Bahayakah bila siklus haid tidak teratur (2 atau 3 bulan sekali)& hanya berlangsung selama 3 hari setiap haid?

Ikuti
  • Ikuti secara umum
  • Ikuti secara pribadi
  • Berhenti Ikuti
Jawaban TerbaikPilihan Penanya
  • Ika Dijawab 6 tahun yang lalu
Sebagian perempuan mengalami haid yang tidak normal, seperti usia haid yang datang terlambat, jumlah darah haid yang sangat banyak sampai-sampai harus berulang kali mengganti pembalut, nyeri atau sakit pada saat haid, gejala PMS (Pre Menstruasi Syndrom), siklus haid yang tidak teratur dan masih banyak lagi. Gangguan ini jangan didiamkan karena dapat berdampak serius. Haid yang tidak teratur, misalnya dapat menjadi pertanda infertilitas.
Amenorrhea digolongkan menjadi dua, yaitu amenorrhea primer dan sekunder. Amenorrhea primer adalah di mana seorang perempuan yang sudah berusia sampai 14 tahun belum juga mengalami haid. Keadaan ini seringkali diakibatkan oleh kelainan yang didapat sejak lahir, baik kelainan genetik, misalnya pada sindroma Turner maupun kelainan karena adanya abnormalitas pada proses perkembangan alat-alat reproduksi, misalnya pada penyakit agenesis Tuba Muller yang menyebabkan tidak adanya rahim pada tubuh penderita.

Amenorrhea primer dapat juga disebabkan oleh sumbatan atau halangan di daerah vaginal. Kasus hymen imperforata, misalnya. Ketiadaan haid disebabkan oleh selaput dara yang terlampau tebal dan menutupi seluruh rongga vagina sehingga darah haid tidak bisa keluar. Kasus ini diperbaiki dengan jalan operasi.

Amenorrhea sekunder adalah tidak haid lebih dari tiga bulan setelah kejadian haid sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh masalah anatomik, yakni jaringan parut endometrium karena infeksi atau kuretase, dan anovulasi. Anovulasi ini disebabkan oleh kegagalan ovarium dalam mensekresi estrogen dan progesteron. Penyebab paling sering dari amenorrhea sekunder adalah hamil dan menyusui, menopause dan menopause prematur, yaitu menopause yang terjadi pada usia kurang dari 40 tahun. Selain itu, amenorrhea sekunder juga disebabkan oleh malnutrisi atau asupan gizi yang buruk yang menyebabkan penurunan berat badan secara drastis, stres, obesitas, dan latihan fisik yang berlebihan.

Sewaktu anak saya mengalami hal ini pun saya panik dan bingung, lalu saya beri dia makan Pmg dan Bp (maaf ya ga bsa scr spesifik ntar dkira iklan), alhasil anak saya sudah tdk pernah lg mengalami berbagai keluhan sewaktu haid berlangsung.
Semoga dpt membantu.
mribka25@yahoo.com

Penilaian & komentar penanya

3 dari 5
makasih ya bu atas penjelasannya,tapi sayang petunjuk obatnya gk jelas.jadi klo mo beli itu bingung harus kemana?apakah dijual bebas atau tetap harus ada resep dari dokter?
  • Nilai
  • Komentar

Jawaban Lainnya (4)

Berperingkat Tertinggi
  • Berperingkat Tertinggi
  • Terlama
  • Terbaru
  • Fandinata Dijawab 6 tahun yang lalu
    Menstruasi adalah pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan pendarahan dan terjadi secara berulang setiap bulan, kecuali pada saat kehamilan.
    Masalah pada menstruasi diantaranya mencakup siklus yang tidak lancar, nyeri haid, dan efek buruk terhadap stamina dan kesehatan.
    Berdasarkan kesaksian orang yang mengalami menstruasi tidak teratur dan nyeri haid, saya merekomendasikan Produk Nutrisi Alami seperti :
    1. Nutrient High Calcium Powder (Menjaga metabolisme tubuh, meningkatkan imunitas)
    2. Zinc-Cream Suplement (Menyeimbangkan hormon)
    3. Spirulina Capsules (Mengandung nutrisi yang dibutuhkan wanita).
    Untuk info Produk Nutrisi bisa menghubungi saya via SMS di 08128707763 (Fandi).

    Sumber:

    Buku Nutrisi
    • Nilai
    • Komentar
  • Dharma Dijawab 6 tahun yang lalu
    bahaya tuh,karena haid itu mengeluarkan darah kotor yg ada didalam tubuh kita.....jd kalo ga teatur yang pasti bdan jd ga enak gt,kalo aq sich biasax dengan olahraga teratur & makan mkanan bergizi,,soalx kalo bdan qta sehat yg pasti haid juga jd teratur..........
    • Nilai
    • Komentar
  • lea Dijawab 6 tahun yang lalu
    Menurutku menstruasi yang tidak teratur, diakibatkan oleh faktor hormonal, sebaiknya tidak terus menerus menganggap hal itu biasa, yang bisa merugikan dirimu sendiri.
    saran saya segera periksakan ke dokter ahli kandungan.
    semoga masalahmu cepat teratasi.
    • Nilai
    • Komentar
  • M Dijawab 6 tahun yang lalu
    jelas bahaya dong sayang...., itu kan kelainan
    Bagus kamu periksa kedokter kandungan
    • Nilai
    • Komentar
  • Sign In 

    untuk menambahkan pertanyaan Anda

Siapakah yang mengikuti pertanyaan ini?

    %
    JAWABAN TERBAIK
    Anggota sejak:
    Poin: Poin: Tingkat
    Total Jawaban:
    Poin minggu ini:
    Ikuti
     
    Berhenti Ikuti
     
    Blokir
     
    Buka blokir