promotion image of download ymail app
Promoted
Senna ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 1 dekade yang lalu

BENARKAH PERDEBATAN DISINI HANYA UNTUK MEMUASKAN EGO KITA ...........?

GURU ZEN DAN SEORANG KRISTEN

Seorang Kristen suatu hari mengunjungi seorang Guru Zen dan berkata:

'Bolehkah aku membacakan beberapa kalimat dari Khotbah di Bukit?'

'Silahkan, dengan senang hati aku akan mendengarkannya,' kata Guru Zen itu.

Orang Kristen itu membaca beberapa kalimat, lalu berhenti sejenak dan melihat Guru. Guru tersenyum dan berkata: 'Siapa pun yang pernah mengucapkan kalimat-kalimat ini, pastilah sudah mendapatkan penerangan budi.'

Orang Kristen senang. Ia meneruskan membaca. Sang Guru menyela dan berkata: 'Orang yang mengucapkan ajaran ini, sungguh dapat disebut Penyelamat dunia!'

Orang Kristen itu gembira ria. Ia terus membaca sampai habis. Lalu sang Guru berkata: 'Khotbah itu disampaikan oleh Seorang yang memancarkan cahaya ilahi.'

Sukacita orang Kristen itu meluap-luap tanpa batas. Ia minta diri dan bermaksud kembali untuk meyakinkan Guru Zen itu, agar ia sendiri sepantasnya menjadi seorang Kristen juga.

Dalam perjalanan pulang ke rumahnya, ia berjumpa dengan Kristus di pinggir jalan. 'Tuhan,' serunya dengan penuh semangat, 'Saya berhasil membuat orang itu mengaku bahwa Engkau adalah Tuhan.'

Jesus tersenyum dan berkata: 'Apa gunanya hal itu bagimu, selain membesarkan ego, Kristenmu?'

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ)

Cerita itu saya copy paste dari http://media.isnet.org/sufi/Mello/Burung/ZenKriste...

Cerita itu kebetulan menggunakan perumpamaan Buddha dan Kristen. Tapi ini bisa juga untuk Islam - Kristen, Buddha-Islam, dst

Tapi saya merasa cerita ini cocok dengan keadaan di Y!A AK.

BENARKAH PERDEBATAN DISINI HANYA UNTUK MEMUASKAN EGO KITA TAPI TIDAK BERMANFAAT BAGI PERKEMBANGAN SPIRITUAL KITA ?

Perbarui:

@arch angel : saya paham maksud kamu. Agama Buddha dalam sejarahnya juga banyak mengalami kekerasan. Anda tahu tidak bagaimana hancurnya Perguruan Nalanda di India ? Tapi sudahlah, buat apa membahas luka lama ? Saya tidak tahu tentang ayat yg kamu tulis itu benar atau tidak. Tapi memang ada "ayat kekerasan" di dalam Islam. Agama Kristen juga tidak bersih dari "ayat kekerasan". Maaf, saya sebenarnya tidak mau membicarakan ini, mohon jangan tanya ayat mana, saya tidak ingin membahasnya karena akan jadi panjang dan saling menghujat.

Tapi percayalah semua ayat itu ada karena kondisi tertentu dan bukan inti ajaran agama itu. Mohon maaf karena keterbatasan, saya tidak bisa menulis banyak. Cobalah anda memahami bahwa Islam itu bermacam2 karena cara mereka menafsirkan ayatnya. Tapi percayalah mayoritas muslim memahami quran dengan inklusif dan teduh di Indonesia ini. Coba kamu sering berkunjung ke www.islamlib.com . Mohon maaf kalau ada kekurangan/kesalahan.

Perbarui 2:

@thinker : he..he..he....Kan panjang kalau diklasifikasikan, jadi pertanyaan saya dibuat umum. :p ( alasan aja ya :p he...he...)

Kamu mau belajar Buddha ? Saya mau belajar Hindu. Tapi saya tidak berani barter dengan kamu. Karena melihat kualitas tulisan kamu, kamu sangat memahami ajaran Hindu, sedangkan saya masih dangkal sekali di ajaran Buddha.

Perbarui 3:

@hotelier : kenapa harus pusing dengan vatikan ? Kenapa pusing dengan merk/label ? Kenapa kita tidak melihat isinya ? Bisakah anda memahami/meraskan kebenaran dalam buku2 De Mello ?

