aniest ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaPelayanan Masyarakat · 1 dekade yang lalu

saya harus bagaimana?

saya kemarin berdebat dengan dokter jaga ditempat saya bekerja (dia kepala rawat inap), saat itu dia jadi dokter jaga di IGD pada pagi hari...

memang bukan berdebat, saya hanya mempertahankan pendapat saya, tapi dia terus merendahkan saya dan tim saya, saya merasa kesal, makanya saya menyatakan argumen yang benar, tapi saya merasa dikalahkan dan dianggap salah, saya kesal sekali, hingga saya merasa muak kalo harus dinas pagi atau bertemu dengan dia.

bahkan kata teman2, saya salah karena berargumen dengan beliau meski benar, tapi saya tidak suka jika kebenaran disalahkan.

apa yang mesti saya lakukan, mengalah dan meminta maaf demi tetap bekerja dirumah sakit ini atau tetap dengan sikap saya yang menjunjung tinggi kebenaran dan kejujuran, jujur saja, saya sudah banyak tidak disukai orang2 lama ditempat saya bekerja (karena sifat saya yang apa adanya). Saya tidak suka cari muka atau ABS.

Perbarui:

saya terpaksa sering melakukannya, karena semua berhubungan dengan nyawa manusia...

saya tidak mau dianggap melakukan malpraktek!!! hey, ini berhubungan dengan manusia loh!!!

7 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    memang kebenaran kadang2 memang menyakitkan. Itu sdh menjadi hukum alam yang berlaku di bumi ini.

    Kalau menyimak cerita anda, menurut saya tidak ada salahnya anda mengalah saja. karna kalaupun anda lawan, maka semakin banyak yg tidak suka dengan anda. apalagi menurut cerita anda orang2 lama tidak suka dengan sifat anda.

    tidak ada salahnya anda meminta maaf, karana meminta maaf adalah perbuatan yang sangat mulia. dengan demikian orang2 disekitar anda akan berempati dgn anda.

    memang kalau pendapat yg kita keluarkan tidak mungkin bisa diterima semua orang, walaupun menurut kita pendapat kitalah yg paling benar namun blm tentu benar dimata orang lain karna tidak semua orang bisa menerima argumen yang kita sampaikan. mengalah bukan bearti kalah dan bukan bearti kita membenarkan sesuatu yg salah.

    Dan coba anda preview kembali permasalahan yg anda debatkan dgn dr jaga tsb. pasti ada jln tengah untuk menyelesaikan permsalahan tsb yang tidak akan membuat anda tersudutkan dan juga tentunya bisa diterima oleh dr jaga tsb.

    percayalah kalau kita bisa meyakinkan dengan penuh keyakinan maka akan ada hasil yg lebih baik. atau coba anda utarakan maksud dari argumen anda kepada orang yg anggap paling bijaksana dan kemudian balancekan dgn pendapat dr jaga tsb.

    semoga anda bisa ambil hikmah dari permasalahan anda ini dan bisa membuat keputusan yang bijaksana.

    Atau kalau anda merasa ini menyangkut nyawa manusia. coba anda laporkan kepada instansi terkait atau ******* penegak hukum asal tidak melanggar kode itik ditempat anda bekerja, karna jika anda mau keluar atau pindah dari tempat kerja skr, blm tentu hal serupa tidak akan anda temukan ditempat kerja yg baru nantinya.

    Sumber: Saya pernah mengalami permasalahan yg anda alami
  • 1 dekade yang lalu

    Pertahankan segala sesuatu yg terbaik untuk Anda. Bila perlu cari seseorang yg memiliki dedikasi tinggi juga terpercaya untuk membangun mediasi antara Anda dan yg bersangkutan. Krn setiap permasalahan sllu ada titik temu. Jd tetap bersikap biasa, santai saja dan lakukan semua sesuai kata hati Anda...God always give you the best!

    c-mangadh

  • 1 dekade yang lalu

    mempunyai dedikasi tinggi adalah baik......??

    menjalankan tugas dengan baik dan benar adalah kewajiban demi menolong nyawa manusia.

    namun baik dan benar harus berdasarkan disiplin ilmu di bidangnya......... bukan berdasarkan perasaan atau pikiran kita.

    dalam hal ini ada baiknya kita berdebat/ mempertahankan pendapat tidak di tempat umum/ramai dan kita harus benar2 sudah memahami/ menguasai cara menangani pasien sesuai penyakit yang diderita pasien.

    ilmu yang kita dapatkan bukan untuk dipamerkan, melainkan demi menolong manusia dan carilah ilmu sebanyak banyaknya bukan mencari musuh.

    dengan memperbanyak teman maka kita akan semangkin banyak tempat berbagi ilmu demi menyelamatkan nyawa manusia.

    semoga pendapat saya bisa membantu anda untuk lebih sukses.

    salam

  • 1 dekade yang lalu

    klo lingkungan sana tidak membuat nyaman lg mending pindah.......

    kebenaran kdg akan terbuka walaupun telat.......

    fuihhhhhhhhh.........

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    mengalah untuk menang adalah satu sikap yang baik...bukan berarti jadi ABS....karena satu saat ... waktu akan membuktikan yang benar tetap benar dan yang salah akan tampak....setiap karyawan punya hak untuk take it ? or leave it

  • 1 dekade yang lalu

    Maaf pak kebenaran(dalam kasus anda) itu ada dua macam tergantung masing-masing individu yang menjalaninya. Misalnya saja kita (secara umum) mengangap bahwa mencuri itu adalah salah dan harus dihukum, tapi disisi lain (sisi si pencurinya) merasa benar karena kalo dia ga mencuri ga bisa makan lagi, ga bisa ini itu dsb/ hanya mencurilah keahliannya.

    Makanya pandang dulu pendapat anda dan lihat kondisi yang dialami oleh lawan argument anda. Setelah itu barulah anda menyatakan diri sebagai yang benar dan tidak patut disalahkan.

  • QUEENY
    Lv 5
    1 dekade yang lalu

    Menurut saya, minta maaf karena terjadi perselisihan dan beda pendapat itu tidak ada ruginya. Tetapi bukan berarti cari muka, tetapi bisa juga diterangkan bahwa walaupun kalian berbeda pendapat tetapi anda tetap menghargai pendapat dia juga. Memang dengan sifat seperti anda itu, banyak tantangan karena dilingkungan masyarakat kita (Indonesia) hal itu seperti tidak sopan, dan seringkali ujung2nya harus berhadapan dengan argumentasi karena mempertahankan pendapat kita. Tetapi coba untuk bersabar, karena belum tentu argumentasi akan membuat mereka sadar akan kesalahan mereka. Buatlah apa yang kamu bisa buat, dan "set limit" untuk pribadi anda, kalo suasana lebih memanas alangkah baiknya anda pamit dan tinggalkan suasana itu supaya kedua pihak tidak terluka. Karena kalo sudah sampai ke argumentasi, itu seringkali banyak melibatkan 'gengsi' masing2 dan tidak ada untungnya karena kebenaran pun tidak terlihat.

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.