Anonim
Anonim ditanyakan dalam Hiburan dan MusikJajak Pendapat & Survei · 1 dekade yang lalu

Jadi, apa yang harus saya lakukan?

Besok, tanggal 1 Agustus, adalah hari dimana akhirnya saya secara resmi drop out dari kampus tercinta Universitas Indonesia.

Setelah itu, apa yang harus saya lakukan karena saya berencana tidak akan kembali lagi ke rumah orang tua saya.

Apa yang harus saya lakukan selanjutnya mulai besok? Saya pun akan sulit melamar kerja karena semua ijazah dipegang oleh orang tua saya.

Perbarui:

Ehm...saya gak mau balik ke keluarga saya, soalnya saya selalu teringat waktu dulu, pernah dilecehkan secara seksual.

Jadi, udah gak ada lagi maaf untuk mereka dan kembali lagi ke mereka.

24 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    hidup ga selalu seperti yg di inginkan....

    maka buatlah hidupmu seperti yg kamu inginkan....

    jangan pernah menyerah pada keadaan..

    percayalah pada dirimu..

    percayalah pada setiap keputusan yg kmu buat..

    dan percayalah di dunia ini kamu ga sendiri..

    mungkin jalan mu penuh berjuta kerikil tajam..

    atau terlalu sulit untuk di daki..

    tapi percayalah...

    anak2 Y!A selalu mendukungmu dari sini..

    (kali ga pake "Yohohohoho.........." soal na agak serius ini)..

  • HeaVen
    Lv 5
    1 dekade yang lalu

    >> Banyak teman banyak silaturahmi banyak rejeki.

  • REDs
    Lv 6
    1 dekade yang lalu

    > hadapi kenyataan..

    > cari koneksi yg tau kamu pernah kuliah... mudah2an di terima tanpa ijazah..

  • Daddy
    Lv 4
    1 dekade yang lalu

    Saya pernah punya teman inisialnya W, anak Lampung, ortunya pegawai depag. Ketika kecil dia pernah disabuse oleh laki2 dewasa, sejak saat itu ia hanya tertarik ke sesame jenis namun tetap berusaha untuk mengendalikannya. Namun pertahanan itu bobol saat skripsi. Singkatnya, ia DO. Ia terombang-ambing antara keimanan dan kemaksiatan (termasuk drug abuse), sampai di suatu titik ia ingin mengakhiri hidupnya sebagai syahid, menerima hudud atas perilaku maksiatnya, atau dieuthanasia. Kami berusaha untuik menasehatinya bahwa Tuhan maha pengampun, ia perlu berdamai dengan apa yang terjadi pada dirinya agar ia bisa melajutkan hidupnya, namun kini kami kehilangan jejak. Kami hanya berpasrah pada Tuhan karena Ia adalah penjaga yang lebih baik dari kami semua.

    Yang satu lagi G (maaf ya G, kalo kamu kujadikan contoh). Ia sering diejek banci, dan mulai tertarik pada sesame jenis saat SMP. Sejak SD sudah kehilangan kedua ortunya, dan diabuse ketika PT (atau SMU? Lupa aku) Di satu sisi ia berganti2 pasangan sejenis, di sisi lain ia anggota pengajian dan kader partai yang cukup puritan. Namun ketika ia berusaha untuk “bertobat” justru ditampik oleh kelompoknya, yang berakibat ia memutuskan untuk meninggalkan kuliahnya karena situasi di situ sudah tidak kondusif baginya.

    Intinya, kamu tidak sendiri, bukan satu2nya, dan sudah banyak yang mengalami nasib serupa. Namun menjadi atheis bukanlah jawabannya, demikian pula dengan menceburkan diri ke dunia gay. Percayalah, sudah banyak dari kami yang kecewa dengan dunia gay, betapa dunia itu menampilkan sisi terangnya yang hanya sekelumit ke public hanya demi mendapatkan pengakuan, sembari menyembunyikan kubangan kotorannya, berupa gonta-ganti pasangan, seks bertiga atau lebih, tukar pasangan, pelacuran, dll. Percayalah, anda akan seperiti mereguk air laut: semakin diteguk semakin haus, hingga suatu saat akan mual dan melihat kembali ke kehidupan anda, berharap bahwa anda di suatu titik yang jauh di masa lalu, telah memilih jalan yang berbeda. Anda bertanya2 apa jadinya, namun anda hanya bisa berputus asa karena kesempatan itu telah habis bersama umur yang kian menua, dan anda hanya berharap untuk menemukan cinta sejati demi mengobati luka hati anda. Namun anda akan semakin kecewa, manakala menyadari bahwa dunia gay hanyalah bagi mereka yang muda dan tampan.

    Pada saat itu, anda menoleh kembali kepada tempat ibadah yang lama anda tinggalkan, anda merasa malu untuk mengetuk pintu-Nya kembali. Jika anda beruntung, sesrorang akan melihat keraguan anda dan menyambut tangan anda, menarik anda memasuki pintunya. Namun jika anda tidak beruntung, anda akan berpaling dan menyusuri jalanan yang sepi dari harapan akan ampunan-Nya.

    Saya bisa lihat betapa besar kepedulian kami padamu. Kami duga bahwa kamu bukannya tidak percaya pada Tuhan, Cuma marah saja kepada-Nya kenapa diberi nasib seperti ini. Jawabannya adalah: Karena Tuhan ingin kamu mengeluarkan potensi terbaikmu dengan cara mengatasinya. Jalannya kasar dan mendaki, namun ujungnya amat manis. Tuhan tidak buta dengan penderitaanmu, ia tengah merekam detil perjuanganmu dan membanggakannya di hadapan para malaikatNya. Akankah kamu tukar dengan penerimaan di komunitas gay, yang sudah jelas mereka akan segera meninggalkanmu begitu kamu menua?

