• Bagaimana membalas puisi ini?

    Jawaban terbaik: Puisi: Bulan tersenyum dan berlalu dibalik awan di malam yang cerah bertaburan bintang tapi semuanya takkan terasa menawan karena hanya dirimulah yang terindah sayang cantiknya parasmu mengalahkan sang rembulan hanya memandangmu hatiku terasa melayang karna bagiku engkaulah sang bidadari yang selalu ada di dalam... tampikan lainnya
    Jawaban terbaik: Puisi:

    Bulan tersenyum dan berlalu dibalik awan
    di malam yang cerah bertaburan bintang
    tapi semuanya takkan terasa menawan
    karena hanya dirimulah yang terindah sayang
    cantiknya parasmu mengalahkan sang rembulan
    hanya memandangmu hatiku terasa melayang
    karna bagiku engkaulah sang bidadari
    yang selalu ada di dalam hati

    NB : Kalu cari jawapan puisi sertakan keadaanya juga misal sedih, senang atau lainya, karena puisi tercipta dari perasan hati
    :D
    4 jawaban · 4 minggu yang lalu
  • Masih tentang cerita lama?

    Jawaban terbaik: Engah ragu tatap nanar.
    Murai batu siul rendah.
    Ikhtiar daya dan kuasa.
    Dusta dan nyata tiada tersingkap.
    Ingat lupa dan terdiamm
    Aksara beruntai makna dikata.
    Nian kan ada jawab dari tanya.
    Asa adalah tuju utama.
    Jawaban terbaik: Engah ragu tatap nanar.
    Murai batu siul rendah.
    Ikhtiar daya dan kuasa.
    Dusta dan nyata tiada tersingkap.
    Ingat lupa dan terdiamm
    Aksara beruntai makna dikata.
    Nian kan ada jawab dari tanya.
    Asa adalah tuju utama.
    4 jawaban · 1 bulan yang lalu
  • Sejak kapan kamu suka puisi? Gimana ceritanya?

    Jawaban terbaik: sejak smp kelas 2, aku suka iseng nulis2 dicatatan kecil gitu, suka juga nulis dibuku diary, akhirnya jadi kebiasaan katarsis lewat puisi. sampe kuliah juga masih sering bikin tapi di blog
    Jawaban terbaik: sejak smp kelas 2, aku suka iseng nulis2 dicatatan kecil gitu, suka juga nulis dibuku diary, akhirnya jadi kebiasaan katarsis lewat puisi. sampe kuliah juga masih sering bikin tapi di blog
    7 jawaban · 3 bulan yang lalu
  • Ketika kata enggan menyapa?

    Jawaban terbaik: Ketika kata enggan menyapa ... Terabas saja tata krama Tidak pula segala dogma Selepas jiwa yang bersuara Lihat Malaikat menari di bawah hujan Hujan gerimis di mendung sore yang temaram Payung putih terlepas dari genggaman Lalu ku lihat nyatanya itu badai Dari hatinya Terlebur hujan dari mata Namun dia masih... tampikan lainnya
    Jawaban terbaik: Ketika kata enggan menyapa ...
    Terabas saja tata krama
    Tidak pula segala dogma
    Selepas jiwa yang bersuara

    Lihat
    Malaikat menari di bawah hujan
    Hujan gerimis di mendung sore yang temaram
    Payung putih terlepas dari genggaman
    Lalu ku lihat nyatanya itu badai
    Dari hatinya
    Terlebur hujan dari mata
    Namun dia masih menari
    Dengan irama dari jerit kenangan
    Yang teredam di kepalanya sendiri
    10 jawaban · 4 bulan yang lalu
  • Masih sama?

    aku melihat lurus keluar jendela sore ini hujan turun lagi pandanganku menembus lurus memoriku kembali kemasa itu tak ada yang tahu hanya aku, hujan atau mungkin juga kau sayangnya itu hanyalah kisah klasik tidak untuk masa depan hanya masa lalu yang kan ku kubur dalam untuk apa menguburnya benar itu hanya sia... tampikan lainnya
    aku melihat lurus keluar jendela sore ini hujan turun lagi pandanganku menembus lurus memoriku kembali kemasa itu tak ada yang tahu hanya aku, hujan atau mungkin juga kau sayangnya itu hanyalah kisah klasik tidak untuk masa depan hanya masa lalu yang kan ku kubur dalam untuk apa menguburnya benar itu hanya sia sia yang ada hujan selalu membawanya hingga dia lelah mengikut waktu datang
    4 jawaban · 4 bulan yang lalu
  • Ijinkan aku menjadi wanitamu?

