promotion image of download ymail app
Promoted
Hotelier ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 1 dekade yang lalu

Apa alasan mengapa Yesus mendoakan Mazmur 22 "Eli, Eli, lama sabakthani"...?

Menjawab pertanyaan disini, http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=Au...

Dimana, Yesus merasa ditinggalkan oleh Bapa, apakah memang demikian? inilah maksud Yesus mengatakan hal tersebut..

Dalam kata2 tersebut, Yesus sedang mendoakan Mazmur 22. Dan bacalah doa Mazmur 22 sampai akhir, maka akan tahu bahwa Mazmur itu sama sekali bukan lagu/doa orang yang sedang putus asa melainkan adalah doa penuh harapan dan keyakinan akan kemenangan.

Maz 22:21 (22-22) Selamatkanlah aku dari mulut singa, dan dari tanduk banteng. Engkau telah menjawab aku!

Maz 22:22 (22-23) Aku akan memasyhurkan nama-Mu kepada saudara-saudaraku dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaah:

Maz 22:23 (22-24) kamu yang takut akan TUHAN, pujilah Dia, hai segenap anak cucu Yakub, muliakanlah Dia, dan gentarlah terhadap Dia, hai segenap anak cucu Israel!

Maz 22:24 (22-25) Sebab Ia tidak memandang hina ataupun merasa jijik kesengsaraan orang yang tertindas, dan Ia tidak menyembunyikan wajah-Nya kepada orang itu, dan Ia mendengar ketika orang itu berteriak minta tolong kepada-Nya.

Maz 22:25 (22-26) Karena Engkau aku memuji-muji dalam jemaah yang besar; nazarku akan kubayar di depan mereka yang takut akan Dia.

Maz 22:26 (22-27) Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang, orang yang mencari TUHAN akan memuji-muji Dia; biarlah hatimu hidup untuk selamanya!

Maz 22:27 (22-28) Segala ujung bumi akan mengingatnya dan berbalik kepada TUHAN; dan segala kaum dari bangsa-bangsa akan sujud menyembah di hadapan-Nya.

Maz 22:28 (22-29) Sebab Tuhanlah yang empunya kerajaan, Dialah yang memerintah atas bangsa-bangsa.

Maz 22:29 (22-30) Ya, kepada-Nya akan sujud menyembah semua orang sombong di bumi, di hadapan-Nya akan berlutut semua orang yang turun ke dalam debu, dan orang yang tidak dapat menyambung hidup.

Maz 22:30 (22-31) Anak-anak cucu akan beribadah kepada-Nya, dan akan menceritakan tentang TUHAN kepada angkatan yang akan datang.

Maz 22:31 (22-32) Mereka akan memberitakan keadilan-Nya kepada bangsa yang akan lahir nanti, sebab Ia telah melakukannya

Dan..

Yesus sengaja memilih Mazmur 22 ini karena bagian awalnya dipenuhi nada penderitaan tapi pada bagian akhir berubah menjadi madah kemenangan.

Yesus tahu sekarang, Dia menderita tapi sebentar lagi Dia menang.

Itulah alasan mengapa Yesus mendoakan Mazmur 22 "Eli, Eli, lama sabakthani".

Bagaimana apakah sedikit menjelaskan? SIlahkan komentar yang baik..

12 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    Ikutan yah,

    yang mau baca lengkap ayat2nya ada di sini:

    http://www.sabda.org/sabdaweb/bible/chapter/?b=19&...

    Pada Mazmur 22, Daud secara berselang-seling mengungkapkan

    1) Keadaan dirinya (ayat 2, 6-7, 12-18)

    2) Permohonan pada Tuhan (ayat 1, 11, 19-21)

    3) fakta2 dan pujian tentang Tuhan (3-5, 8-10, 22-31)

    Pada ayat 2, itu adalah 'rangkuman' kondisi Daud. Ia merasa ditinggalkan Tuhan (ayat 1). Ditinggalkan -> tidak dijawab.

    Seiring ia mengakui kelemahan dirinya, sambil memohon dan memuji Tuhan, imannya semakin kuat sehingga dari ayat 22-31 (Total 10 ayat), keseluruhannya adalah puji-pujian bagi Tuhan. Tidak ada lagi keluhan dan permohonan terkait keadaan dirinya.

    Relevansi dengan keadaan Yesus,

    KONDISI:

    Kondisinya sama, Yesus juga mengalami kondisi ditinggalkan Allah -> tidak dijawab (komunikasi terputus)

    Yesus dihina orang banyak dan diolok-olok (ayat 6-7)

    Dikelilingi penjahat, kaki tangannya ditusuk (ayat 16)

    Tulang Yesus tidak ada yang dipatahkan (lengkap), Ia dipandangi banyak orang (ayat 17)

    bajuNya dibagi-bagi, jubahNya diundi (ayat 18)

    PERMOHONAN:

    Yesus berkata seperti yang dikatakan Daud pada ayat 1. Ini adalah ungkapan kesendiriannya.

