Anonim
Anonim ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 10 tahun yang lalu

Kalau semua agama adalah benar, buat apa tuhan menurunkan Kitab dan mengutus nabi dan rasul ?

Kalau semua agama benar, menyembah batu adalah benar,menyembah patung adalah benar, menyembah binatang adalah benar, menyembah manusia adalah benar. Buat apa tuhan menurunkan kitab-kitab, dan mengutus nabi dari nabi Adam, Musa, Ibrahim, Isa hingga nabi Muhammad saw?

Tanggapannya ...

Perbarui:

@Alex, manusia bukanlah malaikat karena diberi akal dan diberi kekebebasan memilih yang baik ataupun jahat. Menurut sosiologi agama apa yang benar ?

7 Jawaban

Peringkat
  • 10 tahun yang lalu
    Jawaban Terbaik

    Allah mengirim petunjuk kepada setiap kaum dan pada jamannya masing.. cuman manusia ini sering kalo tersesat atau disesatkan jadinya:

    harusnya kan menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa dan serba Maha.. gara2 pensesatan jadinya:

    1.ada yang menyembah ciptaan-Nya

    2.ada yang menyembah jin

    3.ada yang menyembah utusan-Nya (nabi dan rasul)

    4.ada yang menyembah peralatan yang dibawa nabi dan rasul

    5.ada yang menyembah orang2 yang dihormati jaman dulu

    dll.

    itu sebabnya Allah mengirim nabi2 dan rasul2 untuk menyeru kembali manusia ke jalan yang lurus...

  • 10 tahun yang lalu

    Penalaran anda benar, tidak semua agama benar, namun hanya satu yg benar.

    Maka, bagaimana seseorang bisa mengetahui agama mana yg benar?

    Dari sudut pandangan Alkitab, ada beberapa hal yg perlu diketahui utk mengenali agama yg benar.

    1. Ajaran-ajarannya didasarkan atas apa?

    Apakah berasal dari Allah, atau apakah sebagian besar berasal dari manusia. Tanyalah misalnya: Di mana Alkitab mengajar bhw Allah adalah suatu Tritunggal? Di mana dikatakan bhw jiwa manusia tidak berkematian?

    2. Pertimbangkan apakah agama tsb mengumumkan nama Allah.

    Yesus mengatakan dlm doa kpd Allah, "Aku tlh menyatakan nama-Mu kpd semua orang, yg Engkau berikan kepadaku dari duni." (Yohanes 17:6) Ia menyatakan, "Engkau harus menyembah Yehuwa Allahmu, dan hanya kpd Dia sajalah engkau berbakti!" (Matius 4:10) Apakah agama anda mengajar bahwa anda harus menyembah Yehuwa? Apakah anda mengenal Pribadi yg diperkenalkan dng nama itu--maksud tujuan-Nya, kegiatan-Nya, sifat-sifat-Nya--sehingga anda merasa anda dpt dng yakin mendekat kepada-Nya?

    3. Apakah iman yg sejati kpd Yesus Kristus diperlihatkan?

    Ini termasuk menghargai nilai dr korban kehidupan manusia Yesus dan kedudukannya sekarang sbg Raja surgawi (Yohanes 3:36; Mazmur 2:6-8) Penghargaan demikian diperlihatkan dng menaati Yesus--ikut serta scr pribadi dan dng bergairah dlm pekerjaan yg ia tugaskan kpd para pengikutnya. Agama yg sejati mimiliki iman demikian yg disertai dng perbuatan-perbuatan.

    4. Apakah agama itu sebagian besar bersifat upacara, suatu formalitas, atau apakah itu suatu jalan hidup? Allah sangat tidak berkenan kpd agama yg hanya formalitas saja. (Yesaya 1:15-17) Agama yg sejati menjunjung tinggi standar moral Alkitab serta tutur kata yg bersih dan tdk dng lemah mengikuti kecenderungan-kecenderungan yg populer. Anggota-anggotanya mencerminkan buah-buah roh Allah dlm kehidupan mereka. (Galatia 5:22, 23)

    5. Apakah anggota-anggotanya benar-benar saling mengasihi?

    Yesus mengatakan, "Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-muridku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi." (Yohanes 13:35) Kasih demikian mengatasi semua rintangan kesukuan, sosial, dan bangsa, mengumpulkan orang-orang dlm satu persaudaraan yg sejati. Kasih ini begitu kuat shg memisahkan mereka sbg suatu umat yg benar-benar berbeda. Bila bangsa-bangsa pergi ke medan perang, siapakah yg cukup mengasihi saudara-saudara Kristen mereka di negeri-negeri lain shg mereka menolak utk mengangkat senjata dan membunuh mereka? Itulah yg dilakukan orang-orang Kristen yg mula-mula.