Perbarui 4:

@arch angel : sekali lagi, saya memahami maksud anda :p intinya begini :

ada yg teduh sekali

ada yg teduh

ada yg sedikit teduh

ada yg sedikit panas

ada yg panas

ada yg panas sekali

Di kristen juga begitu bukan ? Jadi kalau ketemu yg panas, kamu jangan panas. Bisa terbakar.Kamu harus dingin. he..he....he... Saya cuma bisa jelasin begitu disini. salam damai

Perbarui 5:

@arch angel : sekali lagi, saya memahami maksud anda :p intinya begini :

ada yg teduh sekali

ada yg teduh

ada yg sedikit teduh

ada yg sedikit panas

ada yg panas

ada yg panas sekali

Di kristen juga begitu bukan ? Jadi kalau ketemu yg panas, kamu jangan panas. Bisa terbakar.Kamu harus dingin. he..he....he... Saya cuma bisa jelasin begitu disini. salam damai

23 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    Menurut saya, kisah tadi adalah sesuatu autokritik. Kalau direnungkan, betapa guru Zen itu menghargai keyakinan si penanya. Dan memberikan jawaban berupa keterangan yang kalau dicermati sebenarnya malah bukannya membenarkan, tapi berupa bantahan. Tapi si penanya tetap puas ......

    Perdebatan pada kisah di atas ini sungguh indah, karena antara si penanya dan yang ditanya sama-sama mengungkapkan pendapatnya dan sesuai keyakinannya masing-masing. Meskipun ada yang sudah pada taraf bijaksana dan ada yang masih memahami permukaannya saja.

    Demikian pula kita di forum ini ataupun dimana saja, masing-masing masih dalam perjalanan, ada yang baru belajar ada yang sudah "dalam", sebagaimana juga tercermin dari perkataan, perbuatan dan pikirannya.

    Barangkali tetap ada unsur pemuasan ego - pada level permukaan - dalam suatu perdebatan, tapi selanjutnya akan ada suatu perenungan yang diversuskan kata hati, dan ini bermanfaat untuk tiap individu, apapun keyakinannya.

    Moga-moga kita bisa memetik hikmahnya.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    nagasena kalo gue ngak salah elu budha ye ?

    apa pendapat elu tentang ayat ini ?

    [98:6] Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.

    # elu tau siape nyang dimaksud ahli kitab ? yahudi ame nasrani bro .

    coba elu pahami !!

    # ini bukan umat nye nyang ngak beres tapi ajaran dari sono nye udeh ngak beres .

    baca aje ayat ntu berulang ulang .

    lalu ape nyang timbul dalam pikiran elu

    sekarang elu tau kenape gereja gereja kami dibakar ?

    kenape tejadi kerusuhan Mei 1998 ?

    kenape ade orang macem trio bomber bali ?

    karena ajaran dari sono nye udeh ngak beres

    &&&

    < nagasena>

    situs http://islamlib.com/

    adalah milik JIL ( jaringan islam liberal ) nyang oleh mayoritas muslim sering diplesetin jadi =

    Jaringan Islam Laknatullah (terkutuk) .

    JIL emang islam nyang penuh toleransi dan teduh .

    justru karena itulah JIL dibenci ame mayoritas muslim .

    see what i mean ?

    muslim nyang bertoleransi justru dimusuhin oleh mayoritas muslim .

    &&&

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    kadang ego adalah suatu bentuk kesempatan.

    Apa yang anda usahakan sampaikan memiliki sisi kebenaran.

    Tetapi forum ini sangat penting bagi umat beragama lain untuk mengutarakan apa yang mereka rasakan, saat suatu komunitas "mayor" kehilangan nurani mereka tas apa yang orang lain rasakan.

    tentu kita tak lupa pemerkosaan mei 08 terjadi saat orang pulang ibadah jumat, para korban dan sahabatnya perlu meneriakkan di sini di forum YAK bahwa kejadian itu adalah perilaku biadab,

    karena masih ada saja orang melihat itu sebagai justru panggilan agamanya.

    mungkin useles bagi sebagian orang tetapi kita semua berharap nurani orang lambat laun akan tumbuh.

    itu saja

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Informasi bagi Katolik saja...

    Anthony de Mello SJ

    Imam Yesuit India, Romo Anthony de Mello (1931-1987) telah terkenal karena berbagai publikasinya yang, setelah diterjemahkan kedalam berbagai bahasa, telah ber-sirkulasi pada banyak negara-begara di dunia, meskipun tidak semua dari teks-teks [tulisan dari Romo de Mello] diotrisasikan olehnya sendiri untuk dipublikasikan. Karyanya, yang selalu berbentuk cerita pendek, mengandung beberapa unsur yang valid mengenai kebijaksanaan oriental [ie. Timur].

