Apakah saudara kita ini masih percaya adanya Tuhan ?

Membaca jawaban saudara kita bani Adam @Sony (yang secara implisit mengaku seorang atheist) yang menjawab pertanyaan saya pada :

http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=Aq...

yang petikannya sbb :

"gw ngak percaya pada penggambaran tuhan / allah yang ada di kitab suci orang beragama.

dimana adanya kebenaran pada kitab suci, jika sosok yang begitu kalian muliakan ternyata ada juga sifatnya yang kejam, bengis, pencemburu, pendendam bahkan pembunuh"

sebelum bertanya saya ingin memberikan pemikiran saya yang hanya seorang pengembara sederhana ini yaitu:

Tuhan (dalam hal ini Allah SWT) apakah kejam, bengis, dll ? Saya yakin Dia tidak kejam dan bengis karena "bahkan syetan"pun yang secara tegas tidak tunduk padaNya ternyata tetap diberikan hidup "kekal" dan bukan langsung dibunuh !

Bukankah itu bukti bahwa Dia Maha Pengasih dan Penyayang ? Bahkan antara lain dengan dasar itulah saya menghormati kaum yang tidak percaya kepadaNya.

Kitab Suci diturunkan dengan kondisi yang harus dapat dipahami langsung pada "zaman turunnya" dan jika zaman berubah, maka bukan Kitab Sucinya (apalagi yg terakhir) yang diganti, akan tetapi pemahamannya yang harus disesuaikan. Karena itulah Allah SWT menyuruh kita untuk mau "berpikir".

Tuhan (Allah SWT) "pembunuh" ? tentunya pasti IYA, kerana Dia yang menghidupkan segala makhluk dan Dia yang membuatnya mati. Kalau tidak berarti semuanya akan kekal.

Pertanyaannya : Jika @Sony gak percaya pada "penggambaran Tuhan/Allah di Kitab Suci", berarti sebenarnya dia masih percaya adanya Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Kuasa ?

Saya persilakan pendapatnya.

Penjelasan sebelum pertanyaan di atas jika benar adalah dari Allah SWT semata, namun jika salah itu berarti kekhilafan saya pribadi yang memang jauh dari sempurna, untuk itu mohon dimaafkan.

Salam

Si Pengembara

12 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    kayaknya jawaban dari @ h4nn2000 lebih mengerti apa yang kemaren gw tulis.

    benar... gw pernah bertuhan,

    siapa sih di indonesia ini yang sejak kecil ngak dipaksain beragama dan bertuhan..?

    sejak kecil gw beragama, dan sejak kecil juga diharuskan percaya pada tuhan / allah / thian atau apalah.......

    sekarang juga kolom agama di KTP masih terisi agama....

    abis emang diharuskan begitu sama orang beragama yang katrok...

    ya sudah.... ikutin aja..... sebodo....

    ngak perlu gw ceritain bagaimana perjalanan yang sudah gw tempuh deh ya....!!

    yang pasti.... sekarang.... sebodo amat, mau ada kek... mau ngak ada kek...

    perduli amat dengan tuhan atau allah ( pake atau ngak pake swt )....

    semua manusia mempertanggung jawabkan kehidupannya pada diri sendiri,

    semua perbuatan manusia, maka dia sendiri yang akan menerima akibatnya... baik maupun buruk.

    mengenai atheist...... terserah juga... mau bilang apa kek.....

    cuma emang gw sering menyatakan demikian, hanya untuk memperlihatkan pandangan gw....

    juga mengenai pendapat lo yang mengatakan gw masih percaya adanya tuhan yang maha esa dan maha kuasa........!

    siapa juga yang peduli pendapat orang...... mau dibilang percaya kek, ngak percaya kek..... apa kek...... suka suka lo aja deh,

    sama kok..... gw juga berpendapat... orang beragama yang bertuhan sebenernya meragukan tuhan / allahnya....

    semakin sering dan semakin keras orang menyebut tuhan / allahnya... maka berarti semakin dia meragukannya.....

    orang yang yakin dan kepercayaannya begitu kuat maka dia akan diam.

    contoh....

