1. Home >
  2. Ilmu Sosial >
  3. Lain-lain - Ilmu Sosial >
  4. Pertanyaan Terselesaikan
Venus Le Ile Venus Le Ile
Anggota sejak:
09 Agustus 2008
Total poin:
2575 (Tingkat 4)

Pertanyaan Terselesaikan

Lihat lainnya »

Percampuran antara politik, agama dengan ekonomi jadi ambur radul? ?


knp ini 95% selalu terjadi di negara negara miskin?
faktor faktor yg mana?
1. korupsi abadi sepanjang masa (pemimpinnya nggak tahu malu)
2. manusia nggak mengerti hak asasi (pendidikan relativ rendah tetapi nggak ada inisiativ utk bangkit)
3. UUD (ujung ujung Duit)
4. masih pake otot ketimbang rasional
  • 1 tahun lalu

Rincian tambahan

iran, malaysia, indonesia, bangladesh, nigeria, chad, uganda, aethiopien, pakistan, kenia, zimbabwe, nigeria, kongo, georgien, irak, afghanistan, mogadishu, somalia, benin

1 tahun lalu

Sei donne per l'assassino by Sei donne per l'assassino
Anggota sejak:
17 Juli 2008
Total poin:
775 (Tingkat 2)

Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Penanya

negara negara yg elu sebutkan di atas itu SDM manusianya rendah dan katro (ibaratnya org udah sakit parah dan harus di opname)

kedua rendahnya tingkat evolusi pola pikiran manusia di negara yang bersangkutan sehingga mereka masih senang menyandarkan kehidupan pada hal-hal yang bersifat irasional seperti agama.

@TOP demokrasi bisa di gunakan, agar dgn syarat manusianya harus belajar!kl nggak mau biar sampai mampus juga nggak bisa! mau kapan jadi miskin terus ??

Karena tingkat logikanya & education masih rendah, mereka tidak berpikir jauh ke depan dan sibuk bikin anak terus !!

sorry omongan gue keras, tp begitulah realitanya

materi referensi:

realita
  • 1 tahun lalu
Penilaian Penanya:
5 dari 5
Komentar Penanya:
tul
lah biasa aja kalee,bisanya ngritik doang coba kalo sendirinya yang jadi duduk di atas gua yakin pasti ga bakalan jauh beda...!!!!

Laporkan Hal Ini

emang punya solusinya apa? bisanya cuma ngeritik doang

Laporkan Hal Ini

memang negara demokrasi hanya negara khayalan kalo melihat kriteria yg disebut di atas yaitu asumsi bahwa SDM harus top,tidak korup,tidak rendah, dan tidak katro. Kriteria harus belajar jg patut dipertanyakan? Karena masih umum dan tidak rinci. So/jadi n. demokrasi pasti gagal. Thx.

Laporkan Hal Ini

Nama jg negara berkembang... semuanya rakus uang ... bagi mereka adalah uang segalanya ... http://mobilereviewku.blogspot.com

Laporkan Hal Ini

maksudnya "senang menyandarkan kehidupan pada hal-hal yang bersifat irasional seperti agama." apa?
peraturan dibuat biar orang jadi lebih baik dan agama udh mengatur itu lebih dulu sebelum peraturan pemerintah muncul.
sori ya, aku kurang setuju sama kata2 itu aja.

eh ada Gusti yg lain juga...

Laporkan Hal Ini

Jawaban Lain (1)

  • TOP I Ker by TOP I Ker
    Anggota sejak:
    24 September 2007
    Total poin:
    1093 (Tingkat 3)
    Itu semua disebabkan karena pemaksaan azas demokrasi kepada bangsa yang masih miskin , yang sebenarnya rakyat masih lebih berkonsentrasi kepada" makan apa keluarga saya besok"" ,daripada berpikir organisasi dan politik, sedang pemerintahannya yang di tekan oleh perkembangan jaman untuk terpaksa memakai azas demokrasi demi dukungan international.
    demokrasi adalah suara terbanyak,...untuk mempengaruhi dan mendapatkan suara rakyat ada beberapa macam cara,;
    1 dengan ancaman senjata , dan suara mereka ditukar dengan perlindungan keamanan.
    2. dengan memakai nama agama , yang memakai sentimen sesama agama yang diharapkan adanya pahala .
    3. dengan menawarkan program perencanaan yang menguntungkan golongan mereka ,yang biasanya bersifat ilmiah .
    untuk negara berkembang yang paling populair dan gampang digunakan adalah satu dan dua, kalau mereka lalu mencampurkan unsur agama kedalam pemerintahan itu sudah selayaknya sebab unsur unsur itulah pembayaran balik suara mereka.
    dan ini terjadi juga di amerika sebelum mereka memisahkan gereja dengan pemerintahan , walaupun demikian kepentingan agama tetap mempunyai pengaruh besar apalagi dalam pemilihan presiden.
    misalnya tentang uud abortus, perkawinan homo dll
    konklusi saya demokrasi sudah mendekati sekarat sebab tidak pernah ada definisi yang cocok untuk setiap manusia....demokrasi yang dibawa oleh amerika ke irak memakan korban ratusan ribu manusia, dibawa ke afganistan juga ratusan ribu manusia menjadi korban, dibawa ke vietnam jutaan manusia meninggal dunia ....dan ketiganya gagal , lalu apakah kebebasan berpikir ,beragama, bersuara ,berguna untuk mayat mayat korban pembunuhan yang dilegalisir secara demokrasi ???
    sedang pada zaman ini memakai azasdemokrasi lebih cenderung kepada cari perlindungan karena takut nuklir nuklir bangsa barat,atau boikot boikot mereka daripada system yang sesuai dengan bangsanya.
    kalau di Indonesia sebaiknya optimalkan azas Pancasila asli dengan musyawarah dan mufakatnya yang dijaga dengan sila pertama Ketuhanan Yang maha Esa, dan kemanusiaan yang adil dan beradab...
    keputusan demokrasi dapat dipertanyakan, dalam kondisi masyarakat masih berpikir "'makan''
    murni memilih karena tahu atau karena mau.
    tahu karena mengerti dan percaya kepada pilihannya, mau karena tukar dengan kaos oblong atau uang makan.
    • 1 tahun lalu

Answers Internasional

Yahoo! tidak mengevaluasi atau menjamin keakuratan segala konten Yahoo! Answers. Klik di sini untuk Sanggahan lengkap.