    Jawaban terbaik: Bagus kak @Archi222, Iya tuch...., cobalah untuk move on, buka hati yang baru, Izinkan aku reply ya, Inginku selalu bersamamu, Kau penyemangat jiwaku, Biar kau bahagia tanpa diriku, Karena ku tak bisa bersama dirimu, Karena kita tak diizinkan bersatu, Namun satu yang kau tahu, Aku selalu, ada... tampikan lainnya
    Jawaban terbaik: Bagus kak @Archi222,
    Iya tuch...., cobalah untuk move on, buka hati yang baru,

    Izinkan aku reply ya,

    Inginku selalu bersamamu,
    Kau penyemangat jiwaku,
    Biar kau bahagia tanpa diriku,
    Karena ku tak bisa bersama dirimu,
    Karena kita tak diizinkan bersatu,
    Namun satu yang kau tahu,
    Aku selalu,
    ada untukmu,
    selalu,
    berdo'a untukmu,
    dan selalu berharap,
    yang terbaik untukmu.
    9 jawaban · 4 bulan yang lalu
  • DEBU karya Andhyrama, bisakah lanjutkan tuk selesaikan 2 bait lagi ?

    Jawaban terbaik: Bagai pu tanpa isi takkan jadi puisi
    Begitu juga kata tanpa ditata takkan bermakna
    Andai manusia tak punya hati
    Buat apa jadi manusia, balik jadi debu saja sana

    (Hehehe..maaf ngasal..dah ngak nemu ide yg lbih baik..vie ngak trlalu bisa)
    Jawaban terbaik: Bagai pu tanpa isi takkan jadi puisi
    Begitu juga kata tanpa ditata takkan bermakna
    Andai manusia tak punya hati
    Buat apa jadi manusia, balik jadi debu saja sana

    (Hehehe..maaf ngasal..dah ngak nemu ide yg lbih baik..vie ngak trlalu bisa)
    4 jawaban · 4 bulan yang lalu
  • Yah... adakah yang bisa lebih menarik?

    Jawaban terbaik: Di pertalian prosa cerita
    Ku ditarik serantai kesan
    Menyingkap album lembaran
    Manik-manik suka duka
    Merangkai santun bahasa
    Hembusan waktu pelan
    Meredamkan…
    Terus berjalan...
    Jawaban terbaik: Di pertalian prosa cerita
    Ku ditarik serantai kesan
    Menyingkap album lembaran
    Manik-manik suka duka
    Merangkai santun bahasa
    Hembusan waktu pelan
    Meredamkan…
    Terus berjalan...
    5 jawaban · 4 bulan yang lalu
  • Sehari satu, mungkinkah?

    Jawaban terbaik: Jangankan sehari satu tuanku
    Sepanjang jalan adalah kamu
    Mari langlangi pagi yang beku
    Selayang pandang hati bersemu
    Jawaban terbaik: Jangankan sehari satu tuanku
    Sepanjang jalan adalah kamu
    Mari langlangi pagi yang beku
    Selayang pandang hati bersemu
    6 jawaban · 4 bulan yang lalu
  • Di bait pertama?

    4 jawaban · 4 bulan yang lalu
  • 08/11/201 7 21.39?

    Jawaban terbaik: Seperti hujan
    Reda meniada
    Setia kembali menyapa
    Penawar dahaga setiap jiwa

    Seperti hujan
    Deras menggelegak
    Murka menghanyutkan
    Pembinasa segala asa

    Kau hujan macam apa?
    Jawaban terbaik: Seperti hujan
    Reda meniada
    Setia kembali menyapa
    Penawar dahaga setiap jiwa

    Seperti hujan
    Deras menggelegak
    Murka menghanyutkan
    Pembinasa segala asa

    Kau hujan macam apa?
    4 jawaban · 4 bulan yang lalu
  • Coba artikan maksudnya ?

