promotion image of download ymail app
Promoted
WCW
Lv 6
WCW ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 1 dekade yang lalu

Apakah kalian yakin kita keturunan Adam dan Hawa...?.?.?

Apakah kalian yakin kalau kita keturunan Adam dan Hawa..?

>> Ya..yakin sekali..!

Apakah kalian percaya bahwa semua mahkluk hidup didunia sudah diciptakan secara khusus oleh Allah..

>> Jelas !

Berarti kesimpulannya kalian gak percaya adanya evolusi pada mahkluk hidup..

>> Jelas gak percaya..! itu fitnah ! teori sampah !

Berarti kalian betul2 yakin bahwa semua manusia didunia berasal dari Adam dan Hawa..

>> iya, kok ditanyakan lagi..!

Berarti orang Afrika, Aborigin, Eskimo, China, Papua, Eropa.., Yahudi, dan lain2 adalah satu turunan..

>> Ya pastilah ! pokoknya semua manusia di bumi adalah satu turunan dari Adam dan hawa.. titik !

Tapi kenapa tampang dan postur tubuh kita berbeda..?, meskipun masih dalam kelompok manusia.., darimana perbedaan tersebut..? kalau memang genetik tak bisa berubah karena sudah di password oleh Allah..

trus....

kenapa orang eskimo dan tibet mempunyai telapak kaki yang tebal.?

Kenapa orang Africa hitam legam? terjemur mataharikah? tapi kenapa menurun ke anaknya..??

kenapa orang china sipit matanya.?

kenapa orang bule besar badanya?

kenapa orang eskimo tahan dingin?

Jangan2 ternyata Tuhan menciptakan Adam dan Hawa di tiap2 negara / benua.., kok kagak ada tertulis di kitab suci ya..?

Atau evolusi ?

salam - wcw

Perbarui:

@ALL , terutama moonshiin

kalau kalian berkesimpulan adanya perubahan genetika.., maka itulah yang disebut cikal bakal evolusi

evolusi adalah penyesuaian mahkluk hidup terhadap lingkungan, dan akan menyebabkan perubahan gemetika untuk menghasilkan keturunan yang lebih baik beradaptasi dengan lingkungannya

tapi proses bisa memakan ratusan ribu tahun baru kelihatan hasil yang benar nyata.., manusia belum ke arah sana.., beru prubahan kecil.., dan manusia dilengkapi kecerdasan yang memadai.., jadi evolusi akan berjalan sangat lambat.

dan yang jelas kita sudah mengalami perubahan genetika.., kita beda dengan orang africa

Tapi kalau teori penciptaan khusus adalah mahkluk hidup diciptakan Tuhan langsung sesuai dengan lingkungannya.., dan tak akan terjadi mutasi genetic.., karena Tuhan sudah mengatur lingkungan yang sesuai..

Perbarui 2:

@ ALL khususnya moonshiin

evolusi tidak selalu harus membentuk spesies yang baru.., bisa cuman penyesuain pada kaki, pada paru.., pada kejadian ekstrim dan jangka sangat panjang barulah bisa membentuk spesies baru.., banyak jenis kera berasal dari satu spesies kera..

banyak jenis unggas berasal dari satu jenis unggas..

banyak jenis udang berasal dari satu jenis..

dan lain2

Perbarui 3:

@ darth mau>> yup ! kamu betul sekali !

perubahan genetika sekecil apapun adalah proses menuju evolusi.. kalau berubah kecil tiap 1000 tahun, maka dalam 50 ribu tahun sudah menghasilkan perubahan lumayan besar.., biar belum menyolok.., tapi bayangkan kalau 300 ribu tahun !

jadi kalo gak percaya evolusi maka jangan bilang ada perubahan genetika..

>>silakan tetap bertahan saja dengan teori ciptaan khusus.., yang bagi gue adalah teori gak logis...

Perbarui 4:

@ Max>> Darwinism sama sekali bukan paham atheist, jangan sama ratakan, Darwinism tetap mengakui kebesaran Allah, tapi Darwinism mencoba menjelaskan teori penciptaan dari sisi ilmu pengetahuan.., dan ilmu pengetahuan tidak mungkin dapat dilengkapi dalam waktu singkat.., mengingat penciptaan sudah terjadi milyaran tahun.., jadi waktu 100 tahun belakangan masih terlalu singkat.., dan ilmu pengetahuan terus berkembang..

