• "yang tampak" tak pernah lebih banyak dari "yang tersembunyi"?

    > bagaimana anda menginterpretasikan kalimat diatas ? > bagaimana sepatutnya kita mengelola "yang tampak" dan "yang tersembunyi" ? hmmm... ini menyoal ttg krusialitas pencitraan yang menjangkiti kejujuran kita, dan terutama para pemimpin kita. thanks....
    > bagaimana anda menginterpretasikan kalimat diatas ? > bagaimana sepatutnya kita mengelola "yang tampak" dan "yang tersembunyi" ? hmmm... ini menyoal ttg krusialitas pencitraan yang menjangkiti kejujuran kita, dan terutama para pemimpin kita. thanks....
    6 jawaban · Filosofi · 7 tahun yang lalu
  • Learn to unlearn.........?

    > pd hal/aspek apa saja kita dpt menerapkannya ? > apa yg sebenarnya kita harapkan ketika menerapkannya? thanks.. ^_^
    > pd hal/aspek apa saja kita dpt menerapkannya ? > apa yg sebenarnya kita harapkan ketika menerapkannya? thanks.. ^_^
    6 jawaban · Filosofi · 7 tahun yang lalu
  • Kerasnya kehidupan.. benarkah adanya?

    kita sering mendengar orang2 berkata "hidup ini keras". tak jarang lalu jadi semacam 'justifikasi' bagi perlakuan 'keras' kita sbg alih2 'respon alami' terhadap 'keras'nya kehidupan; ataupun minimal jadi sebuah permisifitas agar kita lebih 'mudah' menerima 'keras'nya kehidupan. > bila... tampikan lainnya
    kita sering mendengar orang2 berkata "hidup ini keras". tak jarang lalu jadi semacam 'justifikasi' bagi perlakuan 'keras' kita sbg alih2 'respon alami' terhadap 'keras'nya kehidupan; ataupun minimal jadi sebuah permisifitas agar kita lebih 'mudah' menerima 'keras'nya kehidupan. > bila ada 2 pilihan : 1) 'sentuhan halus' pada 'bidang yg kasar', ataukah sebaliknya 2) 'sentuhan kasar' pd bidang yg halus; manakah yg lebih merepresentasikan respon anda terhadap 'keras'nya kehidupan? > selebihnya, apa yg ada dlm benak anda menyoal 'keras'nya kehidupan ini ? --- useful hopefully.. thanks for sharing.. ^_^
    7 jawaban · Filosofi · 8 tahun yang lalu
  • Tentang spiritualitas..?

    istilah spiritual berasal dari bahasa lain “spiritus” yg berarti “sesuatu yg memberikan kehidupan atau vitalitas pd sebuah sistem”. spiritualitas disini dipandang sbg penitikberatan ala pendeta pd nilai2 akhirati. bagi umat manusia, hal2 yg memberinya kehidupan, bahkan yg juga memberi definisi yg unik, adalah kebutuhan kita untuk menempatkan upaya... tampikan lainnya
    istilah spiritual berasal dari bahasa lain “spiritus” yg berarti “sesuatu yg memberikan kehidupan atau vitalitas pd sebuah sistem”. spiritualitas disini dipandang sbg penitikberatan ala pendeta pd nilai2 akhirati. bagi umat manusia, hal2 yg memberinya kehidupan, bahkan yg juga memberi definisi yg unik, adalah kebutuhan kita untuk menempatkan upaya kita dlm satu kerangka makna dan tujuan yg lebih luas. unsur spiritual dlm diri manusia membuat kita bertanya ‘mengapa’ kita melakukan apa yg kita lakukan dan membuat kita mencari cara-cara bertindak yg secara fundamental ‘lebih baik’. unsur spiritual itu tak saja membuat kita ingin agar hidup dan upaya kita memiliki arti, lebih dari itu juga ingin menciptakan perubahan di kehidupan dunia kita. *) >> sejauhmana para sahabat bijak mengenali unsur spiritualitas ini dan menterjemahkan dlm hidup keseharian ?? --- * ) free cited from: "Spiritual Capital" by Danah Zohal dan Ian Marshall (2004)
    7 jawaban · Filosofi · 8 tahun yang lalu
  • Tanya 1 : tentang pembelajaran...?

    adakah yg menjadikan seseorang bukan pembelajar ? stiap orang dilahirkan dgn kehendak yg kuat utk belajar. bayi mengembangkan ketrampilan mereka setiap hari. bukan hanya ketrampilan biasa, termasuk pula tugas2 yg paling sulit bagi mereka seperti berjalan ataupun berbicara. mereka tidak pernah menganggap upaya2 itu terlalu sulit atau tidak berguna.... tampikan lainnya
    adakah yg menjadikan seseorang bukan pembelajar ? stiap orang dilahirkan dgn kehendak yg kuat utk belajar. bayi mengembangkan ketrampilan mereka setiap hari. bukan hanya ketrampilan biasa, termasuk pula tugas2 yg paling sulit bagi mereka seperti berjalan ataupun berbicara. mereka tidak pernah menganggap upaya2 itu terlalu sulit atau tidak berguna. bayi tidak takut melakukan kesalahan atau merendahkan diri mereka. lihatlah.. mereka belajar berjalan, jatuh dan bangkit lagi. mereka pantang menyerah. ...dan setelah bayi itu bertumbuh sampai kemudian menjadi dewasa dgn kemampuan mengevaluasi diri, justru sebagian menjadi takut dengan tantangan. mereka takut menjadi tidak cerdas. > Apa saja yang dapat mengakhiri proses pembelajaran yg sangat menyenangkan ini? ...mohon pencerahan dari para bijak ----- useful hopefully.. thanks.. ^_^
    10 jawaban · Filosofi · 8 tahun yang lalu