(Kristen) kenapa konsep dasar dosa asal (Adam) diyakini sbg dosa panjang manusia yg harus ditebus Yesus..?

boleh pake ayat alkitab atau aneka sumber yg relevan.

makaciiiih.... (^_^)

Perbarui:

add. ... aku tanyakan, karna ini adalah salah satu perbedaan paling mendasar antara islam & kristen. .......... ==dosa adam==.

Perbarui 2:

@swiss guard ...

iyabro..., justru karna aku pernah baca itu (dan gak paham) maka aku kembali tanyakan disini..

ementara ini aku masih serupa dalam pola pikir dengan al. @jampang, yg dgn lugas & tegas mempertanyakan darimana/kenapa konsep tsb dapat sedemikian kuat tertanam di ajaran kristen.

sedangkan kita sama2 tau, bhw masa "hidup" & firman Yesus yg tercatat adalah 'produk' dari murid & murid dari murid sesudahnya.

bagaimana mungkin beberapa ayat yg (menurutku) multitafsir tsb dapat menjadi landasan dogma yg sifatnya mendasar sekali spt ini.

Tks bro ....

Perbarui 3:

@dimas ... hehehe ... thanks Gan.

@mencari fakta ...

bro... kebetulan aku gak dalem kapasitas menilai konsistensi konsep sebuah agama, tapi dalam beberapa poin, ajaran kristen dgn dosa asalnya, trinitas, hukum kasih dll. harus kita akui memiliki kekuatan yg unik dalam merepresentasikan "kekuatan/kuasa" Tuhan di bumi ini.

terlepas benar atau salanya sebuah konsep, bukankah lebih bijak jika kita mencoba menelusuri dasar² keimanan ataupun logika di dalamnya...? .. hehehe.. piss bro .. lopyu.. (^_^)

Perbarui 4:

dear @ getdesk ...

hmm ... begitu ya... jadi... penebusan yg terjadi itu hanya berfungsi utk 'memperbaiki' hubungan Tuhan & manusia ?

bila dihubungkan dgn uraian @hotelier di postingan 3 bln yl, seharusnya konsep penebusan ini membuka jalan manusia utk kembali kepadaNya.

begitu..? .. oke.. thanks bro...

@Mando ... makasih.

Perbarui 5:

@Hotelier ... (2)

aku belum paham sepenuhnya bro...,

jika freewill adalah anugerah Tuhan, dan konsekuensi dari freewill tsb adalah jalan kebaikan Tuhan dan hukuman, maka konsekuensi tsb seharusnya diterima oleh masing² manusia, bahkan oleh adam & hawa sendiri, bukan kita.... para "pemilik" freewill yg gak tau apa² ini ... hehehe

jika pd awalnya freewill tidak diperuntukkan utk memilih good & evil, lantas apa fungsi freewill Adam di masa itu..? bukankah freewill cenderung uncontrol..?

thanks again bro ... it's a good discussion..

ntar aku pelajari lagi masalah ini ... ok?

Perbarui 6:

@Kajol ... well ... sangat menarik & senada dengan alur temen2 yg laen ... nice !

thanks. (^_^)

Perbarui 7:

@hotelier ....(3)

hmmm ..... kalo boleh aku ingin mengupas konsep dosa asal melalui analogi anda.. boleh ya..? :D

concupiscence lucifer gugur karna "pride" nya sendiri ... sedangkan adam & hawa jelas terpuruk karna "hasrat" dari freewill yg dipengaruhi oleh iblis (lucifer)..

jika "sebab" ambruknya concupiscence lucifer & adam tetap menjadi sebuah misteri yg akhirnya diwahyukan oleh Tuhan, maka "stempel" dosa yg melekat pd kelahiran manusia bukan dalam wewenang manusia untuk melepasnya,...

tapi dgn adanya peristiwa penyaliban, manusia diberi peluang untuk kembali kepadaNya melalui jalan terang yg disampaikan oleh Tuhan di bumi.

