D Rien
Lv 6
D Rien ditanyakan dalam Politik & PemerintahanHukum & Kode Etik · 1 dekade yang lalu

Tentang harta gono-gini?

Sebentar lagi aku menikah dan selama ini aku bekerja. Setelah menikah aku memutuskan untuk berhenti bekerja dengan membangun usaha sendiri dengan begitu aku bisa melaksanakan kewajiban aku sebagai istri. Yang ingin aku tanyakan jika aku membangun sebuah usaha dengan menggunakan uang milik aku sendiri apakah termasuk dalam harta gono gini?

11 Jawaban

Peringkat
  • Anonim
    1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    halo mbak Rini, pa kabar?

    je ile yang mau menikah nie.............

    salamat ya moga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warrohmah

    Bismillahirrohmannirrohhim

    moga bisa membantu

    Sebelum kita berbicara masalah harta gono gini,sebaiknya kita mengenal terlebih dahulu tentang "konsep harta" dalam rumah tangga islam :

    1. Harta adalah tonggak kehidupan rumah tangga,sebagaimana firman Allah swt

    ” Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta kamu yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan . “ ( Qs 4: 5)

    2. kewajiban suami berkenaan dengan harta

    a. Memberikan mahar kepada istri, sebagaimana

    firman Allah “ Berikanlah mas kawin kepada wanita yang kamu nikahi sebagai bentuk kewajiban ( yang harus dilaksanakan dengan ikhlas ) “ ( Qs 4 : 4 )

    b. Memberikan nafkah kepada istri dan anak sebagaimana firman Allah

    “Dan kepada ayah berkewajiban memberi nafkah yang layak kepada istrinya “ ( Qs 2 : 233 )

    3. Suami tidak boleh mengambil harta Istri, kecuali dengan izin dan ridlonya, sebagaimana firman Allah

    “ Jika mereka ( istri-istri kamu ) menyerahkan dengan penuh kerelaan sebagian mas kawin mereka kepadamu, maka terimalah pemberian tersebut sebagai harta yang sedap dan baik akibatnya “ ( Qs 4: 4 )

    4.jika terjadi perceraian suami istri

    a. istri mendapat seluruh mahar jika ia telah melakukan hubungan sex dengan suaminya, atau salah satu diantara kedua suami istri tersebut meninggal dunia dan mahar telah ditentukan, dalam hal ini Allah berfirman :

    “Dan jika kamu ingin mengganti isterimu dengan isteri yang lain, sedang kamu telah memberikan kepada seseorang di antara mereka harta yang banyak, maka janganlah kamu mengambil kembali dari padanya barang sedikitpun. Apakah kamu akan mengambilnya kembali dengan jalan tuduhan yang dusta dan dengan (menanggung) dosa yang nyata ? bagaimana kamu akan mengambilnya kembali, padahal sebagian kamu telah bergaul (bercampur) dengan yang lain sebagai suami-isteri. “( Qs 4 :20- 21 )

    b. istri mendapat separuh mahar jika ia belum melakukan hubungan sex dengan suaminya dan mahar telah ditentukan sebagaimana firman Allah :

    “ Jika kamu menceraikan isteri-isterimu sebelum kamu bercampur dengan mereka, padahal sesungguhnya kamu sudah menentukan maharnya, maka bayarlah seperdua dari mahar yang telah kamu tentukan itu. “ ( Qs 2 : 237 )

    c. istri memperoleh mut'ah (uang pesangon ) jika ia belum melakukan hubungan sex dengan suaminya dan mahar belum ditentukan sebagaimana firman Allah :

    “ Tidak ada kewajiban membayar (mahar) atas kamu, jika kamu menceraikan isteri-isteri kamu sebelum kamu bercampur dengan mereka dan sebelum kamu menentukan maharnya. dan hendaklah kamu berikan suatu mut'ah (pemberian) kepada mereka. rang yang mampu menurut kemampuannya dan orang yang miskin menurut kemampuannya (pula), yaitu pemberian menurut yang patut. yang demikian itu merupakan ketentuan bagi orang-orang yang berbuat kebajikan.( Qs 2 : 236 )

    Bagaimana status harta Gono Gini?

    Salah satu pengertian harta gono gini adalah harta milik bersama suami istri yang di peroleh selama di dalam perkawinan, seperti harta benda yang dibeli oleh suami istri dari uang mereka berdua. pengertian tersebut sesuai dengan undang2 perkawinan sebagai berikut:

    “ Harta benda yang diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama ( pasal 35 UU Perkawinan )

    untuk memperjelas pengertian diatas, perlu menjadi catatan:

    1.barang2 yang dibeli dari gaji (harta) suami, adalah milik suami termasuk hal ini warisan yang didapatkan suami, atau hadiah dari orang lain yang diberikan khusus kepada suami.

