Lewati untuk mencari.
  1. Awal >
  2. Semua Kategori >
  3. Ilmu Sosial >
  4. Sosiologi >
  5. Pertanyaan Terselesaikan
tingtingo tingting...
Anggota sejak:
24 Januari 2010
Total poin:
92 (Tingkat 1)

Pertanyaan Terselesaikan

Lihat lainnya »

Apakah sajakah dampak positif dan negatif dari globalisasi dalam bidang sosial?

. by .
Anggota sejak:
14 Juni 2008
Total poin:
198,667 (Tingkat 7)

Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Suara Terbanyak

Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai- nilai sosial:

Dilihat dari globalisasi politik, pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara, jika pemerintahan djalankan secara jujur, bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat.
Dari aspek globalisasi ekonomi, terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.
Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.

Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai-nilai sosial:

Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang
Dari globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza Hut,dll.) membanjiri di Indonesia. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia.
Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.
Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin, karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa.
Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa.
50% 7 Suara

Saat ini tidak ada komentar untuk pertanyaan ini.

Jawaban Lain (5)

  • Ra Cun Cin by Ra Cun Cin
    Anggota sejak:
    15 Agustus 2008
    Total poin:
    3,912 (Tingkat 4)
    (+) berkembangnya tekhnologi dan perkembangan gaya hidup manusia yang lebih praktis
    (-) adat ketimuran dan sopan santun yang mulai luntur
    0% 0 Suara
  • cendekia by cendekia
    Anggota sejak:
    19 Desember 2009
    Total poin:
    1,299 (Tingkat 3)
    ngativ.. masuknya budaya liberal, hedonistik, kapitalisme,indvidualisme,narkoba,freese… budaya yg hewani
    positiv..cara makan yg unik, teknologi yg cangih, pertukaran pelajar, beasiswa, politik internasional, mnigkatkan perkonomian dlm masalah perdgagan ekspor impor
    alat komunikasi, saling mngenal, mpereratbtali persaudaraan antar negara, perthanan dan keamanan
    0% 0 Suara
  • Nadya Hastono Putri by Nadya Hastono Putri
    Anggota sejak:
    28 Januari 2010
    Total poin:
    109 (Tingkat 1)
    positif dalam globalisasi :
    Kita masih bisa memanfaatkan hasil bumi kita sendiri ,
    Mengelola sumber daya alam yang kita punyai.
    Jadi , Kita rakyat indonesia harus bersyukur apa yang indonesia hasilkan harus kita manfaatkan . Dan Atas berkat Allah Yang Maha kuasa.

    Negatif dalam globalisasi :
    Masyarakat indonesia sudah berubah sikap dari sdr,id, maupun se yang mulai tidak belajar,
    Tidak masuk sekolah,
    Berani melawan orang tua,
    Maupun sudah melakukan hal-hal yang tidak bagus.
    Setelah itu mengagumkan teknologi, berbaju terlalu ketat dan tidak sopan.

    materi referensi:

    Mendapt sumber dari ilmu yang saya dapat
    7% 1 Suara
  • sanjapratama by sanjapra...
    Anggota sejak:
    10 September 2009
    Total poin:
    35,223 (Tingkat 7)
    Dampak Globalisasi terhadap sosial budaya

    Keadaaan keseimbangan dalam masyarakat merupakan keadaan yang diidam-idamkan oleh setiap masyarakat. Dalam keadaan yang demikian, individu-individu secara psikologis merasakan adanya suatu ketentraman, sebab tidak ada pertentangan-pertentangan dalam norma-norma dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. Setiap kali terjadi gangguan keseimbangan, masyarakat dapat menolak unsur-unsur yang akan membawa perubahan. Penolakan ini disebabkan masyarakat takut terjadi goyahnya keseimbangan sistem yang berarti dapat muncul ketidaktentraman. Oleh karena itu, masyarakat cenderung untuk mempertahankan keadaan dan kebudayaan yang sudah ada.

    Lenyapnya kesabaran sosial dalam menghadapi realitas kehidupan yang semakin sulit sehingga mudah mengamuk dan melakukan berbagai tindakan kekerasan dan anarki. Merosotnya penghargaan dan kepatuhan terhadap hukum, etika, moral, dan kesantunan sosial. Semakin meluasnya penyebaran narkoba serta penyakit-penyakit sosial lain. Berlanjutnya konflik dan kekerasan yang bernuansa politis, etnis, dan agama seperti yang pernah terjadi di berbagai wilayah Aceh, Kalimantan Barat dan Tengah, dan Sulawesi Tengah.

    Pada satu sisi muncul budaya hybrid (macam-macam budaya tanpa identitas) tampaknya tidak terelakkan, khususnya karena pengaruh globalisasi yang semakin sulit dihindari. Beberapa sisi negatif dari munculnya budaya hybrid antara lain:

    * Dapat mengakibatkan erosi budaya
    * Lenyapnya identitas kultural nasional dan lokal
    * Kehilangan arah sebagai bangsa yang memiliki jati diri
    * Hilangnya semangat nasionalisme dan patriotisme

    Multikulturalisme merupakan sebuah paham yang menekankan kesederajatan dan kesetaraan budaya-budaya lokal dengan tanpa mengabaikan hak-hak dan eksistensi budaya lain. Itu penting kita pahami bersama dalam kehidupan masyarakat multikultural seperti bangsa Indonesia. Jika tidak, mungkin akan selalu terjadi konflik akibat ketidaksaling pengertian dan pemahaman terhadap realitas multikultural tersebut.
    43% 6 Suara
  • treat OR trick by treat OR trick
    Anggota sejak:
    29 November 2009
    Total poin:
    312 (Tingkat 2)
    negatif :
    banyak masuk kebudayaan yang bertentangan dengan norma di indonesia.

    positif :
    bisa terjalin komunikasi antarnegara bebas hambatan.
    0% 0 Suara

Answers Internasional

Yahoo! tidak mengevaluasi atau menjamin keakuratan segala konten Yahoo! Answers. Klik di sini untuk Sanggahan lengkap.