Apa kelebihan dan kekurangan laptop rakitan (Axioo,Byon)dibanding laptop built up n branded(Toshiba,HP ,Acer)?

Ikuti
  • Ikuti secara umum
  • Ikuti secara pribadi
  • Berhenti Ikuti
Saya lagi mau beli n sekarang lagi compare beberapa kualitas merk laptop terutama laptop rakitan(Axioo,A'Note BYON) thd laptop built up and bermerk (Toshiba ,Acer,HP) rencananya ...tampikan lainnya
Jawaban Terbaik
  • Krispus Dijawab 6 tahun yang lalu
Sekedar diluruskan saja...

Axioo, Byon, Xyrex, Forsa dan lain-lain memang dirakit di Indonesia tetapi bukan berarti seperti rakitan PC.

Dell, Acer, HP, Toshiba, Fujitsu, Vaio semua juga dirakit sama prosesnya seperti merek lokal (dirakit manual bukan dirakti robot) bedanya dirakit di negara lain, ada yang di China, ada yang di Malaysia, ada yang di Thailand, beberapa negara lain.

PC rakitan adalah PC yang dirakit ditoko sesuai permintaan pelanggan. Dengan menggunakan beragam merek sesuai harga yang diminta. Sementara notebook merek lokal tidak seperti itu, tidak dapat kita meminta spesifikasi sendiri.

Saat ini di Indonesia masih belum masuk yang namanya notebook rakitan.

Notebook rakitan itu adalah notebook yang dapat dirakit oleh toko dimana kita memilih design casingnya, memilih ukuran dan kwalitas layarnya, memilih processor, hdd, optical disk drive dan lain-lainnya untuk dipasangkan sesuai pesanan kita. Terus terang saat ini para pedagang komputer Indonesia masih belum berani menjajaki pasar notebook rakitan. Semuanya sudah tersedia dipasar international tinggal tunggu importer yang berani masukan saja...

Tentang kelebihan dan kekurangan, secara garis besar kelebihan notebook merek lokal adalah pada harga, karena mereka tidak membiayai biaya promosi yang luar biasa besarnya seperti merek global Dell, HP, Acer dan lain-lain.

Kelebihan lainnya adalah fituernya atau spesifikasinya dapat lebih lengkap atau lebih canggih dari produk merek luar dengan uang yang sama.

Kekurangannya adalah pada gengsinya...
Kekurangan lainnya adalah pada percaya diri anda.

Tentang service purna jual, sebenarnya sama saja. Sebab merek luar juga dipercayakan kepada service lokal sebagai mitra, bukan benar-benar oleh perusahaan tersebut misalkan oleh HP sendiri atau oleh Acer sendiri. Sementara merek lokal service dilakukan pada jaringan masing-masing. Sama saja. Tidak lebih profesional...

Perbedaan harga jual kembali juga tidak bisa dihitung sebab pasti akan hancur lebur tidak dapat dinilai lagi mengingat pertumbuhan dan perkembagan notebook dewasa ini cukup pesat. Beli 12juta dapat dijual bekas sekitar 5 atau 6 juta saja. Bahkan akan menjadi 2 juta saja atau malah 1 juta setelah sekian tahun.

Kelebihan mungkin hanya pada mereka yang dituntut bekerja dengan notebook sampai dibawa ke luar negri, sehingga kalau rusak di negri tetangga dapat langsung diperbaiki di service center negara yang dikunjungi. Tidak banyak orang yang bekerja seperti ini di Indonesia, dan mereka juga tidak akan pusing dengan merek lokal atau bukan sebab uang tentu bukan halangan bagi mereka.

So, sebenarnya setiap produk didunai ini (apaun juga) dibuat untuk segment pasar mereka masing-masing. Demikian juga dengan notebook...

Jika mobil ada Jaguar dan Mercy tentu dikelas bawahnya ada Toyota dan Honda, dan dibawah lagi masih ada Daihatsu dan KIA. Demikian juga dengan komputer, dikelas atas ada Vaio, Fujitsu, Dell dibawah ada HP, Acer dan Toshiba, dibawah lagi masih ada merek lokal yang kita kenal saat ini.

Jika Toyota kita kenal ada Toyota Fortuner untuk kelas atas dan Toyota Avanza untuk kelas bawah pada model yang sama, maka demikian juga notebook untuk satu merek misalkan Toshiba ada untuk kelas atas dan juga kelas dibawahnya.