Darwinism belum sampai pada tahap bagaimana organ2 tubuh diciptakan.., Darwinism menjelaskan bahwa terjadi mutasi genetic.., jangan dibelokkan ke lain hal

jangan nanti Darwinism disuruh menjelaskan telor ma ayam duluan mana..?

itu bukan urusan Darwinism..

jadi lebih bagus kamu menjelaskan dari mana perubahan orang africa, eropa.., padahal kita dari adam dan hawa.., jangan melenceng dari konteks.., kalau gak bisa menjelaskan lebih baik bilang gak bisa.., itu baru bikin gue salut ama elu...

Perbarui 5:

@ moi >> cari kutu ..?? ha..ha..ha.., mungkin kita selalu keramas dengan shampoo, kalo kehabisan shampoo tinggal beli.., toko tutup minta tetangga, tetangga tidur ya pake sabun mandi.., sabun mandi habis ( kalo ini keterlaluan namanya, hi..hi..hi..) ya pake sabun cuci piring...

tapi bayangkan suku2 pedalaman.., tengoklah kesana.., gue jamin elu bakal melihat pemandangan manusia saling bergantian nyari kutu rambut teman2nya.., malah tuh kutu dimakan...

tengoklah masyarakat pulau xxxxxxx, disana banyak pemandangan macam begitu....

kita aja yang selalu tinggal di kota yang serba ada....

Perbarui 6:

@Moonshiin

Ha..ha..ha.., gue baru baca tulisan elu mengenai Colibri.., ada2 saja.., Yang dimaksud burung Colibri adalah pemakan nektar dan madu.., gak ada burung Colibri penghancur dan pemakan bijian..,

elu kasi tau gue ada dimana ya.?

ada ratusan jenis Colibri.., dan semua hanya makan nektar dan madu.., karena colibri mempunyai sayap yang dirancang seperti sayap lebah, dapat mengepakkan sayap dengan pola yang berbeda dengan burung pada umumnya , sehingga colibri dapat terbang diam., sehingga dapat menghisap nektar bunga dengan paruhnya yang sudah dirancang secara khusus.

Kalau burung sejenis pipit pemakan biji yang kamu maksud adalah jenis FINK, jauh dari colibri, biarpun sama2 burung..

elu perhatikan gue di forum AK.., gue gak pernah berdebat masalah yang menyinggung kitab suci..

kalau pengetahuan lain masih gue debat sebatas yang gue sanggup.

kalau hal yang beginian.., he..he..he.., bukan gue sombong.., tapi elu saja yang ngawur sehingga kehilangan arah..

Perbarui 7:

@ moi >> he..he..

simpanse menggunakan kayu sebagai pentungan untuk menghalau musuh atau bertempur dengan kelompok lain..

simpanse menggunakan kayu kecil yang dikulum di mulut agar lengket oleh lidah dan dimasukkan ke sarang rayap.., seperti anak gue yang lagi makan "Nyam Nyam"

kalau elu minta simpanse bisa chating ya itu namanya elu merendahkan manusia...,

sama saja elu mau bilang simpanse saja bisa masa babe gue gak bisa..?

Perbarui 8:

@ moi

ok deh..., perbedaan akan kita hargai.., elu minta stop maka gue juga stop..

thanks atas partisipasinya ya.., jangan pernah nyesel loh ya....

salam

Perbarui 9:

@Esti >> mata kuliah agama A++

mata kuliah biologi D minus

he..he..he

jangan tersinggung ya...

27 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    pertanyaan yg bagus dan berbobot. saya coba jawab dengan pendapat pribadi.

    hmm... bagi saya pribadi:

    - saya percaya Tuhan menciptakan manusia sejak awal

    - saya percaya kita berasal dari 1 adam dan 1 hawa

    tapi kenapa rupa manusia berbeda2x?