    Jawaban terbaik: Lust and possession
    Jawaban terbaik: Lust and possession
    7 jawaban · 4 bulan yang lalu
  • Kadang kubertanya?

    Jawaban terbaik: Tanya berkelakar di dada Ke manakah jawabnya ada Jiwa gusar menanti sabda Kapan resah kan meniada Alam pikir meranjau kacau Menjelma degup yang nanar Hanya bibir lancang meracau Merapal hidup nan memudar Nama-nama terikat tali takdir Kemelut terjalin di titik nadir Ruang waktu mengkotak labirin Mereguk hati tlah... tampikan lainnya
    Jawaban terbaik: Tanya berkelakar di dada
    Ke manakah jawabnya ada
    Jiwa gusar menanti sabda
    Kapan resah kan meniada

    Alam pikir meranjau kacau
    Menjelma degup yang nanar
    Hanya bibir lancang meracau
    Merapal hidup nan memudar

    Nama-nama terikat tali takdir
    Kemelut terjalin di titik nadir
    Ruang waktu mengkotak labirin
    Mereguk hati tlah hilang yakin
    7 jawaban · 4 bulan yang lalu
  • Di manakah kamu ?

    Jawaban terbaik: Aku disini kak :) *** Onak rindu menyayat asmara Sebu sebak menjerat dada Engkaukah itu dibalik pintu Lambaian suraimu oleh bayu Panah senja menumbuk suasana Menyapu wajah yang merona Kulirik sosokmu menunggu disana Buru-buru lekas kuhampiri Tawamu menggelitik sanubari Letih aku menduga merayau Dapatkah... tampikan lainnya
    Jawaban terbaik: Aku disini kak :)

    ***

    Onak rindu menyayat asmara
    Sebu sebak menjerat dada
    Engkaukah itu dibalik pintu
    Lambaian suraimu oleh bayu

    Panah senja menumbuk suasana
    Menyapu wajah yang merona
    Kulirik sosokmu menunggu disana
    Buru-buru lekas kuhampiri
    Tawamu menggelitik sanubari

    Letih aku menduga merayau
    Dapatkah kusandang bahumu
    Untuk sejenak batasmu untukku
    Sejuk buaian aku terpulas
    Dalam rengkuhan sehalus kapas

    ***
    9 jawaban · 4 bulan yang lalu
  • Lihat aku?

    Jawaban terbaik: genggamlah aku dengarkanlah kata ini mengapa tak pernah kau sadari ? tak ada lagi sisa tempat di sini mengapa masih menyeruak kau tak ingin pergi ? telah kulihat kedua matamu, nanar, betapa kau tersenyum, getir masih inginkah kau cari cinta, hambar walau tak lagi manis, bibir sabarmu bagaikan nubuat berharap... tampikan lainnya
    Jawaban terbaik: genggamlah aku

    dengarkanlah kata ini
    mengapa tak pernah kau sadari ?
    tak ada lagi sisa tempat di sini
    mengapa masih menyeruak kau tak ingin pergi ?

    telah kulihat kedua matamu, nanar,
    betapa kau tersenyum, getir
    masih inginkah kau cari cinta, hambar
    walau tak lagi manis, bibir

    sabarmu bagaikan nubuat
    berharap pada mukjizat
    walau kau tahu hati ini tertutup
    jangan sampai bibir ini tertangkup

    sungguh sangatlah kuhargai kamu
    namun aku memilih di kehidupan ini
    semoga aku bisa menjadi penjagamu
    pada kehidupan berikutnya nanti

    arch222 - 9 agusutus 2017 - tasbi

    Ns^-^ sebagai penutur bisakah selalu berpijak pada orang kedua ataupun orang ketiga ( walau aku juga terkadang rancu ) ?

    ingatkah dia lebih banyak tersenyum padamu
    pernyataan ini bisa berlaku orang lain ataukah kamu ( sebagai penutur cerita ) ?
    4 jawaban · 4 bulan yang lalu
  • Bisakah kau kembali walau hanya untuk menyapaku sesaat?

