LCD panel lebih mudah diproduksi daripada Plasma panel. Makanya Plasma panel cuman ada diatas 42", sedangkan LCD panel bisa diproduksi dari kecil hingga besar dan akhirnya ongkos produksi turun.
- Plasma TV memiliki contrast ratio yg lebih tinggi up to 30.000:1. Tapi ini untuk sementara, karena Samsung & Sharp sudah berhasil menghasilkan LCD panel dg contrast ratio 15.000:1
- Plasma TV biasanya udah FullHD (1080p). Sedangkan LCD TV masih banyak yg HDReady (1080i. i artinya interlace, dimana 768 scanning di-'sisipkan' 2x sehingga mata kita menyangka 1080 scanning line)
- Plasma TV menggunakan listrik lebih banyak daripada LCD TV
- Plasma TV bila dihidupkan 5 jam, ruangan akan menjadi panas. Tapi tidak demikian dg LCD TV.
- Plasma TV memiliki kelemahan Ghost image dan burn in. Hanya Panasonic plasma panel yg berhasil menghapuskan kelemahan ini.
- Plasma TV menghasilkan gambar yg lebih jelas (clarity) dan tajam (sharp) dibandingkan dg LCD TV. Tapi itupun tidak lama, krn technologi udah menghasilkan OLED (Organic LED) panel. Dg adanya OLED panel, plasma panel akan terancam punah. Kelemahan OLED saat ini, warna biru hanya memiliki lifetime 120.000hrs. Sony berhasil memproduksi panel OLED setipis 3mm. Dg adanya OLED panel, back lighting seperti di LCD panel tidak lagi diperlukan, it means even more power saving.
- Plasma TV sangat jarang krn faktor harga dan demand. Ada baiknya anda melihat panasonic atau pioneer showroom, mereka memiliki banyak plasma TV model.
Utk informasi aja, disebabkan persaingan harga Pioneer telah menjual plasma panel line produksi mereka ke Panasonic di awal tahun 2008.
- Bagaimana anda memilih LCD TV atau Plasma TV yg anda sukai? Bawa DVD movie (trailer sci-fi, fast moving action) yg sering anda lihat dirumah, bawa ke showroom utk dicoba, nah bandingkan.
Di showroom, biasanya gambar bagus sekali karena mereka menggunakan DVD demo (yg biasanya udah di adjust oleh manufacturer utk menghasilkan best picture).
- Bila anda membeli LCD TV dg panel diatas 42", pilihlah yg FullHD (1080p). Karena semakin besar panel, semakin kurang claritynya dan biasanya 42" HD-Ready akan terlihat trailing image. Yg disebabkan oleh interlace scanning dan lambatnya refresh time.
Juga pilihlah yg memiliki HDMI input minimum 2. Krn HDMI adalah standard HD connection saat ini.
- Standard dimasa mendatang? Undecided yet. Dunia masih berputar dan technologi makin rumit dan perekonomian perlu bergerak khan.
Good luck.