Makise Kurisu ditanyakan dalam Hiburan dan MusikKomik dan Animasi · 1 dekade yang lalu

Apakah kamu selalu melihat animanga sesuai ratingnya dan umurmu?

Berdasarkan pertanyaan saya sebelumnya;

http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=Ao...

Saya jadi ingin bertanya, apakah kamu selalu menonton animanga sesuai ratingnya dan umurmu?

Banyak animanga yg beredar di Indonesia tidak diatur peredarannya sesuai ratingnya. Contoh, Naruto, OP, dan Bleach, bahkan Shinchan adalah animanga yg rating aslinya adalah 15+. Berarti dibawah umur tersebut "seharusnya" tidak boleh melihatnya. Itu artinya, ketiga anime tersebut "seharusnya" tidak boleh ditayangkan dijam dimana anak-anak yg berumur kurang dari 15 tahun menonton TV. Atau Tom and Jerry, Popeye, dan Looney Tunes yg ratingnya adalah 17+ (pasti tidak percaya).

Kemarin, sempat terkenal School Days dll yg berbau Gore. School Days sendiri, sebenarnya berating 18+ (Mature) Elfen Lied, Blood+, dll itu adalah 21+ (rating paling tinggi, "A-O" atau "Adult Only" menurut ESRB)

Seberapa pedulikah kamu terhadap rating tersebut? Apakah selalu mematuhinya?

Menurutmu, seberapa pentingkah rating tersebut?

Ingat, rating tersebut dibuat murni atas dasar kebaikan kita semua...

Terima Kasih!

Perbarui:

@支葵 錐生{FAKE!}|AVG|(admin)

Popeye 17+ karena menampilkan seks bebas (kumpul kebo antara Popey dgn Olive) ditambah kekerasan.

Perbarui 2:

@Fachry Constantine

Karena di Indonesia, yg namanya kartun dan komik, selalu identik dgn "konsumsi anak kecil" dan pastinya "semua umur"

Perbarui 3:

@♫ Krystal ♫ ~Zauber~

Memang karena perbedaan budaya.

Umur dimana seseorang sudah dianggap "dewasa" (age of consent) di Jepang aslinya adalah 13 tahun menurut undang-undang kekaisaran (Japanese Penal Code Articles 176 and 177). Walaupun, di beberapa provinsi dinaikkan menjadi 15 atau 17 (tergantung provinsi). Bandingkan di Indonesia yg 16 tahun untuk wanita dan 18 tahun untuk pria.

Jadi manga 13+ di jepang, sama dengan..... (silahkan isi sendiri)

Perbarui 4:

@iLuMino Rain |A U G| |Terlalu|

Ahahaha, kena deh!

Saya juga dulu gak mikirin rating, tp sejak 1 SMA, saya dikasih tahu soal rating sm teman, akhirnya memutuskan bwt liat animanga sebisa mungkin sesuai rating.

33 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    Jiah! *gigit gigit pulpen*! KEDULUAN!!!

    Rencana jg saia mau post kayak gini, hiks!

    Makasih dah, gak jd buang point 2, 5-3=2. XD

    Setelah sadar, iya suka nonton yang gak sesuai dengan rating. *lucu*,.

    Masalah yg kartun buatan Disney itu, percaya kok, Tom & Jerry = Guro *potong2an* + ada beberapa adegan cium*n, kalo gw bilang masuk ecchi juga *adegan d pantai itu*. Wkwkwk!

    OP, Naruto, Bleach, tayang tapi beberapa adegan udah d potong.

    1. Naruto The Movie kemaren itu d rating DEWASA tapi tayang.

    2. Dulu juga hampir d tayangin Pitchi Pitchi Pitch d Indosiar, kaget juga, secara tuh anime banyak adegan vulgarnya ecchi, putri duyung tau kan kostumnya keik gimana? Hiii! Tapi gak jd d tayangin cuma promosi duank.

    3. Tokyo Mew Mew, adegan tel*nj*ng waktu bermetaformosis *jd ingat St*******y P***c!* tayang d SCTV sampai tamat, stelah itu tayang lagi d Space Toon & ada buanyak adegan d potong.

    4. Samurai X, penuh sensor tuh anime.

    5. Samurai 7 d global gak jd tayang, cuma promosi.

    6. Death Note d berhenti'in total d Global + banyak mendapat tentangan dari Amerika, Belgia, China *ada bukunya hbis baca ^^

    7. Detective Conan, Remaja.

    Adanya Stasiun TV Animax berbahaya jg tuh, sepu2 yg masih kecil udah nonton Air Gear!