    6. Apakah agama tersebut benar-benar terpisah dr dunia?

    Yesus mengatakan bhw pengikut-pengikutnya yg sejati "bukan dari dunia". (Yohanes 15:19) Untuk menyembah Allah dengan cara yg diperkenan Dia kita dituntut utk menjaga diri "tidak dicemarkan oleh dunia". (Yakobus 1:27) Dapatkah hal itu dikatakan ttg agama yg ulama-ulama dan anggota-anggota lainnya terlibat dlm politik, atau yg kehidupannya sebagian besar dibangun sekitar keinginan-keinginan daging dan yg materialistis?

    Sumber: watchtower.org
  • 10 tahun yang lalu

    Tuhan adalah hal yang mustahil dipahami akal manusia. Oleh karena itu ada Nabi dan Kitab dengan bahasa manusia, artinya Tuhan melakukan pendekatan "rasional/ala manusia" agar orang bisa paham tentang Dia.

    Sedang komentar untuk para Nabi : saya yakin bila mereka ditanya apakah mau disebut Nabi, maka jawabannya adalah tidak. Apabila para Nabi ditanya apakah mereka membuat sebuah Agama, saya yakin jawabannya juga tidak, karena dia menyebarkan Ajaran/Ilmu yang melebihi batas-batas agama.

    Kenapa ada agama? Nah itu mungkin karena sempitnya pikiran manusia, atau juga mungkin supaya manusia berlomba2 menjalankan perintahNya.....

  • Anonim
    10 tahun yang lalu

    Realitanya anda hidup. Anda berarti mempunyai "NYAWA". Itulah yang membuat anda hidup dan bernafas. Lalu pertanyaannya SIAPA YANG MEMBUAT ANDA HIDUP? Tentu sesuatu yang hingga saat ini tidak bisa diterangkan dengan LOGIKA.

    Sampai batasan tertentu, bermain dengan NON LOGIKA akan membuat anda menemukan SIAPA YANG MEMBUAT ANDA HIDUP.

    Agama adalah SESUATU yang harus dipahami dengan NON LOGIKA (sampai batasan tertentu) dan LOGIKA sekaligus. Dalam agama memberikan penjelasan SIAPA YANG MEMBUAT ANDA HIDUP. Lalu mengapa banyak agama/kitab suci? Karena SIAPA YANG MEMBUAT ANDA HIDUP, sangat tahu siapa itu manusia, sangat tahu tahapan-tahapan perkembangan otak memahami sesuatu, sangat tahu kapan harus menurunkan tahapan-tahapan ajaran.

    Ajaran terakhir yang diturunkan SIAPA YANG MEMBUAT ANDA HIDUP, adalah Agama Islam yang bernabikan Nabi Muhammad SAW.

    Itulah yang anda harus akui, REALITA LOGIKAnya seperti itu.

    Semoga tidak ada manusia yang menyembah batu lagi.

    Salam

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • Anonim
    10 tahun yang lalu

    di level sosiologis: agama yang benar adalah agama yang menyatukan perbedaan antar individu dalam masyarakat

    tentang mengapa Tuhan mengutus dan menurunkan itu masalah kepercayaan bukan kebenaran.

    saya malah mau balik tanya mengapa Tuhan tidak mempercayai produk ciptaannya sendiri yang katanya paling sempurna (i.e manusia) untuk mengatur dirinya sendiri malah pake menurunkan kitab segala yang menyangkal kehebatan akal pikiran manusia.

    bukti manusia bisa mengatur tanpa Alquran banyak:

    - peradaban kuno: Yunani, Mesir, Cina, India, Inca, Maya.

    - peradaban modern: Jepang, USA, Uni Eropa, RRC, Rusia.

    semua peradaban tersebut nyaris tak terjamah Islam tapi juga bisa mengatur dengan kehebatan akal pikiran manusia.

  • 10 tahun yang lalu

    Agama Yg benar adalah yg mengajarkan Tauhid.

  • e d o
    Lv 6
    10 tahun yang lalu

    berarti tidak semua agama adl benar.

    hanya ada satu agama yg benar pada suatu masa di suatu tempat

    yg patut dikasihani adl orang2 yg tidak mengikuti perkembangan zaman, alias ketinggalan agama : )

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.