1. Home >
  2. Masyarakat & Budaya >
  3. Agama & Kepercayaan >
  4. Pertanyaan Terselesaikan
preman nusantara preman nusantara
Anggota sejak:
05 Maret 2009
Total poin:
869 (Tingkat 2)

Pertanyaan Terselesaikan

Lihat lainnya »

“Eli, Eli, lama sabakhtani?” (Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?) [Matius 27:46]?

Apakah sebenarnya :

Yesus adalah MANUSIA yang MENYATU dengan Tuhan (sehingga menjadi TUHAN) ,

atau

Yesus adalah TUHAN yang TERPISAH dari Ketuhanan-Nya (sehingga menjadi MANUSIA)?


Mohon share nya.


Trim's
  • 3 minggu lalu
cumi botax by cumi botax
Anggota sejak:
06 Juli 2009
Total poin:
1487 (Tingkat 3)

Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Penanya

Semua terangkum dalam konsep trinitas bro

Allah yang menyatakan diriNya menjadi manusia.

xixixi

materi referensi:

katanya...............
  • 3 minggu lalu
Penilaian Penanya:
5 dari 5
Komentar Penanya:
memang ... butuh kejujuran.

thx, Bro ....

Saat ini tidak ada komentar untuk pertanyaan ini.

Jawaban Lain (16)

  • Arwan Zaini by Arwan Zaini
    Anggota sejak:
    17 Juni 2009
    Total poin:
    9640 (Tingkat 5)
    Yesus adalah Tuhan yang inkarnasi sebagai manusia, ayat tersebut dikatakan oleh Yesus yang dalam posisi manusia sebagaimana adanya.
    Yesus kebambali sebagai Tuhan ketika bangkit dari kubur kemudian naik ke sorga, ke tampat-Nya semula.
    Dalam manfsir firman Tuhan, jangan seutuhnya ditafsir menurut kemampuan pikiran manusia, ada hal-hal yang di luar jangkauan akal manusia.
    Inkarnasi, kematian dan naiknya Yesus, hal itu merupakan rencana dan rancangan Yesus sendiri sebagai Tuhan, karena itu merupakan proses pengampunan dosa yang harus dilakukan, karena tidak akan ada manusia yang mampu melakukannya.
    • 3 minggu lalu
  • Jims by Jims
    Kontributor Populer adalah seseorang yang berpengetahuan luas dalam kategori tertentu.
    Anggota sejak:
    16 Mei 2008
    Total poin:
    10919 (Tingkat 6)
    Gambar Badge:
    Kontributor Populer adalah seseorang yang berpengetahuan luas dalam kategori tertentu.
    Berkontribusi Dalam:
    Agama & Kepercayaan
    setuju sama @Zebaoth yang menunjukkan jawaban @Hotelier.

    manusia yang tidak mengerti menyangka Tuhan Yesus putus asa/ putus harapan.

    memang Yesus ditinggal oleh Bapa dan Roh Kudus yang tidak dapat bersatu dengan dosa.
    dan Yesus yang menanggung dosa manusia merasakan kepedihan terpisah dari Bapa dan Roh Kudus.

    tapi Yesus yang adalah Tuhan , tahu pasti kemenangan yang akan diraihNya setelah keterpisahan sejenak dengan Bapa dan Roh Kudus.
    dan akan bersatu lagi dengan Bapa dan Roh Kudus.

    menjauhnya TUHAN (Bapa dan Roh Kudus) dari manusia , TUHAN meninggalkan bumi , digambarkan dengan kegelapan dibumi.
    dan waktu Yesus mengucapkan Mazmur itu bukan diawal kegelapan, tapi diakhir kegelapan.
    sebab Tuhan Yesus tahu saat kemenangan dan kelegaan yang akan tiba.

