1. Home >
  2. Politik & Pemerintahan >
  3. Lain-lain - Politik & Pemerintahan >
  4. Pertanyaan Terselesaikan
suhatman t suhatman t
Anggota sejak:
23 September 2008
Total poin:
519 (Tingkat 2)

Pertanyaan Terselesaikan

Lihat lainnya »

Kenapa hampir semua calon presiden selalu mengatas namakan rakyat atau petani pada waktu kampanye?

Padahal kalau sudah jadi presiden nanti belum tentu mau menepati janjinya seperti pada waktu kampanye dan sudah banyak terbukti. Dan kenapa rakyat ini tidak sadar itu. Seprti masa orde baru memang ada beberapa yang berhasil dibidang pertanian contohnya beras. tapi harga padi kita terpuruk dan pada waktu tidak pernah ada yang mau memperbaikinya sampai2 petani malas mengelolah sawahnya.
  • 1 tahun lalu
. by .
Kontributor Populer adalah seseorang yang berpengetahuan luas dalam kategori tertentu.
Anggota sejak:
14 Juni 2008
Total poin:
75221 (Tingkat 7)
Gambar Badge:
Kontributor Populer adalah seseorang yang berpengetahuan luas dalam kategori tertentu.
Berkontribusi Dalam:
Lain-lain - Ilmu Sosial
Pemerintah
Hukum & Kode Etik

Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Penanya

Karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang paling sangat mudah terketuk hatinya atas penderitaan yang dialami seseorang. Kita bisa melihat dari ajang kontes menyanyi berdasarkan voting sms, yang menang adalah yang kehidupannya sangat prihatin, walaupun suara yang mereka punya tidak lebih baik dari kontestan yang lain. Ingat pula, bagaimana PDIP bisa memenangkan pemilu 1999? Itu karena Megawati adalah pihak yang tersakiti ketika ode baru berkuasa. Lihat juga bagaimana SBY naik, karena pada saat itu SBY seperti pihak yang teraniaya oleh kekuasaan Megawati, dan terpicu oleh pernyataan Taufik Kiemas yang mencerca sby, dan akhirnya sby dipecat dari kabinet. Nah ketika pemilu, pihak yang paling strategis diangkat sebagai tema kampanye adalah rakyat kecil dan petani, yang selama ini merupakan pihak yang paling menderita karena miskin dan tidak berdaya.
Gitu, Bro...
  • 1 tahun lalu
Penilaian Penanya:
4 dari 5
Komentar Penanya:
Ya memang betul kata anda dan itulah kenyataannya. Boleh2 saya mereka berbuat begitu tapi seharus mereka juga menepati janjinya kepada siapa yang menggusung mereka sampai keatas. Jangan setelah diatas lupa deh dan malah berbuat sesuka hatinya.
"kenapa rakyat ini tidak sadar "
sebnrnya..rakyat tuh tw..alias sadar..
tapi mereka tetep berharap jika suatu saat kelak ada pemimpin yg bener2 bs memegang perkataannya-janji.
mereka tuh kan berharap agar pemimpin tsb sadar jikalau banyak masyarakat yg menggantungkan harapan padanya shg DIA mengerti

Laporkan Hal Ini

para pejabat seharusnya malu,karena walaupun mereka kampanye dengan atas nama petani tapi lihat hasilnya.tidak ada satupun yang memihak petani.

Laporkan Hal Ini

sebab penduduk negara kita ini masih banyak yang kurang berpendidikan........dan sebagiannya kan rakyat kecil dan petani en karena naluri kita u/ makan he2x... jadi rakyat miskin dikasih janji makan lewat kampanye pangan jadi deh...........

Laporkan Hal Ini

biar menang trs jadi presiden trs korupsi trs negara qt miskin trs mrka kabor jd ke luar negri trs qt trlantar trs rakyat mnderita . . . . . . .. . . .

Laporkan Hal Ini

karena supaya rakyat percaya jika harga sembako misalnya Mega Wati Soekarno Putri dia tidak mengenal bidang pertanian tp dia mengaku kalau dia pernah mengenal bidang pertanian
SBY dialah presiden satu - satunya yg peduli dgn bidang pertanian dan tidak omong kosong
buktinya saat SBY dtg ke cibodas

Laporkan Hal Ini

Sangat sederhana, karena menurut mereka Rakyat Indonesia terbagi 2,
yaitu : 70% Bodoh dan Engge-engge wae, dan 30% Pintar, Kritis dan Swinger...
Tentunya Capres pilih berjanji ria di 70% dari pada 30%.

