promotion image of download ymail app
Promoted
MARS ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 1 dekade yang lalu

Kenapa Allah menciptakan beberapa agama dan kitab suci?

Padahal kan kalau dilihat2, perbedaan itu kan justru bisa menimbulkan kekacauan seperti sekarang ini...

Kenapa gak sekalian aja diturunkan agama dan kitab yg paling sempurna?

Kalo alasannya utk menyesuaikan keadaan masyarakat pada zaman itu, saya yakin Allah bisa menciptakan agama dan kitab yg sesuai utk seluruh keadaan masyarakat dan zaman..

Perbarui:

Ok, kalo agama itu bukan ciptaan Tuhan.. Tuhan menciptakan ajaran yg seperti itu, ngerti kan maksut gw??

22 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    Setiap kehendak Tuhan mempunyai hikmah, ada yang kita ketahui hikmahnya ada tidak, maka dari itu kita hanya dipeintah untuk mengikuti agama yang benar, tidak dibebankan mengetahui setiap kehendak Tuhan, mungkin dengan begitu Allah ingin melihat hambaNya mana yang mencari kebenaran mana yang hanya mengikuti hawa nafsu, dan Tuhan tidak ditanya tentang perbuatanNya kitalah yang ditanya, dan Tidak ada Yang berhak disembah selain Allah. Tuhan satu-satunya.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bukan Allah yang menciptakan beberapa Agama tetapi sebenarnya manusia sendiri yang berpikir kemana2

    tetapi sebenarnya tujuannya pada satu Tuhan.

    GBU....

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Biru
    Lv 4
    1 dekade yang lalu

    Paradoks pemikiran...

    Tuhan tidak pernah menciptakan Agama.

    Pada awal penciptaan semuanya telah dibuat sangat sempurna.

    Namun manusia membuat kekacauan demi kekacauan, sehingga dibuatlah agama untuk mengatur supaya tidak kacau (Agama = tidak kacau)...

    dan lain zaman dan lain tempat, lain pula jenis kekacauan dan masalah yang timbul, sehingga muncullah penyelesaian dan Agama yang berbeda pula sesuai situasi dan kondisi...

    Namun yang salah adalah menerapakan ajaran agama mentah2x tanpa melihat konteks masalahnya, sehingga kekacauan baru telah timbul. kekacauan atas nama agama...

    cara mengatasi kekacauan : berfokuslah kepada sumber dari semua agama yang Satu Adanya yaitu Tuhan......

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Kenapa Allah menciptakan beberapa agama dan kitab suci?

    Itulah buktinya.... bukan Allah yang menciptakan agama dan kitab suci. Manusialah yang melakukannya.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    Kenapa Allah menciptakan beberapa agama dan kitab suci?

    >> kan yang ciptain agama itu manusia.

    >> apalagi yang paling baru, yah pasti yang paling pinter dan yang paling ngaco. dia udah belajarin dulu semua agama yang ada, lalu dia buat sendiri dengan mengatakan dialah nabi yang diramalkan itu. orang zamannya itukan masih sangat bodoh.eh kebawa sampe sekarang......

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Untuk informasi anda Allah tidak menciptakan agama, manusia yang mereka-cipta agama menjadi agama yang berbagai-bagai. Allah hanya menurunkan panduan hidup manusia yang berupa suruhan dan laranganNya yang ternyata lengkap semuanya. Hanya ada satu agama yang mengandungi segala peraturan yang diperlukan manusia itu.

    Carilah apa agama itu.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    agar manusia mau menggunakan akalnya,

    kan tidak semua agama adalah benar. pikir dulu dgn pikiran yg jernih n tak lupa hargai keyakinan orang lain.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Kejadian yang diciptakan Allah selalu melalui proses.Ini Sunnatullah.