    - saya tidak alergi dengan kata 'evolusi'. evolusi itu bahasannya luas sekali lho.

    saya pikir perbedaan postur dll disebabkan adanya ADAPTASI. itu termasuk bagian dari ilmu evolusi toh. manusia terus berkembangbiak dan menyebar ke seluruh penjuru dunia. mereka berpencar memenuhi bumi ke daerah-daerah dengan iklim dan keadaan alam yg berbeda2x, ditambah kebudayaan dan kebiasaan mereka yg juga berbeda satu dg yg lain serta pola makan, tempat tinggal dan jenis pekerjaan juga berbeda-beda, yg pada akhirnya mereka akan melahirkan generasi dg wajah dan postur yg beradaptasi dengan lingkungan tempatnya menetap (terjadi dlm proses yg sangat lama).

    contoh simpelnya ada yg hitam legam dan berambut ikal. kulit hitam artinya melanin-nya tinggi, fungsi melanin adalah sbg "payung" bagi kulit yg melindunginya dari terik matahari, rambut yg sangat ikal dan tebal jg bisa berfungsi melindungi kulit kepala dari teriknya matahari apalagi bila kebudayaan suku di daerah tersebut punya kebiasaan berterik2x di bawah matahari dengan tidak melindungi kulit/kepalanya.

    saya rasa itu berlaku pula mengapa pd akhirnya ada yg lebih sipit, ada yang lebih putih, ada yg badannya lbh besar, ada yg lebih kecil dll karena paparan alam dan mekanisme tubuh menyesuaikan diri, tapi semuanya adalah Manusia dan tetap manusia.

    yg saya Tidak Setuju adalah teori bahwa manusia asalnya adalah Kera, yg jingkrak2x di pohon, cari kutu dan makan pisang tanpa akal budi dan tanpa kemampuan menyelesaikan masalah dg menciptakan alat2x baru atau taktik baru serta mampu menilai, berseni, dan seterusnya.

    masih ada "the missing link" dari teori asal usul dari Darwin itu (dan saya yakin link itu tdk akan ada) dan masih akan terus disebut sebagai teori.

    saya percaya sejak awal Tuhan yg menciptakan semua makluk dan sudah sejak awal ada satu makluk spesial ciptaannya yg dinamakan manusia, entah bagaimana postur awalnya, tingginya dan warna kulitnya atau bentuk mata, hidung dan tebal telapak kakinya, yg jelas makluk itu adalah yg paling sempurna di bumi, yang menguasai bumi yg diciptakan oleh Tuhan dg maksud dan tujuan khusus.

    Sumber: @WCW: jawab: kan dah saya tulis : yg saya Tidak Setuju adalah teori bahwa manusia asalnya adalah Kera, yg jingkrak2x di pohon, cari kutu dan makan pisang tanpa akal budi dan tanpa kemampuan menyelesaikan masalah dg menciptakan alat2x baru atau taktik baru serta mampu menilai, berseni, dan seterusnya. kelebihan manusia yah yang tak ada pada kera itu >>>> akal budi dan tanpa kemampuan menyelesaikan masalah dg menciptakan alat2x baru atau taktik baru serta mampu menilai, berseni, dan seterusnya. (walau ada suku pedalaman yg seperti kamu sebutkan tapi tetap mereka punya keungulan pikiran yg membedakan mereka dari makhluk mana pun. apa pernah liat kera bikin tombak utk berburu? menjalin serat kayu untuk dibuat tali? menanam? bikin api? atau kera menulis gambar2x yg merupakan bahasa primitif di gua2x? tidak pernah kan hehehe. thax yach.. ^_^) @WCW: (chatting? knp bawa2x bapak saya yach? hmm..) tetap saja bagi saya PRIBADI simpanse tidak punya akal budi. akal mungkin ada, tapi akal budi tidak. manusia percaya akan kekuasaan gaib tertinggi, membuat ritual, menyembah dan berkorban deminya (Tuhan / Dewa), menciptakan peraturan, hukum, norma, politik, strategi & taktik (yg berbeda2x), adat istiadat, budaya, menikmati keindahan, berdandan, berkesenian, membuat patung atau menggambar, menulis pesan dan berbahasa yg membedakannya dari kelompok/bangsa yg lain yg semua datang dari dirinya dan membuatnya lebih bermartabat daripada makhluk lain. dan satu lagi, manusia mengeksplor dan mengolah alam, bukan sekedar kayu yg dipakai menghalau musuh, tapi bisa memikirkan apa yg lebih baik dari sekedar ranting kayu mentah, dari batu, dari tanah, dari bahan galian, dll, lalu mengembangkannya menjadi lebih sempurna. manusia tidak pernah puas dg satu macam temuan selalu ada temuan baru. mereka berpikir, mencoba, mempelajari dan mengubah sampai sempurna. dari mencari cara berburu yg paling baik, membuat umpan, meramu, mencoba menanam tumbuhan yg dianggap baik akhirnya bercocoktanam, sampai memelihara binatang utk dimakan, dll karena Tuhan membuatnya sebagai penguasa alam. 10 manusia dapat menciptakan 10 cara yg berbeda untuk itu semua yg dipengaruhi oleh sifat, perasaan, pengalaman dan pemikiran mereka dalam menilai dan memutuskan, karena pikiran dan perasaan manusia memang lebih kompleks daripada hewan mana pun. N.B: tidak ada yg salah saya rasa, apalagi teori evolusi adalah sebuah teori dimana orang boleh meyakini atau tidak. saya pikir anda harus bisa menerima perbedaan pendapat, karena manusia punya pendapat dan pemikiran yg berbeda-beda akan apa yg mereka suka, percaya atau imani. saya tetap pd pendirian saya. sekian & trim's *ok, selama tidak menghina tdk masalah bagi saya, karena menghina menunjukkan seseorang sdh terpojok atau tidak sanggup lagi netral. untung anda netral :) saya sih enjoy aja, nothing to lose :)
    • Ok kalo masalah bentuk fisik. Tp kalo masalah bahasa manusia yang berbeda2 gimana?