Laporkan Hal Ini

Semua calon presiden akan mengatakan atas nama rakyat, karena mereka butuh dukungan suara rakyat untuk bisa mencapai apa yang mereka inginkan, oleh karena itu kita sebagai rakyat harus pintar dalam memilih calon pemimpin bangsa ini sehingga tidak menyesal dikemudian hari. Jangan sampai kita terbuai.

Laporkan Hal Ini

biasanya yang namanya kampanye selalu ditujukan ke orang kecil, yang dalam hal ini sangat mudah untuk dipengaruhi. Mereka mempunyai pemikiran yang sempit dibandingkan dengan orang yang berpendidikan. Sehingga mereka (para calon presiden) selalu mengatas namakan rakyat kecil...!!
itu tidak baik!!

Laporkan Hal Ini

mungkin karena calon presiden nya mau makan rakyat tuh

Laporkan Hal Ini

Indonesia tergolong negara berkembang, negara berkembang tuh didominasi buruh dan petani (hasil alam), mungkin itu alasan dari segi kuantitas. dari segi kualitas, kaum petani tergolong bagian masyarakat yang tidak kompeten dalam hal politik serta tingkat kecerdasannya rendah

Laporkan Hal Ini

karena takkan ada presiden tanpa rakyat.....

Laporkan Hal Ini

simpel aja ya..!!!
karena, rakyat dan partai merupakan batu loncatan yang digunakan sebagai memperjembatani mereka biar cepat nyampenya di kursi goyang....

Laporkan Hal Ini

karna president kita sekarang ingin duduk di kursi goyang,setelah duduk di kursi goyang mereka tidak mementingkan rakyat mereka menghasilkan hasi alam untuk dijual murah pada negara lain
dulu waktu masa suharto kita tdk perna sengsara sekarang masa SBY kita banyak mengalami penderitaan-penderitaan

Laporkan Hal Ini

Jawaban Lain (8)

  • ngatmow by ngatmow
    Anggota sejak:
    30 November 2008
    Total poin:
    153 (Tingkat 1)
    ya itulah yang sekarang menjadikan masyarakat kita semakin enggak "ngeh" sama demokrasi.
    sudah menjadi kebiasaan bagi para pembesar kita baik yang mau maju menjadi caleg atau bahkan presiden selalu mengatasnamakan rakyat. Lha kalo bukan atas nama rakyat, mau atas nama siapa lagi coba ???
    kan yang besok akan memilih dalam pemilu rakyat juga kan.....meskipun mereka sendiri juga tau bahwa semua itu sebenernya lebih banyak gombalnya.betul nggak ???
    • 1 tahun lalu
  • Sanjaya by Sanjaya
    Anggota sejak:
    13 November 2008
    Total poin:
    869 (Tingkat 2)
    Ya jelas lah kita semua pada tau penduduk Indonesia mayoritas petani, jadi suara terbesar ya mereka yang perlu dirayu. Lain kalo penduduk kita kebanyakan kerja di bidang entertain tentunya capres pada kampanyenya mengatasnamakan artis gitu loh. Makanya berlombalah untuk jadi artis dadakan kan banyak bgt sekarang, cuma bingung jg kalo semua jadi artis terus yang nonton siapa ya????
    • 1 tahun lalu
  • the voice by the voice
    Anggota sejak:
    21 Oktober 2008
    Total poin:
    7366 (Tingkat 5)
    karena rakyat merupakan aset terbesar dalam pemilihan bos.
    kalo bukan rakyat siapa dong yg nanti nyoblos...
    kelompok2 dalam rakyat bisa petani, buruh, PNS dll.
    calon presiden sengaja mencari kelompok yg terbesar untuk mendapatkan suara sebanyak2nya.
    itulah kenapa banyak calon berbohong untuk menarik simpati.
    • 1 tahun lalu
  • ...OsSy... by ...OsSy....
    Anggota sejak:
    30 November 2008
    Total poin:
    400 (Tingkat 2)
    Yaaah begitulah negara Indonesia kita...
    Semua calon presiden berpidato dan berjanji ini itu pada rakyat dan petani....
    Tapi janji tadi itu semata-mata hanya untuk mengambil hati dan simpati mereka agar memilih....
    Pada saat terpilih menjadi presiden nantinya juga pasti lupa dengan janjinya....
    Kasihan yaaa rakyat dan petani Indonesia....

    tapi Orde baru jangan disamain dund dengan skarang....
    Orde baru kan rakyat dibawah rezim Soeharto, jadi wajar lah negara hancur....

