promotion image of download ymail app
Promoted
Andi ditanyakan dalam Keluarga & HubunganPernikahan & Perceraian · 1 dekade yang lalu

Istriku mudah tersinggung dan ngambek apakah ada tips dari kalian?

Saya baru aja menikah istri saya sering banget ngambek dan mudah tersinggung. dan saya juga ga munafik sifat saya jg cenderung egois dan ngambek. pernah saya betengkar hanya krn masalah sepele yaitu ada gelas dan sisa makanan dikamarku aku suruh segera mberesi tapi selalu ditunda aku nasehati malah ngambek dan marah melulu. aku capek. juga waktu pagi aku dah bilang bahwa aku ga suka istriku bangun telat tapi ternyata kami sama sama bangun jam 7 hmmmmmmmmm padahal pinginya sama - sama tahajut kek atau shubuhan bareng. aku pingin istri yang selalu ready ketika ada adzan shubuh dan membangunkan aku. hingga sekarang saya harus pisah ranjang gara gara in help me yaaa aku dah g tahan....

11 Jawaban

Peringkat
  • bray
    Lv 4
    1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    coba saya jawab ya

    memang kalau dah berhadapan sama realitas

    punya istri ternyata gampang-gampang susah ya mas....

    ada satu pepatah walaupun bukan jawaban

    "Wanita itu diciptakan dari tulang rusuk"

    sudah menjadi sifat tulang rusuk cenderung berbentuk bengkok dan lunak, dikerasin patah di sabarin tetep bengkok, jadi enaknya di gimanain dooong..???

    di rendam dalam air hangat sambil di urut dengan lembut sambil berdo'a dengan Ikhlas

    mudah-mudahan jadi lurus

    maksudnya disabarin aja mas

    ditegur dan dikasih sanjungan

    ya tentunya pada waktu yang memungkinkan untuk di tegur dan waktu yang memungkinkan untuk disanjung

    istri mudah tersinggung dan mudah ngambek saya kira wajar

    mungkin ada salah satu dari psikologisnya yang membuat dia ngga Percaya Diri, dan itu harus segera diberi pengertian dengan bahasa yang baik tentunya, alangkah baiknya setelah tuntas kemarahanya biar ngga kusut bersahut-sahutan kalau dah tenang baru ngomong

    maaf ya mas

    sepertinya ALLOH SWT ngga salah deh memasangkan anda dengan istri anda buktinya bangunnya bareng jam tujuh

    hehehehehe......

    maaf lagi ya jangan tersinggung

    sebaiknya anda jangan terlalu banyak menuntut atau menyuruh sama istri karena istri anda juga manusia bukan mainan remote control,

    alangkah baiknya bila ide anda itu

    anda lakukan sendiri dulu biar istri anda yang mengikutinya kemudian

    jadi selain jadi pemimpin yang baik

    laki-laki juga sebagai panutan dengan memberi contoh tingkah laku yang baik pada keluarganya

    kesimpulannya

    ternyata ya keinginan itu tidak mudah di wujudkan harus melalui proses yang namanya belajar dan itu sampai mati

    ingat yang anda hadapi itu mahluk hidup yang sama dengan anda

    punya mata, hati, akal, dan emosi

    dan untuk itulah anda dipasangkan ALLOH SWT

    iya...

    untuk saling melengkapi dan beribadah

    belajar kan ibadah mas

    mohon maaf atas kekurangannya

    semoga ALLOH SWT memberimu petunjuk, amin

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Ya ampuuuunn Yang Dipertuan Agong Baginda Raja Andy......istrimu itu pendamping bukan pembantu, dan kamu menikahi dia, bukan menggaji dia, jadi tempatnya adalah disampingmu, bukan dibawahmu (kecuali diranjang).

    Jadi kalo melihat dirumah ada yang kurang rapi atau perlu dibereskan ya langsung aja dilakukan sendiri, kenapa harus menuntut istrimu yang mengerjakannya? Mengenai bangun pagi juga, kenapa harus menuntut istrimu bangun terlebih dahulu? memangnya istrimu ayem yg tiap pagi bisa kukuruyuk?

    Jangan ngambek loh yah...aku to the point aja deh, kan katanya kamu perlu help. Sebab aku yakin kalo kamu melakukan sendiri hal2 yg selama ini kamu tuntut dari istrimu. Lama2 istrimu akan terharu melihat kebijaksanaan dan cintamu terhadap dirinya, dan tanpa kamu suruh2 lagi, dia akan secara otomatis melakukannya.