    Matius
    27:45 Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga.
    27:46 Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
    27:47 Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: "Ia memanggil Elia."
    27:48 Dan segeralah datang seorang dari mereka; ia mengambil bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam, lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum.
    27:49 Tetapi orang-orang lain berkata: "Jangan, baiklah kita lihat, apakah Elia datang untuk menyelamatkan Dia."

    27:50. Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
    27:51 Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,
    27:52 dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.
    27:53 Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.
    27:54 Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi, lalu berkata: "Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah."

    dalam Katholik Mazmur adalah doa2 Yesus sendiri bagi umat manusia.

    jadi sebenarnya ada banyak aspek dalam menafsirkan Mazmur yang diucapkan Yesus.
    1. Yesus merasakan Bapa dan Roh Kudus meninggalkanNya sementara waktu.
    2. Yesus yang tidak pernah berdosa dan selalu bersama2 dengan Bapa dan Roh Kudus sejak awal jaman harus menerima dosa2 manusia pada diriNya dan mengalami keterpisahan dengan Bapa dan ROh Kudus.
    2. Yesus tahu Bapa dan Roh Kudus memalingkan wajahNya dari dunia.
    3. Yesus berdoa mewakili umat manusia kepada Bapa agar Bapa tidak memalingkan wajahNya dari dunia ini.
    4. Yesus menggenapi Mazmur.
    .5 Yesus mengucap syukur dengan Mazmur itu karena tahu sebentar lagi saat kemenanganNYA dan juga kemenangan manusia yangdiwakiliNya akan dosa.
    dsb
    dsb

    tapi manusia yang tidak tahu ngomongnya menjadi macam-macam dan kesana -kemari.
    seperti orang2 Yahudi yang mengira Yesus minta tolong sama Elia

    semoga Tuhan Yesus memberkati.

    materi referensi:

    Alkitab
    • 3 minggu lalu
  • indi by indi
    Anggota sejak:
    04 Oktober 2009
    Total poin:
    1307 (Tingkat 3)
    hidup itu tak ada terpisahkan , hidup itu penyatuan,
    • 3 minggu lalu
  • Eunike by Eunike
    Anggota sejak:
    01 November 2009
    Total poin:
    600 (Tingkat 2)
    Syalom
    Filipi 2:
    5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
    6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
    7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
    8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

    Ayat di atas tegas menyatakan bahwa Yesus adalah Allah sendiri yang mau menjadi manusia.

    Perkataan "Allah-Ku, Allah-Ku mengapa Engkau meninggalkan Aku" Adalah mazmur yang biasa didaraskan oleh bangsa Israel.
    Mazmur 22:1
    Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Rusa di kala fajar. Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.

    Ini diucapkan oleh Yesus saat kapasitasnya sebagai manusia seutuhnya.
    • 3 minggu lalu
  • BARRACK OBAMA by BARRACK OBAMA
    Anggota sejak:
    03 April 2009
    Total poin:
    5373 (Tingkat 5)
    MATIUS 27 : 46
    Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

    Perkataan Yesus ini merupakan perkataan yang paling sulit dan paling mengerikan dalam perkataan manusia sepanjang sejarah, yang mana telah dinubuatkan sebelumnya dalam Mazmur 22. Mengapa paling sulit? Karena bagai mana kita dapat sepenuhnya
    mengerti akan Yesus yang Allah itu sendiri berkata kepada Allah? Bagaimana bisa Yesus yang adalah Allah itu sendiri ditinggalkan oleh Allah? Kita sebelumnya
    perlu menyadari akan prinsip tersebut: bahwa manusia sebelum berdosa telah bersama-sama dengan Allah di Taman Eden. Setelah manusia jatuh kedalam dosa,
    manusia seharusnya telah ditinggal oleh Allah oleh karena Allah yang suci tidak dapat bersekutu dengan dosa. Akan tetapi, melalui penebusan Kristus tersebut,
    Kristuslah yang menjadi pengganti murka Allah sebagai akibat dosa dari manusia, sehingga Ia dibuat menjadi berdosa. Hal ini menandakan bahwa kita yang seharusnya ditinggalkan oleh Allah, akan tetapi Kristus yang menjadi ditinggalkan oleh Allah pada saat Ia berada di atas Kayu Salib menebus dosa dan menggantikan kita.
    Bagaimana rasanya ditinggal oleh Allah, kita tidak pernah tahu! Hanya Kristus-lah yang pernah mengalami hal ini. Kita patut bersyukur karena kita tidak akan
    ditinggalkan oleh Allah karena Kristus dalam essensiNya sebagai manusia sudah terlebih dahulu ditinggal oleh Allah. Semua martir-martir sepanjang sejarah telah mati mengalami dan merasakan penyertaan Allah, akan tetapi Yesus tidak.

