Karakteristik kepribadian seperti:ketekunan,ambisi,kejujuran,krimi… seksual dan ciri-ciri lainnya dianggap timbul dari kecenderungan-kecenderungan turunan.Para ilmuan telah banyak melakukan penelitian sehingga diketahui bahwa sekitar 50% faktor-faktor biologis atau turunan yg mempengaruhi perkembangan kepribadian seseorang.Sedangkan sisanya adalah faktor lingkungan.Khusus untuk skor IQ seseorang lebih banyak ditentukan oleh faktor keturunan daripada dipengaruhi oleh faktor lingkungan sosialnya.Kepribadian sangat berpengaruh pada kesehatan mental seseorang.Individu yang di asuh oleh pola perilaku yang baik dari kedua orang tuanya tentu akan menjadi pribadi yg sehat jasmani dan rohani.Hidupnya selalu dikelilingi oleh hal-hal yang positif.Bahkan ia manyebut bahwa satu hari 24 jam itu sangatlah kurang baginya.Kalau boleh dan pasti bisa tentu ia akan meminta waktu lebih dari 24 jam.Ia selalu tekun,berambisi untuk bersaing dengan sehat dengan orang lain,jujur dalam menjalankan semua tugasnya dan tidak ada begron negatif.Ia cenderung ingin menghasilkan sesuatu yang terbaik bai dirinya dan untuk orang lain.
Sedangkan individu yg kurang baik kepribadiannya,cenderung dipengaruhi oleh hal-hal yang negatif,misalnya karena beban hidup dan tuntutan hidup yang semakin tinggi.Seseorang cenderung melakukan hal-hal diluar batas norma,seperti kriminalitas mencuri barang orang lain untuk menutupi kekurngannya.Karena mentalnya yang kurang sehat,ia selalu punya ambisi untuk terus berbuat hal-hal negatif.Melakukan sesuatu tanpa memikirkan sebab akibat dari perbuatannya.Yang ada di dalam pikirannya hanyalah pikiran-pikiran kotor saja.Kelainan seksual merupakan hal yang perlu ditangani lebih lanjut lagi.Kelainan tersebut berupa rasa cinta dan kasih sayang yang dicurahkan melalui sesama jenis bukan lawan jenis.Istilah asing yang telah mengemuka adalah homoseksual dan lesbianisme.Kita sebagai orang bijak harus bisa menyikapi hal tersebut dengan mata terbuka.Jangan sampai kita terjerumus lebih jauh karena salah bergaul,bisa menjaga diri dan bersikap apa adanya.