Apa yang harus di korbankan? dalam Pengorbanan

Di sepanjang perjalanan ke pasar aku membisu dan kubiarkan Angga mengeluarkan segala unek unek hatinya. Namun " Ukiiiiiiiiiiiiii !!!!!! " batinku menjerit memanggil namanya. Betapa sayang orang yang menyatakan Cinta padaku saat ini bukan Uki tapi kakak kelasku. Aku bingung dan kacau namun hatiku mengatakan aku... tampikan lainnya Di sepanjang perjalanan ke pasar aku membisu dan kubiarkan Angga mengeluarkan segala unek unek hatinya. Namun " Ukiiiiiiiiiiiiii !!!!!! "
batinku menjerit memanggil namanya. Betapa sayang orang yang menyatakan Cinta padaku saat ini bukan Uki tapi kakak kelasku.
Aku bingung dan kacau namun hatiku mengatakan aku hanya cinta Uki walau dia jauh disana, disetiap langkah hanya nama Uki yang ku sebut,dan aku terkejut manakala tangan Angga meraih tanganku. Dengan pelan aku mengelaknya " maaf Angga tangan ini sudah dimiliki oleh Uki dan aku janji pada diriku sendiri bahwa hanya Ukilah yang boleh menggandeng tanganku bila dia ada disisiku" penjelasanku pada Angga , kenapa aku tidak mau digandeng tanganku
"Tapi dia tidak ada disini? kata Angga dan " ku mohon kau mengerti aku Angga", aku sendiri masih dalam pencarian siapakah Cinta sejatiku" sambungku. Angga hanya diam dan memohon " bolehkan aku mencium tanganmu?'" aku tetap mengelaknya karena aku juga hanya ingin bahwa Ukilah yang boleh mencium tanganku kataku dalam hati. "Tidak Angga aku juga tidak ingin kau mencium tanganku apapun yang akan kau lakukan padaku, aku tetap akan menolakmu" kataku pada Angga.Akhirnya Angga menyerah dan aku coba merubah suasana tegang menjadi santai dengan cara menyanyi sepanjang jalan kenangan dan anehnya Angga juga mengikuti lagu yang ku nyanyikan. "Wah ga ada bebek tapi kok dengar suara bebek sih?" kataku, Angga diam sejeanak dan tersenyum lebar akhirnya mulailah kami bercanda di sepanjang perjalanan ke pasar. "Kita minum es kelapa muda yuk?" Angga mengajakku untuk minum es karena kehausan," yeee coba dari tadi bilang kalau kau punya duit kan mending buat bayarin aku naik Angkot?" jawabku sambil menggerutu.
Di restoran kecil itu kami menikmati es kelapa muda yang di pesan Angga tapi bayanganku aku minum es bersama Uki ah alangkah indahnya bila aku juga bisa menikmati es kelapa muda ini bersama Uki kataku dalam hati. " Mikir Uki yah?" kalimat itu mengejutkan aku sehingga pudarlah bayangan indahku bersama Uki yang ku rindu. Sesudah minum es Angga menyetop Angkuta untuk lebih cepat ke pasar dari pada jalan kaki masih 2 km jauhnya. kami berdua diam didalam angkuta itu.Aku masih memikirkan semua unek unek Angga
yang telah menyatakan Cintanya padaku. Apa yang harus kulakukan?
sedangkan aku tak mau mengkhianati Cintanya Uki tapi aku juga tidak tahu apakah Uki benar benar mencintaiku dan tidak punya cewek lain selain aku, Angga benar dia sangat jauh dariku dan aku tidak akan mengerti bila dia memiliki pacar lain selain Aku. Lalu apakah aku memang sudah menjadi pacarnya Uki? kataku dalam hati
tapi sudah setahun kami saling menyatakan Cinta walau hanya dalam surat dan aku jatuh Cinta pada Uki dari pandangan pertama sejak kejadian di kereta senja sejak satu tahun yang lalu. Sesaat kemudian sampailah kami di terminal angkuta di depan pasar maka mulailah kami saling berpisah menuju jalan masing masing " Delma besok boleh yah jalan lagi ke pasar ? kata Angga sebelum menghilang ,tanpa pikir panjang kau mengiyakan dan tidak memikir bahwa besok aku lebih suka naik angkuta dripada jalan kaki ke pasar,
Akan tetapi hari yang kujanjaikan untuk jalan ke pasar tidak terlakasana karena Angga tidak masuk sekolah hari itu.

Ada apakah gerangan? sakitkah dia ? ah tunggu aj cerita selanjutnya
udah linu dikit nih jari minta di pijit .
Update: Yup Mom udah baca kok Lea
bagus dan merinding juga haha
salam juga buat akira- coey
14 jawaban 14