zii
Lv 5
zii ditanyakan dalam Keluarga & HubunganJomblo & Kencan · 1 dekade yang lalu

Mengapa enggan membuka hati...?

Rekan-rekan tercinta,

ada yang ingin aku tanyakan,mungkin berbagi kisah sedikit saja.OK!

aku sejak lama tinggal di Luar Negeri,namun entah mengapa tak tertarik dengan Pria lajang? sedangkan aku lebih tertarik dengan pria dewasa? padahal aku sadar,malah aku berusaha untuk memperluas pergaulan.ada juga pria asing yang juga tertarik,namun hanya sebatas pertemanan,dari sisi lain kami mengalami perbedaan.nah,..aku ingin bisa membuka hati buat dicintai dan mencintai pria lajang.tolong pandangannya,agar aku bisa lebih terbuka.makasih sebelumnya.

salam hormat.

Perbarui:

maksudku pria lajang belum tentu dewasa.

Perbarui 2:

@meteor,...aku gaul juga loh,hehehe..samplenya ga tahu nih.

Perbarui 3:

waduh,dibilang merayu?hmm galah....bukan type aku,'tapi gpp,masukkan yang bagus.thank's

8 Jawaban

Peringkat
  • Noname
    Lv 7
    1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    Mengenai sebuah keputusan dalam kehidupan seseorang itu biasanya dilatarbelakangi oleh sesuatu hal ( pengalaman / sering mendengar ), yang akhirnya dia merencanakan, mempertimbangkan dan memutuskan pilihan bagi hatinya sendiri.

    Dengan memberikan ukuran bahwa pria lajang tidak dewasa serta pria dewasa lebih bisa diharapkan, itu juga merupakan tolak ukur yang baik, karena setiap manusia tentunya mempunyai background yang berbeda pula dalam melalui proses kehidupan ini.

    Walau kenyataannya sebagian pria lajang memang belum benar-benar meyakinkan untuk melalui proses hubungan serius ( rumah tangga ), namun tentunya ada sebagian kecil dari mereka yang telah membentuk dirinya hingga melebihi orang yang dewasa, dan bahkan sebaliknya dengan sebagian orang dewasa, walaupun mereka lebih berkesan melebihi orang lajang namun tetap saja mereka tidak bisa dikategorikan sebagai pria terbaik.

    Jadi semua kembali kepada sikap dan kepribadian dari orang / manusianya, maka perlu pula bagimu untuk mencoba menjalani hubungan dengan pria lajang yang penting pastikan dia memang pantas atau selevel dengan pria dewasa, karena semua itu juga perlu buatmu membandingkan dengan sebuah praktek bukan teori akibat sering melihat / mendengar atau mengalaminya dengan lajang yang salah.

    Setiap perbuatan akan menghasilkan pengalaman, namun adakalanya pengalaman yang buruk cukup hanya untuk diingatkan jangan sampai terjadi kembali, namun tidak harus terus disimpan membekas hingga menimbulkan efek yang negatip bagi dirimu, karena pada dasarnya barang yang sama belum tentu juga kualitasnya sama.

    Demikian ya, semoga kamu mengerti, apa yang kamu lakukan itu adalah hakmu, namun alangkah sebaiknya jika kamu bisa memberi masukan kepada dirimu untuk tetap bisa menerima siapapun dalam kehidupanmu, dengan catatan orang itu bisa bertanggungjawab, pengertian dan kamu yakini bisa bahagianya dengannya.

    Salam.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    kalo menurut aku itu sih pilihan hati

    kalo kamu memang punya pengalaman byk biasanya kamu akan lebih tau mana yg cocok buatmu

    jadi menurutku gak usah maksain diri menyukai sesuatu yg tidak kita sukai

    easy going aja

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Status pria lajang (perjaka) belum tentu dewasa, yang dewasa belum tentu lajang (perjaka). Nah kalau sudah ketemu kata-kata di atas gimana nih?

    Kedewasaan seseorang bukan karena lajang atau tidak cara menilainya. Tapi penilaiannya dewasa harusnya lebih kepada karakter kepribadian yang mempunyai bertanggung jawab, sopan santun dalam bersikap / berpenampilan, dan berkata jujur. Kalau saja ada karakter pria dewasa seperti ciri yang tersebut di atas, saya rasa hati anda akan terbuka.

    Mudah-mudahan anda menemukan pria lajang dan bersifat dewasa....

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    mungkin karena lingkungan kamu,coba saja dekat dengan orang yang lebih muda dari kamu atau 'orang yang agak kekanak kanakan" mungkin rasa suka kamu sama yang muda lebih besar dari yang dewasa.....hanya usul

    Sumber: young green peace
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    halo Mbak...

    kisahnya mirip gw,cuma gw terlalu banget pata hati,lama ga mau buka hati...tapi dilihat dari pertanyaan mbak! kayaknya luka lama ga sembuh,mungkin sedikit terbuka,cara mbak bergaul kepada teman2 pria ok,itu crita mbak...cuma belum dapat yang pas aja,mungkin sosok Ayah yang mbak impikan? atau mbak lebih suka mencintai pria dewasa bertanggung jawab,jujur, baik hati..walau telat menikah atau duda sekalipun.

    gw doain deh,kelak jodoh datang lebih cepat.jangan lupa terus berdoa sama TUHAN mbak...ok! salam sayang

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Coba anda berdoa kepada Allah SWT,minta supaya di bukahkan hati untuk menerima cowok yang yang anda inginkan bahkan yang lebih,

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Holla mb..

    Emang umur y anda berapa,kalau anda lebih memilih pria dewasa gw rasa itu wajar,karena dari wajah anda emng udah dewasa.mungkin itu pilihan yang terbaek.kalau caricowok yg lebih kecil yah gw rasa malah kurang cocok.Mungkin cari yg sepadan ajja kalli yah.

    Tapi cara anda berbicara gw kurang suka.,maap,kayak lagi ngerayu gt ..tapi yah terserah anda sich,kan orang laen juga yang akan nilai.

    Ok dech gt ajja yah

    thank you

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    wadow kok memandang ke dewasaan dari lajang atw engga nya seseorang sih ? emang barometernya paan ?

    kedewasaan itu masalah pola pikir dan sudut pandang, nah tuk masalah lo semua ini karena sudut pandang lo dari satu sisi saja lo gak berusaha tuk melihat dari berbagai sisi.

    coba deh tuk memperluas pergaulan biar tambah banyak teman agar lo lebih banyak kenal karakter cowok...

    kalo masih bingung lo bisa ambil sampel gw deh ...wakakaka....b-)

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.