Resa
Lv 6
Resa ditanyakan dalam Seni & InsaniBuku dan Pengarang · 1 dekade yang lalu

Kisah Nyata...makna apa yang bisa di ambil dari cerita ini..???

Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya, dan dia sangat lapar.

Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air.

Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar, oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu,Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya,

"berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini ?"

Wanita itu menjawab: "Kamu tidak perlu membayar apapun".

"Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan"kata wanita itu menambahkan.

Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata :" Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada anda."

Perbarui:

Sekian belas tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Paradokter dikota itu sudah tidak sanggup menanganinya.

Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh

kemenangan.. . Wanita itu sembuh !!

Mereka akhirnya mengirimnya ke kotabesar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut.Dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada mata dokter Kelly.Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju kamar si wanita tersebut.

Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu. Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang. Ia kemudian kembalike ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untukmenyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu, Ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.

Perbarui 2:

Dr. Kelly meminta bagian keuanganrumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan.

Dr. Kelly melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien.

Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus dicicil seumur hidupnya.

Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi.."Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu.." tertanda, DR Howard Kelly.

Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa: "Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia."

True Story :

Jangan pernah berhenti untuk berbuat baik

15 Jawaban

Peringkat
  • Anonim
    1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    rasa haru biru menyelimuti seluruh ruang hatiku,,,tak menyisakan sedikitpun celah tukku berkilah,,,air mataku mengalir pipi hingga basah,,,,

    Subhanallah,,,,

    kisah sederhana yang dituturkan dengan apik dan memukau...sungguh janji Allah tak pernah teringkarkan,,,kebaikan sebesar biji zarrahpun akan Allah catat..dan Allah balas 10 x lipat....

    dan Ikhlas adalah kunci amalan keberkahan....tanpa pamrih,,,,tanpa mengharapa balasan apapun selain mendapat ridho Allah,,,

    tentunya Allah takkan pernah tidur,,,,dan Dia Maha menempati janji..!!!

    salut kak....kisah yang sarat dengan hikmah serta ibrah(pembelajaran) agar kita berlomba2 mengerjakan kebajikan,,,dengan ikhlas,,tanpa pamrih,,,

    karena Allah tahu,,tapi Allah menunggu.....!!!

    salam ah coey!!!

    klik di sini dech kak!!

    http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=Ap...

  • 4 tahun yang lalu

    pohon apel yg sangat berjasa..... laksana kasih orangtua pd anaknya

  • Hidup adalah perbuatan !

    Bukankah kita ditakdirkan bukan untuk hidup seorang diri ?

    Jadi sudah sewajarnya kita hidup untuk menghidupi diri sendiri dan orang lain.

    Balas budi adalah sebagian bentuk dari menghidupi orang lain.

    Meminta belas kasihan juga hanyalah sebagian bentuk dari menghidupi diri sendiri.

    Buka matamu lebar-lebar. Tarik napasmu dalam-dalam.

    Hidupkanlah kehidupanmu.

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    tulisanmu....

    membuatku menangis lagi kini

    Allah memang Maha melihat, dan mengetahui...

    meski dengan sehalus pasir keikhlasan akan

    besar balasan dariNya...

    makasih ya Resa, kau semakin memberi pelajaran

    yg sangat berarti lalui tulisan indahmu ini..

    salam Kareena..

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    Kalo dipikir2 aku akhirnya sadar, setelah membaca cerita ini.

    Baik itu nyata ato ga, itu tidak terlalu berarti.

    Selama ini aku uda lupa berbuat baik seperti itu, karna aku hy memikirkan diri sendiri.

    Tak ada sesuatu yg menggerakkan hati aku. Tapi mulai sedikit itu bisa terbuka.

    Tak ada yg memaksa kita melakukan kebaikan tsb, hy kerelaan dan ketulusan lah yg menggerakkannya.

    Thanx atas cerita yg bagusnya.

  • 1 dekade yang lalu

    aku yakin...

    setiap orang yang menanamkan kebaikan

    suatu saat kita pasti akan menuai

    apa yang slama ini kita tanam

    apabila kita berbuat baik dan selalu membantu kesulitan pada orang lain suatu hari apabila kita dalam kesulitan pasti akan ada orang yang akan membantu kesulitan kita

    begitu juga sebaliknya.

  • 1 dekade yang lalu

    apa yang engkau tabur akan engkau tuai....

    berbuat baiklah.. suatu saat kebaikan akan berpihak padamu dengan cara Nya sendiri.....

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    menurut q itu adalah sebuah timbal balik dalam kehidupan ini. dimana orang menyebarkan kebaikan maka dia akan menuai kebaikan juga. begitu pula sebaliknya.

  • 1 dekade yang lalu

    Tanpa kita sadari kita telah memberi makan malaikat. Kapanpun kita mau memberi, lakukanlah selagi kita punya waktu, sebab kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi besok, kita tidak pernah tau sampai kapan umur kita.

    Lebih baik sekuntum mawar disertai senyuman daripada bertruk-truk karangan mawar disertai isak tangis.

    Berilah saat kita dan orang yang diberi itu masih bernafas. Kala kita sudah tidak bernafas lagi, kita tidak bisa memberi. Kala yang diberi sudah tidak bernafas lagi, kita tidak akan bisa melihat senyum dan mendengar kata "terima kasih" yang amat merdu...

  • 1 dekade yang lalu

    harus saling membantu pada sesama...................

    yg sedang membutuhkan..............

    tanpa pamrih..............

    dan jangan sungkan meminta bantuan............

    karena bantuan adalah pahala untuk seseorang

    jika kita membantu pasti juga akan menerima...................

    take and give............

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.