skywalker ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 1 dekade yang lalu

Apakah suatu saat semua orang akan menganut agama yang sekarang anda anut?

Pada hemat anda, apakah suatu saat semua orang akan menganut agama yang sekarang anda anut ? Jika jawaban anda "ya", bagaimana hal tersebut dapat terjadi - jika mengingat kemajemukan dunia dewasa ini.

Atau akan tiba intervensi dari TUHAN - sehingga entah bagaimana semua orang bersepakat untuk memeluk agama yang sekarang anda anut

pemahaman anda bagaimana ?

27 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    Menurut Sadguru saya, suatu jaman nanti, agama yang mengajarkan kekerasan dan kebencian akan ditinggalkan oleh umat manusia. Kalaupun agama itu masih exist, tentunya agama itu telah ber-evolusi dari agama yang mengajarkan kekerasan dan kebencian menjadi agama yang penuh dengan cinta kasih dan kedamaian.

    Entah itu pendapat pribadi Sadguru atau ramalan...... saya nggak tahu bro. Tapi saya sangat setuju sama beliau.

    Kalau menurut pendapat saya pribadi yang masih sangat bodoh ini, manusia banyak sekali ragamnya dan tidak akan pernah ada satu agama saja di dunia ini. Masing-masing orang selalu memiliki caranya sendiri-sendiri untuk mengekspresikan spiritualitasnya. Kecuali umat manusia ada di bawah ancaman pedang atau bom nuklir, barulah bisa hanya satu agama saja yang exist di dunia ini, ha ha ha..... Tapi walaupun satu agama, itu juga pada akhirnya tetap akan menimbulkan perbedaan-perbedaan. Tidak bisa dihindari.

    Jadi jawaban saya untuk pertanyaan anda : Tidak.

    Intervensi Tuhan ? Saya rasa tidak akan terjadi. Yang mungkin terjadi adalah seperti di bawah ini :

    Semua orang akan belajar pantheisme ala Hindu dan Buddha (tentu dengan agama dan caranya masing-masing). Yaitu "menemukan sendiri" Tuhan, atau "melihat" sendiri Tuhan. Nggak lagi hanya sekedar percaya dan berpatokan pada "kata orang" (nabi) atau pada text book semacam kitab suci.

    Shanti (peace)....

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Tidak akan pernah ada satu agama yg akan dapat dipercaya seluruh manusia .

    Sekarang saja tidak ada satu agama pun yg mempunyai satu penafsiran, manusia tidak akan pernah bersatu

    Katolik vs Protestan dll

    Islam Suni Vs Siah dan Ahmadyah

    demikian pula Budha dan hindu.

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Saya rasa malah pada akhirnya nanti kata Agama sudah hilang dari permukaan bumi, balik lagi ke jaman purba.. ga pake agama-agamaan.

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Shalom.

    Pada saat TUHAN Yesus Kristus datang kedunia untuk yang kedua kali barulah terkuak siapa TUHAN yang sebenarnya.

    Siapa yang benar dan siapa yang salah.

    Siapa yang berkata benar dan siapa yang berkata dusta.

    Dan TUHAN Yesus Kristus yang akan menjadi Imam Besar untuk manusia selama2nya.

    Ibrani

    5:5 Demikian pula Kristus tidak memuliakan diri-Nya sendiri dengan menjadi Imam Besar, tetapi dimuliakan oleh Dia yang berfirman kepada-Nya: "Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini",

    5:6 sebagaimana firman-Nya dalam suatu nas lain: "Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan Melkisedek."

    5:7 Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.

    5:8 Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,

    5:9 dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,

    5:10. dan Ia dipanggil menjadi Imam Besar oleh TUHAN, menurut peraturan Melkisedek.

    Dan ada juga imam2 untuk memimpin ibadah kepada TUHAN.

    Yaitu manusia2 kudus yang telah dibunuh karena kesaksian nama Yesus dan dibangkitkan pada kebangkitan pertama.

    Wahyu

    20:4 Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman TUHAN; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.

    20:5 Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama.

    20:6 Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam TUHAN dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.

    Jadi akan ada imam-imam untuk memimpin suatu ibadah agama kepada TUHAN.

    Dan imam itu adalah mereka yang dibunuh karena kesaksian Injil Yesus Kristus.

    Jadi semua orang akan menganut agama yang mengaku Yesus Kristus adalah TUHAN.

    Sebab hanya dengan pengakuan itulah maka manusia akan diselamatkan oleh TUHAN.

    Roma.

    10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa TUHAN telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

    10:10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

    10:11 Karena Kitab Suci berkata: "Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan."

    Dan orang2 yang tidak mau percaya dan menolak akan dibuang ke neraka oleh TUHAN.

