promotion image of download ymail app
Promoted
titien m ditanyakan dalam Berita & PeristiwaPeristiwa Terkini · 1 dekade yang lalu

Pengangguran?

Mengapa penggangguran dan kemiskinan di Indonesia selalu bertambah

11 Jawaban

Peringkat
  • JALU
    Lv 6
    1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    Wah ... bisa puanjang banget nich penjelasannya .

    Pengangguran memang indentik dengan kemiskinan .

    Singkatnya gini dech .

    Ini semua memang akibat dari pilihan patron ekonomi Indonesia yang lebih memilih konglomerasi dalam permodalan di dalam membangun ekonomi nasional .

    Tujuan nya memang mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.

    Satu hal , semua itu tidak dibarengi dengan kesiapan infra struktur yang memadai termasuk sumber daya manusia di dalamnya , dimana sistem pendidikan nasional tidak berorientasi pada kebutuhan tenaga kerja siap pakai yang dapat menunjang perekonomian nasional .

    Akibatnya , walaupun secara macro pertumbuhan laju ekonomi mengalami peningkatan , pendapatan per kapita penduduk Indonesia malah menurun .

    Akibatnya seperti yang kita tau dan liat sekarang.

    Walaupun secara kwantitatif lebih banyak orang berkesempatan mengenyam pendidikan formal , tetap saja lapangan kerja tidak terbuka , karena lain kebutuhan lain juga yang diciptakan .

    Akhirnya muncul pengangguran , tidak adanya pendapatan dan akhirnya muncul kemiskinan .

    Satu lagi , Indonesia masih termasuk dalam kategori negara miskin dalam ukuran kesejahteraan soaial yang dikeluarkan PBB.

    I

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • uban
    Lv 4
    1 dekade yang lalu

    karena pada males kerja aja...

    mereka bilang lapangan pekerjaan sempit...

    padahal, liat deh di koran sabtu minggu... busyet... lapangan pekerjaan terbuka lebar dan segambreng.

    mereka (pengangguran) bilang mereka gk quaified, salah siapa? siapa suruh waktu sekolah/kuliah cuman jago tawuran, jago demo n jago belajar... padahal kan banyak kegiatan yang bisa dilakuin waktu sekolah/kuliah, justru pada waktu inilah seharusnya kita memantapkan diri kita, baik dari segi Sikap, Skill dan Knowledge. caranya ya dengan mengembangkan diri sekembang-kembangnya (hehehe), misalnya dengan ikut organisasi,, eit... organisasinya jangan yang abal-abal.. ikutnya organisasi profesianal, yang kegiatannya kegiatan profesinal.. yang gk ada kajian2 atau demo, tapi yang ada kegiatan riel!

    (segitu dulu ya, untuk pendidikan)

    nah. klo pun ternyata lapangan pekerjaan kita tidak qualified, emang gk liat apa, segitu maha kayanya indonesia...

    ini semua bisa di bisniskan...makanya, baca terus fahami lalu do it!!!!

    kuncinya mah., para pengangguran tersebut males baca!!! jadi taunya cuman itu2 aja...(pengetahuaannya gk berkembang)

    klo semua usaha dan doa sudah dilakukan, baru.. marilah kita berserah pada TYME..karena semua ini adalah ujian darinya.

    (sok Pintar banget saya ya?)

    hehehe... mudah2an gk menyinggung.. maksud saya hanya mengajak, ayo berfikir real.. gk usah ngurus orang lain dulu, gak usah nunggu pemerintah ngasih kerjaan, gk usah nunggu pemerintah berhenti korupsi, gk usah nunggu indonesia makmur (lha wong dah makmur koq).. kita bangkit dulu, sukses, baru bantu yang lain.. OK?

    hidup wirausahawan......

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anky
    Lv 4
    1 dekade yang lalu

    ya karena:

    - banyak lapangan pekerjaan ditutup

    - harga kebutuhan hidup semakin mahal

    - ledakan penduduk yang tidak terkontrol

    - ketidakpedulian pemerintah terhadap kondisi rakyat yg kesulitan.

    - dan korupsi

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Ini banyak sekali kaitannya , kenapa orang mengganggur karena sulitnya mendapat lapangan pekerjaan , kenapa sulit karena SDM yang kurang baik barangkali , karena pencari kerja lebih banyak dari lapangan pek. yang tersedia. Kenapa semakin banyak orang miskin karena pneghasilan mereka tidak mencukupi standar hidup sehari - hari, karena tidak memiliki pekerjaan tetap , karena menganggur , karena ....dstnya.Ya begitulah sirkular yang terjadi. Semuanya karena kondisi pemerintah yang tidak bisa menampung situasi seperti itu.. Masih banyak yang harus dibenahi pemerintah masalah pendidikan , kesehatan yang merupakan dasar untuk dapat jadi manusia yang sehat dan pintar.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    karena pengangguran terus bertambah.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Secara garis besar banyaknya terjadi pengangguran di karenakan, Banyak ivestor yg hengkang dari indonesia, Minimnya ivestor baru, Banyak pengusaha lokal yg mengalihkan bisnisnya ke luar negeri, Cost produksi yang tinggi, Sumber daya manusia

    1.Karena sudah banyak investor yang henkang dari indonesia, Waktu indonesi lagi boombing dari para ivetor, Pemerintah kurang siap dalam mempertahankan para ivestor, Misal Perizinan yg berbelit-belit, Banyak terjadi pungli, Mogok kerja karyawan yg berujung dengan anarkis, Ketidak pastian hukum, dll

    2.Karena Sumber daya manusia yg kurang

    3.Karena banyak pengusaha besar indonesia yang mengalihkan usahanya ke negara lain, di sebabkan cost produksi yg tinggi, Ketidak pastian hukum dan Keterbatasanbahan baku

    4.Meningkatnya persaingan bisnis yang luar biasa akaibat globalisasi

    5.Karena pemerintah lebih sibuk menanggani Politik dari pada Ekonomi

    Salam

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    1.karena kurangnya tingkat pendidikan

    2.karena kurangnya lapangan pekerjaan

    3.karena kurangnya keterampilan (skill)

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Karena banyak orang Indonesia yang bodoh, malas dan tidak mau merubah nasibnya sendiri malah sibuk minta dikasihani dan melihat keburukan orang laen

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    karena sebagian besar kita tidak berani mengambil resiko untuk menjadi pengusaha, kita hanya ingin mencari 'aman' dengan cara menjadi karyawan...kalo kita renungkan sebuah hadist yang menyebutkan bahwa sembilan dari sepuluh pintu rezeki adalah di bidang bisnis dan hanya satu pintu sebagai karyawan.....

    so,satu pintu dimasukin oleh seantero pelamar?????sussah!

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Karena negara Indonesia belum sejahtera dan makmur. Selain itu, negeri ini masih belum mempunyai pemimpin yang berani, cerdas, bijaksana dan adil. Seperti Hugo Chavez dan Mahmoud Ahmadinejad.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.