Coz dari kecil (tk) ampe gede (kuliah) doktrin yg ada di kepala dulu adlh (umumnya) membaca u/ lulus ujian n naik kelas udahnya. So, tuj. membaca yg lain spt. buku sbg "jendela dunia", "exciting moment", dll (jadinya hanya sekedar side effect cuma2).
K'yaknya harga (hanya jadi "black goat" dech) yg namanya "kesenangan" pasti akan diusahakan. Think again,,,brapa byk org koleksi mainan, baju, dll (dari murah 'mpe muahal-pasti ke beli-) n blom tentu punya buku2/referensi2 berkualitas n dibaca-lagi-.
Itulah diperlukannya kesadaran setiap individu, hidup g cuma kenyang lewat "perut" tapi mengisi "dahaga bathin" ya,,,dg ILMU salah satunya dg BUKU.
materi referensi:
AKU BANGGA JADI RAKYAT INDONESIA (lbh baik berubah-jadi baik- drpd 'underestimate' bangsa sendiri.)