Memilih kata & mengartikan God dan Lord dalam Alkitab?

Pertanyaan ini muncul karena ada penjelasan yang menginspirasi pertanyaan diatas. Dimulai dari http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=ApkfhWeS.64QcrzwDD1T7yTFbRV.;_ylv=3?qid=20090218024921AAlR3WD Saya CoPas salah satu taggapan dari salah satu penjawab: @Alvin2009 Itulah kekurangan bahasa... tampikan lainnya Pertanyaan ini muncul karena ada penjelasan yang menginspirasi pertanyaan diatas.

Dimulai dari http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=ApkfhWeS.64QcrzwDD1T7yTFbRV.;_ylv=3?qid=20090218024921AAlR3WD

Saya CoPas salah satu taggapan dari salah satu penjawab:

@Alvin2009
Itulah kekurangan bahasa Indonesia,
tidak ada padanan kata yang tepat untuk Lord,
yang mana bisa ditempelkan ke manusia maupun ke Tuhan...
Justru di bahasa Jawa, ada padanan yang tepat untuk Lord,
yaitu Gusti...

Misal :
Gusti Allah ora Sare (kutipannya Cah Angon)
GKR(Gusti Kanjeng Ratu) Hemas (Istrinya Sri Sultan HB X)

Sehingga, penterjemahan Lord menjadi Tuhan itu tidak salah,
Bahkan orang Bule yang pake bahasa Inggris juga biasa menyebut Tuhan dengan sebutan Lord
(sehingga pernyataanmu " .....padahal dalam bahasa Inggris Lord adalah junjungan, namun bukan Tuhan...." menjadi gugur)

Kalo ente muslim, coba aja cari ayat Quran yang ada kata "Tuhan", misal Q2:5, Versi Inggrisnya bakal diterjemahkan sebagai Lord http://www.answering-christianity.com/cg...

Comment diatas untuk menanggapi penjelasan saya tentang:

1 KORINTUS 8:6

Bahasa Inggris:
(6) Yet for us there is [only] one GOD, the Father, Who is the Source of all things and for Whom we [have life], and one LORD, Jesus Christ, through and by Whom are all things and through and by Whom we [ourselves exist].

Saat diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia:
(6) namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu 'Tuhan' saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.

PERTANYAANYA:
1) Bahasa Inggris adalah bahasa Ilmu pengetahuan, sangat tepat penempatanya dan bukan bahasa yang banyak kiasanya seperti bahasa Arab atau bahasa Ibrani yang dapat berarti macam-macam dan dapat di tafsirkan macam-macam karena memiliki turunan. Dalam terjemahan bahasa Inggris untuk 1 Korintus 8:6 sangat jelas Lembaga AlKitab memisahkan antara GOD dan LORD yang semestinya mereka bisa menuliskan GOD untuk Father dan GOD untuk Jesus. Mengapa tidak dilakukan? (Saya yakin para penterjemah Bible menterjemahkan hal yang benar dari Bahasa aslinya, Yunani Θεός)

2) Apakah ini adalah kerancuan Istilah?
Pemahaman arti seperti ayat diatas seringkali dibingungkan oleh tidak jelasnya arti dari kata-kata penting ayat tersebut. Ketidakjelasan itu adalah kerancuan dalam istilah Allah, Tuhan, Tuan, TUHAN. Bukankah semua istilah itu tumpang tindih dapat terjadi kekacauan pengertian yang hebat?

CLUE:
Allah, adalah serapan bahasa Arab. Berasal dari kata Al dan Illah yang artinya Sang Illah. Sementara jika mengacu pada serapan bahasa sansekertanya akan digunakan kata Dewa dari kata Dev (contoh 1 Raja 11:33). Kata Yunani yang digunakan untuk kata ini adalah Theos (Θεός), sedangkan kata Ibraninya adalah Elohim. Ini adalah padanan secara ringkas. Semua mengandung arti “yang memiliki kekuatan supranatural, yang disembah, yang ilahi” tetapi juga khusus kepada Allahnya orang Israel digunakan makna “Sang Mahatinggi”.

LORD atau Tuan, mengandung arti penguasa, pemilik, pengatur. Dengan kata Yunani, kurios (Κύριος) dan kata dasar Ibraninya adon, yang dapat menjadi adoni atau adonai. Tuan dikenakan kepada setiap penguasa baik penguasa dalam rumah (kepala rumah tangga) – seperti Sarah memanggil Abraham (1 Petrus 3:6), raja, pemimpin.

Sehingga penjelasan tentang persamaan tafsiran mengapa Al Qur'an menggunakan Lord untuk Tuhan (Allah, atau Rabbi) menjadi gugur, KARENA:

Allah atau Rabb (GOD) pastilah Tuan (LORD) tetapi tuan (LORD) bukan selalu berarti Allah atau Rabb (GOD)
Update: @Jari Manis:
Ini lagi Yohanes 20:28 Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku(Lord) dan Allahku!(God)"... Tuhan atau Tu(h)an?
Update 2: @Whoo..
Anda orang yang bijaksana, faham betul dengan contains-nya karena memang keyakinan anda begitu, dan saya menghargai keyakinan anda... numun jawaban itu tidak menjelaskan jawaban atas pertanyaan saya... Anyway, terima kasih..:-)
Update 3: @The weakness...
Itulah sebabnya saya bertanya tentang PENTING-nya menyertakan teks asli dalam Kitab disamping terjemahan.. supaya jika ada apa-apa kita bisa mengembalikanya lagi ke teks awal dari sebuah kitab.
Update 4: @NoeMoets 2... Simple saja koq.. tidak muter-muter. Simple saja cara untuk menguji, karena kita tahu bahwa bahasa Alkitab yang asli katanya Bahasa Yunani, maka adalah baik kita membandingkan terjemahan, karena Alkitab yang ada di Indonesia adalah "terjemahan" yang jelas akan mengandung perbedaan arti,... tampikan lainnya @NoeMoets 2...
Simple saja koq.. tidak muter-muter.
Simple saja cara untuk menguji, karena kita tahu bahwa bahasa Alkitab yang asli katanya Bahasa Yunani, maka adalah baik kita membandingkan terjemahan, karena Alkitab yang ada di Indonesia adalah "terjemahan" yang jelas akan mengandung perbedaan arti, karena sesungguhnya terjemahan tidak dapat di standardkan bukan??? Penjalasan saya adalah bukti dengan menstandardkan Alkitab yang dibuat oleh manusia terbukti ada banyak permasalahaan, lain jika standard tersebut dari Tuhan, maka semua akan sama bukan??
Update 5: @Yanto W, dan @skywalker....
Terima kasih telah mampir, dan saya sangat menghargai keyakinan anda disini. Ini hanya masalah keilmuan saja... maklum manusia itu selalu ingin tahu...:-)
15 jawaban 15