promotion image of download ymail app
Promoted
i-one the fox ditanyakan dalam Ilmu SosialPsikologi · 1 dekade yang lalu

bagaimana rasanya jika merayakan hari raya tidak bersama orang yang kita cintai?

tentu sepi & hampa menyelimuti suasana yang harusnya keceriaan, kegembiraan & suka cita itu mendominasi dalam menyambut hari raya yang sebentar lagi akan datang. tapi ternyata masih ada yang kurang dengan tidak hadirnya seseorang kita cintai membawa dampak yang cukup besar. rasanya perasaan itu tak akan pernah bisa hilang di telan waktu. kenangan-kenangan indah di masa lalu yang pernah kita lewati bersama ternyata bisa menyakitkan sekali di saat menjelang hari raya ini tiba. apa lagi ada perasaan bersalah yang cukup menggganggu dalam hati jika mengingat kenangan-kenangan itu.

> jika teman teman juga ada yang merasakan seperti ini apa yang akan kalian lakukan?

> apakah akan terus larut dalam kesedihan, lalu bagaimana caranya supaya melupakan kenangan itu?

karena dalam kenyataannya akan sulit sekali melupakannya pada saat-saat seperti ini.....

terima kasih atas pendapat temen-temen semua

11 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    bukan sedih lg tp sengsara...jangankan dihari raya, masih dibulan puasa kayak gini aja aku harus ditinggal pacar dan yg paling sedih lagi aku juga ditinggal kedua orang tua kerja, kalau2 kerjanya dekat ini harus meninggalkan rumah hingga berbulan2

    > kalau menurut aku sih ini satu pelajaran bagaimana cara hidup mandiri diusia dini, yg aku lakuin cari hiburan agar tidak terbayang orng2 yg pernah hdr dlm hdup kita, sampai ia kembali sendiri, tp jgn samapai ngelakuin hl yg fatal ok !!!!

    > gak mesti harus terus larut dlm kesedihan karena itu hny bikin kta menyiksa diri sendiri, bawalah happy hidup jgn dibikn susah fun !

    dulu wktu aku mash SMP guru aku pernah blng "binasalah org2 yg gak pnya kenangan walalupun itu kenangan phit karena dia termasuk org yg paling merugi" sampai skrang aku mash ingat betul kata2ya

    yyyy kalu mau ikutin saran aku boleh juga kok, tp jg terlalu terbawa dlm ksdhn ya ga baik, karena itu akn membuat orng yg kita cintai n rindu batinnya mers sdih

    smngatlah......aku juga merasakan seperti yg kau rasakan kok....

    happy day

    thanks...........

    Sumber: kisah hidupku
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    6 tahun yang lalu

    Untuk NKRI yang lebih baik:

    Jika anda seorang muslim, jadilah muslim yang baik dan jika anda bukan muslim jadilah anda orang yang taat kepada ajaran agama anda.

    إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ

    “Sesungguhnya agama (yang haq dan diridhoi) disisi Allah adalah Islam.” (QS Ali Imran: 19)

    وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآَخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

    “Dan barangsiapa yang mencari selain Islam sebagai agama, maka tidak akan diterima dan ia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi.” (Ali Imran: 85)

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    berfikir positive dan mengganggap itu hal yang biasa....toh meminta maaf bisa setiap saat dan hidup juga ada phase - phase nya mungkin saat ini tidak bisa lagi bekumpul dg org2 yang kt cintai, mungkin hari raya besok ato lusa akan berkumpul lagi ato mungkin akan betambah dan sebaliknya.....apapun kalo judulnya ikhlas dan positive khan semua akan baik2 aja...

    Sumber: berbagi aja
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    hau i-one

    sudah terlalu sering lebaran tanpa saudar dan orang tua

    tapi setiap datang hari lebaran masih terasa sakit di hati

    dan menderita terasa juga dan terlihat dari wajah pula

    akan tetapi pastilah tidak akan lama bersedih karena suasana di sekelilingnya merubah suasana dalam hati yang sedih tanpa saudara dan orang tua menjadi gembira karena suasana pada saat itu.

