Anonim
Anonim ditanyakan dalam Kehamilan & Peran OrangtuaKehamilan · 1 dekade yang lalu

Tolong! Saya positif hamil di luar nikah??

Tolong bantuannya, saya udah menchek saya positif hamil di luar nikah sama co saya, tapi co saya kelihatannya dia nggak mau tanggung jawab. Saya lagi bingung nih..Aborsi nggak ya? Soalnya mumpung belum 3 bln.. Atau ada nggak teman2 yang pernah atau bernasib seperti saya. Mohon sharingnya donk!

58 Jawaban

Peringkat
  • Anonim
    1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    saat dalam kondisi mengandung tidak di perbolehkan untuk menikah....

    coba di pecahkan dengan melibatkan keluarga, karena ini banyak hal yang akan terjadi.

    Pintu taubat masih terbuka, jangan pernah berputus asa wahai saudara ku

  • 1 dekade yang lalu

    Hai mbak.....

    Aku dulu juga seperti itu , aku gak terasa kalau hamil bahkan udah 2 bulan baru aku cek, ternyata positif.

    Rasanya dunia ini mau ambruk.....

    Lalu aku bicara dengan pacarku dan ternyata di mau bertanggung jawab ( memang berat - malu - bahkan tersisih ) waktu itu memang masih kuliah jadi aku berfikir untuk aborsi karena betapa besar malunya aku......... bahkan aku dan pacarku mendatangi rumah dr. Edward di Dukuh Kupang - Surabaya ( sekarang ketangkap polisi karena kasus aborsi )

    Tapi disana aku dinasehati bahkan diberi gambaran dampak dari aborsi selain bisa berhasil ada efek lainnya yaitu tidak berhasil ( alias mati - kalau aku mati trus masuk neraka donk .... karena dosaku terlalu besar ) karena kita akan mengalami pendarahan hebat. lalu aku berpikir dan menangis seribu kali setiap malam.

    akhirnya kita memutuskan untuk menikah dan menanggung malu selama 6 bulan sampai anakku lahir, tapi aku hadapi dengan sabar karena memang aku harus malu atas ulahku sendiri, karena itu jalan terbaik untuk menyelamatkan bayi kita. selain kita udah dosa besar kita bisa menebusnya dengan membesarkan anak tersebut, dan sekarang anakku udah TK A. ( ketika malam aku memandang anakku dan berkata dalam batin : " Ya Allah alhamdulillah aku dulu gak membuang janin ini , ternyata begitu indah karuniamu "

    Nah .... Pengalaman ini mungkin bisa menjadi pertimbangan mbak ......

    Walaupun malu tetap kita hadapi karena hasil nantinya pasti bahagia.

    Selamat berdoa dan berusaha ya mengejar Calon Papanya si jabang bayi........ semoga dia bisa terbuka hatinya.

    ( Saranku cepat kasih tau ortu mbak dan ortu pacar anda , karena jika dipikir dengan musyawarah kekeluargaan semua akan lebih mudah penyelesaiannya ) .......

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    tumben ada yang bertanya seperti ini...

    girl.... where's your responsibility?

    it's your child !

    pernah dengar yang namanya "ORANG TOLOL"?

    anda orangnya, karena berpikir untuk mengaborsi anak anda...

    soal cowok anda yang tidak mau tanggung jawab...

    yeah... so what.... dump him !!!!

    cowok kayak gitu gak worth it....

    untuk urusan bercinta doyan...

    giliran urusan komitmen payah

    tendang jauh-jauh...

    saran saya jangan di aborsi,

    banyak resiko

    banyak masalah

    banyak cerita

    segala sesuatu ada konsekuensinya

    bercinta walaupun enak juga ada konsekuensinya...

    jangan cengeng!

    anda memutuskan bercinta berarti anda sudah merasa dewasa,

    buktikan kedewasaan anda, sekarang!

    *jadi esmosih ginih gw*

  • 1 dekade yang lalu

    Ya ampun, Mbak. Ternyata Mbak bernasib sama dengan apa yang saya alami dulu. Saya (akhirnya) menikah dengan co saya setelah usia kandungan saya 5 bulan. Untungnya masih belum begitu kelihatan. Awalnya co saya itu tidak mau bertanggung jawab, malah sampe kabur2an segala. Saya juga pernah berpikiran untuk menggugurkan kandungan, tapi saya urungkan niat saya itu karena saya takut anak itu tidak gugur justru lahir dalam keadaan cacat. Akhirnya berkat Tuhan juga, co saya mau mempertanggungjawabkan semuanya.

