Apa yang harus kita lakukan agar tidak menyakiti hati orang lain ?

***kawan2 maaf ya...pertanyaannya dak bagus lagi**************

Karena aq paling takut sekali jika dari perilaku , ucapan, dan perbuatan ku sampai menyakiti orang lain atau keluargaku.

**sampai2 aq extra hati2 tapi kenapa juga ya masih ada orang yang tidak menyukai kita*********

*Gimana caranya biar kita tau ...kita salah atau tidak....

***kawan Y! A thank ya udah mau jwb ********

7 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    Hi,

    saya menilai @Ucika terlalu BERHATI HATI dalam hal apa saja.

    kekhawatiran anda begitu besar sampai sampai semua gerakan atau perbuatan anda, anda khawatir nantinya melukai perasaan orang lain.

    cobalah keluar dari lingkaran khawatir begini.

    sebab itu berarti @Ucika TIDAK MEMILIKI RASA PERCAYA DIRI.

    mengaopa anda harus takut menyakiti orang lain, itu khan hanya presepsi pandangan anda saja yang belum tentu benar.

    cobalah anda melatih untuk mempercayai tindakan anda sendiri.

    kalau sampai anda suatu saat melakukan kesalahan sehingga orang lain jadi susah, wah! @Ucika tenang saja, jangan panik

    hidup ini tidak selamanya anda dituntut harus perfect.

    justru dari kesalahan jatuh bangun begini, anda akan mengalami proses pembelajaran dan dari hal itu anda akan memiliki pengalaman.

    saya menilai anda ORANG YG PERFECTIONIST .

    rubahlah ! sebab nanti anda akan sulit sendiri dalam emelebur diri ditengah-tengah kehidupan masyarakat.

    setiaporang memang harus alert terhadap ucapan, perbuatan itu kan normal. jadi think and re think dalam hal apapun.

    tetapi kita jangan sampai takut dengan hasil perbuatan dan kata-kata kita sendiri yang sudah kita pikirkan. namanya juga manusia. bisa khan sekali atau duakali melakukan kesalahan.

    so jangan sedih lagi yaa!

    thnx

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    gak kok ide yang bagus

    Sumber: gmana kalu kta jdi tan
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Uchi.. Yang penting dalam kehidupan sehari-hari kita harus jujur, Jujur pada orang lain dan selalu jujur pada diri sendiri. nah........ selanjutnya pasti kita tau salah atau tidak nya diri kita...... Ok

    salam kompak

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    all i can say is org lain yg sungguh menyayangi kamu bukan karena kamu perfect dlm sgl hal tapi karena kamu tdk perfect itulah org menyayangi dan mencintaimu. jgn takut akan sesuatu bersikap lah wajar dan seperti biasa dan jgn mencoba terlalu keras untuk menjadi seperti org lain karna kamu bisa ilang arah tujuan akan jati dirimu.

    org lain mungkinada yg suka dan tidak itu tergantung dari definisi tiap2 org akan dirimu. itu penilaian mereka. kamu gak usah pusingkan ituyg penting kamu melakukan apa yg kamu yakini selama ini.

    cara bagaiman kita salh ato tidak adalh dgn bertanya pada org lain apakah kita ini benar ato salah atas tindakan yg kita lakukan tapi ingat itu pun tergantung dari tiap2 individu

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    Sama , berarti kamu masih punya rasa cinta kasih yg lumayanlah,

    1.Kita tahu kita salah biasanya stelah kita berbuat salah, lalu baru sadar dan merasa menyesal.Namun kita bisa bisa berusaha memperbaikinya kok.

