Bagaimana yg harus aku lakukan, q bakal menjadi seorang ayah hasil hubungan luar nikah?

q laki-laki umur 21 tahun, dan sebentar lagi q akan mempunyai anak dan sepertinya cow, tinggal sebulan lagi pacarku akan melahirkan anak dari hasil hubungan di luar nikah.

1. Apa yang harus ku lakukan? sementara aku belum punya tabungan

2. Apa yang harus ku persiapkan?

3. APa yang terjadi dengan nasiib anak ku ini nanti?

sekarang aku masih kuliah satu kampus ma pacarku, tapi terpaksa kuliah kami hentikan dulu dikarenakan pacarku hamil.

dulu kami kebingunan, sempat melakukan aborsi namun hal ini sia sia . dan malah menjadikan pacarku sakit dan badannya kurus. sepertinya anak ini pingin lahir di dunia,

setelah proses aborsi dengan menggunakan obat-obat yang beredar di jual di internet, ternyata sia-sia. dan yang ku lakukan saat itu berusaha mencari kerja disana sini. selama sebulan penuh aku. mencari lowongan kerja yang ada di harian atau surat kabar.

Dan akhirnya setelah sebualan lebih sedikit, pas waktu hari raya idul fitri q dapat kerja di salah satu warung internet di malang.

Please tolong pendapat dan saran nya?

13 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    Sebentar lagi mau punya baby dan sepertinya cowok, hasil dari menebak atau USG? Kalau USG, salut ya, berarti sebetulnya tetap periksa rutin ke dokter. Saya bingung harus jawab dari mana dulu, tapi berpegang pada pertanyaan saja deh...

    1. Yang penting kurangi stres dan usahakan supaya istri juga tidak terlalu tertekan. Teruslah berharap yang terbaik. Untuk tabungan, coba tanya-tanya ke bidan atau rumah sakit, siapa tahu ada yang mau memberikan potongan harga untuk yang tidak mampu. Atau, coba urus ke rt (pastinya orang-orang di lingkungan kalian tinggal kan tahu kalau kalian akan segera jadi orang tua) untuk surat keluarga miskin itu lho, siapa tahu itu bisa meringankan biaya saat melahirkan nanti. Kalau pengalaman teman dulu di yogya, dia juga hamil di luar nikah, namanya anak kos nggak punya banyak dana, jadi dia tanya sama rumah sakit apa bisa biaya persalinan dikurangi atau diringankan. Pihak rumah sakitnya akhirnya sepakat begini: biayanya 150ribu (waktu itu normalnya 400-500ribu) tetapi pihak rumah sakit hanya membantu persalinannya saja. Setelah persalinan ibu dan bayi harus langsung pulang jadi tidak istirahat di rumah sakit. Bisa juga kalau mau seperti itu. (tentu rumah sakit juga akan mempertimbangkan kemampuan si ibu apa bisa langsung pulang atau tidak)

    2. Yang dipersiapkan selain mental, tentunya perlengkapan baby. Apa keluarga sudah tahu? Kalau dari ceritanya kayaknya belum ya. Coba saja minta bantuan ke tetangga. Saya dulu pernah punya tetangga kos yang baru kos waktu hamil 8 bulan, dia sendirian, katanya suaminya kerja di luar kota. Tapi dia sama sekali tidak punya perlengkapan bayi dan sebagainya. Setelah mendengar ceritanya, ada tetangga kos kami yang kerja di UGM, bikin pengumuman di kantornya "ada yang mau nyumbang peralatan baby?" alhamdulillah dalam 3 hari banyak sekali yang masuk. Bahkan popok dan baju bayi yang baru, selimut, handuk, kasur, lengkap deh.

    3. Nasib si kecil tentu tergantung keberanian dan niat orang tuanya. Apa kalian sudah menikah? JIka sudah, itu baik sekali. Jika belum, sebaiknya disegerakan (ini pertimbangan berdasarkan akta, bukan berdasarkan agama siapa tahu nanti ada yang mau koreksi).

    Saya doakan persalinannya lancar dan ada solusi terbaik ya. Kalau mau tanya-tanya lebih lanjut, silahkan buka profil saya. Ada email juga di situ. Salam buat si calon ibu dan si kecil juga.

  • 3 tahun yang lalu

    Karena sudah rajin periksa ke dokter, ada baiknya mulai memikirkan di mana nanti persalinannya. Persiapkan apa-apa yang diperlukan untuk persalinan dan masukkan dalam tas jadi siap dibawa sewaktu-waktu. Misalnya 2 stel baju bayi, 2 stel baju ganti untuk si ibu, termasuk baju dalam. Pembalut, stagen, bedak bayi, minyak telon, bedong dan yang seperti itu. Ada baiknya kalau minta pertimbangan tetangga kos yang sudah berkeluarga untuk menanyakan apa saja yang perlu dibawa. Uang untuk biaya persalinan. Yang penting, bersikap positif dan yakin kalau kalian dapat melewati ini dengan baik.