    Ini bisa membantu dalam mencapai penguasaan-diri, dalam memecahkan ikatan-ikatan dan perasaan-perasaan yang menghambat kita untuk menjadi bebas, dan dalam mendekati dengan ketenangan berbagai perubahan hidup. Terutama dalam tulisan-tulisan awalnya, Romo de Mello, sementara menunjukkan pengaruh arus spiritualitas Budhisme dan Taoisme, masih berada dalam batasan spiritualitas Kristen.

    Di buku-buku ini, dia memperlakukan berbagai jenis doa: petisi, intersesi dan pemujian, dan juga kontemplasi misteri-misteri dari kehidupan Kristus, dan lain-lain.

    Tapi sudah [terlihat] dalam beberapa bagian di karya-karya awal tersebut, dan lebih menyolok dalam publikasi-publikasinya yang lebih akhir, kita bisa melihat adanya sebuah penjauhan dari kandungan esensial iman Kristen. Sebagai ganti wahyu yang datang dari pribadi Yesus Kristus, dia [ie. Romo de Mello] menggantikan dengan sebuah intuisi akan Allah tanpa bentuk atau bayangan, sampai pada suatu titik [dimana Romo de Mello] mengatakan Allah sebagai suatu kekosongan murni. Untuk melihat Allah sudah cukuplah [kalau kita] melihat langsung pada dunia. Tidak ada yang bisa dikatakan mengenai Allah; satu-satunya pengetahuan adalah ketidaktahuan. Untuk mengajukan pertanyaan atas eksistensiNya sudah merupakan omong kosong. [Sikap] apophatisisme radikal

    [catatan: apophatisme adalah paham bahwa Allah itu sebegitu tak terjangkau sehingga sama sekali tidak ada gunanya bagi kita untuk mengerti Dia, segala macam pengertian adalah salah]

    Berujung bahkan pada penolakan bahwa Alkitab mengandung pernyataan yang valid akan Allah. Kata-kata dari Kitab Suci adalah indikasi-indikasi yang bertujuan hanya untuk menuntun seseorang ke keheningan. Di bagian lain [dari karya Romo de Mello], penghakiman [Romo de Mello] atas teks-teks religi yang keramat, dengan tidak mengecualikan Alkitab, menjadi lebih keras: [penghakiman tersebut menyebutkan bahwa teks-teks religi yang keramat] menghalangi orang untuk mengikuti akal sehat mereka dan membuat mereka menjadi lamban dan kejam. Agama-agama, termasuk Kristen, adalah salah satu dari penghalang-penghalang besar kepada penemuan akan kebenaran. Namun kebenaran ini tidak pernah didefinisikan oleh pengarang [ie. Romo de Mello] secara terperinci. Baginya, berpikiran bahwa Allah dari agama sendiri adalah satu-satunya hanya merupakan sebuah fanatisme. "Allah" dianggap sebagai suatu realitas kosmik, tidak jelas dan serba-ada; sifat personal dari Allah diabaikan dan secara praktek di-ingkari.

    Dan Ajarannya telah di notifikasi ada kesalahan ajaran oleh Kongregasi Ajaran Iman Vatican, bisa dilihat disini http://www.ewtn.com/library/curia/cdfdemel.htm

    Semoga Jelas,

    Cheers,

    @Nagasena...

    Bagi Iman Katolik, tidak hanya Alkitab sebagai sumber Iman, namun Tradisi Suci dan Magisterium Gereja juga, untuk itu semua pengajaran tentang Iman Katolik harus bersumber kepada Magisterium yang tidak dapat salah, untuk itu tulisan dari Anthony de Mello SJ, sudah dinotifikasi dari Vatican tentang pengajaran yang salah...untuk itu sebagai umat Katolik, wajib mengetahuinya....namun bagi non Katolik...tidak perlu, karena mereka tidak mengimani Iman yang Satu, Kudus dan Apostolik....

    Sumber: http://www.ewtn.com/library/curia/cdfdemel.htm www.ekaristi.org Catholic Church
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    hmmm....

    apakah anda menyadari,

    bahwa di ilustrasi itu pendeta Zen itu mengakui

    bahwa Yesus adalah Jalan Kebenaran

    sayangnya....

    Islam tidak mengakui bahwa Yesus adalah Jalan Kebenaran

    mereka senang mengolok2...

    mereka mengakui bahwa Yesus itu ada

    tapi mereka ignore kasih perbuatan-Nya

    (dalam bahasa mereka Isa)

    mereka lebih setuju perbuatan muhamad

    yang jauh daripada ajaran Ilahi...

    pembunuhan

    genocide

    racist

    sexist

    poligami

    unfaithfull marriage

    deceive

    dan semacamnya

    Sumber: tahukah anda Anthony de Mello adalah seorang India... (tapi namanya sounds italy, uh?) kangen saya baca buku-buku dia.... wow... it's a very long time... saya baca buku2 dia ketika saya masih ABG masih cute deeeh... umur 15 tahun wow... it was 11 years ago... baca deh bukunya "Doa sang Katak" vol 1 dan 2 bacaan wajib para biarawan katholik
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    he he he................

    kalau Saya,

    menambah wawasan,

    memperbaiki diri, melihat ke dalam.

    sisa sedikit untuk ISENG

    ha ha ha.....