    Hohoho! Banyak kale disini yg suka baca terbitan Level Comics padahal gak pantes tuh, saia mah gak punya nyali beli Level Comics, takut!

    Kadang rating "R" tapi ada adegan "nganunya" wkwkwk, dulu pernah mw pinjam punya teman tapi gak jd krena temen gw cerita kalu %!+@/ dan ?=!%12? gak jd dah, udah menjurus ke hentai! Rating R ?

    Hmm,, betul! Sempat beredar Elfen Lied, School Days, dan byk yg nonton d bawah umur.

    Yg mereka suka Guronya, School Days saia tonton DL d Cyber 12 itu pun byk yg d cut, GURO-NYA DI CUT SMUA!!

    Elfen Lied DL, stelah gt gw hapus *gak jd nonton*, nonton Youtobe cuma dikit, ngeri! Males!

    Jujur ya, dulu waktu boomingnya genre Guro d K&A gw sangat gak suka, keberatan.

    Suka nyisipin link2 guro buat nakutin user2 K&A agar tdk junk post, saia sangat gak suka.

    Minta gambar Guro d K&A, saia gak suka, cari d google, photobucket banyak! *haduh kalo nyisipin gt hati2, saia bisa jantungan*. *saia jg pernah post tentang animanga yg sadis, saia gak minta gambar malah d kasih*.

    Terutama rekomendasi animanga. Hya! Hya! Hati2.

    Harusnya yg laen jg nyadar tuh animanga gak pantes d tonton, tapi mungkin karena mereka rasa yg nonton anime "genre itu" KEREN! Makanya ngikut!

    Tapi itu susahnya.

    Nge-fans animanga kyk gt gak masalah si khusus yg om2 & tante2, tapi yg adek2 ikutan *saia jg yg msh ABG jg*. Hya hya!

    1. Waduh! Gak tahu seberapa pedulinya gw. Yg gw tahu kesadaran tuh anime bagus d tonton atw tdk.

    2. Dulu iya! Kecil2 cuma nonton kobo chan, maruko, shinchan *gw pikir tuh anime boleh q tonton, dulu!*, umur 15 genre R, pernah beli genre "D" Death Note, sekarang udah berani nonton Yaoi, Yuuri meski takut2, untuk Yuuri gw berahli ke *level rendah* Shoujo Ai!

    Kecuali Karya Taishi Zaou XP

    3. Rating? Inget saja animanga dgn genre2 trtentu hukumnya HARAM! *jangan suka baca Level Comics buat yg belum cukup umur, gw yg jd takut! Gw lapor ma nyokapnya masing2 lhooo *0*.

    Oh, iya! Yaoi haram. Tapi masih gw tonton. -__-' *parah!*. Yg pnting sesuai umur T_T, eh?? *gw jd ragu*

    Iya, rating saja gak menjamin lho om, ada tuh manga rating "R" tapi udah hentai, kotor. Gak judulnya.

    Sumber: Super Duper Love Touya! Penanya-nya sendiri sadar gak nhe? Masa masa dulu ikut rating gak nhe? Kok bisa jd peduli gini? Habis makan paria? *gak nyambung*. Add. Baru tau popeye d rating +17 tahun, tpi gak terlalu kentara.
    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Waduh........

    Wah q gak pernh medulikan kyk gtu asal tu manga/anime itu bgs critax n menarik aq sich liat n baca aja

    Apa lg Tom and Jerry, Popeye, dan Looney Tunes yg ratingnya adalah 17+

    Aq liat mereka SD aja udh liat wah tnyta ratingya hrus umur 17+ wah gwt nie apa Lembaga Sensor or TV di Indonesia jg thu??

    Klo thu Tu Tom and Jerry, Popeye, dan Looney Tunes yg ratingnya adalah 17+ kox kdng ttp di adakan

    he he he

    Thx Pengetahuanya

    ^_^

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    To be honest with you... You've got the point, but it so shame that I already pass those ages... So it doesn't matter for me to read those highly rating "OA"... But, if you ask me if I read manga or anime according to my ages, then the answer is yes... What?? Surprise?? Ahaha, I thought so...

    You know, back then in my time, I didn't watch too many manga/anime that doesn't fit according to my ages... That's why I'm kinda left behind specially with the newest and latest anime/manga that going on...