    Memang berat untuk memaafkan keluargamu, saya pun tidak akan emaksa and aharus melakukannya dengan segera. Namun, restu orang tua adalah restu Tuhan, dan jangan kamu mengira kallo selama ini survive tanpa bantuan Tuhan, hanya karena kamu tetap beruntung meski tidak menyembah-Nya. Itu hanya membuktikan bahwa Tuhan maha Kasih bahkan kepada hamba-Nya yang menentang-Nya, dan bahwa masih ada yang mendoakanmu entah dimana, mungkin keluarag mungkin juga saudara seiman, sheingga Tuhan masih berwelas asih padamu. Jika kamu memang benci atas pelecehan yang pernah kamu alami, maka kamu bias survive dari itu dnegan cara tidak menjadi seperti pelecehmu. Tunjukkan bahwa kamu bisa mengatasinya, yaitu dengan tidak menjadi gay. Lawanlah ketertarikanmu sebagaimana kamu ingin melawan pelecehmu!

    Jika kamu belum mau menemui keluargamu, kamu masih bisa berwiraswasta. Butuh modal, memang. Toh sukses (dalam arti apapun) tidak melulu kerja di perusahaan atau berijazah.

    Tulus kami mendoakanmu, smeoga Tuhan berwelas asih menjagamu. Untuk info lebih lanjut, klik link2 ini:

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    waw, nama lo Uki tp kul d UI...knp gag di UKI?heuheu...

    klo lo ga bkl k rmh ortu lo lg, emg lo ud punya t4 tinggal laen?

    mnrt gw c,ambl aj dlu ijazah lo...itu penting bgt!lgian kn ngambl ijazah tuu bntar bgt tuu, kga usah lama2 d rmh ortu lo

    bru lo maw kabur kmn aj...yg penting c, lo punya duit, tanda pengenal, skill, n ijazah

    selamat berjuang, kawan!!!

  • 1 dekade yang lalu

    malang nian nasibmu ki...........

    klo kasusnya kayak gitu km harus buang rasa gengsi km.

    coba cari kerja door to door dulu yg penting km bisa bertahan hidup.

    cobalah tetap tegar dan hadapi smua,jgn berputus asa.

    Tuhan tak akan memberi cobaan pada umatnya melebihi batas kemampuannya.

    tetap smangat ya................

    smoga Tuhan membuka jalan yg terbaik buatmu.....

  • ?
    Lv 6
    1 dekade yang lalu

    Uki,..tetap semangat yaaa....

    yg lo hrs lakukan adalah pulang ke rumah ortu lo trus ambil ijazah lo.....

    beri mrk pengertian ....

    semoga sukses...

    Sumber: Forza Milan!!! Andaikan Kau Masih Ada...
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    uki...

    aku ada cara jitu

    kamu nyuruh orang yang kamu kenal dan dikenal ama ortu kamu

    ambilin ijazah trus nyari kerja...

    denger cerita kamu yang nyedihin....

    aku mau ganti logo:

    //huhuhuhuhu//

  • 1 dekade yang lalu

    no problem, lo udah berani ambil keputusan berarti lo juga dah berani menghadapi konsekuensinya.

    gak masalah dengan ijasah. kalau emang elo mampu dan elo mau ngelamar kerja aja ke manapun yang emang elo minat dan elo tahu elo bisa lakukan. meski harus dari bawah banged jangan putus asa, cukup banyak bidang yang lebih menuntut komitmen atas kualitas kerja bukan kualitas ijasah.

    lo bisa mulai tanya dari temen-temen kampus elo sendiri. apa ada kesempatan yang bisa lo coba? misalnya mulai dari pegawai biasa di swalayan. ada temen gw yang drop out dari SMA 5 tahun lalu, mulai kerja jadi penjaga di swalayan (maap gak bisa sebut namanya) dan sekarang dia jadi supervisor. lumayan kan???

    kalau ditanya ijazah, bilang aja lo kuliah, tunjukin aja kartu mahasiswa elo dan bilang lo kerja karena butuh biaya kalo perlu minta surat tanda lo mahasiswa dari admin. gak apa ngibul dikit di awalnya yang penting lo kerja niat dan tunjukin kalo elo emang bagus. okeh!!

    + emo

  • 1 dekade yang lalu

    kasihan nasibmu ki

    hmmmmmmmmm.

    aku g tahu harus gmana

    aku sarankan

    km harus mampu menentukan hidupmu dgn keras

    kasihan sekali

  • 1 dekade yang lalu

    Hai,,hai,,

    Mksd seksual apa y, lo pernah??? or apa y???

    Yg nama'y kerjaan tuh gampang nggak ush risau, palagi lo anak kuliahan, lo pasti punya keahlian kan yg lo bs kembangin.

    Contohnya gw dari keluar SMA mpei skr dah 8 taon, bisa nghidupin ndiri tanpa bantuan ortu, mandiri lbh asyik drpd tergantung ortu. Gw prnh jualan keripik k skolah2, tapi gw ngak gengsi mpei akhirnya gw zukses spt skr ini.

    ya sebisa-bisanya lo nya za sech, dan gw jg bersyukur skr gw bs krj ditmpt yg shrsnya bwt ank kuliahan, dan gw jg punya posisi yg bagus. asal lo nya za niat, gw ykin lo bisa teman. n skr gw jg bs mpei nerusin kuliah.

    Bybye,,

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.