promotion image of download ymail app
Promoted
someone ditanyakan dalam Keluarga & HubunganKeluarga · 1 dekade yang lalu

apa yang harus dilakukan jika ada kejadian seperti begini?

jika anak membutuhkan kendaraan (sebut saja mobil) orang tua selalu saja tidak memberikan ijin dan selalu alasan yang diberikan “mobil cuman ada satu” (bahkan sering jika ditanya jawaban yang diberikan berupa sumpah,pisuhan dandengan nada marah), bahkan jika untuk keperluan tugas-tugas kuliah yang mendesak pun juga ijin yang sama dan diharuskan utnuk naik taxi saja sehingga uang jajan yang diberikan hanya untuk taxi…taxi dan taxi.

Nah guys apa solusi yang diberikan untuk anak ini? Dan apa komentar kalian semua dengan cerita diatas?

10 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    Hi,

    kalau sumpah2 dan marah2 terhadap anak sendiri hem..... saya sendiri sebagai orang tua menghindari menyumpahi anak sendiri, sebab itu tidak baik

    masih bisa kan bicara baik2 daripada dengan melontarkan sumpahan dan marah2.

    disamping itu tidak mendidik anak2 menjadi lebih menghormati ortu, justru membuat anak2 menjadi dendam dan membenci ortunya sendiri.

    utk perbuatan sumpah2 ini saya nilai TIDAK MENDIDIK. maaf saja deh !

    bukan begitu cara mendidik dan berkomunikasi dengan anak.

    walaupun didalamnya ada hal2 yg tidak kita setujui sebagai ortu. ya kan

    jangan cepat bersedih kalau ortu menyampaikan hal yg demikian, tetapi cobalah terima dengan pertimbangan ;

    - mungkin mereka ingin agar mobil selalu stand by dirumah utk kepentingan lain ( mengingat lalu lintas sering macet )

    - mungkin mereka pikir biaya taxi lebih murah daripada bawa mobil sendiri ( sebenarnya sich naik taxi lebih boros dari bensin dimobil sendiri yg hanya belum sampai 2 litter pemakaian )

    - mungkin mereka ingin agar anak2 tidak terlalu manja dengan memakai barang2 milik ortu.

    jadi sekarang kalau anda sudah tahu ortu demikian, maka utk anda sendiri sudah bisa mengatur diri sendiri bagaimana agar tidak terlambat kuliah, yaitu dengan memperhatikan waktu.

    apa salahnya dengan memakai bus umum daripada kita meminjam kendaraan ortu tetapi di sumpahi dan dimarahi !

    kalau saya wah ! lebih baik saya jalan kaki . naik beca atau ojek

    mungkin dalam gambaran kamu sebagai anak akan bangga bisa membawa mobil ortu, tetapi gambaran ortu lain lagi ttg barang mereka sendiri.

    nah dalam situasi ini terjadi benturan bukan !

    solusinya , jangan memaksakan diri atas barang yg bukan milik kita sendiri.

    masih ada cara lain utk bisa sampai ke kampus. kendaraan pribadi ortu dirumah bukan solusi akhir. ya kan !

    semoga anda tidak hopeless lagi

    thnx

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Venus
    Lv 6
    1 dekade yang lalu

    someone,

    Kebutuhan yang kamu sebut itu kan versi anak !

    Kalo versi orang tua, sarana transportasi bukan mobil orang tua.....ada taxi, kalo si anak mau lebih berhemat ada bis, kereta, ojek dll atau kalo memang mau yang lebih pribadi kenapa tidak sepeda motor ???

    Tapi kayaknya si anak gengsi utk menggunakan kendaraan umum massal buktinya pilihan si anak ke...taxi !!

    Yaaa.....jangan salahin ortu dong kalo uang jajan si anak habis utk naik taxi sementara sebenarnya kamu bisa berhemat dgn menggunakan kendaraan umum massal.

    siapa coba yang tidak pengertian di sini ? si anak yang gengsian atau ortu yang pelit memberi izin membawa mobil ?

    Dari sini ortu sudah mendapat kesan bahwa si anak kurang bisa dipercaya dan bertanggung jawab.....gimana mau dikasih izin, jika caranya seperti itu ?

    Mobil itu adalah fasilitas milik ortu bukan milik si anak, jika ortu tidak mengizinkan toh fasilitas lainnya yang merupakan hak si anak terpenuhi...ya gak ?