    Sebenarnya saya juga sudah cukup tahu tentang anime/manga yang kamu sebutkan diatas seperti Shinchan yang memang bukan khusus untuk anak-anak, karena tujuan usianya khusus untuk remaja... Tapi apa yang mau dikatakan, Indonesia adalah negara yang masih lemah dalam memberikan konsumsi tontonan yang baik untuk masyarakatnya terutama anak-anak-nya... Asal tahu saja, masyarakat kita memang terbelakang soal dunia animasi, karena pada jaman tempo dulu kartun-kartun yang bermunculan dahulu (kartun dari Amerika) membentuk pola pikir masyarakat kalau bentuk animasi itu memang khusus untuk anak-anak dan hal inilah yang turun temurun menjadikan semua bentuk animasi khusus untuk anak-anak... Coba saja kalian tanyakan kepada kakek dan nenek kalian mengenai animasi yang mereka tonton dan tanggapan mereka soal animasi tersebut... Pasti banyak yang menyebutkan kalau animasi itu untuk anak-anak, jadi secara turun temurun kita pun mengomsumsi animasi yang kita tidak mengerti sesuai dengan umur atau tidak...

    Nah, dengan adanya hal tersebut, belum lagi perkembangan dunia anime/manga yang sangat pesat di Jepang dan masuknya anime/manga pada akhir tahun 80-90an sehingga menimbulkan semacam "shock culture" untuk masyarakat kita, seingat saya banyak sekali anime/manga yang muncul di akhir tahun 90an... Juga ada hubungannya ketika Indonesia digema dengan pesta Demokrasi pada tahun 98 sehingga anime/manga yang muncul semakin berani dan ketika anime/manga tersebut masuk pada jam-jam-nya anak-anak, banyak orang tua yang kaget setengah mati (mungkin) melihat adanya beberapa anime yang sedikit vulgar dan menimbulkan protes dimana-mana, kalau tidak salah anime Neon Genesis Evangelion sempat diputar tengah malam dan itupun masih diprotes dan akhirnya dihentikan...

    Penghentian dan pemrotesan terhadap anime/manga menyebabkan anime/manga jadi jarang diputar di Indonesia dan menurut saya kesalahan juga terletak pada stasiun TV yang lebih mementingkan segi komersil daripada kualitas dari anime/manga yang bagus untuk ditonton atau tidak, asal uang mengalir itu tidak masalah dan untuk mengakali agar anime yang terbilang cukup "dewasa" dapat ditonton, disinilah peran dari Lembaga Sensor Indonesia beraksi... Tentu saja merekalah yang membuat magic to be happens, dengan menyensor anime sedemikian rupa sehingga membuat anime dengan tittle rating "R" dapat dijadikan tontonan untuk semua umur... Apa itu bukannya pembodohan terhadap masyarakat Indonesia?? Sudah pasti...

    Seperti contoh anime jadul, kalau kalian ingat mengenai The Legend of Zenki atau The Great Sensei Nube (judulnya benar gak yah? lupa..), saat diputar di Indonesia tidak pernah ada adegan yang vulgarnya tapi kalau kalian lihat aslinya yang tidak diedit... Well, tahu sendiri deeh... ahaha... Nah, kalau ditanya mengenai peduli atau tidak mengenai rating, saya sebagai pembaca memang peduli dengan rating... Tapi sayangnya banyak masyarakat kita yang masih belum peduli dengan rating, seperti beberapa penjawab lainnya yang masih belum mempedulikan hal itu... Tidak peduli atau masih belum mengerti yah? Ahaha... Sayang juga kalau nasib kita diatur oleh Lembaga Sensor, lembaga seperti itu yang membuat masyarakat Indonesia semakin bodoh... Yang terpenting itu dari diri kita sendirilah yang harus menyadari konsekuensi dari tontonan masing-masing...

    Waah, gak sadar sudah sepanjang kereta api jawaban saya... Ahaha, maaf terlalu semangat...

    Sumber: ~A secret makes a woman's woman~
    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    apakah kamu selalu menonton animanga sesuai ratingnya dan umurmu?

    + ya (jujur nieh)

    tapi klo keliatan "aman aman saja" gag masalah. jika ada adegan "lemon"nya ato "baja"na...

    Hi...!!! segera ganti chanell *gag kapok ni org*

    + naruto, op, bleach aq tau tuh

    coz pernah baca majalah anime

    klo tom n jerry aq dah tau dari dulu. dan untung aja tuh film diulang ulang jadinya bosan dan gag terpengaruh. ha ha ha...

    school days, untung blum pernah nonton meski ada linknya dari anggota user AUG (Anggota User Guro)

    oh ya, camicama karin juga rating 15 tahun. ditayangin di spacetoon. coz soalna ada kekerasan n "ceplok telor". yah, meski disensor...

    coz mending nunggu di indo...*mustahil*

    tapi klo nonton aq gag mau deh meski dah berpengalaman nonton film barat yang lebih "HOT" guronya...

    khe khe khe...