    Mengapa perkataan ini mengerikan? Diatas kayu salib, segala kesalahan seluruh umat manusia di bumi telah di timpakan kepada beban Yesus. Murka Allah yang
    seharusnya ditimpakan kepada kita, sekarang telah ditimpakan semua kepada Kristus. Kristus menderita sampai kepada puncaknya. DarahNya terus mengalir
    sampai penghabisan bercampur dengan cintaNya yang begitu besar kepada kita. Inilah gambaran neraka.
    Gambaran neraka tidak bisa kita mengerti, akan tetapi kita dapat mengerti melalui perkataan Kristus “Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?”. Inilah satu-satunya pekerjaan didalam neraka yang dapat dilakukan oleh umat manusia yang seharusnya menerima murka Allah. Kita akan terus menanyakan “Allahku, mengapa engkau meninggalkan aku? Mengapa saya tidak berdaya? Mengapa rasanya sakit sekali tidak ada banding? Mengapa? Mengapa?” sampai ratusan ribu kali. Di neraka hanya ada pertanyaan, pertanyaan dan pertanyaan. Hal ini membuktikan bahwa Kristus sudah turun ke dalam tempat yang paling dalam dan menerima
    hukuman yang paling kejam untuk kita (Bukan berarti Kristus turun kedalam neraka). Memang kita tidak akan dapat mengerti secara penuh akan kalimat Yesus tersebut karena tidak pernah ada manusia yang pernah berada di situasi Kristus. Akan tetapi kita harus bersyukur kepada Kristus sebab olehNya, kita tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.
    • 3 minggu lalu
  • Alex Kibadachi Part 2 by Alex Kibadachi Part 2
    Anggota sejak:
    19 Juni 2008
    Total poin:
    823 (Tingkat 2)
    due - duenya salah

    bace nyang ini
    Matius 3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

    Ini bukti kalau Yesus bukan Allah, dan bukti bukan Roh Allah tapi roh manusia yang ada di didirinya.Dan bukti, bahwa roh bisa dilihat adalah khayalan.

    Matius 4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"
    Ini bukti kalau Yesus ga pernah merintahin untuk nyembah dirinya, tapi nyembah Allah.

    Matius 10:40 Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.
    Markus 9:37 Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku.
    Dua ayat ini contoh bahwa Yesus cuma utusan ato dalem bahase arab Rasul. N siape nyang ngutus doi, lihat di :

    Yohanes 5:37 Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,
    Yohanes 6:44 Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.
    Yohanes 6:57 Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.
    Nah, nyang ngutus ntu Bapa (di syurga) ato, dalam kate lain :

    Yohanes 3:34 Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas.

    Tnx
    • 3 minggu lalu
  • Kajol by Kajol
    Kontributor Populer adalah seseorang yang berpengetahuan luas dalam kategori tertentu.
    Anggota sejak:
    18 Juni 2009
    Total poin:
    16581 (Tingkat 6)
    Gambar Badge:
    Kontributor Populer adalah seseorang yang berpengetahuan luas dalam kategori tertentu.
    Berkontribusi Dalam:
    Agama & Kepercayaan
    Teriakan Allah Eli eli lama sabakh tani adalah teriakan rasa yang sangat Sakiit di mana tubuh penuh bekas sabetan cambuk yang menggoreskan daging tubuh Yesus mengelupas, belum luka luka tubuh lainnya, serta tulang yang begitu linu seta sakitnya dari pemakuan saat tubuh manusianya tak bisa tahan lagi keluar Erangan yang bila kita ada di sana menyayat kalbu teriris sembilu rasanya hati kita.