    ketika orang mengalami sebuah musibah, ketika dia terkejut akan musibah yang dialaminya, maka mereka umumnya meneriakkan tuhan / allahnya... "ya... aulloh", "masyaallah", "ya ...tuhan".... dll deh.....

    atau... ketika mereka sedang mengalami penderitaan, maka mereka segera memohon "ya tuhan / ya allah..... lindungilah aku / selamatkanlah aku / tolonglah aku / ampunilah dosa hamba"... dll deh...

    ketahuilah.... itu merupakan bentuk pikiran merasa ragu dan ada rasa tidak percaya....

    orang yang kepercayaannya demikian kuat, maka dia akan mengalami penerimaan total....... diam.....

    melihat isi tulisan lo... gw juga berpendapat... elo juga sebenernya masih meragukan allah swt lo....

    ( sudah banyak belajar.... masih ragu...... kenapa ngak coba buang aja sih....? wakakakaakak....... )

    terakhir..... komentar atas tulisan gw sendiri.....

    ( copas )

    "gw ngak percaya pada penggambaran tuhan / allah yang ada di kitab suci orang beragama.

    dimana adanya kebenaran pada kitab suci, jika sosok yang begitu kalian muliakan ternyata ada juga sifatnya yang kejam, bengis, pencemburu, pendendam bahkan pembunuh"

    komentar :

    sebenernya maksud gw menuliskan itu....

    kenapa juga... masih banyak orang yang percaya akan adanya sosok yang kejam begitu.... malah memuliakannya.....

    uda jelas tertulis di kitab suci lo orang pada.... dia sangat kejam...

    lebih kejam dari beberapa hewan..... nyatanya dia pernah menyuruh seorang ayah untuk membunuh putranya.

    kenapa kok dongeng seperti itu dipercaya....

    kenapa juga orang percaya.. wahyu lah.... firman lah.... atau apalah....

    darimana orang yang disebut nabi mengetahui bahwa bisikan yang mereka peroleh datangnya dari allah...?

    emang sebelomnya mereka saling berkenalan dulu, saling kasih lihat KTP....?

    apa ngak mungkin dia berhalusinasi...?

    kalo lihat perintah dalam kitab sucinya sih kayaknya demikian, sebab banyak sekali menguntungkan posisi si nabi tsb...

    ya sudah... terserah kalo masih pada percaya..................... gw ngak...!!

    dah itu aja....

    .

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Sepanjang yg saya ketahui dan pernah bincang2 sampai pagi dgn Sony (ditemani Black Label dan Laptop yg menyala dgn aroma seafood disana sini) ..Dia konsisten dgn apa yg dikatakannya.

    Kecuali satu , ttg sosok seorang user disini yg membuat dia terobsesi, kadang kalo ngomongin user ini..dia bisa hilang akal.

    Sumber: Temen Gw bernama Sony
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    woyyyyy

    sonyyyyy

    cepat keluar...

    loe mow ditanyain...

    Sumber: kok gag datang2 ya...
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Harus diakui, tak semua yang tersirat dapat ditafsirkan secara tepat.

    Demikian juga @sony telah menyiratkan yang tak dapat Anda tafsirkan.

    Silahkan teruskan pengembaraan Anda. Semoga hasilnya memuaskan.

    @Si Minul, untung aku tidak ge-er. Walau pun aku tetap menggantungkan Darth di meja rias aku ! Wait and see saja.

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    lah kan akoe kesannya sok tahu gitoe kalo jawab pertanyaannya.....apa nggak ditanyakan langsoeng ke orangnya? biar ga ngasal ngalor ngidoel......

    eh aneh....

    bani Adam apaan? @sony tahunya itoe dongeng.....

    loh akoe sok tahu ya? maap.....