    PUJI-PUJIAN:

    Ini adalah bagian yang akan dilakukan murid-muridNya dan semua orang yang sudah ditebus hingga selama-lamanya atas karya penyelamatan oleh Yesus.

    Catatan:

    >> User2 kristen tentu tahu, ini adalah satu dari banyak nubuatan tentang Yesus.

    >> Meskipun Allah tidak menjawab Yesus, setidaknya Yesus ingin mengungkapkan perasaan kesendirianNya pada Allah. Komunikasi 1 arah (meskipun berarti tidak ada dialog) tentu masih lebih melegakan daripada tidak sama sekali.

    >> seperti jawaban saya di sini,

    http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=Ak...

    tidak semua 'pertanyaan' didasari ketidaktahuan. Ada 'pertanyaan' yang merupakan ungkapan hati sbg respon thd kondisi saat itu.

    EDIT:

    @Dimas lagi ",

    copas "...betul gag?"

    BETUL! Seratus buat kamu!

    copas "kenapa yay yesus tidak menggunakan kata2 Aku, Kami, or Saya sebagai kata ganti Tuhan?"

    Hei, yang nyanyi Daud. Kalo Daud nyanyi : "Kepada-Ku", "kepada Saya", "Aku-lah", "memuji DiriKu", lha dia jadi error @#$% dunk, heng

    bawahnya, idem. yang nyanyi lho, Daud...

    EDIT #2:

    @dimas

    Ok, di pertanyaan yang tadi sudah saya tuliskan lho, "dekat" & "jauh" maksudnya bukan terkait jarak -> posisi, tapi berbicara tentang "kedekatan" hati. Ditinggalkan artinya, diabaikan, tidak dijawab, komunikasi terputus.

    Saat Yesus dibawa iblis ke gunung?

    Bapa, seperti sebelumnya dan hingga sekarang, berada di surga.

    Roh Kudus, seperti sebelumnya dan hingga sekarang juga, omnipresence.

    Sekali lagi, "ditinggalkan" terkait komunikasi, bukan posisi.

    Saat itu Bapa tidak meninggalkan Yesus, dalam artian, komunikasi keduanya lancar2 aja.

    EDIT #3:

    Yang bener 100% (setuju maksudnya) itu ini,

    copas, "klo gw gag salah niy, penggunaan kata2 tsb biasanya (sekali lagi gw bilang: biasanya) ditujukan kepada pihak lain diluar diri yg mengucapkan. betul gag?"

    Tentang kata ganti: Lah gak bisa dong. Bayangkan Daud memuji Tuhan dengan kata2 ganti orang pertama, gak mungkin; emang dia Tuhan?

    Tentang terputusnya komunikasi:

    jawaban di pertanyaan @Tug tadi,

    http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=An...

    Hukuman dosa buat manusia adalah kematian, juga otomatis terpisah dengan Allah. Nah, Yesus yang menanggung hukuman dosa itu, jadi Dia dapet komplit: kematian, dan terpisah dari Allah -> putusnya komunikasi.

    Ini jelas bukan kelemahan. Ini adalah KONSEKUENSI bahwa Allah sangat membenci dosa. Yesus yg menanggung dosa, Yesus yang merasakan akibat dosa itu.

    Tuhan Israel pencipta langit dan bumi. -> benar

    @Indra

    Kenapa tidak? relasi ketiga pribadi Tuhan sangat INTIM (baca:dekat).

    Ketidaktepatan pengertian trinitas terutama disebabkan anggapan bahwa ketiganya satu Pribadi. Tidak, ada 3 Pribadi dengan sifat2 SAMA. Memang, kalo hanya 1 Pribadi, komunikasi dengan diri sendiri terasa aneh, janggal, gak masuk akal.

    Bukannya Tuhan Israel itu Esa? benar, jawaban saya di sini:

    http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=An...

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    TERPUJILAH TUHAN

    Yesus adalah Tuhan yang sudah mati tersalib buat tebus dosa manusia.

    Keberadaan kita seharusnya seperti Yesus saat nanti mati tapi karena hidup kita mau percaya kepada Yesus maka yang kita lakukan saat nyawa akan meregang kita bisa tahu Yesuslah yang akan membawa kita kepada Bapa karena kita juga anak-Nya.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Eli Eli Lamasabhaktani; sebenarnya itu erangan dalam bahasa Roh dimana kesengsaraan memikul Salib bagi umat manusia membuat kita tak akan mampu untuk melakukannya bila bukan Yesus

    Dia amat menderita sehingga manusia jangan sampai sama menderitanya seperti DIA tergantung di kayu salib dengan beban dosa yang begitu banyak.