    Sekarang anak saya udah berusia 6,5 tahun. Saya merasa bangga aja, ternyata apa yang dulu pernah hampir saya 'buang', sekarang jadi anak yang membanggakan. Bener, selain ganteng, anak saya juga pinter dan selalu menjadi juara kelas. Untung saja saya nggak mengalami dengan yang namanya 'penyesalan tiada akhir'.

    Pikirkan kembali, Mbak.. Biar gimana pun kita harus berani bertanggung jawab. Kalo memang co Mbak nggak mau bertanggung jawab, biarkan Tuhan yang akan membalasnya. Kita hidup gk cuma di dunia kan, Mbak..

    Maaf kalo ada kata2 saya yang kurang enak...

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    Vivieta yang baik........

    Masalah ini sudah menjadi kenyataan.........

    Saya pernah mengalami hal yang sama waktu remaja dulu.........

    Dan sekarang saya sudah menjadi orangtua yang juga memiliki anak gadis usia SMA........

    Saran saya:

    1. Berterusteranglah pada orangtua, apapun yang terjadi akhirnya orangtua juga yang akan menanggung lebih berat daripada kamu, baik secara dunia maupun akhirat.

    2. Semua perbuatan pasti ada resikonya, itu sudah menjadi hukum alam dan hukum Sang Pencipta, ini benar benar harus kamu pahami.

    3. Dari semua resiko resiko yang harus dipilih, selalu kita memilih yang terbaik dan teraman untuk kita.

    4. Dalam kasus seperti kamu ini konsekwensi teraman yang bisa dipilih adalah kembali kepada orangtua.

    5. Saya tidak tahu bagaimana orangtua kamu, tapi pertama tama mohonlah ampun pada Tuhan dan minta perlindungan dan petunjukNya, baru kamu melapor kepada orangtua kamu.

    6. Apapun akibatnya dari itu kamu harus siap dan saya yakin Tuhan akan memberikan hasil yang terbaik karena kamu sudah mohon petunjukNya dan kembalikan permasalahan ini pada orangtua kamu.

    7. Pasrahkan semua pada Tuhan sebelum kamu melapor pada orangtua kamu.

    8. Semoga kamu cepat dapat jalan keluar dari masalah kamu. Salam

  • 1 dekade yang lalu

    Oh dear,pastinya kamu sedang kebingungan.

    Semuanya sudah terjadi,yg harus dihadapi adalah persoalan mu yg ke depan.

    Jangan kamu gugurkan kandunganmu,coba berfikir positif,banyak orang yg kesulitan dan bahkan tdk bisa mempunyai anak,betapa menderitanya org yg tdk bisa mempunyai anak,coba bandingkan posisimu dgn org tersebut,mungkin dia akan mau bertukar posisi dgn mu sekarang,so dear bijaksanalah.

    Jangan lagi memohon pada co mu yg tidak bertanggung jawab,dengan lari dan tdk bertanggung jawab itu menyiratkan bahwa dia adalah seorang yg tidak baik,pastinya kamu tidak mau bersuamikan seorang yg pengecut dan tdk mencintaimu.

    Bicaralah pada orangtua mu,hadapi walaupun kamu akan disalahkan.Jadilah org yg bertanggung jawab.sebab anak mu adalah anugrah mu.

    Hadapi kehidupan mu yg akan datang dengan selalu berfikiran positif,tidak ada yg tahu apa yg kan terjadi di masa yg akan datang,mungkin akan datang padamu seorang yg benar-benar mencintaimu dan menerimamu apa adanya .Mulailah menata kehidupan mu,sebab sekarang ada seorang jabang bayi yg membutuhkan tanggung jawabmu tuk membesarkannya.

    Mudah2an pesan singkat ini bisa membuat mu lebih tenang dalam menghadapi persoalan yg tengah kau hadapi.

    With love.

    mom

  • 1 dekade yang lalu

    Kalau boleh tau umur kamu dan cowok kamu berapa ya?

