promotion image of download ymail app
Promoted
zetha ditanyakan dalam Ilmu SosialSosiologi · 1 dekade yang lalu

siapa ya bisa bantu jelasin penerapan 'chaos theory' dalam konteks kehidupan sosial sehari-hari ?

3 Jawaban

Peringkat
  • MareL
    Lv 7
    1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    Chaos theory, ketidak-teraturan dalam keteraturan, keteraturan dalam ketidak-teraturan. Secara sederhana menurut wikipedia : chaos theory describes the behavior of certain non liniear dynamical system that may exhibit dynamics that are highly sensitive to initial conditions. Pernah kepikiran gak dalam kejadian sehari-hari lo memperkirakan apa yang terjadi ketika lo memilih alternatif lain untuk apa pun yang lo lakuin (yak para hadirin yang terhormat saya baru saja membuat kalimat tidak efektif yang sangat membingungkan dan tidak jelas). Misalnya gini, coba kalau lo gak berenti nyapa dosen lo pas di koridor kampus, coba kalau lo lebih cepetan markir mobilnya, coba kalau lo ketemu client tepat waktu, coba kalo lo gak diputusin mantan, coba kalo lo duduk lebih lama aja di kantin atau apa ajalah ! pokoknya buat pengandaian untuk hal-hal remeh yang udah kejadian yang ujung-ujungnya bisa mempengaruhi kondisi lo saat ini. Semua pilihan dan kejadian-kejadian kecil lo adalah puzzle-puzzle tidak teratur yang membentuk kondisi lo saat ini. Sekecil apa pun kejadian itu. Atau begini, pernah gak ngelewatin lokasi kecelakaan beruntun yang masih fresh baru kejadian trus lo kepikiran seandainya saja lo lewat situ beberapa menit lebih cepat, seandainya saja tadi lo gak ngupil dulu beberapa menit sebelum nyalain mobil, karena kalo gak ngupil kelamaan lo gak bakal kejebak macet di rush hour, karena kalo gak kejebak macet lo bisa milih alternatif jalan tikus lain, karena kalo milih jalan tikus lo bisa sampai tempat kecelakaan itu beberapa menit lebih cepat yang artinya bisa jadi lo adalah salah satu korban dari kecelakaan beruntun tersebut (yak para hadirin yang terhormat saya baru saja membuat kalimat tidak efektif yang lain). Kesannya semua kejadian remeh temeh itu adalah acak, tapi masing-masing ada kontribusi. Ketidak-teraturan dalam keteraturan.

    Begitu halnya yang gue perhatiin akhir-akhir ini. Partai-partai Islam besar sedang tercoreng abis-abisan, ketahuan belangnya. Gusdur yang main asal pecat orang-orang yang tidak dia suka, tidak melalui munas sebagaimana mekanisme resmi partai pada umumnya, yang main tuduh-tuduh ancam-ancam di setiap pilkada dimana PKB kalah. Sedikit banyak konflik internal di PKB dapat membuat jelek image partai berbasis NU itu. Membuat orang berpikir ulang, bagaimana mungkin memilih partai yang tidak bisa mengurus dirinya sendiri, bagaimana mungkin memilih partai yang sibuk berebut kursi ketua, bagaimana mungkin memilih partai yang sangat otoriter dimana tiga ketua umumnya dipecat begitu saja, mana mungkin memilih partai yang sedikit-sedikit meminta restu sana-sini ziarah sana-sini dibanding berkonsolidasi berkerja nyata. Maaf, tokoh yang mengaku paling demokratis dan dianggap bapak bangsa itu justru sangat otoriter dalam kejadian ini. Lain lagi PPP. Tenang, gue gak akan membahas si Amin (si Amin disini adalah untuk Al Amin, anggota DPR suami dari pedangdut Kristina yang tertangkap di Ritz Carlton pukul 2 pagi nyari indomie telor kornet, seperti alasan kebanyakan mahasiswa yang selalu bergadang kelaparan setiap malam). Yang bikin gue kaget justru reaksi fraksi PPP yang bisa dibilang berlebihan. Mereka semua kebakaran jenggot (well, this is not actually a phrase since most of them do have) membela mati-matian, menyerocos alibi-alibi konyol asal bunyi tanpa logika, arogan menekan KPK untuk segera melakukan rekonstruksi, bersikap preman nggerudug kantor KPK. Gak pernah terbayang sebelumnya, manusia-manusia berjenggot dan hafal puluhan surat quran panjang itu bisa menjadi begitu kasarnya. Harusnya mah mereka kalem aja, gak usah panik gitu sampai mengerahkan 40 pengacara. Bukannya kalau memang benar uang itu uang halal dan bahkan satu pengacara pun sudah lebih dari cukup ? dan sebaliknya : menyediakan 40 pengacara untuk bahu-mambahu membangun alibi dan kebohongan demi menyelamatkan si Amin artinya memang ada cerita lain dibalik itu. Seberapa penting figur Amin untuk PPP ? ataukah seberapa besar dosa yang bisa dibuka Amin jika bisa dibuktikan nanti di pengadilan ?

    Kontribusi mereka dalam mencoreng muka Islam lumayan juga. Kabah dan huruf arab di lambang partai huh ? Bagi gue Lia Eden dan Ahmadiyah justru jauh lebih terhormat hidupnya, setidaknya mereka layaknya tersesat dan gak pernah nyusahin orang. Tapi justru disitu ada hikmahnya, akibat kejadian-kejadian tadi, para simpatisan mereka banyak yang berpaling ke partai Islam lain. Terbukti PKS menang dua kali berturut-turut di Jabar dan Sumut, dua provinsi besar dan strategis di Indonesia. Bahkan di DKI lalu, seandainya PKS gak dikeroyok 20 koalisi butut itu bisa saja keluar sebagai pemenang. Gue bukanlah pendukung mati PKS tapi bukankah lebih baik mencoba sepatu baru dengan resiko kaki bengkak-bengkak karena ternyata kaku gak nyaman dibandingkan tetap memakai sepatu lama butut bau kucel busuk yang sudah terbukti jelas gak bakal ada baik-baiknya. Kejadian-kejadian terpisah tadi semacam Amin yang khilaf, Gusdur yang emosian dan waton njemplak, Cak Imin yang keras kepala, Fraksi PPP yang arogan di kantor KPK dan bahkan Kristina yang permainan ranjangnya kurang ok sehingga membuat Amin nakal sekalipun bisa jadi adalah potongan-potongan kecil puzzle yang tidak teratur, acak tetapi mungkin bisa saja mengantarkan PKS meraih peningkatan suara yang signifikan di pemilu nanti ? Terimakasih kepada Gusdur dan si Amin atas kontribusinya dalam chaos theory ini kalau begitu.

    ......................

    ]referensi

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    meminjamkan istilah karl Marx, dinamika kehidupan adalah adanya pertentangan/konflik dalam kehidupan masyarakat. Ketika konflik tidak bisa melahirkan suatu tatanan sosial yang diinginkan maka konflik tersebut akan akan sulit diredakan, akibatnya masyarakat berada dalam keadaan ketidakpastian/keraguan/anomie dll.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Nonton aja filmnya dulu "Chaos" untuk lebih tahu apa itu Chaos Theory.....difilm itu dijelasin kok, apa itu Chaos Theory.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.