HaNDoAnK ditanyakan dalam Pendidikan & ReferensiStandarisasi dan Ujian · 1 dekade yang lalu

Ujian Nasional !!! Kecurangan/kebocoran terjadi di banyak daerah. Yang salah Siapa?

Aku barusan aja baca di Media Online.

Kebocoran soal itu terjadi di berbagai daerah, misalnya saja Batam. Apakah pantas kalau siswa disalahkan, mereka kan hanya berusaha untuk lulus ujian. Teman2 setuju gak kalau pemerintah itu yang salah, Pemerintah telah menteror siswa, Mereka telah membuat stres kebanyakan siswa, karena membuat standarisasi yang terlalu tinggi. Aku kasian kepada siswa sekarang. Apalagi dari berita yang aku baca, banyak siswa yang nangis karena karena tidak mnyelesaikan ujian.

Gimana menurut pendapat kalian.

17 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    Yang salah pemerintah. Kalo mau ujian nasional nggak bocor, seharusnya mereka mau menyisihkan APBN lebih buat UAN (menurut yang kubaca, dibutuhkan 5 kali lipat biaya sekarang untuk mengamankan soal UAN). Kalo biaya masih kaya sekarang, para tim pembuat soal pasti adalah satu dua orang yang tergiur buat cari tambahan gaji (ini terjadi sampai tahun ini, karena saya ada koneksi jadi sedikit banyak tahulah...)

    Ya.. ini juga masalah moral sih... sebenarnya kalo moral para siswa semuanya baik (mungkinkah?) tentu nggak akan ada yang mau dpt bocoran dan nggak bisa lagi disebut bocor soal.

    Kalo moral para tim pembuat soal semuanya baik, mereka nggak akan menjual soal dan jawaban soal itu.

    Kalo moral para guru semua baik, nggak akan ada yang membocorkan jawaban ke muridnya.

    Tapi... yah, kebanyakan kalo pelaku-pelaku dijelasin kaya gitu dan diceramahin sih paling beberapa jawabnya: "Emang moral bisa kasih makan anak? Emang moral bisa buat biaya kehidupan sehari-hari?"

    UUD lah... (Ujung-Ujungnya Duit)

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Nih, yang salah tuh pemerintah...

    Pemerintah ga mikir, klo masing2 siswa punya nilai + nya tersendiri...

    Lagian 3 taun skolah cuman ditentuin dalem 3 hari... Cape Deh...

    Klo ada anak bego mat, dan bener2 ga bisa itung2an (yah... setidaknya dia bisa + - X : lah :P) waktu di UN, dia bisa apa ??? Nembak ???

    Harusnya ga ada UN skalian...

    UN = bikin orang jadi nambah umur sekolahnya 1 taun...

    Belive me~~~

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Hmm... Semuanya salah.

    Siswa terlanjur stres dan akhirnya semua ingatannya buyar ketika menerima soal ujian. Ini yang menyebabkan banyak yang nangis. Lalu siswa terkadang menganggap remeh try-out. Mereka tidak mempersiapkan try-out seperti mereka mempersiapkan UAN. Sudah beberapa kali gw perhatikan, solusi soal try-out sangat mirip dengan UAN.

    Lalu kebiasaan mencontek juga yang menyebabkan otak siswa memburuk.

    Guru juga terkadang tidak memberi solusi yang tercepat dan tertepat dalam mengerjakan soal try-out. ada beberapa guru yang tidak tahu cara cepat mengerjakan soal. Seharusnya mereka belajar lagi cara² cepat itu..

    Pemerintah juga menetapkan standar yang terlalu tinggi. Tapi masalah aslinya adalah karena UAN telah menyimpang dari konsep aslinya.

    Anda tahu, berapa banyak anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk mengadakan UAN. Lalu berapa banyak yang dikorupsi..??

    Pemerintah salah kalau menjadikan UAN ajang korupsi. Itulah yang terjadi saat ini.

    Semuanya telah menyimpang.. pemerintah, guru, murid..

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • dind
    Lv 5
    1 dekade yang lalu

    Hmm,

    cuRang ya...

    g c kL saLah...

    namaNya ja maNusia,

    kL da ksMptn,

    np haRus d siA2iN...

    btL g???

    berarti tu keberuntungan buat para siswa yg dpt bocoran...

    q juGa sTrEs...

    abiZ giNi UAN....

    maNa maTa peLajaRannya naMbah....

    deG2an baNget...

    apalagi aNak sMa,

    jaDi waJar aja kl mereKa cari jaLan piNtas..

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    benar sekali .......saya pun merasa sangat prihatin dengan pendidikan kita ini....

    dengan membayar Rp. 6 juta rupiah, ssudah bisa mendapatkan kunci jawaban soal .......

    bagaimana nasib bangsa ini nanti....kelulusan di tentukan dengan ada nya uang.....

    korupsi benar - benar sudah parah di negara kita ini....

    soal - soal UN banyak yang rusak, salah kirim dan masih banyak kesalahan - kesalahan lain.......

    terkadang saya berpikir...sampai kapan ini semua akan terjadi....

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    hhaaiiizz..

    saia juga stress..

    bntar ge mw UN,,

    gmn naQ SMA ?? 6 pel dijadiin UN,,

    bisa stress lahh..

    aq aj dah stress 4 pljrn.....

    huhuhuhuh,,,,,,,,,

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    yang salah ya pemerintahnya.... kurang kerjaan amat bikin ujian nasional... bikin repot... nyusahin...

    tapi yah kalo gak luluz seh... itu sih de-el

    hohohoh

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    bagus kalo standard kelulusan dinaikan karena kalo standartnya begitu mutu pendidikan makin merosot dan jangan selalu memanjakan siswa, kita ambil saja hikmah agar siswa/i rajin belajar gak bermalasmalasan.

    Sumber: according to me
    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Dari awal sudah banyak yang menentang dan meminta UN dikaji ulang, tpi pemerintah tetap tutup mata dan tutup telinga.

    Kejelekan pemerintah, hanya melihat di Jakarta, melihat banyak sekolah standar Internasional merasa kualitas pendidikan di daerah2 jg sama.

    Coba sekali-sekali liat standar di daerah, perjuangan guru dan siswa mendapatkan ilmu, kesiapan sarana dan prasarana didaerah, sudah pantas blum untuk diseragamkan kualitasnya ama yg di Jakarta.

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    kalau menurut saya, kesalahannya terletak pada sistem.

    kalu mau salahkan pemerintah saja, rasanya juga tidak bijaksana. karena bagaimanapun beberapa(sebagian besar) siswa juga ikut ambil keuntungan dari kebocoran itu. kalo semua siswa sudah dididik untuk jujur dan takut akan Tuhan, pasti kebocoran itu akan jadi hal yg sia-sia,sebab tak ada yg memenfaatkannya. dan oknum yg membocorkan tidak dapat untung. sehingga mereka berhenti membocorkan UAN krn hasilnya nihil.

    dan bagi pemerintah, siapapun yg membocorkan harus mendapat hukuman.....

    dan bagi siswa yg mencari keuntungan dari kebocoran itu, misal melalui joki,dsb jg harus diberi sangsi

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    emang pemerintahnya yang salah tu , yang seharusnya menentukan kelulusan siswa kan guru pengajar nya , kan guru tau siswa itu pantes lulus apa gak , pemerintah aja yang sok , percuma aja di tentukan kelulusan ama pemerintah soalnya warga indonesia yang pinter2 pada kabur ke negara lain , di negara lain orang pinter lebih di hargai dari pada di indonesia sendiriii , di indonesia cuman tinggal para koruptor

    • Masuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.