=====stop=====

tampaknya ini sangat berkaitan erat dgn trinitas... am I correct..?

aku yakin correct ... :D

Perbarui 8:

kangmas @xXx ... yiiihaaa ... :D .. malem ini terasa makin mantaff lewat literatur sampeyan ... kamsia..arigato ... maturnuwun --- :D

Perbarui 9:

@XINOY ... sedikit banyak kemiripan pola pikir kita membuat aku bertanya soal ini secara lebih detail pd para ahlinya..., dan jawaban yg diberikan sangat baik serta cukup membuka wawasan kita thd perbedaan mendasar dari islam & kristen (pd umumnya).

semoga komunikasi yg baik antar kepercayaan & agama bisa memberikan manfaat nyata serta semangat baru utk hidup berdampingan dgn riang gembira lan tanpa prasangka.... amien.

Perbarui 10:

@OLD ... wkwkwkwkwk ... kebetulan lagi pengen aja sih, biasanya juga gmana ..... ancuuur bin mupeng ... bwahahaha ... danke old .. ^_^

14 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    Well..

    Coba kesini dulu..http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=Au...

    Kalau masih belum menjawab, dapat kita sharingkan lagi...:)

    Cheers,

    @Stevano...

    Sebelum kepertanyaan kamu, kamu harus mengerti dulu mengapa Allah memberikan free will kepada manusia..seharusnya kalo nggak ada free will itu manusia tidak akan berbuat dosa dan berbuat yang baik-baik terus sehingga tidak sampai diusir dari taman firdaus, sehingga hari ini ave gratia juga bisa hidup senang di sana.

    Sehingga Sabda tidak perlu menjadi Daging, disiksa, mati dan bangkit di antara manusia. apakah benar demikian ?

    Free-will adalah bukti bahwa Allah baik, dengan free-will manusia memiliki kekuatan untuk mengambil keputusan.

    Diceritakan bahwa Allah meminta adam untuk merawat taman Firdaus dan isinya. Allah juga memberikan larangan kepada Adam.

    Namun tanpa free-will tidak ada artinya bagi manusia, kebebasan menikmati Taman Firdaus, dan juga tidak ada yang disebut kebebasan mengambil keputusan menjalankan tugas yang diberikan Allah untuk memerintah dan memelihara seluruh isi taman firdaus. contohnya yang paling gampang saat ia memberi nama seluruh binatang di darat, air dan di udara.

    Tanpa free-will Tidak ada artinya bagi manusia pemberian Allah seorang teman yang dinamai "perempuan".

    Kira-kira apa yang dirasakan Adam ketika ia diberikan seorang teman yang seperti dirinya ? senang ! merasa diperhatikan oleh Tuhan! merasa Tuhan itu baik ! ini bentuk penghargaan Allah kepada manusia yang bekerja untuk-Nya.

    Jadi bila tidak ada free will maka nasihat-nasihat, peringatan-peringatan, perintah-perintah, larangan-larangan, penghargaan-penghargaan, dan hukuman-hukuman akan sia-sia.

    Jadi tepatlah dikatakan Allah itu baik, karena Allah memberikan free will supaya manusia bisa menemukan kebaikan-kebaikan Allah ini.

    Itu makna perkataanNya bahwa dengan free-will, manusia dapat mengarahkan dirinya kepada kebaikan yang sejati, yaitu Allah sendiri.

    Berbeda dengan manusia yang sekarang, awalnya free will bukanlah kekuatan untuk memilih berbuat yang baik atau yang jahat, tetapi sejak kejatuhan manusia, free will dikatakan "indifferent to good and evil choice", namun tidak berbeda dari awalnya, ketika manusia memilih dosa, maka "free will" pun di hancurkan, karena hukuman dari memilih dosa adalah hukuman kekal..

    Dari sini dulu, udah ngerti belum...baru ke dosa asal....:)

    @Stevano..

    Adalah salah satu misteri kenapa Adam dan Hawa yang tidak punya concupiscence (kecenderungan untuk dosa), yang dimiliki manusia setelah jatuh dalam dosa, ternyata jatuh ke dalam dosa.

    Juga adalah suatu misteri kenapa Setan yang tidak punya concupiscence juga berbuat dosa.

    Jadi begini..

    Dariwahyu kita tahu bahwa yang membuat setan jatuh adalah "pride"(kebanggaan/kesombongan) tapi adalah misteri kenapa Lucifer yang seharusnya bebas dari concupiscence bisa terkena"pride".

    Memang bukanlah "tidak mungkin" bagi seseorang yang tidak punya concupiscence untuk berdosa.

    Analoginya begini...