    2.barang2 yang dibeli dari gaji (harta) suami,kemudian secara sengaja dan jelas telah diberikan kepada istrinya, seperti suami yang membelikan baju dan perhiasan untuk istrinya walaupun dibeli oleh harta suami tetapi telah menjadi harta istri.

    3.barang 2 yang dibeli oleh harta istri itu semua adalah hak istri

    Bagaimana pembagian harta gono gini menurut islam?

    Di dalam Islam tidak ada aturan secara khusus bagaimana membagi harta gono – gini. Islam hanya memberika rambu-rambu secara umum di dalam menyelesaikan masalah bersama, diantaranya adalah :

    - Pembagian harta gono-gini tergantung kepada kesepakatan suami dan istri. Kesepakatan ini di dalam Al Qur’an disebut dengan istilah “ Ash Shulhu “ yaitu perjanjian untuk melakukan perdamaian antara kedua belah pihak ( suami istri ) setelah mereka berselisih. Allah swt berfirman :

    “ Dan jika seorang wanita khawatir akan nusyuz atau sikap tidak acuh dari suaminya, maka tidak mengapa bagi keduanya untuk mengadakan perdamaian yang sebenar-benarnya dan perdamaian itu lebih baik (bagi mereka) “ ( Qs : 4 : 128 )

    Ayat di atas menerangkan tentang perdamaian yang diambil oleh suami istri setelah mereka berselisih. Biasanya di dalam perdamaian ini ada yang harus merelakan hak-haknya, pada ayat di atas, istri merelakan hak-haknya kepada suami demi kerukunan antar keduanya. Hal ini dikuatkan dengan sabda Rasulullah saw :

    ”Perdamaian adalah boleh di antara kaum muslimin, kecuali perdamaian yang mengharamkan yang halal dan perdamaian yang menghalalkan yang haram “

    (HR Abu Dawud, Ibnu Majah, dan disahihkan oleh Tirmidzi)

    Begitu juga dalam pembagian harta gono-gini, salah satu dari kedua belah pihak atau kedua-duanya kadang harus merelakan sebagian hak-nya demi untuk mencapai suatu kesepakatan. Umpamanya : suami istri yang sama-sama bekerja dan membeli barang-barang rumah tangga dengan uang mereka berdua, maka ketika mereka berdua melakukan perceraian, mereka sepakat bahwa istri mendapatkan 40 % dari barang yang ada, sedang suami mendapatkan 60 %, atau istri 55 % dan suami 45 %, atau dengan pembagian lainnya, semuanya diserahkan kepada kesepakatan mereka berdua.

    Memang kita temukan di dalam KHI (Kompilasi Hukum Islam) dalam Peradilan Agama, pasal 97, yang menyebutkan bahwa :

    “ Janda atau duda cerai hidup masing-masing berhak seperdua dari harta bersama sepanjang tidak ditentukan lain dalam perjanjian perkawinan.

    Keharusan untuk membagi sama rata, yaitu masing-masing mendapatkan 50%, seperti dalam KHI di atas, ternyata tidak mempunyai dalil yang bisa dipertanggung jawabkan, sehingga pendapat yang benar dalam pembagian harta gono gini adalah dikembalikan kepada kesepakatan antara suami istri.

    Kesepakatan tersebut berlaku jika masing-masing dari suami istri memang mempunyai andil di dalam pengadaan barang yang telah menjadi milik bersama, biasanya ini terjadi jika suami dan istri sama-sama bekerja. Namun masalahnya, jika istri di rumah dan suami yang bekerja, maka dalam hal ini tidak terdapat harta gono- gini, dan pada dasarnya semua yang dibeli oleh suami adalah milik suami, kecuali barang-barang yang telah dihibahkan kepada istri, maka menjadi milik istri. Wallahu A’lam.

  • falls
    Lv 4
    3 tahun yang lalu

    stiap orang yang mao menikah,harus ada perjanjian kedua pihak, perjanjian seblum nikah harta mana yang menjadi milik bersama, dan stelah menikah harta bersama d bagi buat anak n setengahnya bagi 2 istri n suami. harta bole d tuntut bila ada perjanjian setelah menikah.. via reven sh,

  • 1 dekade yang lalu

    Salam sahabat.

    Pada pendapat fikir ku harta yang diperolehi

    dari usaha kamu sebelum kahwin adalah

    mutlak milik kamu tanpa ragu ragu lagi,

    tapi kalau nak kira harta gono gini bisa-bisa

    aje sayang suami katakan.

