promotion image of download ymail app
Promoted
Resa
Lv 6
Resa ditanyakan dalam Seni & InsaniBuku dan Pengarang · 1 dekade yang lalu

Pohon Apel ke 1 ..makna apa yang bisa di ambil dari cerita ini>>>?

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senangf bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari.

Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya,

tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.

Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu. "Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu."Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya."

Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang... tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu." Anak lelaki itu sangat senang.

Perbarui:

Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang. "Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel. "Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu. "Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?" Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah.

Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu," kata pohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira.Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

11 Jawaban

Peringkat
  • Anonim
    1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    wah kak,,,.. lagu lama....!!!

    kacang lupa akan kulitnya....pohon apel itu tak ubahnya sebatang lilin yang rela hancur demi cahaya remang,,,supaya dapat menyinari ruangan,,,dia rela berkorban,,membiarkan dirinya meleleh lantas,,,,lenyap...menguap menjadi asap tak terkenang!!!

    sungguh tak sedikit kisah serupa dialami di dunia nyata...ternyata kebahagiaan itu butuh pengorbanan tuk meraihnya,,ternyata tak ada kebahagiaan yang gratis...dan tak sedikit kebahagiaan yang di dapat dengan cara picik dan tragis.....sungguh sadis ,,,ataukah melankolis???

    air susu di balas dengan air tuba...???

    hiks.....

    ughs.....

    judulnya hampir sama dengan ini..tapi..isinya bedaaaaaa bnget!!!!

    novel anak terjemahan: Pohon Apel

    Judul Asli: A Dark Night

    Penulis: Mehri Mahooti

    Ilustrator: Ali-Reza Goldoozian

    Penerjemah (Parsi ke Inggris): Mehrdad Tehranian Rad

    Penerjemah (Inggris ke Indonesia): Reny Anggraeni

    Penerbit: Read! Publishing House

    Tebal: 24 halaman

    Cetakan: I, Maret 2006

    dah pernah baca belum kak??

    coba dech,,,meskipun novel anak,,tapi lezat!!!

    salam ah coey!!!

    kak..sungguh karya yang sangat dewasa,,,,salut!!!

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 4 tahun yang lalu

    Makna yang terkandung sangat bagus untuk kita renungkan

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    pohon apel yg sangat berjasa.....

    laksana kasih orangtua pd anaknya

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    kasih sayang yang sejati

    yang rela mengorbankan dirinya sendiri

    hanya untuk membahagiakan orang yang disayanginya

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    cinta sejati....

    rela berkorban apa aja demi kebahagiaan si anak lelaki

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    cinta memang selalu tak berbalas..

    ada saatnya kita memberi namun tak menerima..

    tapi ketulusan tidaklah sia-sia.. suatu saat.. ketulusan itu akan memberinya daun dan ranting baru...

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    yah,,,,,,,,, itulah yang harus di terima oleh pohon apel,dan pohon-pohon yang lainnya, dia di ciplakan oleh tuhan untuk melayani kebutuhan manusia, seandainya kita dibukakan tabir yang menghalangi kita tuk melihat betapa indah dan ramainya pohon-pohon itu bertasbih menyebut nama tuhannya, pohon selalu ihlas atas takdir yang di berikan tuhannya untuk melayani kehidupan manusia di alam dunia. makasih,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Wah...

    Gw sampai terharu bacanya. Menyentuh banget!

    Hiks... hiks... Yah... Ampir aja gw mau nangis... Bagus banget, sih.

    Dasar tuh anak ga tau balas budi!

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    itulah cinta....

    dia akan memberikan yang terbaik untuk yang tercinta....

    selalu ada harapan dihatinya.....meskipun dia terluka tapi tetap setia dengan cintanya......

    kak resa......apakah aku bisa seperti pohon apel itu.......

    apakah aku mampu memberi cinta sebesar itu.....

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Org yg tak tau balas budi.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.