BISKA_9 ditanyakan dalam Seni & InsaniPersajakan · 1 dekade yang lalu

Adikku sayang ...., romantis nggak ..? bantu koreksi ya ..?

adikku…., kesinilah sayang

dekatkan dirimu pada abang

hitunglah banyaknya bintang

di selanya cahaya benderang

adikku…., maafkanlah abang

mungkin esok tak bisa pulang

kunci mobil ada dekat ranjang

kuletak tuk mudah dipandang

adikku…., jika kau bimbang

tak usah buka pintu gerbang

tabrak saja biarkan tumbang

lusa kubangun lebih panjang

adikku…., paculah dengan kencang

rambu pembatas jangan menghalang

tapi…, jika kelak kena tilang

remnya blong, itu kau bilang

adikku……, berlarilah dengan jalang

jika terjebak, tabraklah dari belakang

sudah adik mengerti sayang ?

kutunggu kau di dasar jurang.

kakak ngacooooooooo ...!, teriak adikku dengan lantang.

----------------------------------------------------------------------------------

Biska, 0309 ( sulit romantis seh .., jadi anarkis deh )

Perbarui:

Burning ..eh Warning !

-------------------------------

1. Emang lagi iseng

2. Maafkan, bukan pelecehan pada sastra

3. Lagi pengen becanda

4.

5. Marah, cinta, luka, sosial, canda, dll

6. Semua kok salah ya ?

7. Maaf, no 4 kelewat, saking semangat.

8. Apalagi ya .., udah kayaknya.

Perbarui 2:

9. Sahabat dave .... seep, thanks a lot

16 Jawaban

Peringkat
  • Anonim
    1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    hahahaha...kali ini adikmu benar.

    salamku

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Biska,....Biska,....selalu bisa buat Ika ketawa.

    Romantis sih,tapi gaya kocak Biska lebih mewarna.

    Tunggulah Bang,.....

    nanti kubawakan rantang

    bolehlah kau buang

    atau kau kasih beruang

    Sebentar kumampir beli selendang

    Nanti untuk kita berdendang

    Adik menari kau tabuh gendang

    ..............................................

    Abang,.....abang,.....

    cepatlah pulang

    anakmu meriang!

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Bang .............. baiklah

    Senang sudah adik

    Gembiralah hatiku

    Abang tak lagi begitu

    Kebut kebutan di jalan

    Tak karuan !

    Hanya karena Putus Cinta !

    Salam dari De5niz

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • VERA
    Lv 4
    1 dekade yang lalu

    Hi....kk Biska...

    sudah adik mengerti sayang ?

    kutunggu kau di dasar jurang.

    kakak ngacooooooooo ...!, teriak ku dengan lantang..........

    puisi yg asyik...salut...dech!!!macho......banget...xixixi.

    salam hangat.....

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    Biska-nya benar2 ngaco.....

    Walaupun sebenarnya dalam hal ini sulit mendapatkan kata yang berakhiran -ang agar nyambung dengan bahan n tema, kita ngerti kok maknanya,,,,

    Luar biasa ngaconya dari romantis ke anarkis ya?..... Aku suka......

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    uwaaahhhh

    iYa kakakku sayang

    romantisss.........

    ups jangan didasar jurang dunk

    adikmu takut jatuh

    bawalah terbang

    mengelilingi tujuh samudra

    rasakan hangatnya

    hembusan angin

    melayang

    menjelajahi angan tak sampai

    .........................................

    hehe keren kak.........^^

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Hhhhmm... adik...

    untung kutak punya adik

    seorang adik yang menunggu sapa

    menunggu disia-sia

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    setuju ama davesky, gw juga agak terganggu dengan pengulangan kata adik pada setiap bait....ini disebut pemborosan....

    tapi puisinya lebih bagus, sejauh yang udah pernah gw baca...

    puisinya mengantar gw untuk ikutan jadi abang buat adik gw yang juga super manja

    itu ja'

    makasih

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    sajak yang 'laki..' bgt...

    keren

    salamku

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Saya sedikit terganggu dengan pengulangan kata "adikku" di setiap awal baris dari setiap bait. Mungkin saya lebih nyaman seperti ini :

    adikku,

    "kesinilah sayang

    dekatkan dirimu pada abang

    hitunglah banyaknya bintang

    di selanya cahaya benderang"

    "maafkanlah abang

    mungkin esok tak bisa pulang

    kunci mobil ada dekat ranjang

    kuletak tuk mudah dipandang"

    "jika kau bimbang

    tak usah buka pintu gerbang

    tabrak saja biarkan tumbang

    lusa kubangun lebih panjang"

    "paculah dengan kencang

    rambu pembatas jangan menghalang

    jika kelak kena tilang

    remnya blong, itu kau bilang"

    "berlarilah dengan jalang

    jika terjebak, tabraklah dari belakang

    sudah adik mengerti sayang ?

    kutunggu kau di dasar jurang"

    "kakak ngacooooooooo ...!, " pun

    teriak adikku dengan lantang.

    (Biska)

    Ah...itu cuma editan dari orang yang dangkal. Maaf jika tidak berkenan...

    Salam

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    tunggu aku abang

    disebrang sana

    untuk menyebarangi jurang

    supaya abang tidak masuk jurang

    dalam keheningan malam

    yang mencekam jiwa yang jalang

    wasalam

    Sumber: jangan masuk jurang yach
    • Masuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.