Alex
Lv 5
Alex ditanyakan dalam Seni & InsaniPersajakan · 1 dekade yang lalu

Bagaimana pendapat kalian ttg puisi ini?

Hujan pastilah turun sore ini

Basahi tubuh yang resah

Pun, jiwajiwa kering mengerang gelisah

Haus dibuai oleh gundahnya air

Tenggelamkan ruhruh kelelahan

Jadilah deraan sesenyap senja

Puspita & Alexia 220409

>> adakah yang harus diperbaiki? mohon koreksi dan komentarnya....

8 Jawaban

Peringkat
  • Anonim
    1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    hello....

    dek,

    puisinya indah sekali, puisi optimis yang bagus....

    nia suka sekali puisinya

    membuat nia menjadi optimis dalam menjalani hidup. makasih ya dek ^_^

    salam,

    Nia

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    keseluruhan jujur aku suka, tapi mari kita pakai bahasa indonesia yang baik dan benar. maju terus kawan, melalui seni kita jaga bahasa nasional kita ini,

    MAJU TERUS KAWAN !!!

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Judulnya apa ya ?

    Sebuah puisi optimistis, bahwa semua bagian akan ada akhirnya, badaipun akan disapu hujan dan semua akan berlalu...

    Karya bagus, aku suka sayang...

    Salam

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    sebagai org yg masih sangat hijau, shika cuma bisa bilang puisi kamu secara menyeluruh dah bagus

    keep your face up ajah.....

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    Memang seh yg namanya karya sastra selalu identik dg mutitafsir & distorsi. Tp klo aq tetep suka penulisan "jiwajiwa" & "ruhruh" tetap ditulis seperti itu.

    Masih ingat kan pujangga2 kontemporer qt, membuat puisi dg hanya menulis "cintacintacintacintacinta" saja ato bahkan dg hanya menulis tanda baca saja, spt koma, titik, tanda seru, dll.......

    Sumber: Ulasan guru Bahasa Indonesia dulu waktu di kelas.....
    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Nuansa
    Lv 5
    1 dekade yang lalu

    Penyair ingin mengatakan pada seseorang untuk hadir pada sore hari ini. Karena kedatangannya sangat dinantikan oleh orangorang yang merindukannya. Penyair berharap datangnya dengan kelembutan dan keteduhan, karena kita sudah terlalu lelah untuk sebuah pertikaan yang tak berujung. Mungkin itu, kalau salah memang aku tak tahu. Habis aku belum belajar puisi abstrak seperti ini

    Bagaimanapun aku menghargai sepenuhnya hasil kolaborasi ini.

    Salut buat kalian berdua

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    puisi lo ud bgus cuy, multitafsir, cmn trlalu pndek aj.............

    bwt kata2 ulang ky jiwajiwa ntu hrusnya dpisah, jiwa-jiwa bkn jiwajiwa, jd diliatnya jg enak........

    Keep workin gurl..........

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    mmm...

    lagi lagi puisi kesedihan

    ...kuharap, selanjutnya tak kan lagi kulihat kesedihan pada puisi alex

    "Haus dibuai oleh gundahnya air" aku kurang nyaman pada baris ini..

    selebihnya bagus...

    hehe...sedikit koreksi gak apa2 kan.

    salam sahabat

    • Masuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.