    Manusia tidak akan dilahirkan langsung sebesar dan seberat 50 Kg (bayangkan kalau tidak dengan sifat Maha Pengasih dan Maha Penyayangnya ,bayi lahir tidak melalui proses kemampuan manusia itu sendiri).Agama juga begitu sesuai tingkat kemampuan manusia sehingga pada suatu titik tertentu kemampuan akal manusia disempurnakanlah agama itu dan Allah meridhoinya.Dalam kisah-kisah nabi ada peristiwa nabi Musa bisa melewati laut yang tiba-tiba kering dan kembali penuh saat Fir'aun akan lewat (sekarang kita mengenalnya dengan gejala tsunami).Nabi Muhammad Saw menyebut jumlah tiang dan jendela masjidil Aqsa (sekarang kita mengenal apa yang disebut televisi).Siti Maryam hamil tanpa berhubungan pisik dengan seorang pria(sekarang kita mengenal sistem bank sperma).Allah menurunkan sebagian ilmunya menurut kadar kemampuan manusia untuk menerimanya. Sehingga agama itu tidak sekedar pengakuan penyerahan diri sepenuhnya kepada Pencipta nya tapi agama sebagai suatu lembaga harus dikelola melalui suatu managemen yang benar menurut kaidah-kaidah yang ditentukan sesuai agama yang Ia ridho atasnya.Jadi sebenarnya Allah tidak menciptakan beberapa agama dan kitab suci melainkan melalui proses perkembangan sesuai tingkat penyempurnaannya untuk kemaslahatan makhluk ciptaanNya.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Tahu apa sii tentang kehidupan ???

    bukankah semua itu HIKMAH ??

    Allah tahu mana orang2 yg beriman (mentauhidkan Allah)

    dan mana yg tidak beriman

    yg menyekutukan Allah

    Tidak semua Anak keturunan Adam

    layak masuk surga

    Ada orang2 yg kekal di dalam neraka

    ada orang2 yg disiksa dulu di neraka lalu dimasukan ke surga

    ada yg langsung masuk ke surga (ahlussunnah wal jama'ah)

    Setiap nabi dan Rosul diutus untuk kaumnya

    namun beda halnya dengan Rasululloh Sallallahu'alaihi wa sallam

    beliau di utus untuk seluruh ummat manusia

    dengan Syari'at yg sempurna.

    "Dan kami tidak mengutus engkau (muhammad) melainkan untuk seluruh manusia" (Saba' 28)

    "dan sesunggunya kami telah utus kepada setiap ummat seorang Rasul (dengan perintah) : Beribadahlah kepada Allah dan Jauhilah Thaghut (segala sesembahan selain dari Allah)." (An-nahl 36)

    "Sesunggunya Agama kamu ini agama yg satu, dan Akulah Tuhanmu, maka hendaklah kamu meyembah kepadaKu" (Al-Anbiya 92 dan Al-muminun 52)

    Inti agama para Nabi dan Rasul

    adalah Mutlaq menyembah Allah

    bukan menyembah Patung2

    atau mengangkat nabi yg lainnya sebagai Sesembahan selain Allah.

    Karena Nabi adalah dari kalangan Manusia

    bukan titisan

    ataupun jelmaan

    mereka (para nabi) adalah dari golongan manusia.

    tidak ada stu nabipun yg diutus Allah

    lalu nabi tersebut menyuruh ummatnya untuk menyembahnya.

    Sumber: Al-masaail (Ust.Abdul hakim) jilid 1.
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    ======= alam terkembang menjadi guru ========

    apakah anda pernah mendengar tentang kejadian nabi Adam AS...?

    bagaimana pertanyaan malaikat kepada Allah tentang manusia...???

    dalam surat Al Baqarah : 30 disebutkan :

    Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."

    nah bagi saya, pertanyaan anda itu saya jawab dengan sangat simple, yaitu :

    "Allah lebih tahu apa yang sesungguhnya terbaik, dan Allah lebih mengetahui apa yang kita manusia tidak ketahui..."

    salam

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Allah tidak menciptakan Agama. Manusia saja yang buat agama itu jadi harga mati.

    Tambahan:

    Istilah Kristen tidak muncul sebagai agama, tetapi sebagai "ejekan", bagi mereka yang pada waktu itu mempunyai sifat (mengasihi) seperti Yesus.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.