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    1. Yang pasti mas harus bertanggung jawab, apa nggak kasihan sama pacar dan anak mas?!?!?!?. Masalah uang sudah ada yang nanggung...mas tau kan Kalau Allah SWT itu mengatur REZEKI, MATI DAN JODOH?!?!. Jadi kalau mas mau berusaha mencari uang Insyaallah pasti bisa, asalkan yang halal. Walau sedikit tapi halalkan barokah mas..

    2. Mas harus segera melamar pacar mas, mungkin pacar mas adalah cinta sejati mas, juga jodohnya mas. Harus Lho mas,,nanti dosa lho kalo nggak dinikahin, coz belum resmi

    persiapkan juga mental agar tidak kaget ketika sudah menjalani kehidupan rumah tangga, harus jadi ayah dan kepala RT yang baik

    3. Nasib anak mas tergantung pada mas dan pacar mas, inget lho mas, anak itu anugrah yang terindah. bisa saja kalu mas berhasil membunuh anak mas, mas bisa nggak punya keturunan sama sekali

    (ada kok orang yang kayak gitu..tapi bukan nyumpahin lho mas)

    Coba deh..mas klik www.harunyahya.com baca artikel tentang KEAJAIBAN PENCIPTAAN MANUSIA atau lihat videonya aja, disitu memperlihatkan bagaimana susah dan payahnya calon anak bejuang untuk hidup

    Inget mas Aborsi atau pembunuhan itu dosa besar

    jangan sampai menyesal nanti-nanti

    Semoga bisa dimengerti ya mas

    Terimakasih

  • 1 dekade yang lalu

    1.SEGERA laksanakan pernikahan supaya dosa tidak berkelanjutan

    2.biasa saja seperti orang yang akan menyambut kelahiran bayinya

    3.bila ia seorang perempuan kelak nanti jika sudah dewasa mau kawin

    maka walinya serahkan pada hakim ( KUA )

    4.jalankan aktifitas tiap hari sebagaimana biasanya

    Sumber: ilmu agama feqih
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    di samping kamu bertobat nikahilah pacarmu secara sirih, itu untuk membantu fsikis pacar mu, agar dia normal dalam persalinan.

    stelah anak itu lahir dan nikahi lagi dia dengan wali yang sah, karena pernikahan tidak sah jka tidak ada wali smentara wali si wanita masih hidup,

    wali si wanita yang sah sperti :

    ayah nya, kakak laki2 nya, paman dari ayah nya.

    nikah lah stelah masa nifas nya habis (40 hari paska melairkan)

    sepahit2 nya kejujuran masih bisa diterima dengan ikhlas

    semanis2 kebohongan, sumpah serapah lah yang kita dapat.

    semoga Allah memberikan jalan yang terbaik untuk mu Sobat.

  • 1 dekade yang lalu

    niat kamu udah baik mw bertanggung jawab atas perbuatan kamu...

    rezeki itu udah ada yang ngatur so qm jangan terlalu pusingin itu, kamu cukup berusaha dan selanjutnya serahkan kepada Tuhan. mungkin kehamilan pacar mu itu adalah hukuman sekaligus berkah buat kalian, ambil hikmah yang dapat kalian petik sejauh ini..

    anak itu anugerah terindah yang diberikan Tuhan untuk kalian sebaiknya kamu jaga, kalau kamu memang gentle, kamu harus menikahi dia setelah selesai melahirkan!!

    ingat anak yang terlahir itu adalah suci tetapi hasil perbuatannya yang haram.. Yah, walaupun nantinya kamu kan menemukan kesulitan pas pengurusan akte coz nama kamu g bakal tercantum di aktenya anak itu<kamu kan belum jadi suami ibunya>

    yang perlu kamu ingat, jika tuhan mengizinkan anak itu untuk hidup dia akan memberikan jalan keluar untuk kalian dalam mencari rezeki, akan tetapi jika anak itu meninggal setelah lahir berarti kalian belum dipercaya untuk menjalani semua ini..

    inilah ujian hidup so kalian jangan sampe gagal, cukup kalian sekali salah langkah untuk kedepannya harus lebih berhati2

    oke

  • Kylie
    Lv 5
    1 dekade yang lalu

    Coba libatkan orang tua kalian untuk masalah ini, jangan pernah anggap sepele dan meremehkan satu jiwa yang sudah tertanam di rahim pacar kamu.

    Lebih baik konsentrasi dulu untuk menyelesaikan masalah pribadi, kalian bisa ambil cuti kuliah dulu, dan punyai ketetapan bahwa kuliah tetap harus selesai meskipun time-framenya bisa disesuaikan.

    Aborsi adalah tindakan yang salah. Saya malah kuatir dengan kondisi janin kalian pasca diberikannya obat2 untuk menggugurkannya.

    Semestinya kalian lebih mampu memikul resiko dan perbuatan kalian di masa lalu.

    Tapi, okelah, sudah lewat.... bayi itu punya hak untuk hidup yang layak.

    Saya baca postingan kamu yang lain dimana kamu ingin memberikan anak kalian ke panti asuhan.

    Cobalah alternatif yang lain, mungkin kalian punya keluarga atau kerabat yang bersedia merawatnya, contoh kakek/nenek, orang tua, paman/bibi, atau menyerahkan bayi tersebut untuk diadopsi oleh orang tua yang benar2 mau merawatnya.