    Bila kita sudah satu minggu tidak makan kemudian kita diberi pilihan sepiring steak atau sepiring kotoran kerbau mana yang akan dipilih?

    Nah tentu saja yang dipilih adalah steak.Tapi Lucifer, yang tahu akan baiknya steak dan jeleknya kotoran kerbau (plus dia tidak punya inklinasi untuk memilih kotoran kerbau sama sekali) kemudian menolak steak dan memilih kotoroan kerbau.

    Mengapa ini? Tidak diketahui. Ini tidak dijelaskan dalam wahyu.

    Kasusnya juga sama terhadap Adam dan Hawa yang juga tidak punya concupiscence seperti lucifer.

    Dan Misteri itu diterima karena diwahyukan oleh Allah yang tidak bisa menipu ataupun ditipu.

    Jadi mereka melanggar perintah dengan menggunakan free will dan keduanya adalah benar dan dosa, yaitu dosa yg memisahkan manusia dari Tuhan yg kita kenal sebagai dosa asal, oleh karena itu bayi tanpa dosa pribadi tetap lahir diluar Eden yaitu terpisah dari Tuhan.

    Saya rasa sudah cukup jelas kan...:)

    Sumber: Catholic Church
    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Sebenarnya istilah yang lebih gampang itu disebut kutuk...

    kan tuhan bilang waktu makan tuh jengkol ..eh...buah...

    manusia itu pasti mati...nah...akhirnya manusia bisa mati..

    (tadinya tidak bisa mati --kekal)

    diusir dan di buang ke dunia komplet dengan permasalahannya..

    nggak bisa ngomong langsung lagi sama tuhan..

    alias putus..hubungan..

    Nah perkara diataslah yang coba didamaikan...(ditebus) bukan dikembalikan seperti semula lho...

    Sumber: kitab dongeng
    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    hehehe.....

    muslim yg langka........ ( walo masih banyak.....)

    kong stevano...... mencontohkan cara bertanya ttg keimanan kristen dengan baek...

    kristen menerangkan dengan baek juga...

    kong stevano....... sampai pada tingkat kemajuan pengertian.....

    walou pun demikian.....

    kong stevano...... tdk akan pernah berpaling dari iman islamnya....

    ana yakin itu......

    tak kenal maka tak sayang......

    dah....

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • xXx
    Lv 6
    1 dekade yang lalu

    1. AKIBAT DOSA ADAM DAN HAWA

    a. Kematian Rohani

    Akibat langsung dari ketidaktaatan Adam ialah kematian! Kematian yang

    bagaimana? Kematian yang dimaksud adalah kematian rohani. Kita tahu tubuh

    Adam tidak langsung mati pada saat itu. Ia masih hidup untuk beberapa

    ratus tahun lagi setelah ia melanggar perintah Tuhan. Di dalam Alkitab,

    kematian selalu berarti perpisahan. Kita semua tahu mengenai kematian

    jasmani. Dalam kematian jasmani roh berpisah dari tubuh, namun apakah yang

    dimaksud dengan kematian rohani? Kematian rohani adalah perpisahan Roh

    Tuhan dari roh manusia. Apabila kehidupan kita berpisah dari kehidupan

    Tuhan, itu berarti kita telah mati secara rohani. Inilah yang terjadi

    kepada Adam dan Hawa ketika mereka berdosa kepada Tuhan. Roh mereka

    berpisah dari Roh Tuhan. Mereka telah mati secara rohani.

    Hal pertama yang disadari oleh Adam dan Hawa ketika mereka berdosa adalah

    mereka telanjang. #/TB Kej 3:7 mengatakan, "... dan mereka tahu, bahwa

    mereka telanjang, lalu mereka menyemat dauh pohon ara dan membuat cawat."

    Mengapakah Adam dan Hawa tidak perlu berpakaian sebelumnya? Karena sebelum

    itu pakaian mereka adalah cahaya kemuliaan Tuhan. Nah, setelah dosa masuk

    ke dalam kehidupan mereka, mereka terpisah dari Tuhan dan kemuliaan-Nya

    meninggalkan mereka. Adam dan Hawa menjadi orang-orang yang berdosa.

    b. Rasa Malu dan Bersalah

    Setelah jatuh dalam dosa, Tuhan datang dan mencari Adam dan Hawa, namun

    mereka tidak ingin bertemu dengan Tuhan. Mereka diliputi rasa bersalah,

    malu dan takut. Mereka menyembunyikan diri di celah-celah pepohonan di

    taman itu. Namun tak ada seorangpun yang dapat menyembunyikan diri dari

    Tuhan. Tuhan yang kudus dan benar tidak dapat membiarkan dosa mereka. Ia

    tidak dapat berpura-pura seolah-olah tidak ada sesuatu yang terjadi.

