Anonim
Anonim ditanyakan dalam Seni & InsaniPersajakan · 1 dekade yang lalu

Apakah Teman-teman Mau Merenungi Perjalanan Hidup Ini?

Keterpekuran

Melayang perlahan

Turuni keindahan alam

Onak menghalangi

Tiap langkah kaki

Gelora jiwa

Mengangkasa di udara

Timbulkan percikan-percikan emosi

Yang rendamkan kewarasan

Titik noda

Kelamkan hasrat

Tarikan elegi nista

Nan membayang di pelupuk mata

Gempuran keinginan

Lenyapkan keinderaan

Kejar apa yang nampak

Tak hiraukan rasa hati

Itukah yang kini terjadi?

Entahlah....

Aku sendiri hanya terpekur

nia's room, mks, 18/09/09

salam,

Nia

10 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    Hello My Wiliwili

    karya yang bagus

    aku coba apresiasikan ya!

    semoga berkenan

    Seandainya kau tak terpekur

    Tentu dengan mudah aku meraihmu

    Walau begitu,

    Biarlah teruji kesabaranku

    Kan kuambil jerami ini satu-satu

    Sampai aku dapat menemukanmu

    Lalu bersama kita rajut kembali kisah ini

    swn

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Wow, aku paling suka baris ini..

    Lenyapkan keinderaan

    Kebanyakan kita dah mati rasa dan tumpul. Astaghfirullah.

  • 1 dekade yang lalu

    Aku sendiri hanya terpekur

    Sumber: aku ngantuk bgt ra isok mikir
  • 1 dekade yang lalu

    Bangkai.....

    Sungguh tak berguna lagi

    Bau menusuk paru"

    Semua berpaling sambil tutup hidung.

    Tak ada yg peduli

    Jangankan menyentuh

    Memandangpun enggan

    Busuk semua bagiannya

    Dunia sama dengan bangkai

    Busuk dan menjijikan

    Tapi banyak yang mencintai dunia...

    Pertanda apakah ini.....

    salam. oday

    agar kita tak tertipu oleh indahnya dunia.

    Sumber: al-quran dan sunnah
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    Jangan menyesali yang telah terjadi tapi buatlah itu sebagai pelajaran yang berharga, karena smua yang terlihat dan terasa g enak di dunia ini merupakan suatu guru untuk menjadikan kita lebih bijaksana dalam mengarungi samudra hidup ini. cayoo nia.........

  • rien
    Lv 4
    1 dekade yang lalu

    Saat semua telah pergi dan berlalu,baru kita merenungi yang telah terjadi.Belum terlambat untuk kata maaf dan memperbaiki.Renungan yang dalam nia.

  • Az Zky
    Lv 6
    1 dekade yang lalu

    Mau.. hehe..

    Itu yg slalu ku lakukan menjelang tidur. Tentang siapa saya hari ini.

    Salah satu yg ku takutkan, melukai hati org. Ga mau dimusuhi. Hihi..

    Nia, miss u..

    Salam sayang slalu.

  • 1 dekade yang lalu

    usah dipikir dalam,

    semua bakat yang terpendam, usah dipikir dalam,

    hati hanya satu,

    perasaan ada beribu-ribu,

    sebaiknya koreksi diri sendiri sebelum mengoreksi orang lain,

    sebuah renungan akan penyesalan,

    pasti kan membuahkan hasil yang memuaskan,

    koreksi diri menjadi kunci.

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Gempuran keinginan

    Lenyapkan keinderaan

    Kejar apa yang nampak

    Tak hiraukan rasa hati

    Ya, kadang ambisi mengalahkan segala.

  • 1 dekade yang lalu

    puisi perenungan yang bagus

    itu ja'

    makasih

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.