    Sumber: otak tekos
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    sahabat

    sebuah drama tidak akan pernah berakhir

    bila masih ada penonton yang mengaguminya

    walaupun hanya sedikit yang menonton

    yang jadi masalah

    ketika penonton kemudian larut dan berlaku seperti yang diperankan para pemainnya

    karena jelas penonton yang ikutan bermain sudah pasti tidak sesuai dengan jalan ceritanya pemain yang sebenarnya

    dan hikmahnya adalah

    setiap penonton bisa juga ikutan bermain cuman sepertinya saja

    bukan yang sebenarnya

    sahabat kita @sony hanyalah penonton

    karena memang sifat penonton ngga pernah konsisten

    kadang ingin jadi artis yang atheis

    tapi satu waktu juga rindu akan latar belakangnya yang beragama

    dan sungguh tak bijak sekali

    kalau tiba-tiba ada artis yang menghardik penonton yang mengidolakannya

    -: salam persahabatan :-

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Hmm. saya telah membaca pendapat saudara SONY dan memahami uneg2 yang saudara SI PENGEMBARA ingin jabarkan.

    Mungkin saudara SI PENGEMBARA ingin katakan apakah seperti ini :

    Untuk sampai pada kesimpulan tak percaya pada "penggambaran Tuhan/Allah di Kitab Suci", berarti sebenarnya saudara SONY otomatis pernah mencari TUHAN dan untuk mempertahankan pendapat bahwa TUHAN itu tak ada saudara SONY masih mencari pencarian bahwa TUHAN itu tak ada (terlihat dari kalimat saudara SONY yang pada intinya dia mempertanyakan segalanya tentang TUHAN). Menurut saya pendapat anda ada benarnya, karena jika tidak maka saudara SONY sudah berhenti mempertanyakan segala sesuatunya yang berhubungan dengan TUHAN dan cukup tak percaya, titik.

    Seorang beragama atau tidak bahkan atheis menurut saya bisa adalah pencari TUHAN sejati jika dia semakin mempertanyakan akan TUHAN, meski kita semua tak mungkin akan memperoleh jawabnya secara memuaskan, tidak di dunia ini apalagi di Yahoo Answer.

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    innalillahi wa inna ilaihi roojiuun. "semua berasal dari allah dan akan kembali kepadaNYA", bagi mereka yg menyadari bahwa semua adalah bukanlah kebetulan semata (dongeng)..

    terserah deh percaya atw gk, hak mutlak individu, persepsi org berbeda ttg apa yg disebut dg "TUHAN", mengutip @mbahe om stovena "ning dunyo mung mampir ngombe!!",

    alangkah ruginya jika kesempatan mengenal tuhan lebih dekat disia-siakan, murderer! Jadi inget sejarah kelam anak2 nabi adam, naluri yg dibawa manusia sejak dulu, berbahagialah sbg manusia sosial yg hidup bersama dg damai, coz pada dasarnya kita manusia(khalifah) adalah satu team yg hrs saling menjaga, melindungi dan mengingatkan satu sama lain.

  • 1 dekade yang lalu

    penggambaran atau interpretasi manusia tentang tuhan tentu tidak sama dengan tuhan yang sesungguhnya.

    kejam, bengis, pengasih, penyayang, perkasa, melihat, mengetahui, semua itu adalah sifat2 manusiawi yang diattributkan kepada tuhan.

    memahaminya secara literal akan menimbulkan paradoks, contoh pada thread dibawah ini, bagaimana sifat maha perkasa dan maha pencipta ternyata bisa menjadi sebuah paradoks.

    jika yang dimaksud adalah tidak percaya dengan penggambaran yang dikatakan oleh orang lain (atau kitab suci) mengenai tuhan, menurut saya ya sah2 aja.

    memeluk agama atau kepercayaan apapun adalah sebuah pilihan (meskipun lebih banyak faktor keturunan), tidak memilih juga sebuah pilihan. dan sangat sering, baik atau tidaknya seseorang tidak berkorelasi positif dengan agama apa yang dianutnya atau apakah ia beragama atau tidak.

  • 1 dekade yang lalu

    Kemungkinan besar saudara Sony memahami akan arti sebenarnya dari yang namanya beragama dan memahami akan adanya Tuhan yang menciptakan alam ini

    Namun saudara Sony hanya menyangsikan akan kenyataan bahwa banyak orang yang beragama namun memiliki akhlak yang buruk sehingga dirinya lebih memilih bertindak untuk menjadi seorang atheis

    Yang pasti Allah Swt telah memberikan nikmatnya pada kita dan kita wajib untuk mensyukurinya dengan menjalankan segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya

    --------------------

    Sekian dari saya

    --------------------

    Sumber: ,.,.,.
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.