    Tuhan memanggil Adam dan Hawa datang kepada-Nya. #/TB Kej 3:8-9

    c. Hawa Harus Melahirkan Keturunan Dengan Kesakitan

    #/TB Kej 3:16 mengatakan: "Firman Tuhan kepada perempuan itu: "Susah

    payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak, dengan kesakitan

    engkau akan melahirkan anakmu...."

    d. Mencari Nafkah Dengan Susah Payah

    Sebagai akibat bumi dikutuk Tuhan, maka Adam harus mencari nafkah dengan

    susah payah. #/TB Kej 3:17-19 mengatakan:"...maka terkutuklah tanah

    karena engkau, dengan bersusah engkau akan mencari rezekimu dari tanah

    seumur hidupmu...."

    e. Diusir dari Taman Eden

    Selain berbagai hukuman tersebut di atas, mereka juga diusir oleh Tuhan dari

    taman Eden. #/TB Kej 3:23 mengatakan: "Lalu Tuhan Allah mengusir dia dari

    taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil."

    2. HUKUMAN KEPADA ULAR

    Hukuman tidak hanya diberikan kepada Adam dan Hawa, tetapi juga kepada ular.

    #/TB Kej 3:14 mengatakan: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah

    engkau diantara segala ternak dan diantara segala binatang, dengan perutmulah

    engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kau makan seumur hidupmu."

    3. JANJI PENEBUSAN TUHAN KEPADA MANUSIA

    Tuhan adalah kudus. Ia tidak dapat membiarkan dosa. Adam dan Hawa telah berdosa,

    karena itu mereka diusir keluar dari Taman Eden. Dosa selalu memisahkan manusia

    dengan Tuhan. Walaupun manusia telah melanggar perintah Tuhan, Ia tetap

    mengasihi manusia ciptaan-Nya. Ia mempunyai rencana yang indah untuk manusia,

    yaitu dengan memberikan janji keselamatan kepadanya. #/TB Kej 3:15

    menjelaskan hal itu: "Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau (iblis)

    dengan perempuan ini (Hawa), antara keturunanmu dengan keturunannya;

    keturunannya (Juru selamat yang akan datang) akan meremukkan kepalamu, dan

    engkau akan meremukkan tumitnya."

    Itulah yang telah digenapi Kristus ketika Ia mati di kayu salib dan bangkit dari

    kubur. Ketika mati di kayu salib tumit-Nya telah diremukkan dan ketika Ia

    bangkit dari kematian kepala iblis, yaitu sengat maut telah dikalahkan.

    4. CARA TUHAN MEMENUHI KEBUTUHAN MANUSIA

    Setelah jatuh dalam dosa, Adam dan Hawa diliputi rasa malu, takut dan kedapatan

    telanjang sehingga mereka membuat cawat dari daun pohon ara dan menyembunyikan

    diri dari Tuhan di antara pepohonan di taman Eden #/TB Kej 3:7-10; Kej 3:21

    mengkatakan Tuhan membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan istrinya

    dan mengenakannya kepada mereka. Dari ayat tersebut kita mungkin bertanya.

    Mengapa Tuhan harus menyembelih binatang yang tidak bersalah dan mengambil

    kulitnya untuk membuatkan pakaian bagi manusia yang telah jatuh dalam dosa?

    Bukankah sudah cukup Adam dan Hawa menutupi kemaluannya dengan pakaian yang

    terbuat dari daun pohon ara? Sebenarnya Tuhan ingin mengajar mereka bahwa,

    ".... tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan dosa." #/TB Ibr 9:22

    Tuhan telah menyediakan jalan

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    Waktu tuh adam jatuh dalam ketidak TAATAN.

    Adam itu di beri Kewenangan terhadap Taman Eden untuk di kelola dan di beri HAK penuh masa SATU HAL saja Tuhan meminta dengan SANGAT tak boleh kan seluruh taman Eden itu Luas dan banyak masa ingin juga yang Tuhan larang.