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Karena sudah cukup sering saya menjawab pertanyaan seperti ini..maka singkat saja..

    Saya masih percaya Evolusi...

    Saya menganggap Adam dan Hawa adalah sebuah konsep..

    Saya juga pernah menjawab..bahwa Adam dan Hawa adalah Konsep tentang hubungan antara manusia dengan "sesuatu" yang dianggap lebih berkuasa dibanding manusia (baca TUHAN).

    Dan konsep ini hanya dikenal di agama samawi...Adam dan Hawa tidak dikenal diluar agama samawi tersebut..mereka punya konsep tersendiri tentang hal ini

    Saya yakin banyak user baik dari Kristen atau Islam akan menentang hal ini.

    Satu lagi..yg perlu digaris bawahi..

    Pertanyaan tentang Adam dan Hawa berkaitan dgn Evolusi adalah pertanyaan dimana Islam dan Kristen bisa "Satu Hati" ..

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    evolusi tuh imannya scientist

    coba lu liat postingan ini, seru abis :

    http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=Au...

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Manusia yang keturunan Adam dan Hawa berasal dari SATU sel telur dan SATU sel sperma yang masing masing membawa 23 Chromosom sehingga manusia memiliki 46 Chromosom.

    Dalam Chromosom ini terdiri dari Jutaan bahkan milyaran Gen yang menentukan : Warna kulit, tinggi badan, bentuk mata, bentuk tubuh, warna rambut, bentuk rahang, serta berbulu / tidak dsb, yang biasa disebut Fenotif.

    Artinya : Tidak semua Gen Berexpresi melalui individu tersebut.

    Contoh : Walaupun memiliki Gen Negro belum tentu dia terlihat negro.

    Contoh Lain : Mungkin kita lebih mirip nenek / kakek ketimbang Ortu kandung.

    Bayangkan bahwa Chromosom yang mengandung jutaan / milyaran gen itu ada pada Adam dan Hawa juga. Itu cukup untuk membuat banyak Variasi suku bangsa. Baik itu eskimo, Negro, Melayu, Cina, dlsb.

    Anda kan ga hidup Ribuan tahun untuk melihat keturunan anda selanjutnya dari anaknya anak cucu anaknya cicit kamu bila nantinya mirip kamu atau istrimu bahkan mungkin saja tidak mirip siapa siapa yang menjadi garis keturunanmu / garis keturunan istrimu; karena dari sekian banyak Gen yang terexpresi itu menjadi sama dengan yang sudah ada.