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    kita harus pintar mengambil informasi dari forum terbuka, saya sedang mendalami filsafat, semoga saja banyak yang serius dan baik, dan bijak di forum ini,

    kita menyadari setiap pribadi memiliki sisi nakal, mungkin kadang itu adalah pelajaran berharga bagi kita semua.

    karena forum seperti ini biasanya faktor entertainmentnya sangat dominan dibanding knowledgenya.

    wassalam

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    copas :

    <BENARKAH PERDEBATAN DISINI HANYA UNTUK MEMUASKAN EGO KITA TAPI TIDAK BERMANFAAT BAGI PERKEMBANGAN SPIRITUAL KITA ?>

    Mmm...mungkin sebaiknya jangan menggeneralisasi bro. Banyak juga sahabat-sahabat yang kesini karena ingin belajar. Termasuk saya yang bodoh ini... ingin mendalami Buddha.

    Dan perdebatan juga tidak selamanya buruk. Kadang dari perdebatan muncul penyegaran pandangan dan pemahaman baru yang lebih baik...

    Shanti (peace)...

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    BUKAN U/ MEMUASKAN EGO.....

    TAPI LEBIH KPD..... SUATU BENTUK PERTAHANAN DIRI.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    berapa kali aku posting jawaban ke orang yang suka posting pertanyaan soal kenapa A&K suka ribut.

    aku jawab hanya satu hal yang simpel, tapi menghancurkan. yaitu

    E-G-O

    gara gara memikirkan diri sendiri, rasa toleransi jadi hilang gara gara ini

    aku pernah sih posting pertanyaan protes soal ini, tapi dibalasnya malah terkesan nyolot sama agak ketus.(aku malas kasih linknya udah pertanyaan lama)aku inget banget perkataan kompor mleduk(user lama) aku gak suka banget.

    terkadang jika orang jadi kepala batu, dikasarin gak bisa, dilembutin lebih gak bisa, itu gara gara ego

    intinya pertanyaan ini jadi Wake Up Call bagi orang orang A&K ya?

    aku dukung kau 100 %,soalnya aku termasuk bukan warga setianya,

    jadi inget satu pepatah yang aku lupa lagi dari siapa, aku liat dari the inconvenient truth

    "kita sudah melewati masa kegemilangan, kerakusan dan memikirkan diri sendiri, jadi kita hanya tinggal melewati satu masa lagi yaitu masa menuai hal yang yang telah kita lakukan"

    dari pepatah ini, aku bilang kalau jika kita masih tetap memikirkan ego kita sendiri, maka A&K tinggal menunggu kehancuran saja, baik dari pihak Y!A sendiri, atau pihak lain yang aku gak tau.

    Sumber: Tegas mode ON(hehehe, piss ah)
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    maaf cerita diatas adalah murni pemikiran dan buatan Anthony de Mello. tidak merepresentasikan dogma Kristen.

    saya pikir Y!A bukanlah ajang perdebatan, karena disini hanya forum tanya - jawab. kalau berdebat banyak forumnya, bisa jawab menjawab, tangkis menangkis.

    sebaiknya member jika bertanya memberikan pertanyaan yg jelas (bukan penyataan fitnah) dan member yang menjawab juga harus memberikan refernsi yang jelas, atau netral saja.

    Yesus adalah milik seluruh bangsa dari kacamata dogma kristen sebagaimana klaim islam bahwa seluruh manusia dimuka bumi adalah islam. demikian juga Budha yang tidak mengakui konsep Tuhan. So silahkan saja untuk saling mengklaim dan jangan ambil dihati.

    So gw setuju dengan asker, jangan cepat panas dan terbakar. cari kebenaran yang menurut kamu paling hakiki. tapi kalau kamu merasa kebenaran yg selama ini kamu peluk menjadi dipertanyakan maka galilah keimanan kamu dan carilah jawabannya. Jika km masih belum puas maka tinggalkan forum agama ini, jadilah manusia yang berbuat baik dalam kehidupan yang nyata.

    Dari buahnyalah maka kita akan mengenal ajarannya.

    Matius

    7:16 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?

    7:17 Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.

    7:18 Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.

    7:19 Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.

    7:20 Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.