    Saat nyawa hampir meregang Ia melihat dirinya sendiri di hadapan Tuhan begitu menjijikan sehingga Allah memalingkan wajahnya, Allah jijik terhadap hitamnya dosa yang Ia tanggung untuk dirinya sendiri. Disitulah rasa manusianya yang asli terlukis dalam erangan yang memilukan tiap persendian jiwa kita bila kita ada dan mendengarnya.

    Bila kita tak percaya karya Allah ini maka kita membawa beban dosa kita sendiri yang di hadapan Tuhan amat menjijikan terbawa sampai mati lalu berhadapan dengan Allah yang begitu Maha suci kita akan tertolak dan tak punya kesempatan membela diri karena di perlihatakn Kasih Allah melalui Penebusan Yesus di kayu salib.


    Kita saat nywa hampir meregang juga akan lebih tahu bahwa Allah akan menolak kita maka ada saat orang yang akan mati suka berteriak ketakutan bahwa semuanya gelap dan tak ada penyambutan dari allah, tapi allah yang lain.
    Tapi Yesus tahu semuanya maka IA mau jadi Qurban tebusan itu dan IA mau gantikan kesusahan kita saat meregang nyawa nantinya biar hanya Tuhan yang menyambut kedatangan roh kita terlepas dari jasad ini.
    • 3 minggu lalu
  • Pencari Kebenaran by Pencari Kebenaran
    Anggota sejak:
    18 Juni 2009
    Total poin:
    666 (Tingkat 2)
    Menunjukkan bahwa yang disalib bukan tuhan dan juga bukan sisi lain atau bentuk lain daripada tuhan.

    Dan orang yang disalib itu, ia TIDAK RELA DISALIB .... ia protes kepada tuhan (Allah). Maka tidaklah berdasar dogma: "Yang rela mati di kayu salib ..."

    Mahasuci Allah yang telah menyelamatkan Yesus dari penyaliban. Terkutuklah Yudas Iskariyot yang berkhianat, yang mati dikayu salib dan perutnya terburai karena ditusuk tombak tentara Romawi.
    • 3 minggu lalu
  • žτσ√ε∩â îτσ∩φ by žτσ√ε∩â îτσ∩φ
    Anggota sejak:
    06 November 2008
    Total poin:
    11790 (Tingkat 6)
    yaelaaahh .... bangun tidur kuterus ngaplok pertanyaan keik gini ...
    nasiiiib ,,,,, nasib ...
    • 3 minggu lalu
  • Bingo by Bingo
    Anggota sejak:
    19 Oktober 2009
    Total poin:
    1595 (Tingkat 3)
    Pertanyaan seperti ini adalah pertanyaan yang "laris manis".

    Jawab:
    Dua-duanya salah.

    Yesus adalah manusia yang dipilih Allah untuk menjadi nabi bagi bani Israel.

    Apakah anda masih ingat ketika Yesus di waktu pagi menghampiri pohon ara, dan ketika dilihatnya pohon ara tsb tidak berbuah, maka Yesus mengutuk pohon ara tsb sehingga mati.

    Itulah perangai Yesus, bila keinginannya tidak terpenuhi dia menjadi marah dan mengutuk.

    Teriakan ini adalah ramalan (kutukan) Yesus pada umatnya karena mereka diam saja dan sedikitpun tidak membelanya. Nanti (setelah kiamat) umat Kristen akan berteriak kepada Yesus dengan teriakan yang sama "Eli, Eli lama sabachtani" (Tuhan, Tuhan mengapa kau tinggalkan aku). Dan Yesus akan menjawab "Pergilah, aku tidak mengenal engkau".

