Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Suara Terbanyak
Pemakaian gurita sangat tidak dianjurkan untuk digunakan pada bayi anda.
Untuk bayi yang baru lahir, penggunaan gurita masih bisa ditoleransi untuk mencegah tali pusat tersangkut sesuatu, dan sekaligus menahan perban yang biasanya masih melilit tali pusat. Tetapi sesudah tali pusat lepas, tidak ada alasan lagi untuk menggunakan gurita.
Mengapa gurita tidak dianjurkan?
Gurita menyebabkan sebagian besar kulit bayi tertutup secara rapat. Hal ini akan menyebabkan bayi sering merasa gatal karena keringat yang terkumpul tidak bisa keluar terhalang oleh gurita. Biasanya gejala yang timbul adalah kulit berwarna kemerahan.
Gurita juga menyebabkan bayi sulit bernapas. Hal ini disebabkan karena bayi dan anak memiliki pernapasan perut yang dominanan. Tidak seperti orang dewasa yang lebih mengandalkan pernapasan dada.
Yang paling ditakutkan adalah, gurita secara penelitian ternyata dapat meningkatkan kejadian gastroesofageal refluks (GER). Apakah GER itu? GER adalah kembalinya makanan yang telah masuk ke dalam lambung.
Apa bedanya dengan muntah? Muntah termasuk dalam GER. Tetapi gampang sekali melihat anak muntah, karena isi lambung keluar melalui mulut. Hal yang paling ditakutkan adalah isi lambung keluar kembali, tetapi tidak sampai di mulut. Jadi hanya sampai di kerongkongan saja. Keadaan inilah yang menyebabkan terlukanya dinding saluran makan dan pada akhirnya si anak akan mengalami muntah terus menerus sampai dia besar nanti.
Bagaimana melihat anak mengalami GER atau tidak? Bisa dilihat salah satunya dari jumlah gumoh. bila terjadi gumoh 1 kali tiap minum susu, hal itu tidak bermasalah. Tetapi bila terjadi gumoh walaupun bayi tidak menelan sesuatu berarti orang tua harus hati-hati. Segera kunjungi dokter anak anda untuk menanyakan keadaan anak anda.
Oleh karena itu, untuk mencegah meningkatnya kejadian GER maka penggunaan gurita tidak dianjurkan lagi.
Semoga dapat membantu.
Terima kasih.
Dr. Herbowo SpA