Anky
Lv 4
Anky ditanyakan dalam Keluarga & HubunganLain-lain - Keluarga & Hubungan · 1 dekade yang lalu

Pentingkan suami istri itu seagama???

Di indonesia ini kalo kita mau nikah ama pasangan kita yg beda agama pasti salah satu harus mengalah (pemaksaan terhalus) nah kenapa sih gak bisa beda agama nikah (selain dari segi agama yak) padahal kalo gw pikir2 sebenarnya gpp kan nikah beda agama yg penting saling menghargai. Ada yg bilang nanti anaknya gimana??? kalo gw pikir itu cuma alasan karena menurut gw dengan perbedaan agama orang tua si anak akan mempelajari perbedaan tersebut dan memilih mana yg paling sesuai dengan hatinya.. ya nggak? soalnya memeluk agama bukan pemaksaan dan si anak juga akan mempelajari bagaimana orang tuanya saling menghargai satu sama lain dan itu akan membuat sianak akan lebih menghargai agama lain... Tidak seperti orang2 kita sekarang yang masih sulit untuk menghormati agama lain...

Bagaimana menurut kalian? mana yang lebih banyak memberi manfaat? emang sih kalo satu agama bisa beribadah bareng nah selain itu? mohon pendapat dan masukannya yak.

tq

16 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    Hi,

    Agama mengajarkan , kalau bisa pasanganmu adalah se-iman.

    dengan maksud tidak terjadi penyimpangan iman dan memudahkan dalam kehidupan rohani rumah tangga.

    perkawinan dengan agama berbeda di Indonesia juga ada, bahkan banyak juga, tetapi tidak di tonjolkan pada media massa.

    perkawinan campuran / berbeda agama di atur oleh

    UU no. 1 tahun 1974 ttg ketentuan yg mengatur perkawinan di Indonesia,

    dan Peraturan Pemerintah RI no.9 tahun 1975 ttg pelaksanaan UU no.1 tahun 1974 ttg perkawinan.

    pasal 2 ayat 1 UU no.1 tahun 1974 ; bahwa perkawinan dikatakan syah apabila dilakukan menurut hukum agamanya

    PP.RI no.9 tahun 1975

    pasal 2 ayat 1 berbunyi ; bagi mereka yg beragama Islam perkawinan dicatat di KUA setempat

    pasal 2 ayat 2 berbunyi ; bagi yang beragama selain Islam dicatat di kantor CATATAN SIPIL .

    jadi pertanyaan anda ; apakah penting suami istri se-agama?

    - kalau bisa lebih baik

    - kalau tidak juga tidak menjadi persoalan, sebab cinta yang menyatukan keduanya akan menghormati perbedaan dan menerimanya sebagai prinsip hidup bersama dalam rumah tangga.

    mereka akan saling menghormati satu sama lain.

    thnx

  • 1 dekade yang lalu

    benar sekali..tak ada paksaan dlm memeluk agama.tapi, alangkah baiknya kalau menikah dalam 1 iman. hal itu untuk menjaga agar tidak ada salah faham dalam menghargai dan menghormati dalam peribadatan suami istri. bila kita seiman dalam menjalankan ibadah bersama2 itu akan lebih meningkatkan keharmonisan dalam membina keluarga.masalah anak perlu didasari dengan mengajarkan iman sejak dini.di usia ini anak belum bisa memilah dan memilih agama mana yang sesuai. walaupun bagaimana anak 80% pasti mengikuti jejak orang tua. jadi menurutku lebih baik menikah dengan orang yangsatu iman

    Sumber: ilmu agama
  • 1 dekade yang lalu

    menikah..... merupakan hub yg diidam2kan semua org,, tp kl harus menikah dg beda agama kamu harus ingat distp agama ada hukum.....

    kalo sekarang memang sdh jd lumrah tp jangan sampai dech tu terjadi sm kamu....

    kalo menurut mu baik menurut akal dan ilmu boleh2 aja karena kamu yg tanggung jawab.....

    tapi setau aku menikah beda agama itu tidak boleh...

    bkn karena panatik atau sebagainya.. tp krn menikah harus da kejujuran, satu tujuan....dll. bila tdk ada salah satu bisa terjadi yg tdk diinginkan...

    hati2 ja suatu saat keluarga akan jadi musuh....!!

    Sumber: books
  • 1 dekade yang lalu

    boleh aja tetapi yg satunya harus mengalah dan memeluk salah satu agama sebab apabila terjadi musibah dikala anak anak (balita) mereka meninggal dunia ini akan menjadi pertengkaran

    oleh kedua orangtuanya akan di makamkan di manakah si balita tersebut.apabila mereka berbeda agama.

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    Penting Sekali. Dan memberi manfaat.