    Saran saya,

    - tunjukkan dulu deh rasa tanggung jawab sebagai seorang anak yg sudah cukup dewasa, jangan karena gengsi seakan2 harus mobil... kalo tidak mobil si anak akan keteter tugas2 kuliahnya !

    - lebih mandiri,

    - lebih mengerti maksud baik orang tua.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    saya orang tua dari tiga anak saya,

    pernah terpikir bahwa saya ingin membuat rumah yang nyaman dengan ruangan luas ber ac, memiliki kendaraan lengkap, hal ini karena saya melihat keluarga kakak saya yang sperti itu, sampai suatu ketika kakak saya menyekolahkan anaknya disekolah yang wajib masuk asrama, tapi apa yang terjadi ? anaknya ga betah karena dia biasa suasana rumah yang serba wah dan enak. anaknya gagal bersekolah disana. akhirnya saya batalkan rencana saya, karena khawatir anak saya akan betah dengan keadaan yang diciptakan oleh saya dan bukan oleh dirinya sendiri !

    lalu apa yang terjadi ? tentu saja anak saya protes..!! dan saya berikan penjelasan sejujurnya maksud dan tujuan saya, saya hanya ingin kamu yang kaya dan bahkan lebih kaya dari saya. oleh karena itu kejarlah jika memang itu yang kamu mau...

    so, ngerti kan maksud saya ?

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    mgkn krn ortu g tega kl anaknya nyopir sndr, mgkn ortu takut anaknya ugal2an di jalan, coba bicara baik2 ma ortu & buat mrk percaya bhw si anak bs nyopir dg bnr & janji g kan ngebut atau apalah. kl ortu cuma ksh uang ja2n tp abis buat ongkos taksi knp g cari yg lebih murah kan bs ngirit bro

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    emangnya di kasih berapa tuh anak perharinya...?

    intinya ortu tetep nggak ngasih ijin pada anak itu apapun alasannya

    atau ortunya nggak terbuka kalau-kalau itu mobil pinjemen atau titpan yang harus dijaga...

    komentar cerita......( anak tersebut nggak tau diri.....) lihat aja yang lain...mungkin lebih parah kuliahnya itu jalan kaki atau naik anggkot .....dan nggak punya uang jajan....hemat atuh...ah.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Ya udah, lu kuliah aja yg pinter, ntar kalo udah kerja beli mobil sendiri.....

    Mangkanye kagak mau jadi anak mentri atawa anak presiden, tuh lihat kemana-mana udah dibawa, kan kagak perlu naik taksi toh..?

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Pertama tanamkan rasa percaya ortu dng cara ajak ortu jalan2 tapi anak yg setir, kalau perlu beri kejutan dikit. Ajak bicara antara orang dewsa yg butuh saling mengerti satu sama lain. Beri jaminan pd ortu jk boleh bawa mobil, prestasi meningkat atau yg lain. Dan terakhir jadilah anak yg bisa dipercaya dan jaga kepercayaan itu.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    aduuhh... ngapain juga naek taxi... kan ada angkot, sepenjuru jakarta nggak ada jalan yg nggak di lalui sama angkot >.<

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    mungkin belum percaya ma anaknya kali..

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    menurutku gampang aja kok.. buktikan ke orang tuamu bahwa kamu memang layak mendapatkan apa yang kamu inginkan...

    pertama kalo kamu kuliah kamu harus rajin belajar donk, nilai yang bagus, IPK juga harus bagus, minimal kita harus mempunyai target belajar donk, kurangi pengeluaran atau penggunaan uang bulanan berlebih terutama untuk hal2 yang tidak penting, pergaulan yang sepantasnya, prilaku di kampus atau dirumah juga di jaga, hargai semua keputusan orang tua selama masih bisa kamu terima dengan akal sehatmu, jangan mengandalkan semua milik orangtua berusaha semampu mungkin untuk memenuhi kebutuhan kuliahnya jika memang tidak baru bicarakan ke orang tua, bersikap jujur dan terbuka.. pokoknya masih banyak lagi yang harus dilakukan...

    .. karena biasanya anak jaman sekarang kan maunya harap gampang aja maunya semua serba ada lagi...

    .. jadi apabila semua itu bisa kamu lakukan atau buktikan ke orangtuamu aku yakin apabila memang orangtuanya mampu segala fasilitas atau kebutuhan sehari2mu akan dipenuhi... karena orang tua pasti akan mengajari anaknya kejalan kebaikan dan untuk masa depannya bukan malah cuek dan menjerumuskan ke jalan yang tidak benar yang merugikan masa depannya....

    Sumber: pribadi....
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.