    Mengapa saya berkesan mendukung tindakan kalian untuk memberikan bayi ini kepada orang lain? BUKAN SEMATA-MATA UNTUK KEBAIKAN KALIAN, TAPI UNTUK MELINDUNGI BAYI TERSEBUT.

    Karena apa? maaf, kalian sudah berlaku kejam dengan melakukan aborsi walaupun gagal, artinya kalian tidak menginginkan bayi itu, dan tidak ada cinta kasih sedikitpun untuk anak itu.

    Tapi, lain halnya kalau kalian masih punya hati untuk merawatnya, jangan pernah takut tak mampu bangkit kembali setelah keterpurukan masalah yang melanda. Kalian toh orang yang mampu untuk kuliah, itu artinya latar belakang kalian masih memungkinkan untuk memperoleh hidup yang layak dibanding orang2 Indonesia kebanyakan. Atau jangan2 takut hidup melarat atau susah ya?

    Janganlah takut, hidup ini memang ujian.

    Kalian sendiri yang menentukan arah dan jalannya.

    Dan selalu ada jalan untuk orang yang berketetapan hati untuk berubah menjadi lebih baik. Karena kalau Tuhan menitipkan satu jiwa kepada manusia, Dia pun akan memberikan berkat-Nya, asal kalian bertobat dan terus berjalan di jalan-Nya.

    Berkonsultasilah dan libatkan keluarga besar kalian untuk masalah ini, dan hadapilah semuanya sebagai seorang pria sejati.

    salam - ky

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    anda harus bertaggug karena itu semua ulah kamu sendiri dan harus siap menjadi bapak.

    Sumber: buku
  • 1 dekade yang lalu

    makanya udh tau masa depan blm menyakinkan kenapa berbuat seperti itu?

    waduh berani2nya xan melakukan aborsi.

    nah kalo udh ga bs digugurkan,bagaimana kalo anak yg xan lahirkan ternyata cacat akibat perbuatan xan?

    bukan kah anak xan yg akan menjadi korban dan menderita seumur hidup?

    kasihan anakmu kalo ternyata cacat....

    yah aku doain deh semoga anakmu lahir normal supaya xan berdua tidak merasa menyesal seumur hidup..

    dan bicarakan dgn keluarga pasti ada jalan keluar.,

    kalo dipikirkan sendiri makin stres.....

  • 1 dekade yang lalu

    1.hal yang harus anda anda lakukan adalah terima kenyataan yang ada bahwa anda akan segera memiliki anak. dan jangan menganggap anak adalah beban karena dia adalah asset anda dimasa tua nanti.Serta menabunglah biar pun sedikit demi masa depan keluarga anda nanti.

    2.persiapkan seluruh kebutuhan bayi yang penting2 saja seperti pakaian, makanan bayi, popok ,dan lain-lain yang anda anggap perlu.

    3.Nasib sang anak sebagian besar ditentukan oleh orang tuanya atau keluarga.Bila orang tua atau keluarga mengarahkan ke arah yang positif, itu akan memberikan suatu awal yang baik untuk masa depannya. intinya anda sebagai orang tua harus memperhatikan kondisi anak anda sebaik mungkin.

    DAN JGNLAH BERPIKIR KEMBALI UNTUK MENGGUGURKAN KANDUNGAN. SEANDAI NYA ANDA DIPOSISI SANG ANAK BETAPA SAKIT HATI ANDA BILA ANDA TIDAK DIHARAPKAN ADA DI DUNIA.

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    kira2 ni sapa ya?

    kapan2 kerja di warnet ku aja kalau kebingungan "ajaibnet" depan unmuh3.(ada lowongan 1 skr gak tahu kalau suamiku dah dpt)

    PRIHATIN!!!!!!!!!!!!!!!!!!1

    pertama yang harus kamu lakukan

    TOBAT (nasuha)

    keluarganya tau gak?(klrg lu/cwe lu)

    REmbukan ma keluarga (pasti ada solusi)

    masalah gini gak bisa kalian simpan sendiri, ada orang sekitar yang juga berhak tahu (ORTU)

    kasih nama yang baik buat anaknya kalau udah lahir (TUH WAJIB BAGI u)

    intinya kamu rembukan ma keluarga palagi km bilang gak punya tabungan, atau anaknya aja bilangin suru jgn muncul dlu sampai km punya tbngn (heeee bercanda)

    SIAPlah jadi bapak (pesiapkan tanggungjawab+pendidikan+sandang pangan yang baik buat anaknya)

    berusalah jadi yang terbaik buat anak kmu, semua bayi yang br lahir tuh suci, walaupun prosesnya kayak km ni terlarang, tuh kan perbuatan ortunya (berdo'a yang sungguh2 buat anak u)

    mau kayak apa anak kamu nanti, u berkewajiban membimbing, dan Anaklah yang memilih

    semoga berhasil

    dan selamat udah jadi AYAH

    aku juga pengen ni punya ANAk

    DO'AKAN ya..........

    jujur aku penasaran ma km, jangan2........(heeee)

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.