    Atau lebih mudahnya kita perhatikan Sperma lakilaki itu jumlahnya jutaan dalam satu kali ejakulasi. Setiap sperma memiliki kombinasi dari milyaran gen yang tadi sudah saya sebutkan.

    Anda tahu berapa banyak cukup beruntung untuk membuahi sel telur?

    Jawabannya pasti SATU sperma yang dapat membuahi sel telur!!

    Itu artinya cukup satu Adam dan Satu Hawa untuk membuat manusia seperti sekarang yang sangat beragam.

    Jadi ga perlu TUHAN MENCIPTAKAN ADAM NEGRO< ADAM CINA dan ADAM BERMATA BIRU seta berambut pirang.

    Bila orang eskimo bertelapak kaki besar dan tebal karena ADAPTASI.

    Tapi bila mata sipit, rambut pirang atau Negro karena Gen.

    Makasih Gw jadi baca deh buku buku Biologi lagi.

    • Ok kalo masalah bentuk fisik. Kalo masalah bahasa yang berbeda2 gimana teorinya?

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    hola mas....postingan mas memang manteb manteb.... mas profesor ya...?

    Ini mas...kalau di alquran ada keterangannya....

    surat 49 (Alhujurat) ayat 13

    Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

    o ya....jawabannya IYA... kita semua dari Nabi Adam

    Surat 4 (Annisa) ayat 1:

    Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya[263] Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain[264], dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.

    itu dulu mas......

    • Bahasa alquran yang penuh dengan makna dan tidak menutup kemungkinan banyak orang yang salah tafsir. Apapun yg dijelaskan di dalam alquran pasti tentunya ada penjelasan secara ilmiahnya juga. Karena saya yakin Allah dalam menciptakan sesuatu tidak dalam 1 kedipan tp terdapat suatu proses yang hebat

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    5 tahun yang lalu

    "Perkataan Kafir kepada orang Kafir,... jika telah jelas Kekafirannya"

    Jika seseorang telah pasti kekafirannya berdasarkan al-Qur’an dan as-Sunnah serta disepakati oleh ulama akan kekafirannya dengan melihat terpenuhinya syarat pengkafiran pada diri orang tersebut, maka orang yang memahami permasalahan itu ia mesti mengkafirkannya, maka barangsiapa yang tidak mengkafirkannya, "maka ia juga tergolong sebagai orang kafir".

    Kesimpulan:

    Orang yang tidak mau mengkafirkan orang yang benar-benar kafir, maka dia dihukumi kafir, kecuali dia berada dalam kondisi penghalang-penghalang kekafiran. Wallahu a’lam.

    Sumber:

    Abu Halbas Muhammad Ayyub

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    6 tahun yang lalu

    Peringatan bagi umat Islam:

    وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَكَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَآ أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلنَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ

    "Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami (Al-Qur'an), mereka itu penghuni Neraka; dan mereka kekal di dalamnya".

    Referensi:

    Telah dijelaskan di dalam Al-Quran

    Surat : Al-Baqarah Ayat 39

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    saya rasa lebih mulia jadi keturunan adam yang dicap "pendosa" dari pada keturunan kera.......

    pada intinya manusia selalu mencari jawab atas segala pertanyaan di dunia ini... kalau sudah mentok.... kembali ke laptop....

    jujur saya bukan tipe orang yang suka "mengungkit" masa lalu.. sekalipun itu adalah "asal" dari mana nenek moyang saya berasal....

    keingintahuan saya terhadap asal muasal mahkluk hidup hingga penyelamatan bahtera raksasa nabi nuh tidak sebesar keingintahuan saya tentang siapa yang akan dibeli ole sir fergie besok.....

    tapi saya tidak pernah antipati terhadap segala macam pandangan tentang asal muasal keberadaan manusia di muka bumi....

    Saya awam sekali tentang teori "Darwin" dll.... dan saya bahagia dan tidak pernah merasa bodoh atas ketidaktahuan saya....

    Satu hal yang saya percaya... segalanya pasti ada batasnya...

    batasan itu bisa nyata bisa juga tidak..... tergantung pengalaman dan pengetahuan masing2...... dan pertanyaan ini pasti juga ada batasannya... seumur jagat raya? mungkin.............

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    adam itu diambil dari sebuah kelompok "manusia" ...

    adam bukan manusia pertama.

