Anonim
Anonim ditanyakan dalam Keluarga & HubunganKeluarga · 1 dekade yang lalu

Suami saya sulit untuk diajak mengobrol/bertukar pikiran. Ada yang punya solusi nya?

Suami saya orangnya pendiam dan tidak banyak bicara.

10 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    1. cari waktu yg tepat, saat suami sedang santai dan tidak sedang memikirkan hal2 yg berat.

    2. awali pembicaraan dengan membicarakan hal2 yg umum. pancing agar suami yg lebih banyak bicara.

    3. mulai masuki pembicaraan inti secara perlahan supaya tidak merusak mood suami utk berbicara.

    4. ilmu komunikasi yg utama adalah mendengarkan. manusia diberikan 2 telinga dan 1 mulut supaya lbh byk mendengarkan daripada berbicara. buat dirinya merasa nyaman dulu utk berbicara dan berbicara kepada anda.

    5. lakukan ini sesering mungkin agar suami cepat terbiasa.

    semoga berhasil!!!

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    klo memang karakter suami anda orang yang pendiam dan tidak banyak bicara, anda harus pandai2 mencari celah untuk bisa masuk (ngobrol/bertukar pikiran), mungkin suami anda enggan untuk membicara sesuatu hal, tp, pasti semua anda punya sesuatu hal yg membuatnya antusias untuk dibicarakan. misalnya berkaitan dengan hobi suami anda, atau sesuatu yang membuat suami anda senang.

    jadi, anda harus mencari tahu apa saja yg suami anda senangi.......

    dari situ anda akan dengan mudah "memancing" suami anda untuk memulai bertukar pikiran dengan suami anda. karena itu merupakan pintu masuk memulai pembicaraan dengan suami anda, selanjutnya terserah anda.

    tp, untuk bisa seperti itu, anda harus bisa menanggalkan ego anda, jangan merasa lelah untuk memulai pembicaraan.

    karena karakter suami anda memang seperti itu (pendiam).

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Siapa pun orangnya, kalau sudah punya bakat pendiem, dimanapun berada dan apapun statusnya ya akan tetap pendiem. tapi kalau mengeluhnya sesudah berumah tagga baru mengeluh bahwa sang suami adalah orang yang pendiem, nah ini baru aneh. Emangnya waktu pendekatan dulu gimana, atau dijodohkan orang tua ya?

    Jadi sebelum memutuskan suami ibu sebagai orang yang pendiem, coba flash back masa masa perkenalan, pacaran atau saat akan menikah.

    Apakah suami memang sudah pendiem atau pada itu sebagai orang yang riang gembira atau bagaimanalah yang bebeda dengan kondisi yang sekarang ini.

    Kalau pada saat itu memang sudah pendiem, yah mau dibilang apa lagi, akan sangat sulit meubah kelakuan suami ibu karena memang itulah karakternya, yang bisa ibu lakukan pada saat ini adalah menghargai karakter suami anda sebagai mana adanya. Jangan memaksa diri untuk merubahnya, karena bisa berakibat negatif atas hubungan ibu sebagai suami istri.

    Akan tetapi jikalau sebelum menikah, suami anda bersikap ceria, gembira dan sekarang berubah menjadi pendiam, ibu patut curiga atas perubahan ini. Dan tugas berat telah menanti ibu untuk mengembalikan suami ada ke Behaviournya yang asli.

    Sebelum ibu mulai meyelidiki suami ibu, coba selidiki diri ibu terlebih dahulu, apa yang berubah sebelum nikah dan sesudah nikah- maaf, mungkin ibu lebih banyak bicara sekarang, sudah berapa orang anak, dan lain-lain yang jadi beban fikiran suami ibu. setelah ibu berhasil menganalisa diri ibu sendiri, baru ibu analisa atau dekati suami ibu untuk menceritakan apa yang menjadi beban fikiran ibu, mudah mudah dengan modal pemahaman diri ibu sendiri yang lebih baik dari sebelumnya, akan mudah di dapat titik temu antara ibu dan suami ibu didalam meyelesaikan persaan ibu.

    Selamat berusaha

    Terimakasih

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Emang kamu dijodohin ya Cha?

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    Cari wktu dan suasana yg tepat aja untuk ngajak bicara....

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    menurutku mungkin anda bisa bertanya padanya:

    apasih yang sedang dia pikirkan dan juga anda bisa yakinkan dia jika anda mau ikut memikul apa saja suka duka yang dia alami

    ya siapa tahu setelah dia bercerita tentang sega suka dukanya, dia akan menjadi orang yang ceria

    dan makin terbuka dengan anda

    dan jangan sekali-kali anda marah atau kecewa, karena bagaimanapun juga dia adalah pasangan anda dan apa pun suka dukanya juga adalah suka duka anda

    semoga membantu!

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Untuk orang yang pendiam memang agak sulit, tapi pasti ada celahnya, cari aja hobynya apa, atau topik yang paling disenangi oleh suami dengan cara perhatikan kebiasaan pembicaraan se hari2 apa yang selalu diucapkan, baru kita yg membuka topik pembicaraan seseuai dengan yang disukai suami Insya Allah bakal nyambung, dari situ baru kita masukan materi atau topik lain, sedikit demi sedikit dan kita amati apakah dia tertarik atau tidak, bila tidak tertarik bisa kita ganti topiknya atau bicarakan sesuatu yang lagi ngetren misalnya berita di TV maupun koran, untuk orang pendiam seperti itu jangan di ajak bicara yang topiknya berat, waktu bicara jangan terlalu dipaksakan harus siang, sore dll tapi dapat dipilih dan disesuaikan "Mut" dan Suasana hati suami, yang paling pas adalah saat-saat menjelang tidur sambil baring2 ajak ngobrol dengan topik yang lucu dan ringan pastilah si doi sangat senang, silahkan dicoba bravo ........ semoga berhasil.

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    cba ajak suami anda ke tmpat kenangan anda brdua

    tnya dr hal2 yang kcil dan menyenangkan baru pd prsoalan atau hal yang ingin anda tnyakan...

    agar ia leluasa dalam brtukar pikiran dg anda dengarkanlah ia sampai selesai brbicara kemudian imbangi dg lelucon2 kecil agak tidak trlalu serius dan agar santai jg.he2x...

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    dekatin dia waktu senggang mungkin dengan makanan ringan coba anda yg tawarin dia anda sambung kayak nada dering terus nymbng apa aja mau anda bicarin kepembicaraan lain gitu lho. Gbu

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Bagaimana kalo di ajak ngobrolnya sambil minum teh....

    Itu loh kaya iklan di sari wangi (kalo ngak salah.....n_n)

    Mudah2xan berhasil yah mbak...

    • Masuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.