    Baru SATU yang di percayakan ga bisa di jaga apalagi Hal Besar jadi Tuhan memberi Batas yaitu KUTUK untuk peringatan.

    Nah Adam tak pernah menyesal untuk mengatakan TIDAK atau MOHON AMPUN malah saling menyalahkan. Kutuk itu Tuhan lakukan untuk supaya manusia jangan hidup kekal di Taman eden makanya diusir keluar. Artinya PUTUS / Miz Comunication dengan Tuhan.

    Nah kutuk itu terbawa dan tak terselesaikan selanjutnya tapi karena Penyaliban itu bisa Tuhan ubahkan yaitu KEMULIAAN yang dulu pernah ada terjalin kembali.

    Kutuk satu belum terselesaikan maka ada kutuk berikutnya jadi pembunuh { Kain }, muncul dari benih benih itu dosa selanjutnya yang dibawa turun temurun.

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • mando
    Lv 4
    1 dekade yang lalu

    Coba simak dalam Kitab Roma Pasal 5 dan Kitab Ibrani, uraiannya sangat jelas.

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    karena setelah adam hawa bebuwat dosa , manusiya bepotensi masup neraka (awal nye kagak)

    &&&

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    gw bukan dari kedua agama ntu, bole ikut yay

    1. apa gw berdosa waktu gw lahir?

    2. kecian ya gw gag ngerti apa2 dah dosa

    3. laporan "laba rugi" gw dah minus dari gw lahir, tuhan gag adil :(

    4. padahal gw ngag pernah "ngegadein" dosa gw ma siapapun

    5. klo pun gw "ngegadein" dosa gw, gw yakin gw harus nebus sendiri ntu dosa gw

    6. btw, yesus baeeek bgt mo nebus dosa gw

    7. klo "dosa yg laen" ikut ditebus jg gag ya ma doi?

    entahlah (?#@!$%^#) binun

    (cuma buat tambahan info aja:

    "Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak (keturunan Adam) tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya (Adam) dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya; dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atas-nya.

    Tetapi kalau orang fasik bertaubat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati." (Injil - Yehezkiel 18: 20-21).

    gw gag tawu dey di alkitab yg sekarang masiy ada ngag ni pasal, dah gag sesuai kale)

    salam

    Sumber: my (minus) general ledger & my lovely KJV bible
    • Masuk untuk membalas jawaban
  • YONIX
    Lv 6
    1 dekade yang lalu

    Konsep penebusan dosa adalah urusan yang tidak rasional.

    Jika dosa seseorang bisa ditebus oleh pihak lain, baik dari sesama mahluk atapun oleh Sang pencipta sendiri,

    Maka yg akan terjadi adalah ketimpangan kehidupan bahkan tidak akan terjadi kelangsungan kehidupan.

    Sebab semua manusia akan begitu mudahnya melakukan dosa/ kesalahan dengan harapan akan ada sang penebus.

    Bahkan konsep penebusan dosa yg diyakini oleh mereka sebenarnya sudah dibantah oleh kosep mereka sendiri.

    Yaitu :

    "Upah dosa adalah maut".

    Dua konsep itu: "penebusan dosa" dan "upah dosa adalah mau".

    Tidak bisa digunakan kedua-duanya, artinya harus ada salah satu dari dua konsep itu yg mesti ditiadakan.

    .

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Moe
    Lv 6
    1 dekade yang lalu

    Saya rasa karena keturunan Adan dan Eve ini yang kawin dengan para malaikat yang turun ke bumi dan beranak pinak, seperti yang disampaikan oleh Enoch dalam bukunya dan juga seperti yang tercantum pada buku Adam dan Eve yang 2 jilid...yang sayangnya bukunya justru dilarang....

    menarik, karena ada user yang senang mengungkapkan "yang turun dari langit"....LOL...

    Btw, Hotellier, "Lucifer" adalah nama yang salah diberikan...ada 3 malaikat yang mengadakan "pemberontakan"....nah lucfer ini adalah nama yang salah kaprah, pada saat penterjemahan pada versi King James....

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    yg jelas w makin tahu perbedan yg mendasar setelah mampir disini,

    thanks bro...

    • Masuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.