BENARKAH PERDEBATAN DISINI HANYA UNTUK MEMUASKAN EGO KITA ...........?

GURU ZEN DAN SEORANG KRISTEN Seorang Kristen suatu hari mengunjungi seorang Guru Zen dan berkata: 'Bolehkah aku membacakan beberapa kalimat dari Khotbah di Bukit?' 'Silahkan, dengan senang hati aku akan mendengarkannya,' kata Guru Zen itu. Orang Kristen itu membaca beberapa kalimat, lalu... tampikan lainnya GURU ZEN DAN SEORANG KRISTEN

Seorang Kristen suatu hari mengunjungi seorang Guru Zen dan berkata:

'Bolehkah aku membacakan beberapa kalimat dari Khotbah di Bukit?'

'Silahkan, dengan senang hati aku akan mendengarkannya,' kata Guru Zen itu.

Orang Kristen itu membaca beberapa kalimat, lalu berhenti sejenak dan melihat Guru. Guru tersenyum dan berkata: 'Siapa pun yang pernah mengucapkan kalimat-kalimat ini, pastilah sudah mendapatkan penerangan budi.'

Orang Kristen senang. Ia meneruskan membaca. Sang Guru menyela dan berkata: 'Orang yang mengucapkan ajaran ini, sungguh dapat disebut Penyelamat dunia!'

Orang Kristen itu gembira ria. Ia terus membaca sampai habis. Lalu sang Guru berkata: 'Khotbah itu disampaikan oleh Seorang yang memancarkan cahaya ilahi.'

Sukacita orang Kristen itu meluap-luap tanpa batas. Ia minta diri dan bermaksud kembali untuk meyakinkan Guru Zen itu, agar ia sendiri sepantasnya menjadi seorang Kristen juga.

Dalam perjalanan pulang ke rumahnya, ia berjumpa dengan Kristus di pinggir jalan. 'Tuhan,' serunya dengan penuh semangat, 'Saya berhasil membuat orang itu mengaku bahwa Engkau adalah Tuhan.'

Jesus tersenyum dan berkata: 'Apa gunanya hal itu bagimu, selain membesarkan ego, Kristenmu?'

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ)

Cerita itu saya copy paste dari http://media.isnet.org/sufi/Mello/Burung...

Cerita itu kebetulan menggunakan perumpamaan Buddha dan Kristen. Tapi ini bisa juga untuk Islam - Kristen, Buddha-Islam, dst
Tapi saya merasa cerita ini cocok dengan keadaan di Y!A AK.

BENARKAH PERDEBATAN DISINI HANYA UNTUK MEMUASKAN EGO KITA TAPI TIDAK BERMANFAAT BAGI PERKEMBANGAN SPIRITUAL KITA ?
Update: @arch angel : saya paham maksud kamu. Agama Buddha dalam sejarahnya juga banyak mengalami kekerasan. Anda tahu tidak bagaimana hancurnya Perguruan Nalanda di India ? Tapi sudahlah, buat apa membahas luka lama ? Saya tidak tahu tentang ayat yg kamu tulis itu benar atau tidak. Tapi memang ada "ayat... tampikan lainnya @arch angel : saya paham maksud kamu. Agama Buddha dalam sejarahnya juga banyak mengalami kekerasan. Anda tahu tidak bagaimana hancurnya Perguruan Nalanda di India ? Tapi sudahlah, buat apa membahas luka lama ? Saya tidak tahu tentang ayat yg kamu tulis itu benar atau tidak. Tapi memang ada "ayat kekerasan" di dalam Islam. Agama Kristen juga tidak bersih dari "ayat kekerasan". Maaf, saya sebenarnya tidak mau membicarakan ini, mohon jangan tanya ayat mana, saya tidak ingin membahasnya karena akan jadi panjang dan saling menghujat.
Tapi percayalah semua ayat itu ada karena kondisi tertentu dan bukan inti ajaran agama itu. Mohon maaf karena keterbatasan, saya tidak bisa menulis banyak. Cobalah anda memahami bahwa Islam itu bermacam2 karena cara mereka menafsirkan ayatnya. Tapi percayalah mayoritas muslim memahami quran dengan inklusif dan teduh di Indonesia ini. Coba kamu sering berkunjung ke www.islamlib.com . Mohon maaf kalau ada kekurangan/kesalahan.
Update 2: @thinker : he..he..he....Kan panjang kalau diklasifikasikan, jadi pertanyaan saya dibuat umum. :p ( alasan aja ya :p he...he...) Kamu mau belajar Buddha ? Saya mau belajar Hindu. Tapi saya tidak berani barter dengan kamu. Karena melihat kualitas tulisan kamu, kamu sangat memahami ajaran Hindu, sedangkan saya... tampikan lainnya @thinker : he..he..he....Kan panjang kalau diklasifikasikan, jadi pertanyaan saya dibuat umum. :p ( alasan aja ya :p he...he...)

Kamu mau belajar Buddha ? Saya mau belajar Hindu. Tapi saya tidak berani barter dengan kamu. Karena melihat kualitas tulisan kamu, kamu sangat memahami ajaran Hindu, sedangkan saya masih dangkal sekali di ajaran Buddha.
Update 3: @hotelier : kenapa harus pusing dengan vatikan ? Kenapa pusing dengan merk/label ? Kenapa kita tidak melihat isinya ? Bisakah anda memahami/meraskan kebenaran dalam buku2 De Mello ?
Update 4: @arch angel : sekali lagi, saya memahami maksud anda :p intinya begini : ada yg teduh sekali ada yg teduh ada yg sedikit teduh ada yg sedikit panas ada yg panas ada yg panas sekali Di kristen juga begitu bukan ? Jadi kalau ketemu yg panas, kamu jangan panas. Bisa terbakar.Kamu harus dingin.... tampikan lainnya @arch angel : sekali lagi, saya memahami maksud anda :p intinya begini :

ada yg teduh sekali
ada yg teduh
ada yg sedikit teduh
ada yg sedikit panas
ada yg panas
ada yg panas sekali

Di kristen juga begitu bukan ? Jadi kalau ketemu yg panas, kamu jangan panas. Bisa terbakar.Kamu harus dingin. he..he....he... Saya cuma bisa jelasin begitu disini. salam damai
Update 5: @arch angel : sekali lagi, saya memahami maksud anda :p intinya begini : ada yg teduh sekali ada yg teduh ada yg sedikit teduh ada yg sedikit panas ada yg panas ada yg panas sekali Di kristen juga begitu bukan ? Jadi kalau ketemu yg panas, kamu jangan panas. Bisa terbakar.Kamu harus dingin.... tampikan lainnya @arch angel : sekali lagi, saya memahami maksud anda :p intinya begini :

ada yg teduh sekali
ada yg teduh
ada yg sedikit teduh
ada yg sedikit panas
ada yg panas
ada yg panas sekali

Di kristen juga begitu bukan ? Jadi kalau ketemu yg panas, kamu jangan panas. Bisa terbakar.Kamu harus dingin. he..he....he... Saya cuma bisa jelasin begitu disini. salam damai
23 jawaban 23