Bau mulut disebabkan oleh bakteri yang hidup di gigi dan gusi. Bakteri ini berkembang pada sisa-sisa makanan di gigi dan menghasilkan senyawa sulfur. Senyawa ini yang menyebabkan napas jadi bau. Bagaimana cara mencegahnya?
1. Gosoklah seluruh permukaan gigi 2-3 menit. Sayang banyak orang menggosok giginya kurang dari satu menit.
2. Jangan lupa membersihkan lidah, karena menggosok gigi saja tidak cukup menghilangkan bau mulut karena bakteri penyebab bau mulut bersembunyi jauh di sela-sela lidah. Bersihkan lidah sampai bagian belakang, tapi hati-hati jangan sampai meyebabkan tersedak.
3. Minum banyak air putih. Mulut kering adalah tempat ideal penyebab bau mulut karena bakteri cepat berkembang biak di lingkungan seperti ini. Ludah menyebabkan mulut menjadi lembab dan menolong membersihkan partikel makanan yang menjadi santapan bakteri dan menghancurkan senaywa sulfur penyebab bau mulut. Perlu diketahui, terlalu banyak bicara, berolahraga, berdiet, merokok, minum alkohol atau memakai obat kumur yang mengandung alkohol menyebabkan mulut kering.
4. Mengunyah permen karet tanpa gula. Bila tidak memungkinkan untuk menggosok gigi setelah makan, cobalah mengunyah permen karet tanpa gula. Tindakan mengunyah ini membantu membersihkan gigi dan mendorong aliran ludah. Pada gilirannya ludah membantu membersihkan mulut dan mengenyahkan senyawa sulfur penyebab bau.
5. Cari tanda-tanda masalah lain pada gigi dan konsultasikan dengan dokter. Penyakit periodontal disebabkan infeksi bakteri pada gusi dan ligamen penyangga gigi, sehingga menimbulkan bakteri. Tanda-tandanya gusi berwarna kemerahan atau bengkak, gigi goyah, gigi sensitif, sakit saat mengunyah, gusi berdarah.
6. Periksa ke dokter gigi paling tidak setahun sekali, dan jangan menunggu sampai gigi sakit.
Penyebab bau mulut
Produk Susu
Keju dan produk susu lainnya kaya akan protein, sehingga menjadi santapan lezat tak hanya bagi anda tapi juga bagi bakteri penyebab bau mulut.
Alkohol
Alkohol bisa mengurangi produksi air liur di dalam mulut, dan bakteri amat menyukai lingkungan yang kering.
Gula
Bukan cuma membuat gigi anda berlubang, gula juga merupakan sumber makanan bagi bakteri.
Bawang Putih
Bawang putih kaya akan kandungan sulfur, yang sudah cukup dikenal sebagai penyebab bau mulut. Bahkan tidak hanya mulut anda saja yang bau apabila mengkonsumsi bawang putih terlalu banyak, namun juga keringat anda.
Rokok
Merokok membuat mulut anda kering dan menjadi sarang yang nyaman bagi bakteri. Selain itu, kombinasi lebih dari 4000 zat kimia dalam rokok yang berkumpul di dalam mulut anda sudah pasti akan menciptakan aroma kurang sedap.
Melawan bau mulut
Setelah mengetahui penyebabnya, sekarang saatnya kita melakukan tindakan-tindakan untuk mencegah maupun mengatasi bau mulut. Hal yang paling utama adalah menjaga mulut anda tetap bersih dan harum dengan rajin-rajin menyikat gigi, menggunakan obat kumur atau permen pengharum nafas (yang sugar free).
Air
Saat meminum segelas atau dua gelas air, otomatis kotoran yang tersisa di mulut yang mungkin menyebabkan bau mulut akan digelontor habis. Minum air yang cukup juga memastikan produksi air liur anda tetap terjaga.
Klorofil
Baik dikonsumsi dalam bentuk kapsul maupun cair, klorofil � atau zat hijau daun -- terbukti dapat menyebabkan nafas segar dan mulut lebih bersih. Kalau tak ada stok klorofil di rumah, kunyah saja beberapa helai daun kemangi atau seledri.
Rempah-rempah
Beberapa jenis rempah mampu membuat nafas anda harum. cengkih, anis, jintan, peppermint, dan ketumbar sudah digunakan sejak jaman dulu sebagai pengharum nafas. Banyak cara mengkonsumsinya, namun yang paling efektif adalah dengan mengunyahnya.
Laporkan Hal Ini