    Seberapa pedulikah kamu terhadap rating tersebut? Apakah selalu mematuhinya?

    + Ya, gara gara itu otakku yang bersih nan polos *HALAH* teracuni dng adegan2x "ceplok telor" n "ops water keju". duh...

    gag bisa berpikir tenang nieh, terutama puasa kemaren...

    + tapi klo matuhi...

    hm...harus berusaha

    Menurutmu, seberapa pentingkah rating tersebut?

    + PENTING!!! nanti akan mempengaruhi kondisi psikologis seseorg. nanti bisa berani melakukan hal yang "enggak enggak" deh...

    coba klo anak anak nan polos n lugu diliatin adegan2x syur seperti itu. ngeri khan membayangkan mereka berani melakukan...

    silahkan isi sendiri...

    Ingat, rating tersebut dibuat murni atas dasar kebaikan kita semua...

    + oce mas...

    cukup diriku yang teracuni. jangan orang lain...

    @ Rain

    Oh...kita senasib...

    cuma aq blum baca komik homo...

    poll : sekai saionji atau sekai saykoji?

    http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=At...

    YA HA!

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    ikutan jawab dan berpendapat yah..

    Saya jadi ingin bertanya, apakah kamu selalu menonton animanga sesuai ratingnya dan umurmu?

    >> karena saia sekarang sudah 18++ sih sudah tidak ada batasan umur lagi, tp dulu ketika jaman2 masi smp-sma memang aku sendiri bandel karena sering baca2 komik dengan rating 15+ atau 17+ alias Dewasa.. mungkin dikarenakan tema dan ceritanya yg lebih menantang..

    Banyak animanga yg beredar di Indonesia tidak diatur peredarannya sesuai ratingnya. Contoh, Naruto, OP, dan Bleach, bahkan Shinchan adalah animanga yg rating aslinya adalah 15+. Berarti dibawah umur tersebut "seharusnya" tidak boleh melihatnya. Itu artinya, ketiga anime tersebut "seharusnya" tidak boleh ditayangkan dijam dimana anak-anak yg berumur kurang dari 15 tahun menonton TV. Atau Tom and Jerry, Popeye, dan Looney Tunes yg ratingnya adalah 17+ (pasti tidak percaya).

    >> yup.. setuju sekali.. di Indonesia ini memang sudah tercetak image bahwa kartun dan animasi itu untuk anak kecil, jadi yah, susah juga.. mana orang2 yg terjun di bidang bagian penayangan/penerbitan itu seolah2 ga mau ambil pusing dengan ratinglah, kacau...

    Kemarin, sempat terkenal School Days dll yg berbau Gore. School Days sendiri, sebenarnya berating 18+ (Mature) Elfen Lied, Blood+, dll itu adalah 21+ (rating paling tinggi, "A-O" atau "Adult Only" menurut ESRB)

    >> hmm.. hmm.. saia juga bingung ini.. kok banyak yg baca ginian yah~ saia sih ga kuat.. huoo.. --_____--

    Seberapa pedulikah kamu terhadap rating tersebut?

    >> sebenernya peduli, karena memang rating demi kebaikan dalam pemilahan bacaan yg sesuai umur..

    Apakah selalu mematuhinya?

    >> hoee.. jujur saja,, saia sendiri ga.. XD

    Menurutmu, seberapa pentingkah rating tersebut?

    >> penting.. tapi yah, itu~~

    Ingat, rating tersebut dibuat murni atas dasar kebaikan kita semua...

    >> setuju~ tapi...

    wkwkwkkw.. maap kalo jawaban saia gaje n ngegantung semua yah~~

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    jujur, ga...

    sebenarrnya rating itu penting tp kesadaran akan rating hrs dimulai dr media tempat kita menonton anime tsb

    contohnya waktu zaman sd dulu tv swasta cm sedikit menayangkan anime jepang yg benar2 diperuntukan buat anak2 dibawah 17 thn, sisanya ya anime2 kaya saint seiya, dragon ball, HXH, yuu yuu hakusho yg notabene adalah anime 17+....

    sekarang aja lebih parah, anime airgear yg banyak bgt fanservicenya malah ditayangin hr minggu pagi, pada jam2 anak2 lg nonton tv...

    jd gimana penonton anak2 jaman sekarang mau mengikuti anjuran rating kalo stasiun tvnya sendiri tdk mendukung...

    jawab juga pertanyaanku yg ga msk list..

    http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=Av...

