Bagaimana saya menghadapi pernikahan yang sangat buruk, (pernikahan saya sudah berada pada titik jenuh)?

saya menikah hampir 3 tahun, awalnya baik-baik saja, walaupun ada pertengkaran kecil..setelah istri saya bekerja 6 bulan yang di perusahaan orang tuanya, semuanya berjalan seperti yang tidak diinginkan..istri sibuk dengan pekerjaan, berangkat pagi pulang jam 7 malam, kadangkala bisa lebih malam..sementara saya... tampikan lainnya saya menikah hampir 3 tahun, awalnya baik-baik saja, walaupun ada pertengkaran kecil..setelah istri saya bekerja 6 bulan yang di perusahaan orang tuanya, semuanya berjalan seperti yang tidak diinginkan..istri sibuk dengan pekerjaan, berangkat pagi pulang jam 7 malam, kadangkala bisa lebih malam..sementara saya bekerja di sebuah percetakan. bicara soal penghasilan, penghasilan saya jauh di atas istri...inti masalahnya bukan itu..bulan pertama istri saya bekerja, di sudah mulai banyak tingkah dan lupa akan kewajibannya sebagai istri, makan, pakaian saya, sebelum saya berangkat kerja hampir setiap hari pembantu yang menyiapkan, lebih dari itu..di-bulan kedua di bekerja lebih menyakitkan lagi...dia sudah mulai selingkuh dengan pria lain, setelah ketahuan sama saya kami bertengkar hebat dan keesokan harinya dia pindah ke rumah orang tuanya, anak dan pembantu saya di boyong juga...setelah di mediasi oleh orang tuanya, kami memutuskan untuk pulang ke rumah kami. dan dalam minggu ini..kita berantem lagi...dia menuntu saya untuk lebih memberikan perhatian ke dia, selalu minta untuk di telepon, di sms..dan terakhir SMS saya, dia beri saya deadline, dia meminta saya untuk mengklarifikasi dan minta maaf atas sikap saya, serta ada ancaman " BAHWASANNYA DIA INGIN MEMBERIKAN WAKTU 3 BULAN UNTUK SAYA INSTROPEKSI DIRI, DAN UNTUK SEMENTARA WAKTU DIA DAN ANAK SAYA TINGGAL DI RUMAH ORANG TUANYA, tanggal 13 september, setelah sahur..saya coba untuk bicara dengan kepala dingin, dari hati ke hati...bahwa saya ingin di bulan ramadhan yang penuh berkah ini keluarga saya utuh..kalaupun dia tetap ngotot untuk tinggal sementara waktu di rumah orang tuanya saya bersedia tapi sehabis lebaran..tapi istri saya tetap ingin pindah malam ini 13 september malam..sebenarnya saya keberatan, tapi saya tidak memaksa dia untuk menerima permintaan saya.
13 jawaban 13