Anonim
Anonim ditanyakan dalam Keluarga & HubunganPertunangan & Pernikahan · 1 dekade yang lalu

Apa Saja ya SyaraT supaya BISA JADI ISTRI TENTARA...?

saya Punya CALON uNTuk dijadikan suami atau bisa dibilang pacaran seH....!!!

KATA TEMEN-TEMEN SAYA pERNIKAHAN NYA Itu sepertiNYA DIPERSULit ma KEDINASAN DIA..

MESTI PAKE ACARA NGADAP SANA-SINI LAgi....

malah ada yg bilang ampe tes kesehatan n keperawanan seorang waNIta...

menurUT SAYA TU G PANTES BANGET...

BUKANKAH TU PRIVASI MASING-MASING..

MASA KEDINASAN DY JUGA IKUT CAMPUR...

da yg tw detail gk...

kasih iNFO YACh...!!

12 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    ok berarti u spt aku.cwo ak jg tentara n akhr th ni insyallah kami mo nikah.gni y mbak,untuk jadi PERSIT (PERSATUAN ISTRI TENTARA) sebelum nikah u harus pengajuan nikah dulu d kantor calon suami u setelah itu u d RIKSUS d RST untuk mengetahui kesehatan u n calon suami u termasuk u jg akn d periksa apakah masih virgin / g kr itu wajib n pokok bgt d lingkungan TNI.Setelah itu u akn d LITSUS di SINTEL untuk mengetahui latar belakang u n keluarga besar u setelah itu u d LITSUS d BINTAL untk mengetahui kepribadian agama n dsna u akn d bimbing mengenai pernikahan.jgn kaget pas d LITSUS d SINTEL,BINTAL,KESATUAN SUAMI U N RST kr dsn u akn d suguhi berbagai macam pertanyaan yg aneh2.jgn lupa untk memuluskan dalam setiap LITSUS u harus amplopi petugas tsb.semoga bermanfaat!!!

  • 1 dekade yang lalu

    Hi,

    akh masak sich sampai test2 keperawanan segala, sepertinya gak dech. hehehe sebab saya juga pernah disana.

    setiap wanita bisa menjadi istri seorang TNI / ABRI.

    persyaratannya adalah:

    > data-data tentang anda seperti ktp, kk, pas foto, surat izin ortu dan test kesehatan umum akan dibawa oleh calon suami tentara dan dia akan dimaksukkan sebagai laporan kepada atasannya.

    syarat2 ini umum saja.

    sebab seorang istri TNI/ABRI tentunya akan menerima PENSIUN sama seperti PNS, jadi penyaringan harus ketat jangan2 ada istri ke-2 dan ke- 3 dst.

    juga data2 anda merupakan file yg penting bila suami anda kelak naik pangkat dsb, maka anda akan masuk dalam rangking istri2 TNI /ABRI seperti istri korps AL/Angkatan laut, atau Udara atau kepolisian dsb.

    mengenai test keperawanan ITU SAMA SEKALI TIDAK BENAR.

    yang benar adalah anda hanya akan diperiksa kesehatan secara umum.

    jadi kalau pertanyaan anda apakah ke dinasan turut campur ! saya menulis disini YA kedinasan atau korps ABRI HARUS ikut campur.

    semuanya ada pentingnya.

    >> bila suatu waktu suami anda '' MELAKUKAN MAKAR terhadap negara Indonesia '', atau menjadi SPION maka anda sebagai istri dan keluarga akan ikut diselidiki.

    >> mereka juga akan memeriksa anda secara teliti, apakah anda pernah terlibat gerakan terlarang, apakah anda pernah menjadi SPION, apakah anda bersih dari gerakan teroris dsb.

    >> kalau anda dicerai atau minta cerai, bagaimana aturan tata hukumnya.

    sebab itu anda harus melewati '' screaning ''

    demikian info yg akurat dari saya untuk anda.

    thnx

    • Ayunenden2 tahun yang laluLaporkan

      Jadi berita" kalo calon istri tni itu harus di tes keperawanan itu gak bener ya mbak? Soalnya banyak yg bilang sih gitu mba katanya di tes keperawanan. Ketat jugaa yaa

  • 1 dekade yang lalu

    memang dari pendapat teman2 mu ada benarnya, untuk nikah dengan aparatur negara dalam hal ini TNI, memang ada prosedur klu kita nikah di kantornya juga, karena tidak jauh berbeda dengan nika ama polisi, tujuan diadakannya nikah dihadapan pimpinannya adalah supaya anda di akui sebagai seorang istri yang sah menurut kedinasan dan berhak menerima tunjangan, memang se sah2 saja klu anda tidak ikut sidang nikah dikantornya, tapi anda tidak mendapatkan tunjangan sama sekali dalam kedinasannya,

    mengenai tes kesehatan memang ada, tapi bentuknya hanyalah formalitas, seandainya dari pihak suami anda memang menginginkannya kenapa tidak, barang kali dia masih ragu dengan kesehatan anda, ini gunanya adalah agar tidak terjadi perdepatan di kemudian harinya, klu setelah menikah bahwa ketahuan anda tidak sehat atau sudah tidak perawan lagi(maaf), itu bukan karena dia, tapi karena orang lain. kan jadi ribet masalahnya. tapi klu dia memang usah percaya dengan anda, itu tidak jadi masalah, asal dikemudian hari tidak ada pertikaian antara anda dengan dia masalah perawan ini.

    demikian jawaban singkat dari saya, barangkali bisa membantu.

    Sumber: pengalaman teman saya dari TNI maupun POLRI.
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    syaratnya gampang...klo ditinggal dinas jgn selingkuh.

    N2o

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    Syaratnya ya dilamar ma tentara yang tertarik ma anda

    lagian stau gw gak ada syaratnya tuh...

  • 3 tahun yang lalu

    syarat utama adalah ada tentara yg tulus mencintai dan serius akan menjadikan anda sebagai istrinya.

  • 4 tahun yang lalu

    Umum2 aja:

    dilamar ma tentara

    data-data tentang anda seperti ktp, kk, pas foto, surat izin ortu dan test kesehatan umum akan dibawa oleh calon suami tentara dan dia akan dimaksukkan sebagai laporan kepada atasannya.

  • 6 tahun yang lalu

    sip

  • 1 dekade yang lalu

    Yang menentukan syarat-syarat perkawinan bukan dari kedinasan, apalagi TNI, anda bisa menolak jika hal tersebut anda nilai tidak pantas, yang penting anda seorang tidak mempunyai pasangan, direstui ortu, ad wali, dan kelengkapan administrasi yang ditentukan oleh kantor urusan agama.

  • 1 dekade yang lalu

    itu memang prosudur dari pusat bu,

    calon ibu bintara, atau ibu TNI itu harus membuat bibit yang baik.

    1. Virgin tentunya, agar terjauh dari penyakit menular dan sosial

    2. sehat jasmani dan rohani.

    3. jelas : mempunyai asal-usul yang jelas

    4. siap : suami di tempatkan atau dinas dimana saja

    Sumber: yo ah///
  • bonnie
    Lv 4
    1 dekade yang lalu

    Pertama : anda mencintainya dgn tulus sehingga segala rintangan bisa diselesaikan. Kedua : jodoh anda!

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.