    Wahyu

    21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.

    Tapi saya tidak tahu apa di neraka itu juga ada ibadah (ibadah kepada iblis) ???

    Semoga Tuhan Yesus Kristus memberkati.

    Sumber: Alkitab.
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    Tidak untuk agama kristen.

    Sebab dalam Alkitab jelas dikatakan ada gandum dan lalang yang tumbuh bersama. Juga diumpamakan domba dan kambing dalam padang yang sama.

    Semua orang akan mendengarkan injil, tetapi tidak semua orang diselamatkan. Seperti melewati pintu yang sempit, demikian orang banyak memilih pintu yang lebar.

    Jadi tidak ada dasar iman untuk menjadikan seluruh dunia pemeluk agama Kristen, iman kami percaya bahaw kabar injil akan didengar seluruh orang didunia, selanjutnya tentang jumlah orang percaya Tuhan yang tahu. Sebab tugas mengajarkan hukum kasih kepada dunia, hari ini telah menuai hasilnya....

  • 1 dekade yang lalu

    Mungkin............., karena hingga saat ini saya membubuhkan nama agama di KTP, hanya formalitas, karena raga saya taat kpd aturan negara namun sikap batin adalah tanggung jawab sy terhadap Tuhan, itu adalah urusan pribadi dan untuk patokan atau cara sembahyang, juga memiliki cara sendiri serta tidak perlu umat/pengikut, hanya utk diri sendiri. Agama pribadi saya adalah tanggung jawab perilaku diri terhadap alam/lingkungan dan berusaha maksimal selaras dgn sifat2 Tuhan, apapun namanya silahkan beri nama oleh anda.

    Hanya sekedar usulan, secara esensi, Pancasila adalah ideologi yang sangat canggih dan dapat berlaku secara global meski bukan sebuah agama namun manusia tidak terikat pada suatu peraturan tertulis untuk melakukan sesuatu yang bersifat ritual/sakral. Pancasila hanya menuntut manusia bertanggung jawab atas segala perilaku lahir/batinnya, terhadap Tuhan Alam dan Lingkungan yang merupakan esensi agama.

    Pada suatu saat nanti dimana populasi telah sedemikian tinggi, makan adalah hal yang utama tapi akan sangat sulit, sehingga manusia tidak memiliki waktu untuk melakukan sesuatu yang bersifat ritual/sakral.

    Tuhan tidak pernah melakukan intervensi terhadap manusia dan Tuhan tidak memilki kehendak, kita tidak dapat menyamakan Tuhan dgn manusia yang pada dasarnya disiksa oleh kehendak, suka sakit hati, marah, dendam dll.

    Tuhan hanya memberi apa yang dikehendaki manusia namun apabila manusia melawan/merusak alam, maka alam akan bereaksi dan hal ini sudah diperingatkan oleh leluhur bangsa kita sejak dulu, sebelum berbagai agama masuk (lihat Baduy yg memelihara alam).

    Semoga bermakna.

  • 1 dekade yang lalu

    sobat skywalker,

    Saya lebih memilih menggunakan sebutan pengikut ajaran (follower) dari pada agama. Sehubungan dengan posting anda apabila seseorang konsisten untuk memilih tujuan akhirnya datang kepada Allah (Bapa), maka ia wajib menerima dengan setia apa "Kata Yesus kepada Tomas:"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku". (Yohanes 14:6)

    Semoga dapat bermanfaat.

    Sumber: Al Kitab
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Sebenarnya skema yang logis ialah seperti yang terjadi dalam IPA, semua ilmuwan mengakui adanya hukum alam yang universal.

    Demikian juga kehidupan beragama harus mengakui adanya Hukum Rohani yang universal.

  • Anonim
    5 tahun yang lalu

    إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ

    “Sesungguhnya agama (yang haq dan diridhoi) disisi Allah adalah Islam.” (QS Ali Imran: 19)

    وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآَخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

    “Dan barangsiapa yang mencari selain Islam sebagai agama, maka tidak akan diterima dan ia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi.” (Ali Imran: 85)

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Menurut hemat saya, suatu saat akan datang suatu zaman, yang disebut zaman kemajuan.

    Dimana di zaman itu jumlah orang yang bertaqwa kepada Tuhan Allah jauh lebih banyak dari pada yg mengingkari ajaran Tuhan Allah.

    Itulah sebaik-baiknya zaman, setelah zaman berakhirnya zaman Rasulullah masih hidup 14 abad yang lalu.

    Jika saja Allah mau, bukan hal yg mustahil jika pada suatu waktu semua orang akan bertaqwa kepadaNya.

    Allah Maha adil dan Maha bijaksana.

    .

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.