    Seperti yang sudah sudah. Memang jika kita berbeda Agama. Kita agak susah menuntun anak anak Kita. Saya sendiri, kalau nanti disuruh memilih Istri. Saya akan memilih yang sama agamanya. Kenapa? Karena dengan ini saya bisa membangun rumah tangga dan mendidik anak anak dengan Ajaran Agama yang kuat.

    Jika kita berbeda Agama. Otomatis, mendidik anak sulit. Karena kita tidak tahu, Agama apa/Ajaran yang mana yang harus di terapkan untuk Mendidik anak

    Begiu pendapat saya.

  • 1 dekade yang lalu

    Sebaiknya anda dalami dulu agama anda, nanti anda akan tahu jawabannya !

  • 1 dekade yang lalu

    Penting sekali menurutku.

    Kalau orang tua beda agama, bisa jadi mau memutuskan segala sesuatu jadi lebih sulit. Tidak ada hubungannya dengan tidak menghargai agama orang lain lho...:)

    Misalnya, ada sebuah keluarga, sang suami Kristiani & istrinya Budha. Suatu saat mereka berdua ada acara keagamaan penting yang harus dihadiri, yang bersamaan jam & tglnya. Siapa yang harus mengalah? Sang suami mau mengalah & menemani istrinya atau si istri yang mengalah & menemani suaminya? Atau... mau pergi sendiri2? Bagaimana kalau ada yang bertanya "Lho kok datang sendiri, mana pasangannya?" Kira2 bagaimana jawaban suami/istri tersebut bila ditanya demikian? Mau berbohong atau berterusterang? Kekompakan keluarga jadi berkurang. Kalaupun bisa dikompromikan, pasti selalu ada yang harus mengalah demi kebaikan. Mengalah sesekali itu biasa, tetapi pertanyaannya, sanggupkah suami/istri mengalah seumur hidup demi menjaga keharmonisan keluarga bila pasangannya ternyata sulit diajak kompromi?

    Biasanya, suatu keluarga yang suami & istrinya beda agama akan memilih mengutamakan keharmonisan keluarga, dan pelan2 mengesampingkan/mengabaikan kehidupan agamanya masing2. Baikkah ini? Apakah ini yang disebut toleransi beragama/menghargai agama orang lain? Ini justru akan menimbulkan suasana tidak nyaman dalam keluarga & menjadi contoh yang kurang baik untuk anak2 mereka kelak. Meskipun anak2 dapat memilih sesuai dengan pilihannya, namun mereka tidak punya dasar yang kokoh untuk memilih. Akibatnya, sang anak bisa jadi apatis & mudah dipengaruhi orang lain.

    Lain halnya dengan suatu keluarga yang suami & isterinya seiman. Akan lebih mudah menjaga kebersamaan dalam keluarga & memudahkan orang tua maupun anaknya untuk mengembangkan imannya dengan mantab.

  • 1 dekade yang lalu

    Kalo mnurut gue sich,, no problem. asal bsa mnghormati satu sama lain gk pa2 kok. lagian kalo dah jodoh mau apa lagi. semua agama di dunia ini sama ,mengajarkan kebaikan. hanya perbedaanya adalah,cara kta Beribadah. Tuhan hanyalah 1. Jadi,,,jangan prnah kt mempersoalkan masalah agama. seandainya gue ditakdirkan dngn org yg non muslim,, gue akan tetep mmprtahankan agama gue, tapi gue jg harus bsa menghormati agama pasangan gue.

  • 1 dekade yang lalu

    Sangat penting, karena dengan seagamanya suatu pasangan suami istri akan lebih banyak kemudahan-kemudahan diantaranya:

    1. Yang paling pertama sangat memudahkan dalam pengurusan surat-surat di catatan sipil maupun di penghulu apabila sudah menuju pernikahan.

    2. Memudahkan komunikasi antar orang tua si calon karena apabila tidak seagama maka akan memicu pemaksaan kehendak untuk menuju persamaan agama.

    3. Memudahkan menyamakan persepsi(pandangan) sebelum menikah maupun setelah menikah terutama di bidang ibadah agama.

    4. Memudahkan memberikan pendidikan dan apa yang akan diberikan kepada anak apabila nanti di karuniai anak dan dilanjutkan dengan memilih agama yang akan di anut.

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    menurutku pernikahan beda agama memang kurang baik khususnya muslim. pernikahan beda agama secara umum tidak masalah tapi juga tidak bisa lepas dari sisi agama khususnya islam. karena islam tidak pernah mengizinkan pernikahan beda agama, kalau mereka benar2 memahami agama islam pasti tidak akan mau nikah beda agama. kalau non muslim mungkin tidak masalah.

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.