    ===== contoh dari kitab suci ====

    Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan. 2:164

    Sesungguhnya misal (penciptaan) 'Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia. 3:59

    Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. 32:7

    Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. 40:57

    ====adakah yg menyebutkan adam sbg manusia pertama..???====

    alasan berdasarkan logika agama - (cieeeee.... hehehe)

    - Allah menciptakan mahluk (fisik) melalui proses, bukan dgn firman...misalnya ==... "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia. (3;59) == disitu bukan esensi manusia-nya yg dijadikan, namun substansi kemanusiaannya. (debatable)

    - Allah gak akan melanggar hukum yg dibuatNya sendiri, surga adalah tempat roh, bukan raga, dan dzat tanah letaknya di bumi. apakah 'surga' adam adalah surga yg dijanjikan pd kita..? knapa di 'surga' itu ada iblis yg jelas2 dah diusir dr surga..?

    mumet caaah ..... :-)) .. hahahahahaha

    teori evolusi-nya malah lali .... waakakakakakaka

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Link dari @Bulus udah lebih dari cukup buat bahan bacaan, jadi gak perlu gue tambahin lagi. Cuma ada satu yang ngeganjel gue.

    Teori evolusi adalah teori ilmiah, artinya berdasarkan bukti empiris yang bisa diteliti, diverifikasi, dan dibuktikan. Dan teori ini SATU-SATUNYA yang menjelaskan mengenai keragaman spesies di bumi ini.

    Harap diingat, teori ini gak ada sangkut pautnya sama agama, jangan campur adukkan science dengan agama.

    Kalau nggak "percaya" teori ini, yah silahkan, tapi ingat "sim salabim abrakadabra" bukanlah teori ilmiah, dan juga bukan penjelasan atas keragaman spesies dan ras.

    Saya pribadi, menganggap cerita Adam dan Hawa cuma legenda/cerita rakyat. Juga mengenai bagaimana ras manusia tercipta karena dosa salah satu anak Noah/Nuh. (Sim salabim!).

    Lucu sekali, kalau sakit orang pergi ke dokter (bukan dukun), tapi kalau masalah agama, orang lebih percaya sihir daripada sains.

    Tambahan sedikit:

    Lucu ada penjawab diatas gue yang percaya adanya perubahan fisiologi dan ciri fisik, katanya adaptasi, tapi gak percaya evolusi? Guess what, ADAPTASI ADALAH PROSES EVOLUSI.

    http://en.wikipedia.org/wiki/Adaptation

    Perubahan yang terjadi sampai ke tahap genetik, dan kemudian diturunkan kepada anak cucunya, lalu berakumulasi seiring waktu menciptakan perubahan yang substansial, yang kemudian memunculkan spesies baru. Itulah teori evolusi.

    Bukan "manusia berasal dari monyet", tapi bagaimana leluhur kita bisa menghasilkan keturunan yang menjadi monyet dan menjadi manusia.

    Duh duh bingung mas... Jadi males saya.

    Add:

    Karena kebetulan pertanyaannya berkaitan, cek jawaban gue di pertanyaan ini

    http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=200...

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Broer sory ini pandangan pribadi, mungkin ini bisa sedikit membantu pemahaman terjadinya multi etnis dan ras.

    Lepas dari keyakinan agama yang kita anut, ane berpandangan ada kemungkinan Adam dan Hawa adalah kembar ini bisa dilihat dari anak turunnya yang rata-rata kembar. Gambaran tulang rusuk hanyalah personafikasi dari superioritas laki-laki secara fisik

    Jujur ane nggak begitu paham mengenai cromosom gen kembar, namun seandainya terjadi perkawinan antar saudara kembar maka akan dipeoleh 99 kemungkinan hasil turunan genetis mulai dari yang terbaik sampai dengan yang terburuk (paham kan maksud ane).

    Seandainya kita bukan anak cucu Adam dan apabila terjadi perkawinan multi etnis seperti Kaukasoit dengan negroid ataupun Monggoloid dengan Melanosoit maka secara genetis dna mereka tidak pernah akan bersatu. Namun nyatanya dua ras yang berbeda akan menghasilkan suatu turunan baru baik yang sama, mendekati atau bakan sama sekali berbeda.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.