Masing-masing sesuai segment pasarnya...

Kalau anda ingin membeli notebook, belilah notebook yang khusus dijual untuk segment anda, jangan melirik segment diatasnya tentu anda akan kebingungan tidak jelas (seperti membandingkan Honda City dengan Toyota Camry) demikian juga sebaliknya kalau ada uang, mengapa harus pusing beli notebook untuk segment dibawahnya.

Terlepas dari itu, bukankah sebuah notebook (apapun mereknya) dipakai untuk hal yang sama dan dalam jangka waktu yang sama. Tawaran kepada beda segment pasarlah yang membuat produk itu ada berbeda type dan merek.

Jadi bagaimana menurut anda?
  • Nilai
  • Komentar

Jawaban Lainnya (6)

Berperingkat Tertinggi
  • Berperingkat Tertinggi
  • Terlama
  • Terbaru
  • aan Dijawab 6 tahun yang lalu
    kalo mao irit pake rakitan aja , aku pake udah 3 taon gak ada pernah rewel padahal aku makenya kaya mesin buat bajak sawah,(tau toh apa maksudnya ) aku taruh di mobil , gak ada masalah , tapi itu semua terserah lu aja kalo panas sih lumrah tapi gak pernah ngadat , lumayan kok
    • 1
    • Komentar
  • Samodro Dijawab 6 tahun yang lalu
    @MaFia. Dasar MaFia. mbektukgrobyak

    Untuk aplikasi software teknik biasanya menuntut kinerja dan performa yang tinggi. So, I recommend you to buy branded laptop. Setahu saya spesifikasi teknis untuk rakitan hanya untuk mobile office seperti (word, excel, power point, e-mail ...). Menjawab kebutuhan user kantoran yang membutuhkan kompi bergerak
    • Nilai
    • Komentar
  • Indiana Joy Dijawab 6 tahun yang lalu
    menurut saya dalam membeli laptop sebetulnya tergantung kebutuhan. pemakaian laptop terutama untuk apa dulu. saya kebanyakan memakai aplikasi office, kadang2 game ringan, tulis email & browsing, kadang2 nonton film dan dengerin lagu, cuma itu. saya pilih presario c500 yang terjangkau. sudah setengah tahun tidak pernah ada masalah. tidak perlu membeli kelas atas kalau pemakaiannya tergolong ringan.
    • Nilai
    • Komentar
  • Sinur Dijawab 6 tahun yang lalu
    Klo loe, mo simpel ga mikirin upgrade 2 thn kedepan. layanan purna jual yg oke + software yg ori mendingan pilih yg buil-up bro.
    dah terbukti ga usah mikirin service lagi, awet deh pokoknya.
    tapi klo lo hobinya doyan ngoprek komputer, ya ngak ada salahnya beli yg local GENERIK, apalagi klo bujet-nya pas2 an.
    Tapi yg penting mo local atau Buil-up plih yg VGA CARD-nya min. 128 mb, RAM 512 mb and Processor 2.6 Ghz keatas sukur klo core duo. Pasti-nya buat AutoCad and software sejenis + Rendering-nya bakal ngacir dah.
    • Nilai
    • Komentar
  • citra l Dijawab 6 tahun yang lalu
    LAPTOP RAKITAN KELEBIHANNYA BISA KITA INSTALL SESUKA KITA, TIDAK SEPERTI BUILT UP.

    KELEMAHAN RAKITAN LEBIH CEPAT RUSAK DAN AKUMULASI HARGA PADA SPEK YANG SAMA LEBIH MAHAL.
    KELEMAHAN BUILD UP SUSAH DI UPGRADE, DAN KALAU RUSAK SPARE PARTNYA SUSAH DICARI.
    • Nilai
    • Komentar
  • M4F1A Dijawab 6 tahun yang lalu
    maaf boss sy ga tau,
    mungkin temen2 yg lain pada tau.

    Sumber:

    m4f14
    • Nilai
    • Komentar
  • Sign In 

    untuk menambahkan pertanyaan Anda

Siapakah yang mengikuti pertanyaan ini?

    %
    JAWABAN TERBAIK
    Anggota sejak:
    Poin: Poin: Tingkat
    Total Jawaban:
    Poin minggu ini:
    Ikuti
     
    Berhenti Ikuti
     
    Blokir
     
    Buka blokir