    2.Mengetahui kita salah /tidak, tentu kita kan pernah diajar oleh orang tua,guru,pemimpin agama anda yah banyak kok sumber ilmu pelajaran yg mengajarkan kebaikan, tinggal anda usahakan sebaik mungkin dlm kehidupan sehari-hari. Tapi ADA SEDIKIT CERITA yg pernah sy dengar NIH : dulu ada seorang ingin bertobat , lalu dtg ke orang pintar , lalu bertanya apa yg hrs sy lakukan agar saya tidak menyakiti org lain ? lalu orang pintar memberi pentunjuk " pulanglah dan setiap kali kamu menyakiti org kamu tancapkan paku di pagar rumahmu, seperti petunjuk org pintar tersebut mk setiap kali menyakiti org dia menancapkan paku tsb. stelah pagar tsb habis dipaku, dia dtg kembali ke org pintar tsb dan bertanya " pak semua pagar sudah penuh sy paku, skg hrs bgmana?" LALU org ptr memberi pentunjuk baru " skg cabut paku itu satu persatu setiap kali kamu berbuat baik, RINGKAS cerita...semua paku sdh dicabut, lalu dia dtg kembali ke org ptr tsb " Pak SEMUA PAKU SUDAH TERCABUT..TAPI SAYA MASIH GUNDAH....., dengan menghela nafas org ptr itu menjelaskan" BENAR SEMUA PAKU SUDAH KAMU CABUT TAPI BEKAS - BEKAS PAKU MASIH TERTINGGAL.....artinya cari yah ....PEACE

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    ya kita harus bersikap baiklah sama orang lain tp bukan harus dengan mengorbankan perasaan kita sendiri ya cika,,,

    misal kita sebenarnya ga suka dan merasa beban dengan berbuat baik itu tp di paksain aja itu kan ga bener juga ...

    ya terlalu hati2 juga malah jadi kikuk deh ya biasa aja dan wajar aja dalam artian baik yg wajar2 aja kita jaga sikap dan tutur bahasa kita kalo mau berbicara sama orang lain ya di fikir dulu baru di utarakan mungkin itu bisa mengurangi kata2 buruk yg keluar dari mulut kita soalnya bisanya kalo ngomong ga di pikir banyak kata2 yg ga sadar yg ga baik terucap

    ya bilang aja ma temen kita kalo ada yg salah dengan cara aku bicara tolong di tegur aja dengan cara yg baik tentunya dan kamu bilang ma temenmu aku akan sangat berterimakasih untuk itu. dengan bgt km akan tau kalo kmu ada salah kata2 dan jangan lupa meminta maaf kalau ada salah2 kta dengan teman2 kita dan kalo di tegur dan di kasih tau jangan tersinggung kritik juga tidak selamanya buruk. dengan kritik dari temen2 itu akan memperbaiki salah kita yg kita sendiri ga sdar udah buat salah.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Hi Ucika...

    cika, setiap orang pasti tidak ingin perilaku, ucapan dan perbuatannya menyakiti hati orang lain, apalagi keluarganya. Setiap orang pasti ingin membuat hati orang-orang yang berada diseklilingnya menjadi tenang, senang dan bahagia klo lagi disamping dia.

    kita memang harus berhati-hati dalam menjaga sikap, perbuatan, perilaku dan ucapan agar orang di sekeliling kita tidak terluka, atau malah sampai membenci kita. tapi sikap terlalu berlebihan itu juga tidak baik lho... kadang sikap kita yang terlalu menjaga itu malah membuat orang-orang disekitar berfikir lain. orang-orang itu mungkin tidak berfikir buruk, tapi sikap kita yang terlalu berhati-hati akan membuat pribadi kita tertutup, dan susah bergaul dengan orang disekeliling kita.

    disaat kita kita menutup diri dengan sifat kehati-hatian yang berlebih itu malah kita akan membuat orang lebih menjauhi kita. mereka bukan menjauhi kita karena mereka membenci, tapi karena mereka merasa kita itu terlalu mengekang diri dan membuat mereka merasa tidak sejalan dengan kita.

    kita harus bisa menempatkan diri disaat kita bergaul. untuk kita tau kita salah atau tidaknya, jangan lupa kita lagi berada dimana, sama siapa n lagi ngapain... klo kita dengan orang yang lebih tua kita tinggal membaca situasi, klo kita begini kita salah ga', klo begini mereka suka ga'? perhatikan pertanyaan-pertanyaan kecil seperti diatas disaat kita sedang dengan orang lain. tapi sekali lagi jangan terlalu berlebihan. dan satuhal terpenting percaya dengan diri sendiri klo kita itu juga bisa menyenangkan hati orang lain and positive thinking tentunya. lakukan yang terbaik menurut hati kecil kita, jangan perturutkan keegoan kita. bagaimanapun ego tersebut akan mengalahkan apasaja, termasuk kasih kita terhadap sesama.. :-)

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.