    Disetiap takbir yang ku dengar

    sayatan hati kurasa

    tetesan air mata tak tertahankan

    dalam kesedihan berkhayal

    akan kehadiran saudara dan orang tua bersamaku

    apa daya Tuhan menghemdaki

    daku tidak bisa merayakan Hari Lebaran itu bersama keluargaku

    bersama Ayah dan Ibuku

    salam dari Delima

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    > Keadaan kaya gitu tuh yg bikin ati kaya diiris udah jauh dari semua pas hari raya sendiri paling nangis,, kalau dah itu tel {maklum ahli nangis si,, } tapi walaupun begitu tidak boleh berlarut dalam kesedihan tetep sama melakukan aktivitas pergi beribadah ikut meramaikan walau sendiri tanpa mereka dalam merayakan hari raya setidaknya kita bersukur masih ada kesempatan untuk merayakannya Alhamdulilah lebaran tahun ini saya bisa kumpul ama mereka keluarga dan teman ga seperti tahun2 dulu sepi,hampa, sendiri.

    Kenangan indah bersama orang tercinta itu bagiku tidak perlu dilupakan malah harus

    diinget sebagai kenangan indah dalam hidupku

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    ya pasti rasanya sepi bgt klu gak da org yang dicintai disamping qta...

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • paoel
    Lv 5
    1 dekade yang lalu

    Pertanyaan menjelang hari raya nih ya... =)

    bagaimana rasanya jika merayakan hari raya tidak bersama orang yang kita cintai? aku persepsikan 'orang yang dicintai' ini secara luas ya, bukan hanya pasangan atau kekasih.

    jawabannya: rasanya sedih, hampa, dan kosong. Kebetulan aku pernah beberapa kali melewatkan hari raya sendirian, jauh terpisah dari keluarga tercinta. Beberapa kali Natal, Tahun Baru, dan Paskah aku lewatkan seorang diri di kos2an.

    sediiiihhhh sekali. Apalagi pada saat sendirian itu aku terbayang suasana rumah pada saat2 hari raya seperti itu, pergi ke gereja bareng, menyanyikan lagu2 Natal, menghias pohon Natal, makan bersama, membuat kue, dsb.

    tapi apa mau dikata, tidak selamanya kita mendapatkan apa yang kita inginkan kan?

    meski seorang diri, aku tetap pergi beribadah pada saat hari raya. aku cari2 kesibukan lain untuk mengisi waktu, seperti membaca buku, menonton tv, atau tidur. =p

    melupakan kenangan? kenangan2 indah mengapa harus dilupakan? menurutku tidak apa2 kita tetap membiarkan kenangan itu hidup dalam hati karena bila tangan tidak dapat menggapai, bukankah hanya kenangan yang bisa kita miliki? meski mungkin akan membangkitkan kesedihan, tapi biarlah kenangan itu tetap kita ingat, supaya tidak akan hilang untuk selamanya.

    salam.. =)

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    yg pasti sengsara dan percuma aza ngerayainnya tanpa itu semua.

    hal yg kulakukan sech mungkin berusaha ngulupai.memang sech tidak mudah tapi tetap berusaha.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    ya tentunya sedih,sepi,hampa,gk semangat, yah gak bisa di ungkspksn dgn kata-kata,,, T,T

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    "tubuh ini tidak selamanya bisa bersamamu, tetapi cinta ini akan selalu tinggal dalam hatimu"

    itu kutipan SMS yang pernah saya dapat dari mantan pacarku yang jauh dariku.

    emang benar adanya, tidak selamanya dia akan bersama kita, tetapi cintanya akan tinggal dihati kita.

    ntuk itu, biarkan saja cintanya dia tinggal didalam hatimu. dan yakinlah bahwa cinta itu membuatmu tetap bahagia walopun kamu tidak sedang bersama orang yang kau cintai dan memberikan cinta itu kepadamu.

    ^_^

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.