    Cheers.

    Sumber: Lead by example (memimpin dengan cara memberikan contoh).
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    tubuh anda dan istri anda tidak mampu menguasai ego kalian masing2. jika demikian, termasuk sulit juga ketika saya anjurkan anda untuk sedikit menekan ego anda. sesekali bisa saja menjadikan istri anda sebagai alter ego anda, tapi kalau itu terus berlanjut, pencapaian apa yang anda dapatkan dari hidup berkeluarga bersama dia.

    ada tips, seorang petinggi (juga humoris) yang pernah berkelakar kepada saya bahwa ia sempat bingung dgn kebiasaan istrinya yang suka ngambek gak karuan. Tak satu pun dari yang dia coba dapat meluluhkan hatinya. akhirnya ketika istrinya marah-marah, dia dengan spontan berlalu di hadapan istrinya dengan badan bugil. Si istri tiba2 terdiam dan sedikit tersipu-sipu.

    coba aja resep itu. pernikahan kalian kan masih seumur jagung. masa emas yang sayang kalau dilewatkan hanya dengan ribut2 seperti itu. selamat menjadi suami yang dewasa sebenar-benarnya dewasa.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    1. istri adalah teman n levelnya sama

    2. perlakukan dia sbg istri bukan pembantu

    3. coba lakukan sendiri yang kamu gak suka...spy tar dia tersentuh.....kurangi komentr mulut

    4. Jangan biasakan makan di kamar...

    5. belajarlah menerima kelebihan terutama kekurangan pasangan kita..........karena kita juga gak sempurna??!!!!

    6. perkawinan adlah persatuan dua kepala dgn berbgai macam perbedaan n kekurangan jadi dewasalah.....pahami kembali apa tujuan anda menikah!!

    7. Selamat mencoba....ingatlah jangan masukkan pihak ketiga (mertua ortu dll) ke dalam masalah SEPELE ini...

    8. Jangan malu untuk meminta maaf.....bila salah!

    9. Rayulah dia untuk terbuka dan saling mengerti......buatlah kesepakatan...suamiku aja bangun lbh pagi dr aku....tp its okay....sampe aku nyadar bahwa aku yg seharusnya duluan....proseslah itu

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    membaca pertanyaan kamu, sepertinya kamu suami yang menginginkan pelayanan istri sebagai seorang pangeran. itulah masalahnya, hubungan rumah tangga kalian ga akan bertahan lama kalau sikap kamu yang terlalu egois ga di rubah.

    permasalahanya adalah kamu yang terlalu EGOIS.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Mas Andi...

    saya galiezz.. saya paham mass maksud mass

    Namanya juga baru menikahh ..

    pastinya kita juga belum tau pasti watak dari pasangan kita masing2..

    akan mudah bagi kita untuk menilai kekurangan ataupun kesalahan orang lain atau pasangan kita sendiri..

    tapi mungkin kita juga tdk sadar akan kekurangan maupun kesalahan diri kita sendiri..

    Dalam rumah tangga yang paling penting adalah rasa saling pengertian satu sama lain..

    contoh kecil yang mas berikan itu.. seharusnya juga tidak akan terjadi suatu keributan jika kalian berdua saling pengertiann...

    memang itu adalah tugas seorang istri.. tapi ga da salahnya klo mas yang benahi..

    mungkin dengan begitu dia akan merasa malu mass sehingga besok2 hal itu ga aka terulang lagi...

    jika memang dia sudah tidak kena dinasehati.. mungkin dengan memberikan contoh perbuatann akan lebih mempan..

    seperti bangun subuh... ga da salahna mass klo mass yang bangun lebihh dulu.. mencontohkan kepada dia..

    insya Allah klo itu dijalankan dengan rutinn pasti istri mass akan terbisa..

    bahkan ga menutup kemungkina dia akan bangun lebihh awall dari mass..

    Satu lagi mass.. yang namanya menguruss rumahh tangga juga melelahhkan...apalagi jika dia juga sama2 bekerja...

    ga da salahhnya kan klo saling bekerja sama..

    Mass pada dasarnya wanita itu suka diperlakukan lembut...

    jika mass mau menegurr .. tegurlah dengan lemah lembut..

    ajak bicara dari hati kehati.. beri pengertiann...