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    langsung gw jawab yah,

    kalo boleh jujur sebenernya nggak, gw pas masih bocah sering beli komik shinchan yang ratingnya 15+ ngerasa nggak enak juga sama tukang koran yang jualan tuh komik, tapi apa daya, daripada gw nggak tau ceritanya hehehe.. tetapi untungnya gw sekarang udah 15+

    gw sih tau kalo naruto, OP, dkk-nya itu 15+, yah gw juga ngerasa juga kalo tom&jerry, popeye, sama l. toones itu rada kejam, banyak pukul2an, walaupun gw sama adek gw sering nonton pas kecil tapi gw waktu itu nggak ngerti yang namanya rating2an, mungkin di indonesia belum ada kasus yang penyebabya kartun2 itu semua, malah anak2 sekarang udah nggak lagi nonton kartun2 lama kaya gitu, lagian gw pas kecil belum kenal apa itu kumpul kebo, jadinya gw nonton hanya sebatas nyari hiburan aja

    sebenernya semuanya itu tergantung juga dari kita, pernah kan ditayangin Air Gear di tv pagi2, yang menurut gw tuh nggak cocok banget ditayangin jam segitu, makanya sekarang sih baik2nya kita juga yang ngejaga adek2 kita yang masih ngerasa anime itu tontonan anak kecil, ngeliat kalo kita yang lebih tau tentang hal2 beginian

    wuih, tumben serius amat jawaban gw, tapi sebenernya ini uneg2 gw semua, jadinya harap dimaklumi yo

    arigatou..

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Banyak animanga yg beredar di Indonesia tidak diatur peredarannya sesuai ratingnya. Contoh, Naruto, OP, dan Bleach, bahkan Shinchan adalah animanga yg rating aslinya adalah 15+.

    >> Eh, benarkah kalo B,N, OP ntu ratingnya 15+? [Kalo shinchan sih emang iya]

    Setauku ratingnya cuma 13+ tuh. Itu rating menurut sapa? Soalnya kalo di MAL ama ANN ratingnya cuma 13+ kug.

    Atau Tom and Jerry, Popeye, dan Looney Tunes yg ratingnya adalah 17+ (pasti tidak percaya).

    >> Kalo ini sih saia percaya...

    Kemarin, sempat terkenal School Days dll yg berbau Gore. School Days sendiri, sebenarnya berating 18+ (Mature) Elfen Lied, Blood+, dll itu adalah 21+ (rating paling tinggi, "A-O" atau "Adult Only" menurut ESRB)

    >> School Days sih emang ratingnya segitu, tapi masa Elfen Lied/Blood+ masuk 21+? Setauku yang 21+ tuh yang dah banyak adegan "gituannya" ato dengan kata lain genrenya hentai. Kalo Elfen Lied sih walopun banyak nudity tapi ga terlalu vulgar.

    Apa mungkin karena perbedaan budaya ya, sehingga jika di negara asalnya mungkin ratingnya lebih rendah, tapi bila di negara lain ratingnya jadi naik...

    By the way, kasih liat linknya dunk. Pengen tw nih...

    ===============

    Saya jadi ingin bertanya, apakah kamu selalu menonton animanga sesuai ratingnya dan umurmu?

    >> Ga tuh!

    Asalkan ceritanya bagus, walopun sebenernya saia belum boleh baca/nonton jika dilihat dari rating, tetep aja bakalan saia baca/tonton.

    Tapi kalo yang hanya menjual "gituannya" sih... LEWAT....

    sekalian numpang promo ya~

    http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=Aq...

    sankyuu...

    Sumber: ...
    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    popeye 17+ ???

    wah,,adeku yg umurnya 10 tahun ga boleh nonton yah??

    walah..

    sebenernya kadang2 rating itu ga sesuai dengan isinya . Kadang ratingnya semua umur tapi ternyata blm pantes dikonsumsi semua umur .

    Tapi aku nggak selalu melihat animanga yg ratingnya sesuai dengan umur . =.="

    Karena menurut saia itu tergantung kitanya yg mencerna isi dari animanga tsb , selama blm ada masalah yah.....

    waktu baca online nya death note yg ratingnya dewasa , umur saia masih blom 15 tahun =="

    kalau ditanya seberapa perduli?

    hem..... kayaknya kurang peduli deh,,*aduh parah bgt user satu ini !

    beberapa animanga yg saia konsumsi sebelum waktunya =.=" jujur..

    --Shinchan ,,kayaknya aku tonton wktu masih SD

    --Blood +

    --death note

    --Dan lupa lagi ~

    walah,,jadi nyadar betapa parahnya aku ini.. jangan ditiru yah~

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Karen
    Lv 4
    4 tahun yang lalu

    sering, aku meniru gaya bicara Akaba Hayato (uhu, omoshiroi) pada smua hal yg kuanggap menarik

    • Masuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.