promotion image of download ymail app
Promoted
Zahra_Nn ditanyakan dalam Seni & InsaniPersajakan · 1 dekade yang lalu

kenapa masyarakat kita tidak banyak yang menyukai puisi?

Kenapa sebahagian besar masyarakat kita tidak menyukai karya seni ini? kenapa demikian, ini terlihat dari hampir tidak tersentuhnya buku puisi di toko-toko buku, bahkan mahasiswa atau murid-murid sekolah yang menyukai puisi dapat dihitung dengan jari...

tentu ada sebab dari semua ini kan? salah satu sebabnya mungkin adalah apresiasi. kurang nya apresiasi masyarakat kita terhadap seni khususnya seni tulis ini disebabkan budaya baca tulis masyarakat kita sangat minim, apalagi terkadang puisi memakai kata yang tidak umum, atau bahkan asing di telinga masyarakat/

padahal jika mau melirik sebentar saja pada puisi, pasti mereka tertarik, puisi kan tak hanya bisa di baca, bahkan puisi bisa dibuat syair lagu, lihat saja lagu-lagu para musisi kita, mereka banyak yang menggunakan puisi sebagai syair nya.

sekarang apa upya kita untuk mengajak masyarakat kita agar mencintai dan menyukai puisi???

ini tantangan buat kita.......

salammmm sahabat

zahra

10 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    salam mbk

    pertanyaan yang menarik

    alasannya mungkin karena budaya baca tulis masyarakat kita memang masih rendah.

    dan kurangnya minat untuk mengapresiasikan (menikmati&memahami)

    karena memang puisi menggunakan bahasa yang tak biasa.

    ehmmm....

    caranya,sebuah tulisan/puisi pasti punya makna tertentu tapi jangan terlalu serius untuk menangkap maknanya.

    kita nikmati aja dulu pasti lama2 juga paham maknanya

    intinya belajar menikmati dan kemudian pasti mampu memahami

    aku rasa itu,semoga berkenan

    cuma pendapat amatir mbk!

    hehehe....

    swn

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    kalo kata2 temen2 saya, mereka nggak terlalu ngeh sama puisi cZ ga berbakat sama yg begitu2an.. padahal tanpa sadar mereka sering buat puisi. pas nyanyi ngaco di kamar mandi, pas lagi BT, pas nyanyi lagu.

    mereka nggak tahu aja kalau puisi itu nggak butuh bakat, tapi perasaan... n puisi sekarang kan ga kolot kudu pake bahasax chairil anwar ato kahlil gibran..

    masalahx anak2 sekarang sibuk curhat pake chatting. makax pada jarang nulis diary. males... padahal dari diary biasax kita tanpa sengaja nemuin ketertarikan sama kata2 indah yang meluncur gitu aja tanpa dipikirin (itu pengalaman saya)

    ya itu.. kembali ke minat baca yang buruk!

    tapi... kalo mau dilihat lebih jauh, sebenarx mereka bukan nggak tertarik ma puisi lho! cuma nggak sadar aja! nyatax mereka jg suka kata2 indah.. mungkin buku2 itu cuma kurang sosialisasi aja...

    nyatax temen2 saya yg ngaku nggak suka puisi jg sering buat kata2 yg bisa disebut puisi iseng di kertas2...

    itu wujud apresiasi jg kan? ^^

    kebanyakan orang itu terperangkap sama makna puisi yg sempit.. padahal kan puisi itu bukan cuma baris kata yg ditulis 4 baris tiap bait yg bersajak a-a-a-a ato a-b-a-b yg kudu pake bahasa yg jarang digunakan kayak yg kita pelajari di jaman SD....

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    mengamini jawaban semua temen aja sist

    itu ja'

    makasih

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    bukan'ye tidak suka kdang orang kita malas untuk membuka buku,.,.dan stau lg yg terfikirkn oleh mereka adalah apakah bisa mkn hari ini,.,.???dng membaca buku lomz tentu dapet duit mpo.mngkin hay orang2 tertentu z yang sbagian kecil msh ingin membaca suatu keindahan sajak,.,.,duch qo ngco yach jwaban'ye sowry yach,.,.,.,

    Sumber: the mpo nona
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    yah karena terjadi banyak pembodohan dan penjajahan yang masih dipuja (sinetron dll)

    dan Tuhan pun dijual dalam film setan.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    masyarakat masih mikirin makan saja susah kok mikir puisi, mungkin itu barangkali

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Gaby
    Lv 6
    1 dekade yang lalu

    Sulit memulai

    sukar m,engakhiri

    tak bisa menemukan alurnya

    dan nafas puitis sulit didapat

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 3 tahun yang lalu

    saya tidak suka hr snin krn sblum snin adlh mnggu dn sbtu ...... pdhl hr mnggu dn sbtu adl hri yg plng sy ska krn mrpakan hri lbur atau brkrg.nya aktvitas ..... jdi, sy tdk ska stlh sya brlibur ria sya hrus mngulangi aktvitas sya yg sma d hari snin .... selain itu hri snin mrpkn hri d mulainya aktvitas sy yg rutin .....

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    kurangnya minat baca dan tulis dalam masyarakat..

    Sumber: Salam sahabat
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    1. Bahasanya yang terlalu baku dan sulit dimengerti.

    2. Malas membaca.

    3. Tidak menarik.

    4. Tidak ada sesuatu yang istimewa.

    Tapi, aku suka kok baca puisi....

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.