    Apalagi bila kita tanpa Yesus nantinya kita akan alami hal yang sama dimana TUHAN yang Maha suci tak bisa melihat atau berdekatan dengan kita bila kita masih memiliki dosa. Bila kita akan mati kita bukan bawa beban dosa seperti Yesus tapi kita harus tinggalkan beban itu di kaki Yesus supaya tergantung di kayu salib.

    Sekarang kita mau mati dengan beban dosa yang berat seperti Yesus atau kita mengakui pengorbanan Yesus di kayu salib lalu terima DIA didalam hati kita sebagai TUHAN maka kita tak kan mengalami hal yang sama saat seperti Yesus mati.

    Bila kita mau mati seperti Yesus jangan percaya Yesus, tapi bila kita mau mati dengan tanpa beban dosa kita mengakui Dia sebagai Tuhan di dalam hati kita..

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Tuhanku.. Tuhanku.. Mengapa engkau meninggalkan aku!.. Adalah bentuk ekspresi beban dari sisi kemanusiaan Yesus. ketika disalib maka smua dosa umat manusia ditimpakan padaNya. dan tentu saja ROH ALLAH YANG ADA DIDALAM JASAD YESUS TAK MUNGKIN BERSATU DENGAN DOSA sebab ALLAH ADALAH KUDUS. selain itu.. ROH ALLAH BERSIFAT KEKAL SEMENTARA JASAD TIDAK. jika Roh Allah TIDAK MELEPASKAN DIRI MAKA YESUS TIDAK AKAN MATI dan artix karya keselamatan mjd gagal. anda benar dgn pemikiran yg anda sbut.. seperti tertulis dalam Injil PENDERITAAN YANG MENDAHULUI KEMENANGAN. cocok sekali bukan..

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    hm.....

    my swiss guard.......... bisa bantu memberikan link, jika demikian tafsir seruan terakhir yesus dlm sakratul mautnya......

    hehehe......maklum kebetulan waktu di terangin di sekolah minggu , pikiran ana lagi kepicut si hitam manis , gebetan ana dulu........

    hehehe

    dasar...katolik mbalelo....

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

    (Matius 27: 46 bandingkan Markus 15:34)

    Kalimat ini sering dijadikan referensi oleh kaum skeptik untuk menganulir ke-illahian Yesus, kalau benar Yesus itu Tuhan, kenapa harus berseru demikian ?

    Ha ha tentu saja kaum skeptik itu akan mencari ayat yang "mendukung" teorinya juga tidak memperhatikan konkordansi dengan nash yang lain.

    Bandingkan :

    Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Rusa di kala fajar. Mazmur Daud. (22-2) Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.

    Jadi pesan apa yang akan disampaikan yesus?

    yesus mendaraskan Mazmur 22 yang ditulis oleh Daud pada saat mengalami krisis iman.

    Mazmur 22 ini berisi kidung yang berawal dengan kesedihan, perasaan sepi dan ditinggalkan tetapi punya "happy ending".

    24 (22-25) Sebab Ia tidak memandang hina ataupun merasa jijik kesengsaraan orang yang tertindas, dan Ia tidak menyembunyikan wajah-Nya kepada orang itu, dan Ia mendengar ketika orang itu berteriak minta tolong kepada-Nya.

    25 (22-26) Karena Engkau aku memuji-muji dalam jemaah yang besar; nazarku akan kubayar di depan mereka yang takut akan Dia.

    (22-31) Anak-anak cucu akan beribadah kepada-Nya, dan akan menceritakan tentang TUHAN kepada angkatan yang akan datang.

    31 (22-32) Mereka akan memberitakan keadilan-Nya kepada bangsa yang akan lahir nanti, sebab Ia telah melakukannya.

    Demikian akhir yang bahagia itu

    Maka pesan yang dimaksud Yesus adalah :

    NUBUAT ITU TERGENAPI

    Adapun 7 kalimat itu adalah ;

    "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat"

    Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

    "Elloi elloi lama sabakhtani"

    Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

    "Ibu, inilah, anakmu!" Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!"

    "Aku haus!" Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus. Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai."

    "Bapa ke dalam tangan-Mu kuserahkan nyawa-Ku"

    Matur nuwun,

    Monggo

    Sumber: gemah ripah
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    "Eli, Eli, lama sabakthani" doa puncak kesengsaraan Anak Manusia.

    Sungguh luar biasa Kasih-Nya.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    6 tahun yang lalu

    Sebagai referensi saja:

    Galatia 3

    3:13 "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"

    أَعُوذُ بِاَللَّهِ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

    ”Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Memohon doa pada Allah SWT karena disaat sakratul maut baru sadar bahwa apa yang dia buat itu adalah salah masih ada yang lebih diatas dari pada dia yaitu Allah SAWT

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    @yang jawab di atas,

    terkait masalah komunikasi? kenapa sesama tuhan harus berkomunikasi? bukannya yesus adalah tuhan yang turun ke dunia menyamar sebagai anak manusia?

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.