serius?

Mengapa ? apakah karena harga buku-2 mahal ? Atau sekadar tidak dibiasakan sejak kecil ? Apakah bangsa ini tidak punya cukup rasa ingin tahu ?
  • 3 tahun lalu
alamcreator by alamcrea...
Anggota sejak:
14 Agustus 2007
Total poin:
133 (Tingkat 1)

Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Penanya

Pertanyaan ini lebih baik dijawab dengan melakukan survey, jadi terlihat kecenderungan apa yg menyebabkan rakyat Indonesia tidak gemar membaca buku.
Opini saya bahwa proses belajar mengajar yg di tanamkan sejak TK sampai Universitas menunjukan fakta bahwa mereka membaca buku serius untuk mencapai pendidikan dan ilmu yg mereka cita-citakan. Berarti kembali kepada berapa jumlah rakyat Indo yg mampu meneruskan sekolah sampai jenjang Universitas apalagi sampai meraih gelar Doktor ?
Berarti kita bicara status ekonomi, yg mampu dan yg tidak mampu.
Memang mungkin hanya 30% orang Indo yg mengkoleksi dan membaca buku2x yg berbobot istilahnya, disamping buku2x tsb mahal harganya. 70% mereka lebih baik memilih untuk menghidupi keperluan mereka sehari-hari ketimbang beli buku.
  • 3 tahun lalu
Penilaian Penanya:
3 dari 5
Komentar Penanya:
terima kasih - anda termasuk yang 30% itu ?

Saat ini tidak ada komentar untuk pertanyaan ini.

Jawaban Lain (5)

  • me by me
    Anggota sejak:
    14 Oktober 2006
    Total poin:
    15349 (Tingkat 6)
    menurut saya buku bertopik serius itu membosankan,,
    karena biasanya membahas masalah yg bikin pusing, padahal kehidupan sehari hari aja udah pusing,,
    iya tuh apalagi ditambah harganya mahal
    • 3 tahun lalu
  • Chicha by Chicha
    Anggota sejak:
    22 Juli 2007
    Total poin:
    151 (Tingkat 1)
    1. topik yang diangkat kurang / tidak menarik
    2. covernya jelek, jadi nggak semangat baca
    3. orang Indonesia dari dulu mau enaknya aja tapi nggak mau susah
    4. bukunya tebal
    5. Isinya tulisan melulu
    6. judulnya nggak bisa menarik
    7. sinopsis buku juga nggak bisa menarik
    8. dll.

    materi referensi:

    dari pengamatan
    • 3 tahun lalu
  • Muhammad Ihsan by Muhammad Ihsan
    Anggota sejak:
    07 Agustus 2007
    Total poin:
    4362 (Tingkat 4)
    Tiga jawaban di atas sudah mengena.Saya hanya menambahkan saja kesempatan untuk membaca belum dimiliki oleh seluruh penduduk Indonesia.Hal ini disebabkan oleh banyak faktor tadi antara lain:harga buku yang relatif mahal,tingkat kemiskinan yang masih tinggi (boro-boro bisa beli buku),kebiasaan membaca,tingkat penduduk yang buta huruf juga masih tinggi,perpustakaan yang belum merata keberadaannya dari mulai tingkat propinsi sampai kecamatan (desa) dsb.Jadi masih cukup banyak faktor-faktor penyebabnya.Hal ini pun akhirnya berdampak pada karakter bangsa kita yang tidak serius apabila mengerjakan suatu urusan penting.Contoh kongkritnya seperti menyelesaikan krisis moneter.Bangsa lain seperti Korsel,Malaysia,dan Thailand yang pernah bersamaan terkena dampak krismon sejak beberapa tahun lalu sudah bisa menyelesaikan,tapi bangsa kita???Nah ini merupakan tantangan boeat kita semua.Nah marilah dengan momentum hari kemerdekaan Indonesia ke 62,kita semua harus sadar dan segera bangkit dari segala keterlenaan,kemalasan,keapatisan dsb untuk menuju Indonesia Raya,setuju bung?
    • 3 tahun lalu
  • Roro Kidul by Roro Kidul
    Anggota sejak:
    26 Juli 2007
    Total poin:
    442 (Tingkat 2)
    Karena udara di Indonesia panas.
    • 3 tahun lalu
  • Sarah a by Sarah a
    Anggota sejak:
    25 Juli 2007
    Total poin:
    1276 (Tingkat 3)
    Coz dari kecil (tk) ampe gede (kuliah) doktrin yg ada di kepala dulu adlh (umumnya) membaca u/ lulus ujian n naik kelas udahnya. So, tuj. membaca yg lain spt. buku sbg "jendela dunia", "exciting moment", dll (jadinya hanya sekedar side effect cuma2).
    K'yaknya harga (hanya jadi "black goat" dech) yg namanya "kesenangan" pasti akan diusahakan. Think again,,,brapa byk org koleksi mainan, baju, dll (dari murah 'mpe muahal-pasti ke beli-) n blom tentu punya buku2/referensi2 berkualitas n dibaca-lagi-.
    Itulah diperlukannya kesadaran setiap individu, hidup g cuma kenyang lewat "perut" tapi mengisi "dahaga bathin" ya,,,dg ILMU salah satunya dg BUKU.

    materi referensi:

    AKU BANGGA JADI RAKYAT INDONESIA (lbh baik berubah-jadi baik- drpd 'underestimate' bangsa sendiri.)
    • 3 tahun lalu

Answers Internasional

Yahoo! tidak mengevaluasi atau menjamin keakuratan segala konten Yahoo! Answers. Klik di sini untuk Sanggahan lengkap.