    Saya yakin mass.. pasti masalah mass bisa diselesaikan secepatnya

    Saya turut mendoakann... semoga rumah tangga mass langgeng.. diberikan kebahagian yang tak putus putusnya...

    Amin........................

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    salah satu harus ada yg ngalah..

    Sumber: dk
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Noname
    Lv 7
    1 dekade yang lalu

    Seorang SUAMI mempunyai Tanggung jawab untuk mencari nafkah diluar rumah.

    Sedangkan seorang ISTRI mempunyai Tanggung jawab didalam rumah, mengurusi pekerjaan rumah yang lumayan membosankan dan melelahkan.

    Biasanya jikalau seorang Istri ngambek itu ada sebabnya :

    1. Mungkin anda sering keleluyuran malam

    2. Sering nongkrong/main/jalan sama teman, tanpa menyertakannya/mengajaknya

    3. Bosan, Kejenuhan akibat tidak adanya Refreshing/Jalan-jalan/Tamasya

    4. Anda telah melupakan Hari Ulang Tahunnya

    5. Hilangnya suasana Romantis ketika seperti pacaran dulu

    Nah, sebaiknya saya anjurkan kepada anda Instropeksi Diri, pikirkan dimana Letak Kesalahan anda, jika sudah ketemu, cobalah cari suasana yang Indah yang dahulu anda pernah lalui bersama, jika anda punya salah sebaiknya minta maaf dahulu, setelah itu barulah anda tanyakan kepadanya, kenapa dia berbuat seperti yang anda sebutkan diatas, KOMUNIKASI adalah Cara yang terbaik, jikalau tidak disertai EMOSI dan EGOIS, saling pengertianlah anda berdua.

    Demikian semoga anda bisa akur !!!

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Mas Andi....

    coba kamu didik istri mu sejak dini....

    dengan cara kamu sendiri...ngak perlu kasar..karna prmpuan tidak akan pernah suka di kasari....

    masalh keluargamu sama dengan masalah yang saya hadapi dengan suami saya....bedanya mungkin suami saya itu orang yang pemarah...jadi saya sering mengalah untuk nya....

    dya mengajarkan saya sangat keras...kadang saya sering pulang kerumah orang tua saya karna tidak tahan dengan kelakuannya....

    dya merasa dirinya selalu benar...

    coba mas bicarakan kembali dengan istri...

    saya sadar setiap kita membentuk suatu hubungan pasti ada saja masalahnya....

    itu namanya kita sedang dalam proses kedewasaan...

    coba mas tanya kan lagi maunya gimana...

    yaaa sama2 enak aja sih....

    saling melengkapi, saling menutupi kekurangan aja....

    saya juga sekarang sedang pisah ranjang....

    saya berada di rumah ortu saya dan dya juga di rumah ortunya....

    dan saya sedang hamil 9bulan,selama saya pergi dari nya sdh seminggu dy tidak pernah telp atau tanya kabar saya...

    saya tidah pernah takut kehilangan dya....karna saya yakin saya mampu menghidupi anak saya dengan tangan saya sendiri....

    duuuhhh mas andi maaf loh jadi saya yang curhat....

    kalo saran saya...

    kan mas bilang lagi pisah ranjang....

    jadi mending temui dya untuk membicarakan bagaimana baiknya....

    beri tau dya apa mau mas dan tanya apa mau dya...

    mulai lah membuka lembaran baru lagi...

    saya tau kalian saling membutuhkan 1 sama lain...

    semoga berhasil ya mas...

    Sumber: pengalaman pribadi...
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Haloo mas andi...hehehe 2 the point aza ya.kebetulan saya juga penah mengalami apa yg mas alami.memang kita sebagai suami mas dituntut lebih sabar dan bijak lagi dalam membimbing.kita juga harus konsekuen menghilangkan keegoisan kita.Karena yg sama2 kita ketahui adalah di dalam pernikahan/rumah tangga,diperlukannya saling pengertian dan toleransi.lebih baik mas andi terapkan saja kebiasaan baik mas andi ini.lama kelamaan istri kita juga akan menyadari koq mas.maaf ya mas kalo saya sok tau,sekedar berbagi aja koq,saya harap keluarga mas andi tetap utuh.terus berjuang ya mas

    Sumber: pengalaman pribadi
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.