    Pas dibilang dia gak mau tanggung jawab, alasannya apaan?

    Apa kamu sudah bilang terus terang ke orang tua kamu kalau kamu hamil? Kalau sudah, reaksi dan tanggapan mereka gimana?

    Maaf saya banyak nanya... tapi saya sarankan sih, mendingan kamu pertahankan kandungan kamu. Itu kan hasil buah cinta kamu dengan cowok kamu. Kamu kan buatnya dengan senang hati.

    Mengapa harus bayi yang tidak berdosa itu yang dikorbankan? Dia kan tidak bersalah? Biarkan aja dia merasakan hidup di dunia ini, siapa tau dia bisa jadi anak yang berguna dan berbakti, sayang sama kamu dan bisa membahagiakan kamu...

    Jangan pikirin aborsi deh... karena aborsi itu sama dengan membunuh. Tau sendiri kan membunuh itu dosa?

    Kalau memang cowok kamu tidak mau tanggung jawab, kamu tidak perlu kuatir, kamu masih bisa minta dukungan dari orang tua kamu atau teman2 kamu yang lainnya.Tapi jangan mengorbankan dia yang tidak bersalah itu...

  • 1 dekade yang lalu

    Vivieta, tenangin diri dulu ya..?

    Aku tahu kamu lg kebingungan sekarang, tapi memang benar.. untuk mengatasi persoalan ini kamu memang harus berpikir jernih, karena itu coba tenangin diri kamu dulu.

    Memang sih keputusan akhir di tangan kamu.. tetapi kalau aku boleh kasih masukan: Jangan Aborsi!

    Bukan apa-apa. Karena aku sendiri juga pernah bernasib seperti kamu, cuman bedanya aku di pihak cowok, beberapa tahun lalu aku meng-aborsi cewekku, dan aku nyesel banget. Udah keluar biaya banyak, dan dosanya trus membayangi aku sampe detik ini, dan sayang-nya, cewek ini sekarang juga jadi mantan aku.

    Kalau seandainya dulu aku memiliki sedikit, sedikit saja keberanian, untuk berterus terang dan bertanggung jawab, mungkin keadaannya jadi lain sekarang.

    Bagus juga kalau kamu gabung ke milis single parent, aku juga ada di sana.. dan banyak juga yang bisa membantu kamu untuk sharing, karena banyak yang senasib dengan kamu. Kamu bisa gabung di :

    http://groups.yahoo.com/group/singleparentsindones...

    Apapun keputusan kamu pada akhirnya adalah tanggung jawab kamu sendiri, tapi satu hal aku bilang, jangan sampai kamu menyesal seperti aku ya, Say?

  • 1 dekade yang lalu

    mungkin ini akan terdengar kasar, tapi sorry ya..!!!!!!

    buat saya kamu udah sangat "tolol" dengan mau berhubungan dengan co kamu tanpa ada ikatan yang sah di antara kalian berdua...

    dan jangan menambah ke-tolol-an kamu lagi dengan cara mau aborsi-in kandungan kamu....

    dosa loe akan bertambah banyak...

    n kalo co loe gak mau tanggung jawab atas perbuatannya ke loe...

    loe bisa ancam dia bakal dilaporin ke polisi atas tuduhan pemerkosaan...

    insya allah ampuh...

    coz saudaraku yg juga hamil di luar nikah n co-nya juga gak mau tanggung jawab, diancam seperti itu dan akhirnya dia mau ngaku kalo itu hasil dari perbuatannya...

    akhirnya mereka sekarang nikah n punya satu anak, hasil dari hubungan gelapnya dulu....

    tp sekarang mereka bisa hidup bahagia tuh....

  • 1 dekade yang lalu

    Kejar cowo lu, minta tanggung jawab. Gila udah brani berbuat ga mau tanggung jawab. Jangan digugurin deh. Trust me

  • 1 dekade yang lalu

    kalau masi ada setitik iman di hati Anda, saya yakin Anda ga bakal aborsi, toh itu darah daging Anda, yang kelak akan menjadi buah hati Anda,,

    cwomacam apa yang ningalin cwenya dalam keadaan seperti itu?

    Anda juga harus sadar, ga sepenuhnya salah cwo Anda,

    Ini untuk pelajaran kita semua, jangan asal atas nama cinta,,

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.