    Setelah kekacauan tercipta Pencinta damai undur diri Tanpa pesan ... Dan aku pun ikut berlalu Saat rindu ingin menyapa .... Adakah yang masih tersisa Tolong ... Ruangan ini kosong dan sepi Benar-benar sepi .... Kemana kalian .... Jawab aku ....
    Setelah kekacauan tercipta Pencinta damai undur diri Tanpa pesan ... Dan aku pun ikut berlalu Saat rindu ingin menyapa .... Adakah yang masih tersisa Tolong ... Ruangan ini kosong dan sepi Benar-benar sepi .... Kemana kalian .... Jawab aku ....
    6 jawaban · 6 bulan yang lalu
  • Apakah Seni itu melekat pada seluruh karya dan ciptaan yang Maha Kuasa di Alam jagad ini?

    Jawaban terbaik: seni hanyalah sebuah bentuk rupa
    yang dikatakan indah oleh penikmatnya
    disebut jelek karna dinilai pencibir
    namun YMK memberikan rasa
    hingga penikmat tergetar
    Jawaban terbaik: seni hanyalah sebuah bentuk rupa
    yang dikatakan indah oleh penikmatnya
    disebut jelek karna dinilai pencibir
    namun YMK memberikan rasa
    hingga penikmat tergetar
    5 jawaban · 9 bulan yang lalu
  • Kau jahat. Lalu aku jahat. Lalu dia jahat. Lalu kita saling menjahati. Aku tak mau sejahat ini. Takdir begitu jahat. Di mana akhir kejahatan?

    Jawaban terbaik: Takdir jahat???😯😯
    Usah pedulikan aku dia yang jahat
    Rayulah diri agar tak sehajat aku dia
    Itu sajalah dulu, maka takdir tak sejahat yang kamu kira.

    Salam kenal
    Vie
    Jawaban terbaik: Takdir jahat???😯😯
    Usah pedulikan aku dia yang jahat
    Rayulah diri agar tak sehajat aku dia
    Itu sajalah dulu, maka takdir tak sejahat yang kamu kira.

    Salam kenal
    Vie
    5 jawaban · 10 bulan yang lalu
  • Lupakah tuan cara tersenyum. Oh tidak. Aku terlupa bahwa tulusmu hanya utk kekasihmu. Berlagaklah dg lebih baik. Mgkn maut kita msh lama.?

    Jawaban terbaik: Inilah wajahku tanpa hiasan garis senyuman. Seperti beku tanpa rasa. Tapi tahukah kau isi hatiku, semua hanya ada cinta untukmu meski tak terlihat di wajahku.

    Hai...salam kangen
    Jawaban terbaik: Inilah wajahku tanpa hiasan garis senyuman. Seperti beku tanpa rasa. Tapi tahukah kau isi hatiku, semua hanya ada cinta untukmu meski tak terlihat di wajahku.

    Hai...salam kangen
    6 jawaban · 11 bulan yang lalu
  • Bila.........................?

    Jawaban terbaik: bila saja engkau mengenal Dia Dia yang kusebut nama-Nya dalam setiap doaku Aku percaya akan Dia Imanku yang menyelamatkan aku Tidak perlu kau pertanyakan siapakah Dia Tidak perlu engkau percaya adanya Dia Karena Dia ada Dia ada sebelum segalanya diciptakan Cukup dengan mencari Dia Menyebut nama-Nya dalam setiap... tampikan lainnya
    Jawaban terbaik: bila saja engkau mengenal Dia
    Dia yang kusebut nama-Nya dalam setiap doaku
    Aku percaya akan Dia
    Imanku yang menyelamatkan aku

    Tidak perlu kau pertanyakan siapakah Dia
    Tidak perlu engkau percaya adanya Dia
    Karena Dia ada
    Dia ada sebelum segalanya diciptakan

    Cukup dengan mencari Dia
    Menyebut nama-Nya dalam setiap doa
    Berharap akan kesembuhan diri
    Mujizat itu ada dalam dunia ini
    8 jawaban · 1 tahun yang lalu