Mengapa kita manusia senang yang GRATIS?

>Gratis, gak bayar, gak harus keluar uang, gak bisa dipungkiri kita semua masyarakat pasti lebih semangat kalo ketiban rejeki gratis seperti ini. Contoh saja, pembagian zakat yang cuma 30 ribu rupiah per-orang harus dibayar mahal dengan desak-desakan orang banyak yang menelan korban jiwa sampai 21 orang. Saya... tampikan lainnya >Gratis, gak bayar, gak harus keluar uang, gak bisa dipungkiri kita semua masyarakat pasti lebih semangat kalo ketiban rejeki gratis seperti ini.
Contoh saja, pembagian zakat yang cuma 30 ribu rupiah per-orang harus dibayar mahal dengan desak-desakan orang banyak yang menelan korban jiwa sampai 21 orang.
Saya tidak sedang menyoroti peristiwa tragis ini, tapi lebih ke sisi gratis-nya itu lohh...

Seorang user baru saja berpamitan pada saya, mau mudik lebaran ke jogja katanya dapat gratisan naik bus dari pemda jakarta.... (hohoho.. ttdj yah dek...) gratis neh loh.. semangat pisan beliau... hihihi...

Apa memang iya:
>gratis itu yang selalu dicari dan diharapkan masyarakat?
>apakah keinginan untuk mendapatkan hal2 dengan gratis itu bisa diidentikkan dengan keinginan mendapatkan kemudahan dan hal2 dengan instan tanpa perjuangan atau pengorbanan?
>bagaimana menurut pendapat anda sendiri, senang yang gratis atau yang tidak?

Terima kasih.
Selamat liburan semuanya dan selamat lebaran untuk yang merayakannya...
Update: @daywalker: heheh... kalo bayar lah apa bedanya sama P*K dunk... hihi...

@i-one: wah ke Solo yah, tunggu aku di pasar klewer okeh... ;-p selamat mudik i-one, ttdj and titi kamal
28 jawaban 28