    "Bukan setiap orang yang berteriak Tuhanku, Tuhanku kepadaku akan masuk ke surga, melainkan mereka yang mengikuti kehendak Bapaku".
    • 3 minggu lalu
  • 8 ball by 8 ball
    Anggota sejak:
    02 November 2009
    Total poin:
    277 (Tingkat 2)
    tuhan yang menghiba kepada Tuhan ..

    yesus raga yang berbicara kepada Roh Yesus .. ??

    dogma yang amat sulit dikunyah ..
    • 3 minggu lalu
  • Herry by Herry
    Anggota sejak:
    28 Juli 2009
    Total poin:
    459 (Tingkat 2)
    Menurutku kedua-duanya benar namun juga kedua-duanya salah.
    • 3 minggu lalu
  • Zebaoth V.13 by Zebaoth V.13
    Kontributor Populer adalah seseorang yang berpengetahuan luas dalam kategori tertentu.
    Anggota sejak:
    17 September 2009
    Total poin:
    3537 (Tingkat 4)
    Gambar Badge:
    Kontributor Populer adalah seseorang yang berpengetahuan luas dalam kategori tertentu.
    Berkontribusi Dalam:
    Optikal
    Agama & Kepercayaan
  • Luigi by Luigi
    Anggota sejak:
    20 Januari 2008
    Total poin:
    177 (Tingkat 1)
    Yesus = Tuhan
    Yesus = Manusia
    --------------------------- +
    Yesus = Tuhan juga manusia..
    • 3 minggu lalu
  • xXx by xXx
    Kontributor Populer adalah seseorang yang berpengetahuan luas dalam kategori tertentu.
    Anggota sejak:
    25 April 2009
    Total poin:
    11072 (Tingkat 6)
    Gambar Badge:
    Kontributor Populer adalah seseorang yang berpengetahuan luas dalam kategori tertentu.
    Berkontribusi Dalam:
    Agama & Kepercayaan
    idem sama @BARRACK OBAMA, CAPLOCK mode : OFF nya, bener2 mangtabb,..

    Matius 27:46 Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

    MENGAPA ENGKAU MENINGGALKAN AKU?

    Inilah tahap kesembilan dari penderitaan Kristus. Kata-kata ini
    merupakan puncak dari segala penderitaan-Nya bagi dunia yang terhilang.
    Seruan-Nya dalam bahasa Aram, "Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau
    meninggalkan Aku?" menunjukkan bahwa Dia sedang mengalami pemisahan dari
    Allah sebagai pengganti orang berdosa. Pada tahap ini semua kesedihan,
    penderitaan, dan rasa sakit mencapai puncaknya. Ia tertikam oleh karena
    pemberontakan kita (#/TB Yes 53:5*) dan Ia telah memberikan diri-Nya sebagai
    "tebusan bagi banyak orang" (#/TB Mat 20:28; 1Tim 2:6*). Dia yang tidak
    mengenal dosa "telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita" (#/TB 2Kor 5:21*);
    Dia mati sebagai yang ditinggalkan, agar kita tidak akan pernah
    ditinggalkan oleh-Nya (bd. pasal #/TB Mazm 22:1-31*). Demikianlah kita
    ditebus oleh penderitaan Kristus (#/TB 1Pet 1:19*).

    materi referensi:

    Yesaya 53:5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

    Matius 20:28 sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."

    1 Timotius 2:6 yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan.

    2 Korintus 5:21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.
    • 3 minggu lalu
  • Retha by Retha
    Anggota sejak:
    13 Oktober 2009
    Total poin:
    712 (Tingkat 2)
    Trinitas Allah dalam Kesatuan Tuhan Tuhan yang Esa...!!
    • 3 minggu lalu

Answers Internasional

Yahoo! tidak mengevaluasi atau menjamin keakuratan segala konten Yahoo! Answers. Klik di sini untuk Sanggahan lengkap.