Apa itu masturbasi?
Masturbasi adalah perilaku merangsang diri sendiri untuk memperoleh kenikmatan seksual. Masturbasi biasa dilakukan, khususnya oleh remaja baik laki-laki maupun perempuan. Namun demikian menurut penelitian, laki-laki lebih banyak melakukan masturbasi dari pada perempuan.
atas^
Apakah mastrubasi ini normal?
Masturbasi masih tergolong normal. Orang punya kebutuhan untuk mencari pelepasan seksual. Laki-laki sering melakukan masturbasi untuk mengeluarkan air-mani yang mereka produksi. Namun demikian, sedapat mungkin orang tua menghindarkan anak remaja untuk bermasturbasi. Ini termasuk belajar mengendalikan diri yang penting dalam mengembangkan rasa tanggung jawab serta melatih disiplin diri.
atas^
Kapan seorang anak dapat mulai melakukan masturbasi?
Sesungguhnya, masturbasi dapat dimulai pada umur empat sampai enam tahun, ketika seorang anak ingin tahu tentang organ-organ seksnya.
Bagaimana sebaiknya orang tua bersikap, pertama, Jangan panik! Namun adalah wajar jika orangtua kawatir kalau anaknya yang berumur empat atau enam tahun itu terbiasa melakukan masturbasi, misalnya untuk bisa tidur.
Banyak kasus seperti di atas yang sebenarnya terjadi karena anak sedang mencari belaian orang tua yang biasanya diperoleh waktu bayi. Karena orang tuanya tidak merangsang, ia merangsang dirinya sendiri.
atas^
Bagaimana dengan mastrubasi pada masa remaja?
Dalam masa remaja, mastrubasi harus dilihat dalam pemahaman sebagai suatu fase normal yang terkait dengan dorongan alami anak laki-laki. Orangtua seharusnya tidak begitu mempersoalkan hal itu seperti melihat sebuah kejahatan. Apalagi sampai mengatakan pada anaknya hal-hal yang menakutkan seperti akan sakit kepala atau tidak akan punya anak.
atas^
Kapan orang tua harus mulai mewaspadai mastrubasi pada remaja?
Masturbasi pada remaja harus dipandang sebagai masalah psikologis bila sudah menjadi kebiasaan yang tidak dapat dihentikan, atau semata-mata untuk mencapai perasaan yang lebih baik. Bila terjadi sehari-hari, masturbasi bisa juga merupakan suatu bentuk kelainan.
atas^
Mengapa remaja dapat melakukan masturbasi secara berlebihan (menjadi rutinitas)?
Beberapa penyebab remaja akan melakukan masturbasi secara rutin antara lain:
* sejak kecil sudah terbiasa bermasturbasi sehingga menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari;
* remaja tidak mampu menjalin hubungan dengan orang lain, terutama terhadap lawan jenisnya, sehingga ia suka mengkhayalkan seseorang sambil bermasturbasi;
* Terkadang mastrubasi juga disebabkan oleh masalah psikologis yang lebih berat seperti deperesi, tidak mau berhubungan dengan orang-orang di sekitarnya;
* frustrasi dan cemas karena tidak dapat memenuhi tuntutan orang lain.
atas^
Apa akibatnya bila anak bermastrubasi?
Anak-anak biasanya merasa kebingungan, lebih seringnya merasa bersalah karena bermasturbasi. Sayangnya, kebanyakan tidak mengatakan kecemasan mereka kepada orangtua, karena takut terhadap reaksi orang tua. Jadi mereka bicara dengan teman-teman mereka.
atas^
Apa yang dapat dilakukan orang tua untuk menolong anak remaja mereka?
Orangtua harus menjelaskan apa yang dimaksud dengan masturbasi. Kesempatan ini juga dapat digunakan untuk pendidikan seks, misalnya menyinggung penyalahgunaan seks, serta tanggungjawab atau akibat dari seks sebelum menikah.
Namun yang lebih penting adalah:
* menciptakan suasana rumah yang menyenangkan;
* santai;
* penuh kasih saying;
* didukung dengan kegiatan-kegiatan rutin yang menarik.
Ada baiknya orang tua menganjurkan anaknya untuk sibuk melakukan kegiatan positif. Bila energi anak tercurah ke hal positif, maka diharapkan akan menghindari situasi-situasi yang mungkin mendorong masturbasi.
atas^
Bagaimana sebaiknya reaksi orang tua bila anak bermasturbasi?
Orangtua tidak perlu merasa malu dan harus menghukum anak karena melakukan masturbasi, apalagi mengecam dengan kata-kata yang menakutkan. Terkadang menghukuman untuk menghentikan anaknya menyentuh alat kelaminnya, bukan tindakan yang bijaksana. Selain dorongan untuk bermasturbasi sebenarnya masih ada, anak juga semakin tidak percaya mencurahkan perasaannya kepada orang tua. Hubungan orang tua dan anak bisa memburuk.
atas^
Apa akibat masturbasi pada anak dan apa yang perlu disadari orang tua?
Untuk anak-anak belasan tahun dan yang lebih muda, akibat paling serius adalah munculnya rasa malu dan rasa bersalah.
Masturbasi tidak pernah terbukti secara ilmiah dapat menyebabkan sakit fisik atau mental yang serius, atau menyebabkan kemandulan dan juga tidak menyebabkan tangan berbulu, retardasi mental, rambut rontok, atau hal-hal lain yang hanya untuk menakut-nakuti saja.
Jadi orang tua perlu menyadari bahwa dampak dari masturbasi lebih pada perasaan anak.
Laporkan Hal Ini