    • 1 tahun lalu
  • Elang by Elang
    Anggota sejak:
    20 Juli 2008
    Total poin:
    5559 (Tingkat 5)
    Biasa obral janji, rakyat yang mana yang dibela
    • 1 tahun lalu
  • ZAPPRA by ZAPPRA
    Anggota sejak:
    20 November 2008
    Total poin:
    11889 (Tingkat 6)
    Karena Presiden langsung dipilih RAKYAT yang mayoritasnya adalah PETANI (asumsi yang masih dianggap sampai dengan saat ini).
    Kalau kita mau jujur dan sedikit membuka pola berfikir positif, saya yakin tidak ada Presiden yang bermaksud ingkar janji namun realisasinya sepertinya "selalu ada" janji" yang tidak terpenuhi.
    Sebagai pelengkap jawaban, saya punya tiga jenis kacamata;
    1. Kacamata MANA YANG BENAR
    Kacamata ini biasanya dipakai oleh para intelektual, para pengamat,para ahli diluar partai Politik dan Pemerintaha. Kacamata jenis ini melihat masalah dan penyelesaiannya berdasarkan idealisme dan tataran konsep normatif. Penyataan yang sering keluar dari orang yang memakai kacamata jenis ini, sering diawali dengan kata-kata "SEMESTINYA....., SEHARUSNYA.....dll" CAPRES,CAGUB,CABUB,CALEG biasanya pake kacamata ini

    2. Kacamata MANA YANG BAIK.
    Kacamata ini lazim dipakai oleh para Politisi. Apapun masalahnya dan bagaimanapun cara penyelesaiannya, yang penting menghasilkan kebaikan bagi Partainya sendiri. Pernyataan yang sering keluar, biasanya diawali oleh kata "Bagaimana baiknya aja....., Sebaiknya kita harus....., dll"

    3. Kacamata MANA YANG MUNGKIN.
    Kacamata jenis ini dipakai oleh para Penguasa/Birokrat yang sedang terlibat dalam pemerintahan baik dari tingkat Presiden sampai tingkat RT. Sebagai pemegang kekuasaan yang harus mengambil keputusan/kebijakan, mereka mesti mempertimbangkan berbagai kepentingan dan efeknya dari suatu langkah yang diambil. terkadang mereka harus mengambil langkah yang "pahit", jika hanya langkah itu yang MUNGKIN bisa diambilnya. Sulit untuk mengambil suatu langkah yang bisa memuaskan dan mengakomodir semua rakyatnya.

    Dari ketiga kacamata ini, semuanya kita miliki. Dan kalau kita mau jujur terhadap diri sendiri, kita juga sering gonta ganti kacamata, disesuaikan dengan masalah yang sering kita.

    Yang paling penting adalah waktu dan saat yang tepat, kapan kita ganti kacamata. Aturan pakainya ada; yakni Norma Agama, Etika dan Peraturan yang berlaku di setiap Negara dimana kita hidup.

    jawaban ini mungkin kurang memuaskan anda. Untuk lebih jelas, silahkan amati orang-orang disekitar kita, dan cobalah menganalisanya"Kacamata apa yang dia pakai?" Dari pengetahuan singkat ini, Insya Allah kita akan menjadi orang yang berbaik sangka dan selalu berfikir positif dalam setiap langkah.
    Terima kasih.-

    • 1 tahun lalu
  • Plano 072 by Plano 072
    Anggota sejak:
    17 November 2008
    Total poin:
    396 (Tingkat 2)
    kebanyakan masyarakat kita mamilih karena faktor suka atau tidak suka.
    ketika masyrakat telah menemukan titik jenuh terhapap pemerintahan yang sedang berjalan, emosinya akan mudah dipermainkan dan dikuasai, disanalah permainan politik dimulai. rayuan seperti itu akan mudah mempengaruhi masyarakat seperti itu, dan seperti itulah kebanyakan masyarakat dari kita. dan yang paling parah, pernah salah seorang elit politik yang "tidak tau malu" berkata untuk memberikan harapan baru kepada para "golput" yang diperkirakan jumlahnya akan bertambah pada pemilu mendatang.

    ketika kita ujian, kita disuruh memilih, dan itu pasti ada satu jawaban yang benar, tapi ketika pemilu, kita diberi pilihan, tapi....apah memang ada yang pasti menjadi jawaban yang tepat untuk negeri ini???
    • 1 tahun lalu

Answers Internasional

Yahoo! tidak mengevaluasi atau menjamin keakuratan segala konten Yahoo! Answers. Klik di sini untuk Sanggahan lengkap.