Anonim
Anonim ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaLain-lain - Masyarakat & Budaya · 1 dekade yang lalu

ass.... menurut kalian ini halal apa haram yaa...?

misalkan aku membli sebuah merek dagang pd sebuah perusahaan untuk 5 outlet tapi aku menambah tanpa melapor kepusat. menurut kalian uang yang aku dapatkan HALAL APA HARAM ??

16 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    tentu saja haram

    mana boleh kayak gitu.

    semanGka...semangat kawan

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    hehehe.....bukan masalah halal apa haram, ntar kalo ketauan ama pusat, elo yg kena masalah...itu namanya repot....ya asal siap menerima resiko aja !

    ya kalo mau jadi orang yg profesional dalam berbisnis dan do the right things,ya kosekuen lah ama kontrak kerja, biar enak tidur juga kan !

    yang jelas kalau ada salah satu pihak dirugikan, elo salah ! kalau bisa dalam semua aspek kehidupan, jangan sampai merugikan pihak lain !

  • uniQ®
    Lv 4
    1 dekade yang lalu

    setuju sama Tanggo India. that a good point. ^_^

    kalo secara agama perbuatan yg enggak jujur itu khan 'Haram'. tapi menurut sy itu kembali kepribadi masing2, kalo kamu merasa bersalah dibatin kamu, itu merupakan hukuman batin diri sendiri yg artinya kamu berada di dunia neraka (di dalam diri sendiri). asal selalu ingat saza "hukum Sebab Akibat itu berlaku loh.. ^_^

    salam damai

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    kayaknya gak papa lah! soalnya itu kan, udah hukum dagang, entar kalo kamu jugal dengan harga yang sama dengan harga kamu beli ntar kamu yang rugi dong!

    Tapi ya, jangan berlebihan lah! sewajarnya aja. OK

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Tanya saja pada hati nuranimu.

  • 1 dekade yang lalu

    berarti menyalahi akad kerjasama dong..........

    menurutku haram

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    kalau 5 ya 5 enam ya enam. Yang 5 halal yang 1 haram....

    Jadi ga haram semuanya.... :-)

    Kata orang bijak "siapa memulai satu kebatilan maka kebatilan yang lain akan menyertai"

    Saya percaya dengan hukum karma...

    Sumber: filosofi
  • 1 dekade yang lalu

    Haram........................

  • 1 dekade yang lalu

    Misalnya orang beli barang ke kamu seharga 5 buah, terus tanpa sepengetahuan kamu dia ambil lagi 1 buah , Bagaimana?

    Apa tidak lebih baik kamu omong ama yang punya merek dagang, minta diskon tambahan. Atau kamu nego sama dia, karena kamu sudah beli lisensi di banyak outlet, minta gratis di outltet baru kamu.

    Kayaknya kamu religius banget ya... kalo mau dijawab secara religius ya sebenernya HARAM.

    Tapi kalo dari segi bisnis sepertinya masih sah2 saja... khan di dunia bisnis asal tidak ketahuan tidak apa-apa. Asal tidak ketahuan, pajak ngempalng aja, asal tak ketahuan bikin saja 2 laporan keuangan, dll

    Semoga membantu, Tuhan memberkati.

  • 1 dekade yang lalu

    Kalo orang pusat rugi, maka jadinya berkemungkinan besar haram. Tapi kalo nggak merugikan orang apa salahnya...

  • 1 dekade yang lalu

    setuju sama bung...??? (sapa ya?? lupa!!!)

    haram-halal itu masalah nanti setelah kita mati, permasalahan sama Tuhan lebih baik ditanyakan ke pak Kiai atau Pendeta, ato sama Tuhan langsung...

    lebih baik kita mikirin yang deket-deket aja,

    mikirin aspek hubungan ke-manusia-annya, misalnya soal kejujuran tadi. selamanya ketidak-jujuran itu merendahkan diri kita sebagai manusia yang dikaruniai akal sehat dan kebijakan. aku yakin kok, sebenarnya kamu sendiri juga udah tau jawabannya. bagaimanapun hati nurani manusia itu pasti bertindak kalau tuannya melenceng sedikit saja dari garis-garis kemanusiannya.

    kalau kita janji cuma 5 ya buka aja 5!! terimakasih.

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.