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Sekarang tergantung anda, apakah anda ingin usaha itu menjadi milik anda pribadi atau milik bersama. Jika milik pribadi, maka anda harus membuka usaha tersebut, membuatkan aktanya di notaris bahwa usaha tersebut atas nama anda dan modal anda, maka usaha tersebut akan didaftarkan untuk dimasukkan di Berita Negara sebagai milik anda, Tetapi anda harus melakukan itu sebelum anda menikah.

    Dapat pula dilakukan setelah anda menikah, tetapi harus ada surat/ akta otentik bertanda tangan anda dan suami yang menyatakan bahwa modal usaha tersebut adalah harta bawaan anda dan suami anda tidak berhak terhadapnya. Maka, usaha tersebut tidak masuk sbg harta gono-gini

    Jika anda ingin usaha tersebut menjadi milik bersama, maka pendirian dan peng-otentikannya dilakukan setelah anda menikah.Dan di dalam akta usaha anda tidak ada pernyataan bahwa uang tersebut adalah harta bawaan anda. Jika begitu maka usaha tersebut masuk ke dalam harta bersama/ gono-gini.

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    Halo Nona DR

    Tujuan kita menikah adalah untuk membina rumah tangga bahagia dan harmonis ,dan tentunya di ridhoi Tuhan,

    kalau tujuanya kesitu ga usah lah pikirin Harta, apa lagi harta gono gini yg belum tentu anda dapatkan . kalau anda belum menikah saja sudah berfikir tentang Harta , saya jamin pernikahan anda akan sia2. yg jelas kalau kita berumah tangga harta istri adalah harta suami ,harta suami adalah harta istri jadi bila anda ingin berbahagia dalam rumah tangga niatlah karna ke ridhoan Tuhan

    Sumber: pengalaman pribadi
  • 1 dekade yang lalu

    Sy mengerti isi hati kecil anda........artinya sekarang anda ingin membuat usaha dari modal milik anda sendiri, yang hmm.....bila nanti terjadi hal yang paling buruk, prahara badai menerpa rumah tangga anda....modal atau usaha itu tidak menjadi bagian dari harta bersama anda dengan suami, yang notabene akan dibagi dua bila terjadi perceraian.

    Anda tidak perlu khawatir, dari awal terbentuknya rumahtangga, anda dan suami bisa buat komitmen untuk membuat pemisahan atau penggabungan harta bawaan di hadapan Notaris. Sehingga harta tersebut tidak termasuk dalam harta bersama. Itu perlu, mengingat kondisi sekarang ini, begitu gampang nya seseorang "pindah ke lain hati".

    Selamat menempuh hidup baru..sebentar lagi....:-)

    Sumber: UU Perkawinan Tahun 1974 pasal 36 ayat 2. Mengenai harta bawaan masing-masing, suami isteri mempunyai hak sepenuhnya untuk melakukan perbuatan hukum mengenai harta bendanya.
  • 1 dekade yang lalu

    setelah pernikahan terjadi maka demi hukum akan terjadipersatuan harta kekayaan suami istri..persatuan kekayaan ini berlaku pada benda bergerak maupun tidak bergerak termasuk keuntungan2 atw laba..

    Sumber: pasal 119 -122 KUHperdata
  • 1 dekade yang lalu

    yach kurang tahu juga neh..

    sebenarnya pertanyaan ini menjurus kedalam agama

    yaitu tentang fiqih...,

    yang setau saya

    apa saja yang kita hasilkan dan kita dapatkan setelah kita menikah itu adalah hak milik bersama begitu juga dengan harta namun lain halnya dengan uang..

    jadi maksudnya harta2 yang kita peroleh setelah kita menikah,

    seperti rumah,kendaraan,dsb itu adalah milik bersama dengan suami kita,selama modal yang kita hasilkan itu di peroleh dari suami kita,

    tapi apabila harta yang kita peroleh dari hasil uang simpanan kita sebelum kita berumah tangga atau menikah itu adalah hak milik kita sendiri..

    namun lebih baiknya ketika kita telah berkeluarga atau menikah

    pabila kita ingin memulai suatu usaha hendaklah di bicarakan dahulu dengan suami kita karena pabila tanpa ada pembicaraan ataupun perundingan seperti ini,bisa saja memungkinkan usaha dan harta yang dihasilkan dari usaha tersebut yang menggunakan uang milik kita sendiri,memunculkan suatu pertengkaran di dalam mrumah tangga kita sendiri...

    itu

    Sumber: kamarastra
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    setauku yac termasduk gono gini selagi dac nikah wlw pk modal sendiri tuh wk gak da referensi

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    1]waduh kallo mslh gini lon isa mikir i lon wkt y maap yah ka rin

    2]selamat yah

    3]selamat menempuh hidup baru ka rin

    4]iyah i tinggal dl yah C U,maap jwbn g memuaskan soal y i msh hehe d bawah

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.